Baca juga
- pesantren Putri Al Azhar
- Pesantren Tahfidz di Sawahlunto
- Pesantren Darul Hanin Magetan
- pesantren Nurul Bantany
Daftar Fungsi Makna Akhiran -an
- Menyatakan Hasil
- Menyatakan Kemiripan (Menyerupai)
- Fungsi Intensitas (Penekanan)
- Fungsi Pembentuk Kata Sifat
- Menyatakan Tempat
- Menyatakan Objek (Yang di-...)
- Menyatakan Intensitas atau Besar/Banyak
- Fungsi Pembentuk Kata Benda
- Menyatakan Alat
- Menyatakan Hal atau Masalah
- Fungsi Makna
- Menyatakan Kumpulan atau Seluruh
- Menyatakan Tiap-tiap (Satuan Waktu/Jumlah)
Akhiran -i
Fungsi-fungsi akhiran -i:
- Menyatakan Tempat (Lokasi)
- Menyatakan Perbuatan Berulang (Iteratif)
- Menyatakan Pemberian (Aplikatif)
- Menyatakan "Menjadi" (Kausatif Statis)
Akhiran -kan
Fungsi-fungsi akhiran -kan:
- Menyatakan makna "Menjadikan" (Kausatif)
- Menyatakan makna "Melakukan untuk Orang Lain" (Benefaktif)
- Menyatakan makna "Membawa ke Dalam" (Direktif)
- Menyatakan makna "Menganggap Sebagai"
- Menyatakan "Tindakan yang Menyebabkan Objek Bergerak"
Awalan Me- (Fungsi Aktif)
- Melakukan tindakan: menulis, membaca.
- Menuju ke suatu tempat: melaut, mendarat.
- Bekerja dengan alat: mencangkul, mengunci.
- Menjadi seperti: mengecil, menguning.
Awalan Ber- (Fungsi Keadaan/Kepemilikan)
- Mempunyai: beratap, beruang.
- Menggunakan/Memakai: bersepeda, berbaju.
- Berada dalam keadaan: bersedih, gembira.
- Melakukan perbuatan timbal balik: bersalaman, bertukar.
Awalan Ter- (Fungsi Paling/Tidak Sengaja)
- Paling (Superlatif): terbesar, terkuat.
- Tidak sengaja: terinjak, terbawa.
- Sudah terjadi/Keadaan: terbuka, terletak.
- Kemampuan (Dapat di-): terangkat (bisa diangkat).
Konfiks Ke-an (Fungsi Keadaan/Hasil)
- Menyatakan tempat/wilayah: kerajaan, kecamatan.
- Menderita sesuatu: kedinginan, kehujanan.
- Abstraksi (Kata Benda): keadilan, keindahan.
Makna pada kata yang dicetak tebal adalah ….
1. Ayah sedang membaca tulisan kuno yang ditemukan di situs purbakala tersebut.
2. Di tengah sawah itu terdapat orang-orangan sawah untuk mengusir burung pipit.
3. Ibu memborong buah-buahan segar di pasar untuk acara pengajian nanti malam.
4. Jangan menjadi pria yang obralan, jagalah kehormatan dirimu dengan baik.
5. Kami semua berkumpul di pangkalan ojek untuk menunggu jemputan bus pariwisata.
6. Penulis itu sedang merevisi bacaan untuk anak-anak agar bahasanya lebih mudah dipahami.
7. Petani itu sangat bahagia karena hasil panenan tahun ini melimpah ruah.
8. Kita harus menjaga keamanan lingkungan dengan melakukan siskamling secara rutin.
9. Ibu sedang memasak air menggunakan tampungan besar agar persediaan air minum cukup.
10. Perselisihan antara kedua belah pihak akhirnya diselesaikan melalui jalur hukum.
11. Kiasan dalam puisi itu sangat sulit diterjemahkan ke dalam bahasa asing.
12. Ibu membeli berbagai macam sayuran segar untuk dimasak menjadi sup hari ini.
13. Petugas kebersihan mengangkut sampah harian dari pemukiman warga setiap pagi.
14. Ibu guru meminta murid-murid untuk tidak mencoret-coret tembok kelas yang baru dicat.
15. Ibu memotong-motongi sayuran menjadi bagian kecil sebelum memasukkannya ke dalam panci.
16. Ayah sampuli buku-buku pelajaran adik agar tidak cepat rusak atau kotor.
17. Kita harus menghormati keputusan yang telah diambil oleh pimpinan rapat.
18. Kakak sedang membesarkan volume televisi agar suara berita terdengar jelas.
19. Ayah membelikan kakak sebuah laptop baru sebagai hadiah kelulusan kuliah.
20. Ayah membantu Ibu menaikkan barang belanjaan ke bagasi mobil sebelum berangkat.
21. Rakyat Indonesia sangat mengagungkan jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang.
22. Petugas kebersihan sedang mendorongkan gerobak sampah yang sangat berat ke tempat pembuangan.
23. Ibu memotong sayuran dengan sangat hati-hati agar ukurannya seragam.
24. Pesawat tempur itu terpaksa mendarat darurat di pangkalan militer terdekat.
25. Ibu mengunci pintu pagar dengan gembok besar sebelum kami berangkat ke luar kota.
26. Luka di kakinya perlahan mengecil setelah rutin diolesi obat salep dari dokter.
27. Dia adalah pengusaha sukses yang sangat beruang, namun tetap hidup sederhana.
28. Kakak tampil sangat anggun saat berkebaya merah di acara wisudanya.
29. Kakak tampil sangat anggun saat berkebaya merah di acara wisudanya.
30. Kakak dan sahabatnya sedang bertukar kado di hari ulang tahun mereka yang jatuh di bulan yang sama.
31. Kakak menjadi lulusan terbaik di universitasnya dengan indeks prestasi yang sempurna.
32. Maaf, ponselmu terbawa olehku karena warnanya sangat mirip dengan milikku.
33. Desa wisata yang asri itu terletak tepat di kaki Gunung Merapi.
34. Suara penyanyi yang sangat pelan itu hampir tidak terdengar dari barisan penonton paling belakang.
35. Kantor kecamatan itu sedang direnovasi agar dapat melayani warga dengan lebih nyaman.
36. Kami terpaksa berteduh di bawah jembatan karena kehujanan saat pulang sekolah.
37. Kami terpaksa berhenti di emperan toko karena kehujanan saat pulang kerja.
38. Wisatawan terpukau oleh keindahan matahari terbenam di Pantai Sanur.
39. Tim peneliti sedang menunggu pencapaian hasil uji coba laboratorium tahap kedua.
40. Balita itu sangat senang saat diajak naik perahu-perahuan di taman bermain.
41. Adik menangis-nangisan karena balon kesayangannya terlepas ke langit.
42. Sebaiknya kamu tidak bersikap anchan (aneh-anehan) di depan tamu kehormatan itu.
43. Anak-anak desa sering bermain bola di kubangan air setelah hujan deras reda.
44. Titipan paket dari paman sudah sampai di rumah sejak pagi tadi.
45. Adik sangat senang melihat balonan (gelembung) sabun yang berterbangan di taman.
46. Lingkungan sekolah yang bersih membuat siswa lebih nyaman dalam belajar.
47. Saringan santan itu harus dicuci bersih setelah digunakan agar tidak berbau.
48. Pelanggaran aturan lalu lintas dapat berakibat fatal bagi keselamatan pengguna jalan.
49. Kesepakatan antara kedua negara tersebut akan ditandatangani besok pagi.
50. Perikanan darat di desa ini menjadi sumber penghasilan utama bagi warga setempat.
51. Pak Haji menjual hasil kebun duriannya secara borongan kepada tengkulak dari kota.
52. Adik senang sekali menulisi buku catatannya dengan gambar-gambar kartun kesukaannya.
53. Ayah mengetoki pintu kamar kakak karena ia tidak kunjung bangun pagi.
54. Montir itu sedang bauti kerangka mesin motor yang baru saja diperbaiki.
55. Kita wajib mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama di tempat umum.
56. Ayah mematikan lampu teras karena hari sudah mulai terang benderang.
57. Budi meminjamkan buku catatannya kepada teman yang tidak masuk sekolah kemarin.
58. Ibu sedang memasukkan bumbu-bumbu yang sudah halus ke dalam penggorengan panas.
59. Sebagian masyarakat masih mengibaratkan hidup ini seperti roda yang terus berputar.
60. Adik senang sekali menerbangkan layang-layang di lapangan saat angin kencang.
61. Anak-anak memanjat pohon mangga yang sedang berbuah lebat di kebun.
62. Tim SAR berusaha meminggir untuk menghindari arus sungai yang sangat deras.
63. Kakek memacul rumput liar yang mulai tinggi di sekitar halaman rumahnya.
64. Air di sungai itu mengeruh akibat lumpur yang terbawa dari hulu saat hujan deras.
65. Gedung perkantoran itu berlantai dua puluh dan menjadi yang tertinggi di kota ini.
66. Adik sangat senang berbaju kaus gambar pahlawan super kesukaannya.
67. Adik sangat senang berbaju kaus gambar pahlawan super kesukaannya.
68. Anak-anak kecil itu tampak asyik berkejaran di taman bermain yang sangat luas.
69. Ibu selalu memberikan kasih sayang termanis bagi anak-anaknya setiap waktu.
70. Tanpa sadar, aku terminum kopi milik Ayah yang rasanya sangat pahit itu.
71. Berkas laporan penelitian tersebut sudah tersusun rapi di dalam map berwarna biru.
72. Karena harganya yang sangat mahal, rumah mewah di pinggir pantai itu belum terbeli oleh siapapun.
73. Anak-anak desa dilarang bermain di kepulauan terluar tanpa pengawasan orang dewasa.
74. Matanya kemasukan debu saat sedang mengendarai motor di jalanan yang berangin.
75. Matanya mendadak merah karena kemasukan debu saat berkendara tanpa helm.
76. Kejujuran adalah nilai paling mendasar yang harus ditanamkan sejak usia dini.
77. Catatan kaki di buku sejarah itu sangat membantu pembaca memahami konteks peristiwa.
78. Adik sedang asyik bermain mobil-mobilan yang baru dibelikan Ayah di teras rumah.
79. Penonton bersorak-sorakan saat tim nasional berhasil mencetak gol di menit terakhir.
80. Orang itu memang muka-mukaan, hanya bersikap baik jika ada maunya saja.
81. Ayah memarkir mobil di lapangan luas yang terletak di belakang gedung serbaguna.
82. Makanan yang tersaji di meja makan itu ludes dalam sekejap karena kami sangat lapar.
83. Perusahaan itu meraup keuntungan yang sangat besar pada kuartal pertama tahun ini.
84. Kesehatan adalah harta yang paling berharga bagi setiap manusia.
85. Petani itu menggunakan timbangan digital untuk mengukur berat hasil panen padinya.
86. Polisi masih menyelidiki pembunuhan berencana yang terjadi di hotel mewah itu.
87. Sindiran tajam dari tetangganya itu membuat ia merasa sangat tersinggung.
88. Dedaunan kering yang berserakan di halaman rumah kakek selalu dibersihkan setiap pagi.
89. Ayah menerima gaji bulanan setiap tanggal satu melalui transfer bank.
90. Ayah sedang menanami halaman belakang rumah dengan berbagai macam bibit sayuran.
91. Adik melempari mangga di pohon itu dengan batu hingga berjatuhan.
92. Ibu sedang garami sayur asam itu karena rasanya masih sedikit hambar.
93. Pemerintah terus berupaya melindungi segenap tumpah darah Indonesia dari ancaman luar.
94. Ibu menidurkan adik yang sudah mengantuk di ayunan depan rumah.
95. Adik meminta tolong agar Ibu mengambilkan mainannya yang tersangkut di atas lemari.
96. Petugas perpustakaan itu memasukkan buku-buku yang baru datang ke dalam rak kayu.
97. Jangan mendewakan harta benda secara berlebihan hingga melupakan nilai kemanusiaan.
98. Ayah melemparkan bola kasti itu ke arah adik yang sudah siap menangkapnya.
99. Adik sedang menggambar pemandangan gunung di buku gambar barunya.
100. Para nelayan biasanya melaut pada malam hari saat angin darat berembus kencang.
101. Ayah sedang mencangkul tanah di kebun belakang agar gembur sebelum ditanami singkong.
102. Padi di sawah sudah mulai menguning, pertanda musim panen akan segera tiba.
103. Rumah tua di ujung jalan itu sudah tidak beratap lagi karena lapuk dimakan usia.
104. Setiap pagi, Ayah bersepeda santai mengelilingi kompleks perumahan.
105. Setiap pagi, Ayah bersepeda santai mengelilingi kompleks perumahan.
106. Setelah pertandingan berakhir, kedua kapten tim saling bersalaman sebagai tanda sportivitas.
107. Gajah Afrika merupakan hewan darat terbesar yang masih hidup di muka bumi saat ini.
108. Kakak merasa sangat bersalah karena terinjak ekor kucing kesayangannya saat sedang berjalan.
109. Pintu gerbang sekolah sudah terbuka lebar sejak pukul enam pagi tadi.
110. Batu besar itu akhirnya terangkat oleh para warga setelah menggunakan pengungkit kayu.
111. Raden Wijaya adalah pendiri kerajaan Majapahit yang sangat termasyhur di Nusantara.
112. Adik bayi menangis karena kedinginan setelah mandi terlalu sore.
113. Pengungsi itu tampak menggigil kedinginan karena hanya beralaskan tikar tipis.
114. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat harus menjadi dasar utama setiap kebijakan publik.
115. Jahitan pada baju pengantin itu sangat rapi dan detail karena dikerjakan secara manual.
116. Di pameran itu, terdapat replika gunung-gunungan yang digunakan sebagai dekorasi panggung.
117. Mereka bersalam-salaman dengan penuh khidmat setelah shalat Idulfitri selesai.
118. Kain ini terasa kasaran dibanding kain sutra yang kita lihat di toko sebelah.
119. Kuburan tua di ujung desa itu terlihat sangat asri karena banyak ditanami pohon kamboja.
120. Guru meminta murid-murid mengumpulkan tugas-tugasan yang diberikan minggu lalu.
121. Kumpulan awan hitam di langit menandakan bahwa hujan lebat akan segera turun.
122. Kejutan ulang tahun untuk adik berhasil membuat seluruh keluarga tertawa bahagia.
123. Gunakan pegangan tangga dengan erat saat kamu menaiki lantai dua agar tidak terjatuh.
124. Kita harus segera mencari solusi atas kemacetan yang semakin parah di pusat kota.
125. Pemberitahuan mengenai pemadaman listrik bergilir sudah disebarkan sejak kemarin.
126. Peralatan tukang kayu milik Ayah sudah tertata rapi di dalam kotak kayu.
127. Penonton masuk ke dalam stadion secara rombongan agar lebih mudah dikoordinasi.
128. Petani itu mengairi sawahnya dengan sistem irigasi yang baru dibangun pemerintah.
129. Petugas kebersihan memunguti sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai.
130. Jangan lupa gulai teh pahit itu jika kamu ingin rasanya lebih manis.
131. Sikapnya yang rendah hati membuat semua orang menyayangi pemuda tersebut.
132. Kamu harus menghaluskan bumbu dapur ini sebelum menumisnya di penggorengan.
133. Penjual itu membungkuskan pesanan saya dengan kertas kado yang sangat rapi.
134. Kakak membantu kakek meminggirkan kursi roda itu ke tempat yang lebih teduh.
135. Janganlah kita menyampingkan masalah kecil ini sebelum menjadi masalah yang besar.
136. Petani menebarkan benih padi di sawah yang sudah selesai dibajak.
137. Petani menanam bibit jagung di ladang yang sudah selesai dicangkul.
138. Jika kamu terus menengah ke tengah laut, ombaknya akan semakin besar dan berbahaya.
139. Nelayan itu menjala ikan di pinggir dermaga saat air laut sedang pasang.
140. Persaingan bisnis di bidang teknologi kini semakin memanas dan kompetitif.
141. Sebagai warga negara yang baik, kita harus menjadi pribadi yang bermoral luhur.
142. Penumpang dilarang bermotor di trotoar karena itu merupakan hak pejalan kaki.
143. Penumpang dilarang bermotor di trotoar karena itu merupakan hak pejalan kaki.
144. Janganlah kita saling bermusuhan hanya karena perbedaan pandangan politik yang sementara.
145. Mobil balap itu mencetak rekor sebagai kendaraan tercepat dalam uji coba di sirkuit.
146. Baju putih kakak ternoda tinta pena yang bocor di dalam saku kemejanya.
147. Cita-cita kakek untuk membangun perpustakaan desa akhirnya terwujud tahun ini.
148. Makanan sebanyak itu tidak akan terhabiskan oleh kita yang hanya berdua saja.
149. Keresidenan itu mencakup beberapa kabupaten yang letaknya saling berdekatan.
150. Ia merasa kesepian sejak sahabat karibnya pindah ke luar kota untuk bekerja.
151. Sejak tinggal sendirian di kota besar, ia sering merasa kesepian di malam hari.
152. Ia memiliki kekuatan mental yang luar biasa dalam menghadapi cobaan hidup.
153. Perusahaan itu memberikan sumbangan berupa paket sembako kepada warga terdampak banjir.
154. Ruangan itu dihiasi dengan bunga-bungaan plastik agar terlihat lebih segar.
155. Halaman rumah kakek dipenuhi dedaunan kering yang gugur di musim kemarau.
156. Meskipun sudah sukses, dia tetap tidak sombong dan jauh dari sifat atasan.
157. Dia bekerja sebagai penjaga gudang di sebuah perusahaan tekstil yang cukup besar.
158. Adik sangat senang melihat tontonan sirkus yang datang ke kota kami.
159. Ayah menghabiskan jutaan rupiah untuk memperbaiki mesin mobil yang rusak.
160. Dia mendapatkan pujian dari atasan karena kinerjanya yang sangat memuaskan.
161. Dia memasang kurungan bambu untuk melindungi ayam peliharaannya dari serangan hewan liar.
162. Kasus pencurian motor di lingkungan ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib.
163. Kesan pertama saat bertemu dengannya adalah dia orang yang sangat ramah.
164. Kakak sangat senang mengoleksi perangkoan (filateli) dari berbagai negara di dunia.
165. Bus antar jemput itu berangkat setiap jam-jaman untuk melayani karyawan pabrik.
166. Tim SAR sedang menyisiri area hutan untuk mencari pendaki yang dilaporkan hilang.
167. Dia terus menanyai adiknya tentang keberadaan kunci motor yang hilang.
168. Ibu madui jamu pahit itu agar adik mau meminumnya sampai habis.
169. Jangan mudah memercayai berita yang belum jelas kebenarannya di media sosial.
170. Jangan memanjakan anak secara berlebihan agar ia tumbuh menjadi pribadi mandiri.
171. Tolong carikan alamat kantor pos terdekat melalui aplikasi peta di ponselmu.
172. Ayah meminta adik segera memasukkan sepeda motor ke dalam garasi karena hari mulai hujan.
173. Ia menomorsatukan pendidikan anak-anaknya di atas kepentingan pribadinya sendiri.
174. Polisi mengiringkan para pengunjuk rasa agar tetap berada di jalur yang aman.
175. Dia membawa tas ransel yang sangat berat saat mendaki gunung.
176. Burung-burung itu terbang mengangkasa tinggi setelah lepas dari sangkarnya.
177. Jangan lupa memarkir mobil di tempat yang sudah disediakan agar tidak mengganggu jalan.
178. Suara penyanyi itu kian melengking tinggi saat mencapai nada puncak lagu tersebut.
179. Adik sangat senang bermain dengan kucing yang berekor panjang dan lincah itu.
180. Dia selalu berkacamata hitam saat mengemudi mobil di siang hari yang silau.
181. Dia selalu berkacamata hitam saat mengemudi mobil di siang hari yang silau.
182. Mereka sedang berdebat sengit mengenai solusi terbaik untuk mengatasi kemacetan di pusat kota.
183. Kejadian itu menjadi pengalaman terburuk yang pernah ia alami selama merantau.
184. Buku sejarah yang baru kupinjam dari perpustakaan tertinggal di angkutan umum tadi siang.
185. Segala keperluan untuk acara syukuran besok sudah terpikirkan dengan matang.
186. Kesalahan di masa lalu itu mungkin bisa dimaafkan, namun tidak akan pernah terlupakan.
187. Kediaman resmi gubernur terbuka untuk umum saat acara open house hari raya.
188. Adik ketakutan saat melihat bayangan pohon yang bergoyang di jendela kamarnya.
189. Adik ketakutan dan bersembunyi di balik punggung ibu saat mendengar suara petir.
190. Kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang lebih berharga daripada harta.
191. Polisi masih memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku pencurian.
192. Anak-anak kecil itu berlatih menari dengan gerakan kuda-kudaan.
193. Jangan hanya makan-makanan cepat saji jika ingin menjaga kesehatan jantung.
194. Masakan ibu terasa agak asinan hari ini karena terlalu banyak memasukkan garam.
195. Ibu menaruh semua sayuran segar yang baru dibeli ke dalam tampungan air agar tetap segar.
196. Ibu membeli tunggangan baru berupa sepeda motor untuk kakak bekerja.
197. Polisi menemukan tumpukan uang palsu di dalam koper yang ditinggalkan pelaku.
198. Pikiran yang positif akan membawa pengaruh baik bagi kondisi tubuh kita.
199. Adik sangat senang bermain ayunan kayu yang terpasang di bawah pohon mangga.
200. Masalah kependudukan menjadi tantangan besar bagi pemerintah kota Jakarta.
201. Pesan-pesanan rahasia tersebut hanya bisa dibaca oleh anggota kelompok mereka.
202. Pakaian yang menumpuk di keranjang harus segera dicuci agar tidak menimbulkan bau.
203. Majalah mingguan itu selalu menyajikan berita politik terbaru yang sangat tajam.
204. Petugas kebersihan sedang menyemproti selokan di pinggir jalan untuk membasmi jentik nyamuk.
205. Polisi menembaki ban mobil pelaku kejahatan yang mencoba melarikan diri.
206. Petani itu rutin pukupi tanaman padinya agar tumbuh subur dan cepat panen.
207. Ibu selalu mencintai anak-anaknya tanpa mengharapkan balasan apa pun.
208. Arsitek itu meninggikan pagar rumah agar privasi pemiliknya lebih terjaga.
209. Tolong buatkan secangkir kopi hangat untuk tamu yang sedang menunggu di ruang depan.
210. Nelayan itu segera menurunkan hasil tangkapan ikannya ke dermaga saat kapal bersandar.
211. Ia selalu menganaktirikan pendapat orang lain hanya karena merasa dirinya paling pintar.
212. Kakak menjatuhkan kunci motornya ke dalam semak-semak secara tidak sengaja.
213. Kakak menyapu lantai teras yang kotor karena debu dari jalanan.
214. Setelah setahun merantau, kakak akhirnya mudik ke kampung halaman saat Lebaran.
215. Kakak menggunting pola baju di atas kain sutra dengan sangat hati-hati.
216. Wajahnya memucat seketika saat mendengar kabar buruk yang mengejutkan itu.
217. Burung merpati itu berbulu putih bersih dan tampak sangat cantik saat terbang.
218. Siswa sekolah dasar itu diwajibkan bersepatu hitam polos setiap hari Senin.
219. Siswa sekolah dasar itu diwajibkan bersepatu hitam polos setiap hari Senin.
220. Kita harus saling berpelukan untuk saling menguatkan di tengah masa sulit ini.
221. Gedung yang baru diresmikan itu menjadi bangunan tertinggi di pusat kota Jakarta.
222. Gelas kristal koleksi Ibu terpecah saat adik sedang asyik mengejar bola di ruang tamu.
223. Surat undangan pernikahan kakak sudah terkirim ke seluruh kerabat jauh.
224. Tulisan tangan di prasasti kuno itu sudah mulai aus sehingga tidak lagi terbaca.
225. Kedutaan besar negara sahabat terletak di sepanjang jalan protokol ibu kota.
226. Pendaki itu pingsan karena kelelahan setelah menempuh perjalanan selama sepuluh jam.
227. Pendaki tersebut pingsan akibat kelelahan setelah menempuh medan yang sangat terjal.
228. Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama seluruh warga desa.
229. Lukisan pemandangan alam itu terjual dengan harga yang sangat tinggi di pameran.
230. Kolektor itu memiliki koleksi rumah-rumahan bergaya Victoria yang sangat detail.
231. Pedagang itu meraup untung-untungan yang besar saat musim libur tiba.
232. Sifatnya yang pameran membuat teman-temannya merasa kurang nyaman saat berkumpul.
233. Adik menabung uang koin sisa uang jajannya di dalam tabungan berbentuk ayam.
234. Dia memberikan tuntunan doa kepada para jemaah yang hadir di acara tersebut.
235. Ribuan pendukung tim nasional memadati stadion sejak pagi hari.
236. Harapan rakyat adalah melihat perubahan ekonomi yang lebih adil dan merata.
237. Polisi menggunakan hambatan beton untuk menutup jalan selama acara maraton berlangsung.
238. Tim audit menemukan banyak kejanggalan dalam laporan keuangan perusahaan tersebut.
239. Larangan merokok di area rumah sakit terpampang jelas di setiap koridor.
240. Reruntuhan bangunan akibat gempa bumi itu sedang dibersihkan oleh alat berat.
241. Pedagang itu menjual telur secara kiloan agar lebih terjangkau bagi pembeli kecil.
242. Jangan menduduki meja itu karena kakinya sudah mulai rapuh dan mudah patah.
243. Jangan mencabuti rumput di taman itu jika tidak ingin merusak keindahannya.
244. Petugas kebersihan sedang minyani engsel pintu gerbang yang sudah mulai berkarat.
245. Janganlah kita memusuhi orang lain hanya karena perbedaan pendapat yang sepele.
246. Sinar matahari pagi dapat mengeringkan pakaian yang basah dengan cepat.
247. Ibu sedang memasakkan sayur lodeh kesukaan Ayah untuk makan malam nanti.
248. Adik sedang asyik memasukkan kelereng koleksinya ke dalam botol kaca bekas sirup.
249. Beliau sudah menganggap asisten rumah tangganya itu seperti keluarga sendiri.
250. Jangan meletakkan gelas pecah itu di lantai karena bisa melukai orang lain.
251. Polisi mengejar pelaku pencurian yang mencoba lari ke arah pasar.
252. Para pendaki harus segera memuncak sebelum cuaca di atas gunung berubah ekstrem.
253. Adik belajar memanah di sasaran tembak yang sudah disiapkan oleh pelatihnya.
254. Tubuh atlet itu kini menguat karena jadwal latihan yang sangat disiplin.
255. Pohon mangga di depan rumah sedang berbuah lebat sehingga dahannya merunduk.
256. Para pekerja bangunan itu selalu berhelm kuning demi keselamatan kerja.
257. Para pekerja bangunan itu selalu berhelm kuning demi keselamatan kerja.
258. Adik dan teman sebangkunya sering berbisik pelan saat guru sedang menjelaskan materi.
259. Danau Toba adalah danau terluas di Indonesia yang terbentuk dari letusan gunung purba.
260. Kunci motor Ayah terjatuh ke dalam selokan saat ia sedang terburu-buru berangkat kerja.
261. Vas bunga kristal itu tergeletak di atas meja tamu dengan posisi miring.
262. Soal matematika yang sangat rumit itu ternyata terjawab oleh adik hanya dalam waktu lima menit.
263. Kementerian Pendidikan sedang merumuskan kurikulum baru untuk sekolah menengah.
264. Jangan biarkan tanaman itu mati kekeringan karena jarang disiram air.
265. Tanaman di pot itu layu dan mati kekeringan karena lupa disiram selama seminggu.
266. Kewajiban setiap siswa adalah belajar dengan tekun dan menaati peraturan sekolah.
267. Arsitek itu sedang mempresentasikan rancangan gedung perkantoran ramah lingkungan.
268. Karena belum mampu membeli yang asli, ia hanya memakai perhiasan emas-emasan.
269. Suara tembak-tembakan terdengar dari kejauhan saat latihan militer berlangsung.
270. Anak itu memang bandelan, sudah berkali-kali dinasihati tetap saja melanggar aturan.
271. Kapal-kapal besar itu sedang bersandar di pelabuhan untuk melakukan bongkar muat barang.
272. Minuman dingin itu terasa sangat segar di tenggorokan saat cuaca panas.
273. Kapal pesiar itu sedang mengarungi lautan Pasifik yang sangat luas.
274. Ayah memberikan wejangan yang sangat bijaksana sebelum aku berangkat merantau.
275. Ayah sedang memperbaiki saluran air yang tersumbat di bagian belakang rumah.
276. Perpecahan dalam organisasi tersebut disebabkan oleh perbedaan visi para pengurusnya.
277. Perintah dari atasan harus segera dilaksanakan sebelum tenggat waktu berakhir.
278. Koleksi perhiasan miliknya disimpan dengan sangat aman di dalam brankas besi.
279. Ibu membeli kain meteran di pasar untuk dijahit menjadi seragam sekolah adik.
280. Para pendaki dilarang mengotori jalur pendakian dengan sampah plastik atau puntung rokok.
281. Anak-anak itu senang sekali melompati genangan air setelah hujan reda.
282. Sebelum berangkat kerja, kakak selalu parfumi pakaiannya agar tetap harum seharian.
283. Mari kita menghargai setiap jerih payah yang telah dilakukan oleh rekan kerja.
284. Pemerintah sedang meratakan jalan yang berlubang di sepanjang jalur pantura.
285. Suster itu dengan telaten menyuapkan bubur kepada pasien yang masih lemah.
286. Polisi mengamankan pelaku tawuran itu ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.
287. Banyak orang yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan kekuasaan sesaat.
288. Penjual itu menyorongkan piring berisi nasi goreng kepada pelanggan yang sudah lapar.
289. Kakek mendengar berita radio tentang perkiraan cuaca hari ini.
290. Bus pariwisata tersebut sedang mengarah ke pusat perbelanjaan di jantung kota.
291. Petugas kebersihan menyemprot tanaman bunga dengan cairan pestisida alami.
292. Rambut kakek sudah banyak yang memutih seiring dengan bertambahnya usia.
293. Setiap manusia berhak mendapatkan perlakuan yang adil di depan hukum.
294. Petani itu pergi ke sawah dengan bertopi caping untuk menghalau terik matahari.
295. Petani itu pergi ke sawah dengan bertopi caping untuk menghalau terik matahari.
296. Kedua pengendara yang terlibat kecelakaan itu akhirnya saling bermaafan dan menempuh jalan damai.
297. Gunung Everest merupakan puncak tertinggi di dunia yang menjadi impian banyak pendaki.
298. Rahasia kejutan ulang tahun itu akhirnya terucap oleh adik yang polos saat makan malam.
299. Rahasia perusahaan yang sangat penting itu kini sudah terbongkar ke publik.
300. Jarak sejauh sepuluh kilometer itu tertempuh oleh atlet lari hanya dalam waktu singkat.
301. Ayah bekerja di sebuah kehutanan negara yang bertugas menjaga kelestarian alam.
302. Seluruh warga desa kelaparan akibat gagal panen yang melanda selama dua musim.
303. Ribuan warga di wilayah terpencil dilaporkan kelaparan akibat akses pangan yang terputus.
304. Kesatuan dan persatuan bangsa sangat penting untuk menjaga keutuhan negara.
305. Ibu sangat bangga melihat masakan adik yang rasanya mirip dengan buatan restoran.
306. Kakak membuat pesawat-pesawatan dari kertas lipat untuk diterbangkan di kelas.
307. Para pendaki itu harus menembus hutan-hutan lebat sebelum mencapai puncak gunung.
308. Dia adalah tipe orang yang lapangan, lebih suka bekerja di luar ruangan daripada di kantor.
309. Para pendaki beristirahat di peristirahatan terakhir sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak.
310. Pakaian yang dijemur di halaman belakang sudah kering karena cuaca sangat terik.
311. Kakak membeli ratusan bibit pohon jati untuk ditanam di kebun belakang.
312. Kakak sedang menyusun laporan hasil penelitian lapangan untuk tugas akhir kuliahnya.
313. Kakak meletakkan semua pakaian kotornya di dalam gantungan yang menempel di pintu.
314. Pertikaian antarwarga itu bermula dari masalah sepele yang tidak segera diatasi.
315. Anjuran dokter untuk berolahraga setiap pagi harus kita laksanakan dengan rutin.
316. Museum itu menyimpan banyak persuratan kuno peninggalan zaman kolonial Belanda.
317. Perusahaan tersebut memberikan laporan tahunan kepada para pemegang saham di akhir Desember.
318. Kakak menghiasi kamar tidurnya dengan lampu tumblr agar suasana menjadi lebih nyaman.
319. Kakak memukuli kasur di jemuran agar debu-debunya hilang tertiup angin.
320. Kakak warnai lukisan pemandangan itu dengan cat air agar terlihat lebih hidup.
321. Pasukan pengamanan dikerahkan untuk menduduki wilayah yang strategis tersebut.
322. Tolong bersihkan papan tulis itu sebelum guru masuk ke dalam kelas.
323. Kakak membukakan pintu pagar saat melihat kakek datang membawa banyak barang.
324. Tolong masukkan sampah plastik ini ke tempat sampah agar lingkungan tetap bersih.
325. Kita tidak boleh meremehkan kemampuan lawan meskipun mereka terlihat lebih lemah.
326. Ibu menggeserkan meja makan sedikit ke kanan agar ruangan terlihat lebih luas.
327. Ayah mencuci mobil di halaman depan rumah setiap hari Minggu pagi.
328. Wisatawan asing itu memilih menepi ke pinggir pantai untuk menikmati matahari terbenam.
329. Tukang kayu itu sedang memalu paku pada kerangka pintu yang baru dibuatnya.
330. Suasana di kelas menjadi mencair setelah guru melontarkan sebuah lelucon segar.
331. Kakak senang sekali memakai baju yang berkantong banyak untuk menyimpan alat tulis.
332. Kita harus tetap bermasker saat berada di ruangan yang sirkulasi udaranya kurang baik.
333. Kita harus tetap bermasker saat berada di ruangan yang sirkulasi udaranya kurang baik.
334. Penjual dan pembeli itu sedang bertawar harga di pasar tradisional hingga mencapai kesepakatan.
335. Ia dikenal sebagai siswa terpintar di kelas karena selalu menjuarai olimpiade sains.
336. Ia tertidur di sofa ruang tamu karena kelelahan setelah mengerjakan tugas semalaman.
337. Nama para pemenang lomba lukis telah terpampang jelas di papan pengumuman.
338. Dengan bantuan mikroskop, bakteri yang sangat kecil itu akhirnya terlihat jelas.
339. Ibu pergi ke kelurahan untuk mengurus surat pengantar pembuatan kartu tanda penduduk.
340. Kakak kesiangan bangun pagi sehingga terlambat mengikuti ujian semester.
341. Ia sering kesiangan bangun pagi lantaran selalu bermain gim hingga larut malam.
342. Kenyataan pahit itu harus ia terima dengan lapang dada meskipun sangat menyakitkan.
343. Karangan bunga ucapan selamat memenuhi halaman depan kantor baru tersebut.
344. Dalam drama sekolah tadi, Budi berperan sebagai raksasa dengan memakai topeng-topengan dari kardus.
345. Jangan pukul-pukulan dengan teman, itu adalah perbuatan yang tidak terpuji.
346. Suasana di desa ini sangat kekeluargaan, semua warga saling membantu satu sama lain.
347. Pemerintah sedang meresmikan hunian layak huni bagi warga yang terdampak relokasi.
348. Pemerintah memberikan bantuan berupa alat pertanian kepada para petani desa.
349. Barisan para pejuang itu terlihat sangat gagah saat melakukan pawai kemerdekaan.
350. Tujuan utama dari diskusi ini adalah untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak.
351. Aliran listrik di desa ini sering terputus jika terjadi badai atau hujan sangat deras.
352. Keadilan bagi seluruh rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan.
353. Pengertian yang mendalam tentang toleransi sangat dibutuhkan dalam masyarakat majemuk.
354. Lautan manusia terlihat memadati lapangan utama saat konser musik tersebut berlangsung.
355. Mahasiswa tingkat akhir biasanya membayar uang kuliah secara semesteran.
356. Pelayan restoran itu segera melap meja yang baru saja ditinggalkan oleh pelanggan.
357. Peserta aksi itu meneriaki tuntutan mereka di depan gedung pemerintahan.
358. Perusahaan itu asuransi seluruh karyawannya untuk menjamin keselamatan kerja.
359. Kita harus senantiasa mensyukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada kita.
360. Kita perlu menyatukan visi dan misi agar organisasi ini tetap berjalan solid.
361. Ayah membacakan dongeng sebelum tidur agar adik bisa terlelap dengan tenang.
362. Petugas bandara sedang memasukkan koper-koper penumpang ke dalam bagasi pesawat.
363. Penonton sangat menyayangkan keputusan wasit yang dianggap tidak adil dalam pertandingan itu.
364. Ayah memasukkan mobil ke dalam garasi dengan sangat hati-hati.
365. Penulis itu mengetik naskah novel terbarunya di depan laptop hingga larut malam.
366. Jalanan ini akan terus melambung hingga sampai di perbukitan yang sejuk.
367. Tukang bangunan itu menimbang semen dan pasir dengan perbandingan yang tepat.
368. Bayangan benda akan memanjang secara otomatis ketika matahari mulai terbenam.
369. Kita harus selalu bertekad kuat untuk mencapai cita-cita setinggi langit.
370. Para nelayan di desa ini biasanya berperahu kayu untuk mencari ikan di pinggir pantai.
371. Para nelayan di desa ini biasanya berperahu kayu untuk mencari ikan di pinggir pantai.
372. Kedua negara tetangga itu sepakat untuk saling berjanji menjaga perdamaian di wilayah perbatasan.
373. Desain rumah minimalis ini merupakan model terbaru yang sedang tren tahun ini.
374. Nama pemenang lomba itu terlewat dibacakan oleh pembawa acara karena daftar yang terselip.
375. Lukisan pemandangan alam itu sudah terpaku kuat di dinding ruang tengah.
376. Semua cita-citanya setinggi langit akhirnya tercapai berkat kerja keras dan doa yang tiada henti.
377. Kepolisian daerah sedang melakukan patroli rutin untuk menjaga keamanan wilayah.
378. Pendengarannya agak terganggu karena sering kebisingan suara mesin pabrik.
379. Telinganya terasa berdenging karena terus-menerus kebisingan suara mesin pabrik.
380. Keberanian tim SAR dalam menolong korban bencana patut mendapatkan apresiasi tinggi.