Baca juga
- Pesantren Al Fatah Sunan Kalijogo Magetan
- Pesantren Hidayatus Salafiyah Trenggalek
- Pesantren Bairuha Jatipurno Wonogiri
- pesantren Mahasiswa YAI Nahdlatul Ummah Ponorogo
Soal 56
T i n a : Tuhan menakdirkan semua nasib manusia, kita hanya menjalani.
I b u : Nah, pikiran begitu itulah yang tak kusukai, kau sudah ditakdirkan Tuhan punya suami buta, tak adakah niatmu,
tidak adakah usahamu untuk mengubah takdir itu? Sebab takdir itu baru jatuh setelah manusia berusaha. Tina, kau bukan anakku
jika kau tidak berani melawan takdir yang pahit.
T i n a : Aku sudah berusaha, Abas juga sudah berusaha, dan inilah hasilnya. Kami dapat membelanjai diri untuk hidup sehari-hari.
Konflik yang terjadi antara tokoh Tina dan ibu didasari oleh ....
A. pandangan mengenai takdir
B. usaha melawan takdir
C. nasib merupakan takdir
D. perbedaan takdir manusia
E. pasrah menjalani takdir
Soal 57
“Aku tidak percaya! Aku tidak percaya, jika hanya oleh melompat-lompat dan berkejaran semalaman penuh. Aku tidak percaya itu.
Aku mulai percaya desas-desus itu bahwa kau orang yang tamak. Orang yang kikir. Penghisap. Lintah darat.
Inilah pengaranannya! Aku mulai percaya desas-desus itu, tentang dukun-dukun yang mengilui luka sunatan anak-anak kita.
Aku mulai yakin bahwa itu karena kesombonganmu, kekikiranmu, angkuhmu, dan tak mau tahu dengan mereka.
Aku yakin, mereka menaruh racun di pisau dukun-dukun itu.”
(Panggilan Rasul, Hamzad Rangkut)
Pendeskri psian watak tokoh “aku” yang digunakan pengarang dalam cerpen di atas melalui ....
A. menguraikan watak tokoh
B. tanggapan tokoh lain
C. dialog antartokoh
D. lingkungan tokoh
E. lewat pikiran tokoh
Soal 58
“Sedan mudaku aku di sini, bukan? Tak kuingat punya istri, punya anak, punya keluarga seperti orang-orang lain, tahu?
Tak kupikirkan hidupku sendiri. Aku tak ingin jadi kaya, bikin rumah. Segala kehidupanku, lahir batin, kuserahkan kepada Allah Subhanahu wata'ala.
Tidak pernah aku menyusahkan orang lain. Lalat seekor aku enggan membunuhnya. Tapi kini aku dikatakan manusia terkutuk. Umpan neraka.
Marahlah Tuhan kalau itu yang kulakukan, sangkamu? Akan ditukutki-Nya aku kalau selama hidupku aku mengabdi kepada-Nya?
Tak kupikirkan hari esokku, karena aku yakin Tuhan itu ada dan pengasih penyayang kepada umat-Nya yang tawakal. Aku bangun pagi-pagi. Aku bersuci.
Aku pukul bedug membangunkan manusia dari tidurnya, supaya bersujud kepada-Nya. Aku sembahyang setiap waktu, siang malam, pagi sore.
Aku sebut-sebut nama-Nya selalu. Aku puji-puji dia. Aku baca kitab-Nya. Alhamdulillah, kataku bila aku menerima karunia-Nya.”
(Robohnya Surau Kami: A. A. Navis)
Nilai yang terkandung dalam cerpen di atas adalah ....
A. moral
B. sosial
C. agama
D. budaya
E. estetika
Soal 59
“... hai anakku, janganlah engkau beringin-ingin peperangan. Jikalau mudah sekalipun, ketahui bahwa segala perbuatan itu niscaya berbalas jua.
Maka peliharalah engkau kan akhir pekerjaan, bahwa bahaya itu terkejut datangnya. Maka seyogianya engkau dari dahulu pelihara daripada dan pertetjuaan
mulutmu dengan akalmu.”
(Hikayat Iskandar Zulkarnain dalam Kesusastraan Melayu Klasik Sepanjang Abad karya Teuku Iskandar)
Nilai-nilai yang terkandung dalam kutipan di atas adalah....
A. Setiap orang hendaknya selalu menjaga persahabatan bukan permusuhan.
B. Setiap pekerjaan itu ada bahayanya maka berhati-hatilah dengan ucapan.
C. Setiap terjadi peperangan pasti akan timbul pembalasan.
D. Segala kata yang terucap harus dilandasi dengan emosi.
E. Segala ucap hendaknya dipikirkan bersama-sama.
Soal 60
Tuhan Telah Menegurmu
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
lewat perut anak-anak yang kelaparan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
lewat semayup suara adzan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran
lewat gempa bumi yang berguncang
deru angin yang meraung kencang
hujan dan banjir yang melintang pukang
Adakah kau dengar?
Puisi tersebut mengungkapkan....
A. manusia yang melupakan Tuhannya
B. Tuhan menegur manusia melalui bencana
C. teguran Tuhan ada yang ringan dan ada yang berat
D. manusia selalu ada dalam kasih sayang Tuhan
E. siksaan Tuhan akan datang bagi orang yang melupakan
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 11
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 12