Baca juga
- pesantren Al-Istiqomah Ponorogo
- pesantren Wadi Mubarak Bogor
- pesantren Tahfidz Madinatul Qur’an Kota Depok
- pesantren Shohwatul Isad Pangkep
Soal 51
Judul buku : Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia
Pengarang : Harimurti Kridalaksana
Tahun : 1992
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tempat terbit : Jakarta
Penulisan daftar pustaka yang benar untuk data buku di atas adalah....
A. Harimurti Kridalaksana. 1992. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
B. Kridalaksana, Harimurti. 1992. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
C. Kridalaksana, Harimurti. 1992. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama Jakarta.
D. Harimurti, Kridalaksana. 1992. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
E. Kridalaksana, Harimurti. 1992. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Soal 52
Penulisan nama yang diikuti gelar akademis yang tepat terdapat pada kalimat....
A. Kami akan berkonsultasi dengan Prof. Armand. PHD.
B. Drs. Sumijan, M.M selaku wali kota, mengadakan kunjungan mendadak.
C. Menurut Prof. Dr. Nurpramana, M.SC., penelitian tanpa izin itu tidak dibenarkan.
D. Keberadaan dr. Dekarwati,M.Kes. di puskesmas ini tidak asing lagi bagi masyarakat.
E. Dr. Rahmat, M.Ed, akan mengadakan penelitian evaluasi pendidikan di kota ini.
Soal 53
Novel Salah Asuhan dikarang oleh Abdul Muis, seorang putra Minangkabau yang berkecimpung dalam dunia politik dan juga seorang wartawan. Banyak karya sastranya yang ditulisnya, antara lain Pertemuan Jodoh (1993), Surapati (1950), Robert Anak Surapati (1953), dan cerita terjemahan Tom Sawyer Anak Amerika, Sebatang Kara, dan Don Kisot.
Unsur yang dominan dari penggalan resensi di atas adalah....
A. identitas buku
B. sinopsis cerita
C. kebahasaan pengarang
D. keunggulan dan kelemahan
E. kepengarangan
Soal 54
Kang Lantip tersenyum.
"Karena saya tidak percaya kepada sistem melahirkan dan membesarkan manusia yang begitu kejam seperti Stalin. Sama dengan tidak percaya saya kepada sistem yang melahirkan Hitler dan Mussolini. Dan sudah tentu, juga tidak percaya kepada sistem yang melahirkan Amangkurat yang dengan kejamnya membunuh santri-santri. Sistem-sistem seperti itu menindas bibit-bibit kekerasan yang selalu akan mengambil korban ribuan orang yang tidak bersalah."
Saya terkejut mendengar suaranya. Lantip, kakang saya, yang lemah lembut, sopan, penuh tata krama, dengan sekali tebas membabat tiga sistem kekuasaan yang besar.
(Para Priyayi, Umar Kayam: 290)
Amanat penggalan novel di atas adalah ....
A. Jangan berprasangka buruk terhadap seseorang.
B. Kita harus menghargai sikap dan pendapat seseorang.
C. Setiap orang mempunyai kelebihan.
D. Kita harus percaya kepada seseorang.
E. Kekuasaan menghasilkan kesewenang-wenangan.
Soal 55
"Anak tukang cukur itu maji menikah. Nasibnya baik. Dia mendapat jodoh seorang pegawai negeri. Siapa mengira, anak si tukang cukur, bisa mendapatkan jodohnya seorang pegawai kantoran."
Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan tersebut adalah ...
A. orang pertama sebagai tokoh utama
B. orang pertama sebagai tokoh sampingan
C. orang ketiga sebagai pencerita
D. orang pertama bukan tokoh utama
E. orang pertama dan ketiga
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 11
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 12