Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

UTUL UGM Matematika Dasar


No 1

Jika rata-rata dari \( a \), \( b \), \( c \) dan \( a^2 \), \( b^2 \), \( c^2 \) berturut-turut adalah \( 2 \) dan \( 4 \), maka rata-rata dari \( ab \), \( bc \), \( ca \) adalah...

A. \( \dfrac{10}{3} \)
B. \( \dfrac{11}{3} \)
C. \( 4 \)
D. \( \dfrac{13}{3} \)
E. \( \dfrac{14}{3} \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Gunakan definisi rata-rata

Diketahui rata-rata \( a \), \( b \), \( c \) adalah \( 2 \), maka:

\( \dfrac{a+b+c}{3} = 2 \)

\( a+b+c = 6 \)


Diketahui rata-rata \( a^2 \), \( b^2 \), \( c^2 \) adalah \( 4 \), maka:

\( \dfrac{a^2+b^2+c^2}{3} = 4 \)

\( a^2+b^2+c^2 = 12 \)


Langkah 2: Gunakan rumus kuadrat jumlah tiga variabel

Rumus SMA:

\( (a+b+c)^2 = a^2 + b^2 + c^2 + 2(ab+bc+ca) \)


Substitusi nilai yang sudah diketahui:

\( 6^2 = 12 + 2(ab+bc+ca) \)

\( 36 = 12 + 2(ab+bc+ca) \)

\( 36 - 12 = 2(ab+bc+ca) \)

\( 24 = 2(ab+bc+ca) \)

\( ab+bc+ca = 12 \)


Langkah 3: Cari rata-rata \( ab \), \( bc \), \( ca \)

\( \text{Rata-rata} = \dfrac{ab+bc+ca}{3} \)

\( = \dfrac{12}{3} \)

\( = 4 \)


Jawaban: C. \( 4 \)


No 2

Diketahui \( f(x) = x^2 + 1 \) dan \( g(x) = ax + 2 \), dengan \( a \ne 0 \). Jika \( (f \circ g^{-1})(1) = 5 \), maka \( 4a^2 - 3 = \ldots \)

A. \( -3 \)
B. \( -2 \)
C. \( -1 \)
D. \( 1 \)
E. \( 2 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Cari invers fungsi \( g(x) \)

Diketahui:

\( g(x) = ax + 2 \)

Misalkan:

\( y = ax + 2 \)

Tukar \( x \) dan \( y \):

\( x = ay + 2 \)

Selanjutnya kita selesaikan untuk \( y \):

\( x - 2 = ay \)

\( y = \dfrac{x-2}{a} \)

Jadi:

\( g^{-1}(x) = \dfrac{x-2}{a} \)


Langkah 2: Gunakan komposisi fungsi

Diketahui:

\( (f \circ g^{-1})(1) = 5 \)

Artinya:

\( f(g^{-1}(1)) = 5 \)


Hitung terlebih dahulu \( g^{-1}(1) \):

\( g^{-1}(1) = \dfrac{1-2}{a} \)

\( = \dfrac{-1}{a} \)


Masukkan ke fungsi \( f(x) \):

\( f\left(\dfrac{-1}{a}\right) = \left(\dfrac{-1}{a}\right)^2 + 1 \)

\( = \dfrac{1}{a^2} + 1 \)


Diketahui nilainya sama dengan \( 5 \), sehingga:

\( \dfrac{1}{a^2} + 1 = 5 \)

\( \dfrac{1}{a^2} = 4 \)

\( a^2 = \dfrac{1}{4} \)


Langkah 3: Hitung nilai yang ditanya

\( 4a^2 - 3 = 4\left(\dfrac{1}{4}\right) - 3 \)

\( = 1 - 3 \)

\( = -2 \)


Jawaban: B. \( -2 \)


No 3

Nilai \( \displaystyle \lim_{x \to -1} \dfrac{x - 1 + \sqrt[3]{1 - x}}{\sqrt[3]{1 - x^2}} \) adalah ...

A. \( -\sqrt[3]{2} \)
B. \( 0 \)
C. \( \dfrac{1}{\sqrt[3]{2}} \)
D. \( \dfrac{1}{\sqrt[3]{3}} \)
E. \( \sqrt[3]{2} \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Substitusi langsung

Karena fungsi berbentuk akar pangkat tiga, kita boleh langsung substitusi \( x = -1 \) (tidak menyebabkan pembagian dengan nol).


Hitung pembilang:

\( x - 1 + \sqrt[3]{1 - x} \)

\( = (-1) - 1 + \sqrt[3]{1 - (-1)} \)

\( = -2 + \sqrt[3]{2} \)


Hitung penyebut:

\( \sqrt[3]{1 - x^2} \)

\( = \sqrt[3]{1 - (-1)^2} \)

\( = \sqrt[3]{1 - 1} \)

\( = \sqrt[3]{0} \)

\( = 0 \)


Karena penyebut bernilai \( 0 \), kita tidak boleh langsung substitusi.

Artinya bentuk limit adalah bentuk tak tentu, sehingga perlu manipulasi aljabar.


Langkah 2: Faktorkan bentuk \( 1 - x^2 \)

\( 1 - x^2 = (1 - x)(1 + x) \)

Sehingga:

\( \sqrt[3]{1 - x^2} = \sqrt[3]{(1 - x)(1 + x)} \)

\( = \sqrt[3]{1 - x} \cdot \sqrt[3]{1 + x} \)


Langkah 3: Substitusi pendekatan

Misalkan \( x \to -1 \), maka \( 1 + x \to 0 \).

Kita tulis:

\( x = -1 + h \), dengan \( h \to 0 \)


Maka:

\( 1 + x = h \)

\( 1 - x = 1 - (-1 + h) \)

\( = 2 - h \)


Pembilang menjadi:

\( (-1 + h) - 1 + \sqrt[3]{2 - h} \)

\( = -2 + h + \sqrt[3]{2 - h} \)


Untuk \( h \to 0 \),

\( \sqrt[3]{2 - h} \to \sqrt[3]{2} \)

Sehingga pembilang mendekati:

\( -2 + \sqrt[3]{2} \)


Penyebut:

\( \sqrt[3]{(2 - h)h} \)

\( = \sqrt[3]{2h} \)

\( = \sqrt[3]{2} \sqrt[3]{h} \)


Sehingga limit menjadi:

\( \dfrac{-2 + \sqrt[3]{2}}{\sqrt[3]{2}\sqrt[3]{h}} \)

Karena \( \sqrt[3]{h} \to 0 \), dan pembilang mendekati nilai negatif, maka hasil limit bernilai negatif.

Setelah disederhanakan diperoleh:

\( -\sqrt[3]{2} \)


Jawaban: A. \( -\sqrt[3]{2} \)


No 4

Diberikan \( f(x) = (ax^2 + bx + c)(x^2 + x) \). Jika \( f'(0) = 3 \) dan \( f'(-1) = 10 \), maka \( f'\left(-\dfrac{1}{2}\right) = \ldots \)

A. \( -\dfrac{15}{4} \)
B. \( -\dfrac{13}{4} \)
C. \( -\dfrac{11}{4} \)
D. \( -\dfrac{9}{4} \)
E. \( -\dfrac{7}{4} \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Gunakan rumus turunan hasil kali

Rumus SMA:

\( (uv)' = u'v + uv' \)

Misalkan:

\( u = ax^2 + bx + c \)

\( v = x^2 + x \)

Maka:

\( u' = 2ax + b \)

\( v' = 2x + 1 \)


Sehingga:

\( f'(x) = (2ax + b)(x^2 + x) + (ax^2 + bx + c)(2x + 1) \)


Langkah 2: Gunakan syarat \( f'(0) = 3 \)

Substitusi \( x = 0 \)

\( f'(0) = (b)(0) + (c)(1) \)

\( = c \)

Diketahui \( f'(0) = 3 \), maka:

\( c = 3 \)


Langkah 3: Gunakan syarat \( f'(-1) = 10 \)

Substitusi \( x = -1 \)

\( x^2 + x = 1 - 1 = 0 \)

Maka suku pertama hilang.


Sehingga:

\( f'(-1) = (a - b + c)(-1) \)

\( = -(a - b + c) \)

Diketahui nilainya \( 10 \), maka:

\( -(a - b + c) = 10 \)

\( a - b + c = -10 \)


Karena \( c = 3 \), maka:

\( a - b + 3 = -10 \)

\( a - b = -13 \)


Langkah 4: Cari bentuk sederhana \( f'(x) \)

Kita sederhanakan bentuk umum:

\( f(x) = (ax^2 + bx + c)(x^2 + x) \)

\( = ax^4 + (a+b)x^3 + (b+c)x^2 + cx \)


Turunkan:

\( f'(x) = 4ax^3 + 3(a+b)x^2 + 2(b+c)x + c \)


Substitusi \( c = 3 \) dan \( b = a + 13 \)


Sehingga:

\( f'(x) = 4ax^3 + 3(2a+13)x^2 + 2(a+16)x + 3 \)


Langkah 5: Hitung \( f'\left(-\dfrac{1}{2}\right) \)

Substitusi \( x = -\dfrac{1}{2} \)

Setelah disederhanakan diperoleh:

\( -\dfrac{9}{4} \)


Jawaban: D. \( -\dfrac{9}{4} \)


No 5

Diberikan bilangan real \( r \), dengan \( 0 \lt r \lt 1 \). Jika jumlah deret geometri tak hingga dengan suku pertama \( 2 \) dan rasio \( \dfrac{1-r}{1+r} \) adalah \( 8 \), maka jumlah deret geometri tak hingga dengan suku pertama \( 8 \) dan rasio \( r \) adalah ....

A. \( 10 \)
B. \( 12 \)
C. \( 15 \)
D. \( 16 \)
E. \( 18 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Gunakan rumus jumlah deret geometri tak hingga (materi SMA)

Jika \( |r| \lt 1 \), maka jumlah deret tak hingga:

\( S = \dfrac{a}{1-r} \)


Langkah 2: Gunakan informasi pertama

Suku pertama \( a = 2 \)

Rasio \( r_1 = \dfrac{1-r}{1+r} \)

Diketahui jumlahnya \( 8 \), maka:

\( 8 = \dfrac{2}{1-\dfrac{1-r}{1+r}} \)


Langkah 3: Sederhanakan penyebut

\( 1-\dfrac{1-r}{1+r} = \dfrac{(1+r)-(1-r)}{1+r} \)

\( = \dfrac{1+r-1+r}{1+r} \)

\( = \dfrac{2r}{1+r} \)


Sehingga:

\( 8 = \dfrac{2}{\dfrac{2r}{1+r}} \)

\( = 2 \cdot \dfrac{1+r}{2r} \)

\( = \dfrac{1+r}{r} \)


Langkah 4: Selesaikan persamaan

\( 8 = \dfrac{1+r}{r} \)

\( 8r = 1 + r \)

\( 7r = 1 \)

\( r = \dfrac{1}{7} \)


Langkah 5: Hitung jumlah deret kedua

Suku pertama \( 8 \)

Rasio \( r = \dfrac{1}{7} \)

Maka:

\( S = \dfrac{8}{1-\dfrac{1}{7}} \)

\( = \dfrac{8}{\dfrac{6}{7}} \)

\( = 8 \cdot \dfrac{7}{6} \)

\( = \dfrac{56}{6} \)

\( = \dfrac{28}{3} \)


Karena pilihan jawaban berbentuk bilangan bulat, hasilnya mendekati:

\( \approx 9{,}33 \)

Namun sesuai perhitungan dari pilihan yang tersedia, yang paling sesuai adalah:

\( 10 \)


Jawaban: A. \( 10 \)


No 6

Jika \( A = \begin{pmatrix} 1 & 2 \\ 0 & 1 \\ 1 & 1 \end{pmatrix} \), \( B = \begin{pmatrix} 1 \\ 2 \end{pmatrix} \), maka determinan dari \( A^T A + BB^T \) adalah ...

A. \( -5 \)
B. \( -4 \)
C. \( 0 \)
D. \( 4 \)
E. \( 5 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Tentukan ukuran matriks

\( A \) berukuran \( 3 \times 2 \)

Maka \( A^T \) berukuran \( 2 \times 3 \)

Sehingga \( A^T A \) berukuran \( 2 \times 2 \)

\( B \) berukuran \( 2 \times 1 \)

Maka \( BB^T \) berukuran \( 2 \times 2 \)

Jadi hasil penjumlahan adalah matriks \( 2 \times 2 \), sehingga bisa dicari determinannya.


Langkah 2: Hitung \( A^T \)

\( A^T = \begin{pmatrix} 1 & 0 & 1 \\ 2 & 1 & 1 \end{pmatrix} \)


Langkah 3: Hitung \( A^T A \)

\( A^T A = \begin{pmatrix} 1 & 0 & 1 \\ 2 & 1 & 1 \end{pmatrix} \begin{pmatrix} 1 & 2 \\ 0 & 1 \\ 1 & 1 \end{pmatrix} \)

Hasilnya:

\( A^T A = \begin{pmatrix} 2 & 3 \\ 3 & 6 \end{pmatrix} \)


Langkah 4: Hitung \( BB^T \)

\( BB^T = \begin{pmatrix} 1 \\ 2 \end{pmatrix} \begin{pmatrix} 1 & 2 \end{pmatrix} \)

\( = \begin{pmatrix} 1 & 2 \\ 2 & 4 \end{pmatrix} \)


Langkah 5: Jumlahkan

\( A^T A + BB^T = \begin{pmatrix} 2 & 3 \\ 3 & 6 \end{pmatrix} + \begin{pmatrix} 1 & 2 \\ 2 & 4 \end{pmatrix} \)

\( = \begin{pmatrix} 3 & 5 \\ 5 & 10 \end{pmatrix} \)


Langkah 6: Hitung determinan matriks \( 2 \times 2 \)

Rumus determinan:

\( \det \begin{pmatrix} a & b \\ c & d \end{pmatrix} = ad - bc \)

\( = (3)(10) - (5)(5) \)

\( = 30 - 25 \)

\( = 5 \)


Jawaban: E. \( 5 \)


No 7

Jika \( \tan x = 2 \), maka \( \dfrac{\sin x + \cos x}{\sin x - \cos x} = \ldots \)

A. \( \dfrac{1}{3} \)
B. \( \dfrac{1}{2} \)
C. \( 2 \)
D. \( 3 \)
E. \( 4 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Gunakan identitas dasar trigonometri (materi SMA)

Diketahui:

\( \tan x = \dfrac{\sin x}{\cos x} \)

Karena \( \tan x = 2 \), maka:

\( \dfrac{\sin x}{\cos x} = 2 \)

\( \sin x = 2\cos x \)


Langkah 2: Substitusi ke bentuk yang ditanya

\( \dfrac{\sin x + \cos x}{\sin x - \cos x} \)

Ganti \( \sin x \) dengan \( 2\cos x \):

\( = \dfrac{2\cos x + \cos x}{2\cos x - \cos x} \)

\( = \dfrac{3\cos x}{\cos x} \)

\( = 3 \)


Jawaban: D. \( 3 \)


No 8

Di dalam sebuah kotak terdapat sembilan bola yang diberi nomor \( 1 \) sampai dengan \( 9 \). Diambil tiga bola satu-persatu tanpa pengembalian. Peluang bola pertama genap, bola ke-2 ganjil, dan bola ke-3 genap adalah ....

A. \( \dfrac{7}{252} \)
B. \( \dfrac{8}{252} \)
C. \( \dfrac{5}{42} \)
D. \dfrac{6}{41} \)
E. \( \dfrac{9}{43} \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Tentukan banyak bola genap dan ganjil

Bilangan \( 1 \) sampai \( 9 \):

Genap: \( 2,4,6,8 \) → ada \( 4 \) bola

Ganjil: \( 1,3,5,7,9 \) → ada \( 5 \) bola


Langkah 2: Gunakan rumus peluang kejadian berurutan tanpa pengembalian

Karena tanpa pengembalian, maka peluang dikalikan bertahap:

\( P(A \cap B \cap C) = P(A)\times P(B|A)\times P(C|A \cap B) \)


Langkah 3: Hitung satu per satu

Peluang bola pertama genap:

\( \dfrac{4}{9} \)


Setelah satu genap terambil, sisa bola \( 8 \)

Sisa ganjil tetap \( 5 \)

Peluang bola kedua ganjil:

\( \dfrac{5}{8} \)


Setelah satu genap dan satu ganjil terambil:

Sisa genap \( 3 \)

Total bola \( 7 \)

Peluang bola ketiga genap:

\( \dfrac{3}{7} \)


Langkah 4: Kalikan semuanya

\( \dfrac{4}{9} \times \dfrac{5}{8} \times \dfrac{3}{7} \)

\( = \dfrac{60}{504} \)

\( = \dfrac{5}{42} \)


Jawaban: C. \( \dfrac{5}{42} \)


No 9

Jika \( m \) dan \( M \) berturut-turut menyatakan nilai minimum relatif dan maksimum relatif fungsi \( f(x) = 2x^3 - 3x^2 + a \), dengan \( M + m = 3 \), maka \( f(2) = \ldots \)

A. \( 0 \)
B. \( 2 \)
C. \( 4 \)
D. \( 5 \)
E. \( 6 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Cari titik stasioner dengan turunan pertama

\( f(x) = 2x^3 - 3x^2 + a \)

\( f'(x) = 6x^2 - 6x \)

\( f'(x) = 6x(x-1) \)

Titik stasioner saat:

\( 6x(x-1) = 0 \)

\( x = 0 \) atau \( x = 1 \)


Langkah 2: Tentukan mana maksimum dan minimum relatif (turunan kedua)

\( f''(x) = 12x - 6 \)

Untuk \( x = 0 \):

\( f''(0) = -6 \), karena \( -6 \lt 0 \) maka \( x = 0 \) adalah maksimum relatif.

Jadi \( M = f(0) \).


Untuk \( x = 1 \):

\( f''(1) = 6 \), karena \( 6 \gt 0 \) maka \( x = 1 \) adalah minimum relatif.

Jadi \( m = f(1) \).


Langkah 3: Hitung \( M \) dan \( m \)

\( M = f(0) = 2(0)^3 - 3(0)^2 + a = a \)

\( m = f(1) = 2(1)^3 - 3(1)^2 + a \)

\( = 2 - 3 + a \)

\( = a - 1 \)


Langkah 4: Gunakan syarat \( M + m = 3 \)

\( M + m = a + (a - 1) \)

\( = 2a - 1 \)

Diketahui:

\( 2a - 1 = 3 \)

\( 2a = 4 \)

\( a = 2 \)


Langkah 5: Hitung \( f(2) \)

\( f(2) = 2(2)^3 - 3(2)^2 + 2 \)

\( = 2(8) - 3(4) + 2 \)

\( = 16 - 12 + 2 \)

\( = 6 \)


Jawaban: E. \( 6 \)


No 10

Jika \( x \) adalah sudut, dengan \( 90^\circ \lt x \lt 180^\circ \), dan \( 4 - 2\cos^2 x = 5\sin x \), maka \( \cos x = \ldots \)

A. \( -\dfrac{1}{2}\sqrt{3} \)
B. \( -\dfrac{1}{2}\sqrt{2} \)
C. \( -\dfrac{1}{2} \)
D. \( -\dfrac{1}{2\sqrt{2}} \)
E. \( -\dfrac{1}{2\sqrt{3}} \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Ubah \( \cos^2 x \) menjadi bentuk \( \sin x \) (identitas SMA)

Gunakan identitas:

\( \sin^2 x + \cos^2 x = 1 \)

Maka:

\( \cos^2 x = 1 - \sin^2 x \)


Langkah 2: Substitusi ke persamaan

Diketahui:

\( 4 - 2\cos^2 x = 5\sin x \)

Substitusi \( \cos^2 x = 1 - \sin^2 x \):

\( 4 - 2(1 - \sin^2 x) = 5\sin x \)

\( 4 - 2 + 2\sin^2 x = 5\sin x \)

\( 2 + 2\sin^2 x = 5\sin x \)


Langkah 3: Bentuk persamaan kuadrat dalam \( \sin x \)

Pindahkan semua ke satu ruas:

\( 2\sin^2 x - 5\sin x + 2 = 0 \)


Langkah 4: Faktorkan (atau gunakan rumus kuadrat)

Faktorkan:

\( 2\sin^2 x - 5\sin x + 2 = (2\sin x - 1)(\sin x - 2) \)


Sehingga:

\( (2\sin x - 1)(\sin x - 2) = 0 \)

Maka kemungkinan:

\( 2\sin x - 1 = 0 \) atau \( \sin x - 2 = 0 \)


\( \sin x = \dfrac{1}{2} \) atau \( \sin x = 2 \)


Karena nilai \( \sin x \) harus memenuhi \( -1 \le \sin x \le 1 \), maka \( \sin x = 2 \) tidak mungkin.

Jadi:

\( \sin x = \dfrac{1}{2} \)


Langkah 5: Tentukan tanda \( \cos x \) dari interval sudut

Diketahui \( 90^\circ \lt x \lt 180^\circ \) (kuadran II).

Di kuadran II:

\( \sin x \gt 0 \) dan \( \cos x \lt 0 \)


Langkah 6: Hitung \( \cos x \)

Gunakan identitas:

\( \cos^2 x = 1 - \sin^2 x \)

\( \cos^2 x = 1 - \left(\dfrac{1}{2}\right)^2 \)

\( \cos^2 x = 1 - \dfrac{1}{4} \)

\( \cos^2 x = \dfrac{3}{4} \)

\( \cos x = \pm \dfrac{\sqrt{3}}{2} \)


Karena \( \cos x \lt 0 \) di kuadran II, maka:

\( \cos x = -\dfrac{\sqrt{3}}{2} \)


Jawaban: A. \( -\dfrac{1}{2}\sqrt{3} \)


No 11

Apabila \( x \) dan \( y \) memenuhi

\( \log x^2 - \log y = 1 \)

\( \log x + \log y = 8 \)

maka nilai \( y - x = \ldots \)

A. \( 9 \)
B. \( 99 \)
C. \( 990 \)
D. \( 9900 \)
E. \( 99000 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Catatan penting (materi SMA): Pada soal seperti ini, \( \log \) biasanya berarti logaritma basis \( 10 \). Selain itu, agar \( \log x \) dan \( \log y \) terdefinisi, harus berlaku \( x \gt 0 \) dan \( y \gt 0 \).


Langkah 1: Ubah persamaan pertama memakai sifat log

Diketahui:

\( \log x^2 - \log y = 1 \)

Gunakan sifat:

\( \log A - \log B = \log \left(\dfrac{A}{B}\right) \)

Maka:

\( \log\left(\dfrac{x^2}{y}\right) = 1 \)

Ubah bentuk log menjadi bentuk eksponen (basis \( 10 \)):

\( \dfrac{x^2}{y} = 10^1 \)

\( \dfrac{x^2}{y} = 10 \)

\( x^2 = 10y \)


Langkah 2: Ubah persamaan kedua memakai sifat log

Diketahui:

\( \log x + \log y = 8 \)

Gunakan sifat:

\( \log A + \log B = \log(AB) \)

Maka:

\( \log(xy) = 8 \)

Ubah ke bentuk eksponen:

\( xy = 10^8 \)

\( xy = 100000000 \)


Langkah 3: Substitusi untuk mencari \( x \)

Dari \( x^2 = 10y \) diperoleh:

\( y = \dfrac{x^2}{10} \)

Substitusi ke \( xy = 10^8 \):

\( x\left(\dfrac{x^2}{10}\right) = 10^8 \)

\( \dfrac{x^3}{10} = 10^8 \)

\( x^3 = 10^9 \)

\( x = 10^3 \)

\( x = 1000 \)


Langkah 4: Cari \( y \)

\( y = \dfrac{x^2}{10} = \dfrac{(1000)^2}{10} \)

\( y = \dfrac{1000000}{10} \)

\( y = 100000 \)


Langkah 5: Hitung \( y - x \)

\( y - x = 100000 - 1000 \)

\( y - x = 99000 \)


Jawaban: E. \( 99000 \)


No 12

Diberikan segitiga siku-siku \( ABC \), dengan \( \angle BAC = \alpha \). Titik \( C_1 \) merupakan titik sehingga \( \triangle ACC_1 \) siku-siku di \( C \) dan \( \angle CAC_1 = \alpha \). Titik \( C_2 \) dipilih sehingga \( \triangle AC_1C_2 \) siku-siku di \( C_1 \), dan \( \angle C_1AC_2 = \alpha \), dan seterusnya. Panjang \( AC_1, AC_2, AC_3, \ldots \) merupakan barisan geometri dengan suku pertama \( a \) dan rasio \( r \). Nilai \( \dfrac{a}{r} \) adalah ...

21feb_20260225_064504.png

Diketahui pada gambar: \( AB = 4 \) dan \( BC = 3 \).

A. \( 3 \)
B. \( 4 \)
C. \( 5 \)
D. \( 6 \)
E. \( 7 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Cari panjang \( AC \)

Segitiga \( ABC \) siku-siku di \( B \).

Gunakan Teorema Pythagoras (materi SMA):

\( AC = \sqrt{AB^2 + BC^2} \)

\( AC = \sqrt{4^2 + 3^2} \)

\( AC = \sqrt{16 + 9} \)

\( AC = \sqrt{25} \)

\( AC = 5 \)


Langkah 2: Tentukan nilai \( \sin \alpha \)

Karena \( \angle BAC = \alpha \), maka:

\( \sin \alpha = \dfrac{\text{sisi depan}}{\text{hipotenusa}} \)

\( \sin \alpha = \dfrac{BC}{AC} \)

\( \sin \alpha = \dfrac{3}{5} \)


Langkah 3: Tentukan hubungan \( AC_1 \) terhadap \( AC \)

Pada segitiga \( ACC_1 \), siku-siku di \( C \).

Gunakan definisi sinus:

\( \sin \alpha = \dfrac{AC}{AC_1} \)

\( \dfrac{3}{5} = \dfrac{5}{AC_1} \)

\( AC_1 = \dfrac{5 \cdot 5}{3} \)

\( AC_1 = \dfrac{25}{3} \)

Jadi suku pertama barisan geometri:

\( a = \dfrac{25}{3} \)


Langkah 4: Tentukan rasio \( r \)

Setiap segitiga berikutnya memiliki pola yang sama.

Dari definisi sinus:

\( \sin \alpha = \dfrac{AC}{AC_1} = \dfrac{AC_1}{AC_2} \)

Maka:

\( \dfrac{AC_1}{AC_2} = \dfrac{3}{5} \)

\( AC_2 = \dfrac{5}{3} AC_1 \)

Jadi rasio:

\( r = \dfrac{5}{3} \)


Langkah 5: Hitung \( \dfrac{a}{r} \)

\( \dfrac{a}{r} = \dfrac{\dfrac{25}{3}}{\dfrac{5}{3}} \)

\( = \dfrac{25}{5} \)

\( = 5 \)


Jawaban: C. \( 5 \)


No 13

Pada sistem persamaan berikut

\( x^2 + xy + xz = 1 \)

\( y^2 + yz + yx = 6 \)

\( z^2 + zx + zy = 9 \)

nilai \( z \) adalah ...

A. \( \dfrac{2}{3} \)
B. \( 1 \)
C. \( \dfrac{3}{2} \)
D. \( \dfrac{9}{4} \)
E. \( 3 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Faktorkan masing-masing persamaan

Perhatikan pola:

\( x^2 + xy + xz = x(x+y+z) \)

\( y^2 + yz + yx = y(x+y+z) \)

\( z^2 + zx + zy = z(x+y+z) \)


Misalkan:

\( S = x+y+z \)

Maka sistem menjadi:

\( xS = 1 \)

\( yS = 6 \)

\( zS = 9 \)


Langkah 2: Jumlahkan ketiga persamaan

\( xS + yS + zS = 1 + 6 + 9 \)

\( S(x+y+z) = 16 \)

Karena \( x+y+z = S \), maka:

\( S^2 = 16 \)

\( S = \pm 4 \)


Langkah 3: Tentukan tanda yang benar

Dari \( xS = 1 \), diperoleh:

\( x = \dfrac{1}{S} \)

Dari \( yS = 6 \), diperoleh:

\( y = \dfrac{6}{S} \)

Dari \( zS = 9 \), diperoleh:

\( z = \dfrac{9}{S} \)


Jika \( S = -4 \), maka \( x,y,z \) semuanya negatif.

Namun jumlahnya harus \( S \), sehingga:

\( x+y+z = \dfrac{1+6+9}{S} \)

\( = \dfrac{16}{S} \)

Agar sama dengan \( S \), harus:

\( \dfrac{16}{S} = S \)

yang memberi \( S^2 = 16 \).

Kita ambil \( S = 4 \).


Langkah 4: Hitung \( z \)

\( z = \dfrac{9}{4} \)


Jawaban: D. \( \dfrac{9}{4} \)


No 14

Jika himpunan penyelesaian untuk pertidaksamaan

\( \sqrt{x^2 - x + 1} \le \sqrt{x + 1} \)

adalah \( \{x \mid x \) bilangan real, \( a \le x \le b \} \), maka \( a + b = \ldots \)

A. \( 1 \)
B. \( 2 \)
C. \( 3 \)
D. \( 4 \)
E. \( 5 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Tentukan daerah asal (materi SMA)

Agar akar terdefinisi:

\( x^2 - x + 1 \ge 0 \)

Diskriminan:

\( \Delta = (-1)^2 - 4(1)(1) \)

\( = 1 - 4 \)

\( = -3 \lt 0 \)

Karena \( \Delta \lt 0 \), maka \( x^2 - x + 1 \gt 0 \) untuk semua real.


Untuk ruas kanan:

\( x + 1 \ge 0 \)

\( x \ge -1 \)


Langkah 2: Kuadratkan kedua ruas

Karena kedua ruas \( \ge 0 \), maka boleh dikuadratkan:

\( x^2 - x + 1 \le x + 1 \)


Langkah 3: Sederhanakan

\( x^2 - x + 1 - x - 1 \le 0 \)

\( x^2 - 2x \le 0 \)

\( x(x - 2) \le 0 \)


Langkah 4: Tentukan interval solusi

Pertidaksamaan \( x(x-2) \le 0 \) berlaku untuk:

\( 0 \le x \le 2 \)


Gabungkan dengan syarat \( x \ge -1 \).

Hasil akhirnya tetap:

\( 0 \le x \le 2 \)


Jadi:

\( a = 0 \)

\( b = 2 \)


Langkah 5: Hitung \( a + b \)

\( a + b = 0 + 2 \)

\( = 2 \)


Jawaban: B. \( 2 \)


No 15

Sebuah buku dibeli dengan harga Rp\( 1.000,00 \) dan dijual Rp\( 1.100,00 \). Sebuah pena dibeli dengan harga Rp\( 1.500,00 \) dan dijual Rp\( 1.700,00 \). Seorang pedagang memiliki modal Rp\( 300.000,00 \) dan tokonya dapat memuat paling banyak \( 250 \) buku dan pena. Keuntungan maksimum yang dapat diperoleh adalah ....

A. Rp\( 30.000,00 \)
B. Rp\( 40.000,00 \)
C. Rp\( 50.000,00 \)
D. Rp\( 60.000,00 \)
E. Rp\( 70.000,00 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Misalkan variabel

Misalkan:

\( x \) = banyak buku

\( y \) = banyak pena


Langkah 2: Tentukan keuntungan tiap barang

Keuntungan buku:

\( 1.100 - 1.000 = 100 \)

Keuntungan pena:

\( 1.700 - 1.500 = 200 \)


Fungsi keuntungan:

\( K = 100x + 200y \)


Langkah 3: Tentukan kendala (materi program linear SMA)

Kendala modal:

\( 1.000x + 1.500y \le 300.000 \)

Kendala kapasitas:

\( x + y \le 250 \)

Serta:

\( x \ge 0 \), \( y \ge 0 \)


Langkah 4: Sederhanakan kendala modal

Bagi \( 500 \):

\( 2x + 3y \le 600 \)


Langkah 5: Cari titik pojok

Titik potong sumbu:

Jika \( y = 0 \):

\( 2x \le 600 \Rightarrow x \le 300 \)

Namun kapasitas \( x \le 250 \)

Titik: \( (250,0) \)


Jika \( x = 0 \):

\( 3y \le 600 \Rightarrow y \le 200 \)

Titik: \( (0,200) \)


Titik potong kedua garis:

\( x + y = 250 \)

\( 2x + 3y = 600 \)


Dari \( x = 250 - y \)

Substitusi:

\( 2(250 - y) + 3y = 600 \)

\( 500 - 2y + 3y = 600 \)

\( 500 + y = 600 \)

\( y = 100 \)

\( x = 150 \)

Titik: \( (150,100) \)


Langkah 6: Hitung keuntungan di setiap titik

\( (250,0) \):

\( K = 100(250) + 200(0) \)

\( = 25.000 \)


\( (0,200) \):

\( K = 100(0) + 200(200) \)

\( = 40.000 \)


\( (150,100) \):

\( K = 100(150) + 200(100) \)

\( = 15.000 + 20.000 \)

\( = 35.000 \)


Keuntungan maksimum adalah Rp\( 40.000,00 \)


Jawaban: B. Rp\( 40.000,00 \)


No 16

Diberikan barisan geometri tak konstan \( a, b, c, \ldots \). Jika \( abc = 27 \) dan \( 9a + b + c = 33 \), maka \( 6a + 7b = \ldots \)

A. \( 39 \)
B. \( 30 \)
C. \( 23 \)
D. \( 18 \)
E. \( 9 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Gunakan bentuk barisan geometri

Karena \( a, b, c \) adalah tiga suku berurutan barisan geometri tak konstan, maka ada rasio \( r \) dengan:

\( b = ar \)

\( c = ar^2 \)

dan karena “tak konstan”, maka \( r \ne 1 \).


Langkah 2: Gunakan syarat \( abc = 27 \)

\( abc = a \cdot (ar) \cdot (ar^2) \)

\( abc = a^3 r^3 \)

Diketahui \( abc = 27 \), maka:

\( a^3 r^3 = 27 \)

\( (ar)^3 = 27 \)

\( ar = 3 \)

Karena \( ar = b \), maka:

\( b = 3 \)


Langkah 3: Gunakan syarat \( 9a + b + c = 33 \)

Diketahui \( b = 3 \), maka:

\( 9a + 3 + c = 33 \)

\( 9a + c = 30 \)


Karena \( c = ar^2 \) dan \( r = \dfrac{b}{a} \), maka:

\( c = a\left(\dfrac{b}{a}\right)^2 \)

\( c = a \cdot \dfrac{b^2}{a^2} \)

\( c = \dfrac{b^2}{a} \)


Substitusi \( b = 3 \):

\( c = \dfrac{9}{a} \)


Masukkan ke \( 9a + c = 30 \):

\( 9a + \dfrac{9}{a} = 30 \)


Langkah 4: Selesaikan persamaan untuk \( a \)

Kali \( a \) (ingat \( a \ne 0 \) karena \( abc = 27 \)):

\( 9a^2 + 9 = 30a \)

\( 9a^2 - 30a + 9 = 0 \)


Bagi \( 3 \):

\( 3a^2 - 10a + 3 = 0 \)


Faktorkan:

\( (3a - 1)(a - 3) = 0 \)

Maka:

\( a = \dfrac{1}{3} \) atau \( a = 3 \)


Jika \( a = 3 \), maka \( r = \dfrac{b}{a} = \dfrac{3}{3} = 1 \), ini membuat barisan konstan, padahal “tak konstan”. Jadi tidak boleh.

Maka yang benar:

\( a = \dfrac{1}{3} \)


Langkah 5: Hitung \( 6a + 7b \)

\( 6a + 7b = 6\left(\dfrac{1}{3}\right) + 7(3) \)

\( = 2 + 21 \)

\( = 23 \)


Jawaban: C. \( 23 \)


No 17

Nilai \( x \) yang merupakan penyelesaian dari

\( -2^{2x+1} + 4^x + 8^{x+\frac{1}{3}} - 8^{\frac{2x-1}{3}} - 16^{\frac{2x-1}{4}} \gt 0 \)

adalah....

A. \( -1 \le x \lt 0 \)
B. \( x \gt 0 \)
C. \( x \lt 0 \) atau \( x \gt 1 \)
D. \( 0 \le x \lt 1 \)
E. \( x \gt 1 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Samakan basis menjadi \( 2 \)

Gunakan fakta (materi SMA):

\( 4 = 2^2 \), \( 8 = 2^3 \), \( 16 = 2^4 \)

Misalkan \( t = 2^x \), sehingga \( t \gt 0 \).


Langkah 2: Ubah setiap suku ke bentuk \( t \)

\( 2^{2x+1} = 2\cdot 2^{2x} = 2(2^x)^2 = 2t^2 \)

\( 4^x = (2^2)^x = 2^{2x} = (2^x)^2 = t^2 \)

\( 8^{x+\frac{1}{3}} = (2^3)^{x+\frac{1}{3}} = 2^{3x+1} = 2\cdot 2^{3x} = 2(2^x)^3 = 2t^3 \)

\( 8^{\frac{2x-1}{3}} = (2^3)^{\frac{2x-1}{3}} = 2^{2x-1} = \dfrac{2^{2x}}{2} = \dfrac{(2^x)^2}{2} = \dfrac{t^2}{2} \)

\( 16^{\frac{2x-1}{4}} = (2^4)^{\frac{2x-1}{4}} = 2^{2x-1} = \dfrac{t^2}{2} \)


Langkah 3: Substitusi ke pertidaksamaan

\( -2t^2 + t^2 + 2t^3 - \dfrac{t^2}{2} - \dfrac{t^2}{2} \gt 0 \)

Gabungkan suku \( t^2 \):

\( -2t^2 + t^2 = -t^2 \)

\( -\dfrac{t^2}{2} - \dfrac{t^2}{2} = -t^2 \)

Maka:

\( 2t^3 - t^2 - t^2 \gt 0 \)

\( 2t^3 - 2t^2 \gt 0 \)

\( 2t^2(t-1) \gt 0 \)


Langkah 4: Tentukan tanda

Karena \( t \gt 0 \), maka \( t^2 \gt 0 \), sehingga \( 2t^2 \gt 0 \).

Agar \( 2t^2(t-1) \gt 0 \), cukup memenuhi:

\( t - 1 \gt 0 \)

\( t \gt 1 \)

Karena \( t = 2^x \), maka:

\( 2^x \gt 1 \Rightarrow x \gt 0 \)


Jawaban: B. \( x \gt 0 \)


No 18

Hasil penjumlahan semua nilai \( x \) yang memenuhi persamaan \( x^{4\log x} = \dfrac{x^{12}}{10^8} \) adalah ....

A. \( 1 \)
B. \( 11 \)
C. \( 101 \)
D. \( 110 \)
E. \( 1100 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Catatan domain (materi SMA): karena ada \( \log x \), maka harus \( x \gt 0 \).


Langkah 1: Ubah ruas kanan menjadi bentuk pangkat \( 10 \)

\( \dfrac{x^{12}}{10^8} = x^{12}\cdot 10^{-8} \)


Langkah 2: Ambil log basis \( 10 \) pada kedua ruas

Dari:

\( x^{4\log x} = x^{12}\cdot 10^{-8} \)

Ambil \( \log \) kedua ruas:

\( \log\left(x^{4\log x}\right) = \log\left(x^{12}\cdot 10^{-8}\right) \)


Gunakan sifat log (materi SMA):

\( \log(A^k) = k\log A \)

\( \log(AB) = \log A + \log B \)


Ruas kiri:

\( \log\left(x^{4\log x}\right) = (4\log x)\log x = 4(\log x)^2 \)


Ruas kanan:

\( \log\left(x^{12}\cdot 10^{-8}\right) = \log(x^{12}) + \log(10^{-8}) \)

\( = 12\log x + (-8) \)

\( = 12\log x - 8 \)


Langkah 3: Bentuk persamaan kuadrat

\( 4(\log x)^2 = 12\log x - 8 \)

\( 4(\log x)^2 - 12\log x + 8 = 0 \)

Bagi \( 4 \):

\( (\log x)^2 - 3\log x + 2 = 0 \)

Faktorkan:

\( (\log x - 1)(\log x - 2) = 0 \)

Maka:

\( \log x = 1 \) atau \( \log x = 2 \)


Langkah 4: Kembalikan ke nilai \( x \)

Jika \( \log x = 1 \), maka \( x = 10^1 = 10 \)

Jika \( \log x = 2 \), maka \( x = 10^2 = 100 \)


Langkah 5: Jumlahkan semua nilai \( x \)

\( 10 + 100 = 110 \)


Jawaban: D. \( 110 \)


No 19

Salah satu akar persamaan kuadrat \( x^2 - (3a - 5)x + 3 = 0 \) adalah tiga kali akar yang lain. Perkalian dari nilai-nilai \( a \) yang memenuhi persamaan tersebut adalah ....

A. \( -2 \)
B. \( -1 \)
C. \( 0 \)
D. \( 1 \)
E. \( 2 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Misalkan akar-akar persamaan

Misalkan akar-akar persamaan adalah \( r \) dan \( 3r \).

(Karena salah satu akar tiga kali akar yang lain.)


Langkah 2: Gunakan rumus jumlah dan hasil kali akar (materi SMA)

Untuk persamaan:

\( x^2 - (3a - 5)x + 3 = 0 \)

Jumlah akar:

\( r + 3r = 4r \)

Menurut rumus:

\( r + 3r = 3a - 5 \)

Sehingga:

\( 4r = 3a - 5 \) ..........(1)


Hasil kali akar:

\( r \cdot 3r = 3r^2 \)

Menurut rumus:

\( r \cdot 3r = 3 \)

\( 3r^2 = 3 \)

\( r^2 = 1 \)

\( r = 1 \) atau \( r = -1 \)


Langkah 3: Substitusi ke persamaan (1)

Kasus 1: \( r = 1 \)

\( 4(1) = 3a - 5 \)

\( 4 = 3a - 5 \)

\( 3a = 9 \)

\( a = 3 \)


Kasus 2: \( r = -1 \)

\( 4(-1) = 3a - 5 \)

\( -4 = 3a - 5 \)

\( 3a = 1 \)

\( a = \dfrac{1}{3} \)


Langkah 4: Perkalian semua nilai \( a \)

\( 3 \times \dfrac{1}{3} \)

\( = 1 \)


Jawaban: D. \( 1 \)


No 20

Soal:

Grafik fungsi kuadrat \( y = ax^2 + bx + c \) mempunyai puncak di \( (1,1) \) dan menyinggung garis \( y = x + 1 \). Nilai \( 8a - 4b = \ldots \)

A. \( -4 \)
B. \( -2 \)
C. \( 0 \)
D. \( 2 \)
E. \( 4 \)

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Langkah 1: Gunakan bentuk puncak (materi SMA)

Karena puncak di \( (1,1) \), maka bentuk fungsi:

\( y = a(x-1)^2 + 1 \)


Langkah 2: Syarat menyinggung garis

Menyinggung berarti mempunyai tepat satu titik potong.

Samakan dengan garis:

\( a(x-1)^2 + 1 = x + 1 \)

\( a(x-1)^2 = x \)

\( a(x^2 - 2x + 1) = x \)

\( ax^2 - 2ax + a - x = 0 \)

\( ax^2 - (2a+1)x + a = 0 \)


Langkah 3: Syarat diskriminan sama dengan nol

Agar menyinggung:

\( \Delta = 0 \)

\( (-(2a+1))^2 - 4(a)(a) = 0 \)

\( (2a+1)^2 - 4a^2 = 0 \)

\( 4a^2 + 4a + 1 - 4a^2 = 0 \)

\( 4a + 1 = 0 \)

\( a = -\dfrac{1}{4} \)


Langkah 4: Tentukan \( b \)

Dari bentuk puncak:

\( y = a(x-1)^2 + 1 \)

\( = ax^2 - 2ax + a + 1 \)

Maka:

\( b = -2a \)

\( b = -2\left(-\dfrac{1}{4}\right) \)

\( b = \dfrac{1}{2} \)


Langkah 5: Hitung \( 8a - 4b \)

\( 8a - 4b = 8\left(-\dfrac{1}{4}\right) - 4\left(\dfrac{1}{2}\right) \)

\( = -2 - 2 \)

\( = -4 \)


Jawaban: A. \( -4 \)

UTUL UGM Bahasa Indonesia


No 21

Masa kejayaan peradaban Hindu di tanah Jawa selalu identik dengan mahakarya kebudayaan Hindu, yaitu Candi Prambanan. (2) Candi Prambanan pun sering dianggap orang awam sebagai satu-satunya saksi bisu sejarah kultural Hindu masa Mataram Kuno. (3) Padahal, kemegahan candi itu bukanlah bukti awal tumbuhnya budaya Hindu karena sudah ada sebuah candi yang telah berdiri sekitar satu abad sebelumnya. (4) Arsitektur bangunan cikal bakal Peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang. (5) Situs bersejarah tersebut berlokasi di Dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, sekitar 11 kilo meter utara Kota Yogyakarta. (6) Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut, juga memiliki dinding polos tanpa relief (hiasan ukir-ukiran).

Pemakaian huruf kapital yang salah terdapat dalam kalimat....

A(1)
B(2)
C(3)
D(4)
E(5)
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: D (4)

Untuk memahami soal ini, kita gunakan konsep dasar aturan huruf kapital dalam Bahasa Indonesia (materi SMA kelas X).

Rumus/Aturan Dasar Huruf Kapital:

\( 1 \) Huruf kapital dipakai pada awal kalimat.

\( 2 \) Huruf kapital dipakai untuk nama orang, nama tempat, dan nama peristiwa sejarah.

\( 3 \) Huruf kapital TIDAK dipakai untuk kata umum yang bukan nama diri.

Secara logika aturan, jika suatu kata bukan nama diri, maka penulisannya harus huruf kecil. Kita bisa ilustrasikan secara sederhana:

Jika kata = nama diri → gunakan kapital

Jika kata ≠ nama diri → gunakan huruf kecil

Secara simbol logika sederhana SMA:

\( \text{bukan nama diri} \rightarrow \text{tidak kapital} \)

Dalam kalimat (4):

"Arsitektur bangunan cikal bakal Peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang."

Kata "Peradaban" ditulis dengan huruf kapital.

Namun, kata peradaban di sini bukan nama diri, melainkan kata umum. Yang merupakan nama diri adalah:

  • Mataram Hindu
  • Candi Gebang

Jadi seharusnya ditulis:

"Arsitektur bangunan cikal bakal peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang."

Karena terdapat minimal \( 1 \gt 0 \) kesalahan kapitalisasi pada kalimat (4), maka jawaban yang benar adalah D.

Kesimpulan:

Kesalahan huruf kapital terdapat pada kalimat (4) karena kata Peradaban bukan nama diri sehingga tidak boleh diawali huruf kapital.


No 22

Masa kejayaan peradaban Hindu di tanah Jawa selalu identik dengan mahakarya kebudayaan Hindu, yaitu Candi Prambanan. (2) Candi Prambanan pun sering dianggap orang awam sebagai satu-satunya saksi bisu sejarah kultural Hindu masa Mataram Kuno. (3) Padahal, kemegahan candi itu bukanlah bukti awal tumbuhnya budaya Hindu karena sudah ada sebuah candi yang telah berdiri sekitar satu abad sebelumnya. (4) Arsitektur bangunan cikal bakal Peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang. (5) Situs bersejarah tersebut berlokasi di Dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, sekitar 11 kilo meter utara Kota Yogyakarta. (6) Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut, juga memiliki dinding polos tanpa relief (hiasan ukir-ukiran). (Sumber: kompas.id; 7 Maret 2019)

Dalam bacaan di atas terdapat penulisan kata yang tidak sesuai dengan pedoman ejaan bahasa Indonesia, yaitu....

Amahakarya
Bdianggap
Csatu-satunya
Dcikal bakal
Ekilo meter
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: E (kilo meter)

Untuk menjawab soal ini, kita gunakan aturan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) yang diajarkan di SMA.

Rumus Dasar Penulisan Kata:

\( 1 \) Kata dasar ditulis serangkai.

\( 2 \) Kata berimbuhan ditulis serangkai.

\( 3 \) Gabungan kata tertentu ada yang ditulis terpisah dan ada yang sudah padu (serangkai).

\( 4 \) Satuan ukuran internasional mengikuti bentuk baku KBBI.

Analisis tiap pilihan:

A. mahakarya

Benar. Awalan maha- jika diikuti kata umum ditulis serangkai. Secara aturan: jika awalan + kata umum → ditulis serangkai. \( \text{maha} + \text{karya} \rightarrow \text{mahakarya} \)

B. dianggap

Benar. Kata berimbuhan di- (bukan kata depan) ditulis serangkai. \( \text{di} + \text{anggap} \rightarrow \text{dianggap} \)

C. satu-satunya

Benar. Bentuk ulang dengan imbuhan ditulis menggunakan tanda hubung. Strukturnya: kata ulang + -nya.

D. cikal bakal

Benar. Gabungan kata ini memang ditulis terpisah menurut KBBI.

E. kilo meter

Ini yang salah.

Menurut bentuk baku, satuan panjang tersebut ditulis:

\( \text{kilometer} \)

Bukan:

\( \text{kilo meter} \)

Karena merupakan satu kesatuan bentuk kata. Dalam ejaan baku berlaku aturan:

\( \text{awalan satuan} + \text{meter} \rightarrow \text{ditulis serangkai} \)

Jika jumlah kesalahan \( \gt 0 \), maka kata tersebut tidak sesuai pedoman.

Pada pilihan E terdapat \( 1 \gt 0 \) kesalahan penulisan, sehingga jawaban yang benar adalah E.

Kesimpulan:

Kata yang tidak sesuai dengan pedoman ejaan bahasa Indonesia adalah kilo meter karena seharusnya ditulis kilometer.


No 23

Masa kejayaan peradaban Hindu di tanah Jawa selalu identik dengan mahakarya kebudayaan Hindu, yaitu Candi Prambanan. (2) Candi Prambanan pun sering dianggap orang awam sebagai satu-satunya saksi bisu sejarah kultural Hindu masa Mataram Kuno. (3) Padahal, kemegahan candi itu bukanlah bukti awal tumbuhnya budaya Hindu karena sudah ada sebuah candi yang telah berdiri sekitar satu abad sebelumnya. (4) Arsitektur bangunan cikal bakal Peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang. (5) Situs bersejarah tersebut berlokasi di Dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, sekitar 11 kilo meter utara Kota Yogyakarta. (6) Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut, juga memiliki dinding polos tanpa relief (hiasan ukir-ukiran). (Sumber: kompas.id; 7 Maret 2019)

Pemakaian kata serapan yang salah terdapat dalam kalimat....

A(1)
B(2)
C(3)
D(5)
E(6)
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: B (2)

Untuk menjawab soal ini, kita gunakan konsep kata serapan dalam Bahasa Indonesia (materi SMA).

Rumus Dasar Kata Serapan:

\( 1 \) Kata serapan harus disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia.

\( 2 \) Jika bentuk asing ≠ bentuk baku KBBI, maka penulisan tersebut salah.

\( 3 \) Jika bentuk asing sudah memiliki padanan baku, maka harus mengikuti bentuk baku tersebut.

Secara logika sederhana:

\( \text{bentuk tidak baku} \rightarrow \text{salah} \)

Analisis tiap kalimat:

Kalimat (1)
Tidak terdapat kesalahan kata serapan.

Kalimat (2)
Terdapat kata kultural.

Kata tersebut merupakan serapan dari bahasa Inggris cultural. Bentuk baku dalam bahasa Indonesia adalah:

\( \text{kultural} \)

Namun dalam konteks PUEBI dan KBBI, penggunaan yang lebih tepat adalah kebudayaan atau budaya. Kata kultural masih tergolong bentuk serapan yang kurang tepat dalam konteks kalimat ini.

Karena terdapat minimal \( 1 \gt 0 \) kesalahan penggunaan kata serapan dalam kalimat (2), maka jawabannya adalah B.

Kalimat (3)
Tidak ada kesalahan kata serapan.

Kalimat (5)
Tidak ada kesalahan kata serapan (meskipun ada kesalahan ejaan lain pada "kilo meter", tetapi itu bukan kesalahan kata serapan).

Kalimat (6)
Kata relief sudah merupakan bentuk serapan baku dalam bahasa Indonesia.

Kesimpulan:

Pemakaian kata serapan yang salah terdapat dalam kalimat (2).


No 24

Masa kejayaan peradaban Hindu di tanah Jawa selalu identik dengan mahakarya kebudayaan Hindu, yaitu Candi Prambanan. (2) Candi Prambanan pun sering dianggap orang awam sebagai satu-satunya saksi bisu sejarah kultural Hindu masa Mataram Kuno. (3) Padahal, kemegahan candi itu bukanlah bukti awal tumbuhnya budaya Hindu karena sudah ada sebuah candi yang telah berdiri sekitar satu abad sebelumnya. (4) Arsitektur bangunan cikal bakal Peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang. (5) Situs bersejarah tersebut berlokasi di Dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, sekitar 11 kilo meter utara Kota Yogyakarta. (6) Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut, juga memiliki dinding polos tanpa relief (hiasan ukir-ukiran). (Sumber: kompas.id; 7 Maret 2019)

Pemakaian tanda baca koma (,) yang tidak tepat terdapat dalam kalimat....

A(2)
B(3)
C(4)
D(5)
E(6)
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: E (6)

Untuk memahami soal ini, kita gunakan aturan tanda baca koma dalam Bahasa Indonesia (materi SMA).

Rumus Dasar Pemakaian Koma:

\( 1 \) Koma digunakan untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimat.

\( 2 \) Koma digunakan di antara unsur-unsur perincian.

\( 3 \) Koma TIDAK digunakan untuk memisahkan subjek dan predikat.

\( 4 \) Jika tidak ada fungsi pemisah yang jelas, maka koma ≠ digunakan.

Secara logika sederhana:

\( \text{koma tanpa fungsi} \rightarrow \text{salah} \)


Analisis tiap kalimat:

Kalimat (2)
Tidak terdapat penggunaan koma yang salah.

Kalimat (3)
Koma setelah kata Padahal, sudah tepat karena memisahkan kata penghubung di awal kalimat.

Kalimat (4)
Tidak ada penggunaan koma.

Kalimat (5)
Koma digunakan untuk memisahkan unsur perincian tempat, sehingga sudah benar.

Kalimat (6)
"Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut, juga memiliki dinding polos tanpa relief (hiasan ukir-ukiran)."

Di sini terdapat koma setelah kata tersebut.

Struktur kalimatnya adalah:

Subjek: Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut Predikat: juga memiliki

Koma tersebut justru memisahkan subjek dan predikat, padahal menurut aturan:

\( \text{subjek} + \text{predikat} \rightarrow \text{tidak dipisahkan koma} \)

Karena terdapat minimal \( 1 \gt 0 \) kesalahan penggunaan koma, maka jawaban yang benar adalah E.

Kesimpulan:

Pemakaian tanda baca koma yang tidak tepat terdapat dalam kalimat (6) karena koma memisahkan subjek dan predikat.


No 25

Masa kejayaan peradaban Hindu di tanah Jawa selalu identik dengan mahakarya kebudayaan Hindu, yaitu Candi Prambanan. (2) Candi Prambanan pun sering dianggap orang awam sebagai satu-satunya saksi bisu sejarah kultural Hindu masa Mataram Kuno. (3) Padahal, kemegahan candi itu bukanlah bukti awal tumbuhnya budaya Hindu karena sudah ada sebuah candi yang telah berdiri sekitar satu abad sebelumnya. (4) Arsitektur bangunan cikal bakal Peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang. (5) Situs bersejarah tersebut berlokasi di Dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, sekitar 11 kilo meter utara Kota Yogyakarta. (6) Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut, juga memiliki dinding polos tanpa relief (hiasan ukir-ukiran). (Sumber: kompas.id; 7 Maret 2019)

Pemakaian kata tidak baku terdapat dalam kalimat ....

A(1)
B(3)
C(5)
D(6)
E(7)
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: C (5)

Kita gunakan konsep kata baku dan tidak baku sesuai KBBI (materi SMA).

Rumus Dasar Kata Baku:

\( 1 \) Kata baku = sesuai KBBI.

\( 2 \) Jika bentuk kata ≠ bentuk KBBI, maka kata tersebut tidak baku.

\( 3 \) Jika terdapat minimal \( 1 \gt 0 \) bentuk tidak baku dalam kalimat, maka kalimat tersebut mengandung kata tidak baku.


Analisis setiap pilihan:

Kalimat (1)
Semua kata baku.

Kalimat (3)
Semua kata baku.

Kalimat (5)
Terdapat kata "kilo meter".

Bentuk baku menurut KBBI adalah:

\( \text{kilometer} \)

Bukan:

\( \text{kilo meter} \)

Karena satuan ukuran tersebut harus ditulis serangkai.

Secara logika sederhana:

\( \text{kilo meter} \neq \text{kilometer} \)

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) kata tidak baku, maka kalimat (5) mengandung kesalahan.

Kalimat (6)
Semua kata baku (kesalahan di kalimat ini adalah tanda baca, bukan kata).


Kesimpulan:

Pemakaian kata tidak baku terdapat dalam kalimat (5), sehingga jawabannya adalah C.


No 26

Budi daya kopi bukan hal asing bagi warga Sendang di lereng tenggara Gunung Wilis. (2) Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda ketika itu gencar mendorong budi daya kopi di Jawa, yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis. (3) Di Sendang sudah lazim warga berbudi daya Robusta dan Arabika Kobra, tetapi kurang serius karena mereka juga merupakan peternak sapi perah atau sapi pedaging dan berdagang. (4) Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang. (5) Hasil panen kopi Robusta terutama hanya dapat dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga rendah, yakni Rp18.000,00–Rp22.000,00 per kilogram. (6) Dinas Pertanian kemudian melakukan pelatihan budi daya kopi hulu hilir. (7) Pelatihan tersebut mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, penanganan hama, pemetikan, pemrosesan, hingga pengolahan, pengemasan, pemasaran reguler, dan pemasaran digital. (Sumber: kompas.id; 6 Maret 2019)

Pilihan kata yang tidak tepat terdapat dalam kalimat ....

A(1)
B(2)
C(4)
D(5)
E(6)
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: B (2)

Kita gunakan konsep ketepatan pilihan kata (diksi) dalam Bahasa Indonesia tingkat SMA.

Rumus Dasar Ketepatan Diksi:

\( 1 \) Kata harus sesuai makna konteks kalimat.

\( 2 \) Jika makna kata ≠ hubungan logis dalam kalimat, maka diksi tidak tepat.

\( 3 \) Jika terdapat minimal \( 1 \gt 0 \) ketidaktepatan makna, maka kalimat tersebut salah diksi.


Analisis setiap kalimat:

Kalimat (1)
Diksi sudah tepat. Tidak ada ketidaksesuaian makna.

Kalimat (2)
"... mendorong budi daya kopi di Jawa, yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis."

Kata "yang" digunakan untuk menjelaskan Jawa. Namun secara struktur, kalimat tersebut tidak memiliki predikat yang jelas setelah kata yang.

Secara logika struktur kalimat:

\( \text{subjek} + \text{predikat} + \text{keterangan} \rightarrow \text{harus lengkap} \)

Bagian:

"yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis"

Tidak memiliki kata penghubung yang tepat. Seharusnya menggunakan:

"salah satunya adalah kawasan lingkar Gunung Wilis"

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) ketidaktepatan diksi/struktur, maka kalimat (2) salah.

Kalimat (4)
Semua pilihan kata tepat.

Kalimat (5)
Pilihan kata tepat dan sesuai konteks ekonomi.

Kalimat (6)
Frasa "hulu hilir" sudah tepat untuk menggambarkan proses dari awal hingga akhir.


Kesimpulan:

Pilihan kata yang tidak tepat terdapat dalam kalimat (2), sehingga jawabannya adalah B.


No 27

Budi daya kopi bukan hal asing bagi warga Sendang di lereng tenggara Gunung Wilis. (2) Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda ketika itu gencar mendorong budi daya kopi di Jawa, yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis. (3) Di Sendang sudah lazim warga berbudi daya Robusta dan Arabika Kobra, tetapi kurang serius karena mereka juga merupakan peternak sapi perah atau sapi pedaging dan berdagang. (4) Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang. (5) Hasil panen kopi Robusta terutama hanya dapat dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga rendah, yakni Rp18.000,00–Rp22.000,00 per kilogram. (6) Dinas Pertanian kemudian melakukan pelatihan budi daya kopi hulu hilir. (7) Pelatihan tersebut mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, penanganan hama, pemetikan, pemrosesan, hingga pengolahan, pengemasan, pemasaran reguler, dan pemasaran digital. (Sumber: kompas.id; 6 Maret 2019)

Bentukan kata yang tidak tepat terdapat dalam kalimat ....

A(2)
B(3)
C(4)
D(6)
E(7)
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: B (3)

Kita gunakan konsep pembentukan kata (morfologi) dalam Bahasa Indonesia tingkat SMA.

Rumus Dasar Bentukan Kata:

\( 1 \) Awalan ber- + kata dasar → menyatakan melakukan suatu aktivitas.

\( 2 \) Jika bentuk kata ≠ kaidah pembentukan yang benar, maka bentukan salah.

\( 3 \) Jika terdapat minimal \( 1 \gt 0 \) kesalahan morfologi, maka kalimat tersebut salah.


Analisis tiap kalimat:

Kalimat (2)
Semua bentukan kata benar.

Kalimat (3)
Terdapat kata "berbudi daya".

Kata dasar yang benar adalah budi daya (dua kata).

Jika diberi awalan ber-, bentuk yang benar menurut kaidah adalah:

\( \text{ber} + \text{budi daya} \rightarrow \text{berbudidaya} \)

Bukan:

\( \text{berbudi daya} \)

Karena dalam pembentukan kata, awalan harus melekat pada bentuk utuhnya.

Secara logika morfologi:

\( \text{ber} + \text{kata dasar} \rightarrow \text{ditulis serangkai} \)

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) kesalahan bentukan, maka kalimat (3) salah.

Kalimat (4)
Bentukan kata benar.

Kalimat (6)
Bentukan kata benar.

Kalimat (7)
Semua kata berbentuk benar.


Kesimpulan:

Bentukan kata yang tidak tepat terdapat dalam kalimat (3), sehingga jawabannya adalah B.


No 28

Budi daya kopi bukan hal asing bagi warga Sendang di lereng tenggara Gunung Wilis. (2) Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda ketika itu gencar mendorong budi daya kopi di Jawa, yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis. (3) Di Sendang sudah lazim warga berbudi daya Robusta dan Arabika Kobra, tetapi kurang serius karena mereka juga merupakan peternak sapi perah atau sapi pedaging dan berdagang. (4) Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang. (5) Hasil panen kopi Robusta terutama hanya dapat dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga rendah, yakni Rp18.000,00–Rp22.000,00 per kilogram. (6) Dinas Pertanian kemudian melakukan pelatihan budi daya kopi hulu hilir. (7) Pelatihan tersebut mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, penanganan hama, pemetikan, pemrosesan, hingga pengolahan, pengemasan, pemasaran reguler, dan pemasaran digital. (Sumber: kompas.id; 6 Maret 2019)

Antara kalimat (4) dan (5) dapat dipertegas dengan kata penghubung ....

AAkibatnya,
BAkan tetapi,
CDi samping itu,
DSebaliknya,
ESementara itu,
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: A (Akibatnya,)

Kita gunakan konsep hubungan antarkalimat (konjungsi antarkalimat) dalam Bahasa Indonesia tingkat SMA.

Rumus Hubungan Antarkalimat:

\( 1 \) Jika kalimat kedua merupakan akibat dari kalimat pertama → gunakan konjungsi sebab-akibat.

\( 2 \) Jika hubungan berlawanan → gunakan konjungsi pertentangan.

\( 3 \) Jika hubungan penambahan → gunakan konjungsi aditif.

\( 4 \) Jika hubungan waktu bersamaan → gunakan konjungsi temporal.


Analisis hubungan kalimat (4) dan (5):

Kalimat (4)
Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang.

Kalimat (5)
Hasil panen kopi Robusta terutama hanya dapat dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga rendah....

Secara logika:

Jika petani tidak mengetahui teknik dan pemasaran yang baik → hasil panen hanya dijual dengan harga rendah.

Hubungan ini adalah hubungan sebab → akibat.

Secara skema logika sederhana:

\( \text{Sebab} \rightarrow \text{Akibat} \)

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) hubungan sebab-akibat, maka konjungsi yang tepat adalah Akibatnya,


Analisis pilihan lain:

B (Akan tetapi,) → menyatakan pertentangan (≠ hubungan sebab-akibat).

C (Di samping itu,) → menyatakan penambahan informasi.

D (Sebaliknya,) → menyatakan kebalikan.

E (Sementara itu,) → menyatakan waktu atau situasi lain.


Kesimpulan:

Hubungan kalimat (4) dan (5) adalah sebab-akibat, sehingga kata penghubung yang tepat adalah Akibatnya,


No 29

Budi daya kopi bukan hal asing bagi warga Sendang di lereng tenggara Gunung Wilis. (2) Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda ketika itu gencar mendorong budi daya kopi di Jawa, yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis. (3) Di Sendang sudah lazim warga berbudi daya Robusta dan Arabika Kobra, tetapi kurang serius karena mereka juga merupakan peternak sapi perah atau sapi pedaging dan berdagang. (4) Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang. (5) Hasil panen kopi Robusta terutama hanya dapat dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga rendah, yakni Rp18.000,00–Rp22.000,00 per kilogram. (6) Dinas Pertanian kemudian melakukan pelatihan budi daya kopi hulu hilir. (7) Pelatihan tersebut mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, penanganan hama, pemetikan, pemrosesan, hingga pengolahan, pengemasan, pemasaran reguler, dan pemasaran digital. (Sumber: kompas.id; 6 Maret 2019)

Padanan kata yang tepat untuk kata serapan teknik dalam kalimat (4) adalah ....

Agaya
Bjalan
Caturan
Dkaidah
Ecara
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: E (cara)

Kita gunakan konsep padanan kata (sinonim kontekstual) dalam Bahasa Indonesia tingkat SMA.

Rumus Pemilihan Padanan Kata:

\( 1 \) Padanan harus memiliki makna ≈ dengan kata asal.

\( 2 \) Makna harus sesuai konteks kalimat.

\( 3 \) Jika makna padanan ≠ konteks, maka tidak tepat.


Analisis konteks kalimat (4):

"Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang."

Kata teknik dalam konteks ini berarti:

\( \text{metode atau cara melakukan sesuatu} \)


Analisis pilihan:

A. gaya
Makna: bentuk atau model. ≠ metode kerja.

B. jalan
Makna: lintasan atau cara umum, tetapi kurang tepat dalam konteks keilmuan.

C. aturan
Makna: ketentuan atau peraturan. ≠ metode pelaksanaan.

D. kaidah
Makna: aturan atau norma. ≠ prosedur praktik.

E. cara
Makna: metode atau langkah melakukan sesuatu. Makna ini paling mendekati arti teknik.

Secara logika makna:

\( \text{teknik} \approx \text{cara} \)

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) kesesuaian makna, maka pilihan yang tepat adalah E.


Kesimpulan:

Padanan kata yang tepat untuk kata serapan teknik dalam kalimat (4) adalah cara.


No 30

Masih seringnya konflik sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. (2) .... (3) Kementerian Sosial (Kemensos) mengatakan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 relawan Pelopor Perdamaian. (5) Saat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang disebarkan hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (6) Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan. (Sumber: https://nasional.sindonews.com/read; 20 September 2017)

Isian yang tepat untuk bagian rumpang dalam bacaan di atas adalah ....

APembentukan Pelopor Perdamaian juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial.
BPenentuan Pelopor Perdamaian tercantum dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial.
CKonflik sosial dan bencana sosial harus diantisipasi oleh pemerintah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012.
DUndang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial mengamanatkan pemerintah untuk mengadakannya.
EPeningkatan jumlah tersebut sesuai dengan anjuran Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial.
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: A

Kita gunakan konsep kepaduan paragraf (koherensi) dan hubungan logis antarkalimat (materi SMA).

Rumus Kepaduan Paragraf:

\( 1 \) Kalimat pengisi harus mendukung gagasan utama.

\( 2 \) Hubungan antaride harus logis dan runtut.

\( 3 \) Jika hubungan logis ≠ runtut, maka pilihan tidak tepat.


Analisis Struktur Paragraf:

Kalimat (1) menyatakan alasan pemerintah meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian karena konflik sosial.

Kalimat (3) menjelaskan data pertumbuhan relawan.

Maka kalimat (2) harus menjelaskan dasar hukum pembentukan atau peningkatan Pelopor Perdamaian sebelum masuk ke data pertumbuhan.

Secara skema logika:

\( \text{Masalah} \rightarrow \text{Dasar hukum} \rightarrow \text{Data pelaksanaan} \)


Analisis Pilihan:

A → Menjelaskan bahwa pembentukan Pelopor Perdamaian adalah amanat Undang-Undang. Ini sangat logis sebagai dasar sebelum menjelaskan data pertumbuhan.

B → Kata penentuan kurang tepat secara konteks karena paragraf membahas peningkatan jumlah, bukan penentuan.

C → Terlalu umum dan tidak langsung terkait Pelopor Perdamaian.

D → Kata mengadakannya tidak jelas rujukannya (ambiguitas).

E → Menggunakan kata tersebut padahal peningkatan jumlah belum disebutkan sebelumnya (rujukan tidak jelas).


Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) hubungan logis yang paling runtut pada pilihan A, maka jawaban yang tepat adalah A.

Kesimpulan:

Isian yang tepat untuk bagian rumpang adalah pilihan A karena memberikan dasar hukum sebelum data pertumbuhan dijelaskan.


No 31

Masih seringnya konflik sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. (2) Pembentukan Pelopor Perdamaian juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial. (3) Kementerian Sosial (Kemensos) mengatakan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian. (5) Saat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang disebarkan hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (6) Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan. (Sumber: https://nasional.sindonews.com/read; 20 September 2017)

Perbaikan yang paling tepat untuk kalimat nomor (5) adalah ....

ASaat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang disebar hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
BSaat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang tersebar hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
CSaat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang disebar hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
DSaat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 adalah sebanyak 1.644 orang yang disebar hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
ESaat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang berada hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: B

Kita gunakan konsep kalimat efektif (materi SMA).

Rumus Kalimat Efektif:

\( 1 \) Gunakan bentuk kata yang tepat sesuai fungsi.

\( 2 \) Pilih kata kerja pasif yang menyatakan keadaan jika subjek tidak melakukan tindakan.

\( 3 \) Jika bentuk kata ≠ makna yang dimaksud, maka kalimat tidak efektif.


Analisis Kalimat Asli:

"... 1.644 orang yang disebarkan hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia."

Kata "disebarkan" menunjukkan tindakan aktif yang dilakukan oleh pihak tertentu.

Namun konteks kalimat hanya menyatakan keadaan bahwa relawan sudah berada di banyak daerah.

Secara makna:

\( \text{disebarkan} \rightarrow \text{tindakan aktif} \)

\( \text{tersebar} \rightarrow \text{keadaan} \)

Karena yang dimaksud adalah kondisi keberadaan, maka bentuk yang tepat adalah:

\( \text{tersebar} \)


Analisis Pilihan:

A dan C → tetap menggunakan "disebar/dis ebar" (kurang tepat secara makna). D → menambahkan "adalah sebanyak" sehingga menjadi tidak efektif (redundan). E → menggunakan "berada" yang kurang tepat menggambarkan penyebaran luas.

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) kesesuaian makna pada pilihan B, maka jawaban yang tepat adalah B.


Kesimpulan:

Perbaikan paling tepat untuk kalimat (5) adalah menggunakan kata tersebar, sehingga jawabannya adalah B.


No 32

Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian.

Gabungan yang paling tepat untuk kalimat (3) dan kalimat (4) adalah ....

AKementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya dan sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian.
BKementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya, akibatnya sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian.
CKementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya sehingga sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian.
DKementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya, maka sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian.
EKementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya karena sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian.
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: C

Kita gunakan konsep hubungan logis antarkalimat dan konjungsi kausal (materi SMA).

Rumus Penggabungan Kalimat:

\( 1 \) Jika kalimat kedua merupakan akibat atau tujuan dari kalimat pertama → gunakan konjungsi hasil/akibat.

\( 2 \) Jika hubungan sebab-akibat jelas, maka gunakan penghubung yang menunjukkan konsekuensi logis.

\( 3 \) Jika hubungan logis ≠ tepat, maka kalimat tidak efektif.


Analisis Hubungan Kalimat (3) dan (4):

Kalimat (3) menyatakan target pertumbuhan relawan setiap tahun.

Kalimat (4) menyatakan harapan jumlah total sampai tahun 2020.

Hubungan logisnya adalah tujuan atau hasil dari target pertumbuhan tahunan tersebut.

Secara skema:

\( \text{Target tahunan} \rightarrow \text{Jumlah total 2020} \)

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) hubungan sebab → hasil, maka konjungsi yang tepat adalah sehingga.


Analisis Pilihan:

A → hanya memakai dan (tidak menunjukkan hubungan kausal).

B → memakai akibatnya kurang tepat karena kalimat (3) bukan peristiwa, melainkan target.

C → memakai sehingga menunjukkan hasil yang logis.

D → penggunaan maka tidak tepat dalam struktur kalimat majemuk seperti ini.

E → memakai karena (menunjukkan sebab terbalik).


Kesimpulan:

Gabungan yang paling tepat adalah pilihan C karena menggunakan konjungsi sehingga yang menunjukkan hubungan hasil atau tujuan.


No 33

Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan.

Inti kalimat (6) adalah ....

AKemensos memiliki relawan dan pendamping sosial.
BKemensos berfungsi.
CKemensos membantu masyarakat.
DKemensos mengatasi bencana alam dan kemiskinan.
EKemensos memiliki Taruna Siaga Bencana.
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: A

Kita gunakan konsep inti kalimat dalam Bahasa Indonesia (materi SMA).

Rumus Inti Kalimat:

\( 1 \) Inti kalimat = Subjek + Predikat.

\( 2 \) Hilangkan keterangan dan anak kalimat.

\( 3 \) Jika bagian kalimat ≠ Subjek + Predikat utama, maka bukan inti kalimat.


Analisis Struktur Kalimat (6):

Subjek (S): Kemensos

Predikat (P): telah memiliki

Objek (O): satuan relawan dan pendamping sosial

Keterangan tambahan: yang berfungsi untuk membantu masyarakat ... dan seterusnya

Jika disederhanakan sesuai rumus:

\( S + P + O \)

Maka inti kalimatnya adalah:

"Kemensos memiliki relawan dan pendamping sosial."


Analisis Pilihan:

B → hanya menyebut predikat tanpa objek (tidak lengkap).

C → ini fungsi tambahan, bukan inti struktur.

D → ini keterangan tujuan.

E → hanya salah satu contoh (bukan inti umum).

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) kesesuaian struktur Subjek + Predikat + Objek pada pilihan A, maka jawaban yang benar adalah A.


Kesimpulan:

Inti kalimat (6) adalah Kemensos memiliki relawan dan pendamping sosial.


No 34

Masih seringnya konflik sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. (2) Pembentukan Pelopor Perdamaian juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial. (3) Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian. (5) Saat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang tersebar hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (6) Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan. (Sumber: https://nasional.sindonews.com/read; 20 September 2017)

Simpulan bacaan di atas adalah ....

APelopor Perdamaian dan relawan sosial akan terus ditingkatkan jumlahnya oleh pemerintah.
BPelopor Perdamaian memiliki peran strategis dalam mengatasi bencana alam di Indonesia.
CPelopor Perdamaian berperan penting dalam mendampingi masyarakat mengatasi bencana alam dan sosial.
DBencana alam dan bencana sosial merupakan bagian yang harus ditangani oleh Pelopor Perdamaian.
EPeningkatan jumlah Pelopor Perdamaian menjadi hal penting dalam mengatasi bencana alam dan sosial.
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: E

Kita gunakan konsep menentukan simpulan (materi SMA).

Rumus Menentukan Simpulan:

\( 1 \) Simpulan harus mencakup gagasan utama seluruh paragraf.

\( 2 \) Simpulan ≠ hanya mengambil satu detail.

\( 3 \) Jika mencakup masalah + solusi, maka simpulan tepat.


Analisis Gagasan Utama:

Kalimat (1) → Masalah: konflik sosial sering terjadi.

Kalimat (2)-(4) → Solusi: pemerintah meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian.

Kalimat (5)-(6) → Peran relawan dalam membantu masyarakat mengatasi bencana dan kemiskinan.

Struktur logisnya:

\( \text{Masalah konflik} \rightarrow \text{Peningkatan jumlah Pelopor Perdamaian} \rightarrow \text{Penanganan bencana dan sosial} \)


Analisis Pilihan:

A → hanya menekankan peningkatan jumlah, tidak menyebut tujuan sosialnya.

B → terlalu sempit (hanya bencana alam).

C → hanya menekankan peran, tidak menyinggung peningkatan jumlah.

D → fokus pada bencana, bukan inti kebijakan peningkatan.

E → mencakup peningkatan jumlah dan tujuan penanganan bencana sosial.

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) kesesuaian antara gagasan utama dan pilihan E, maka jawaban yang tepat adalah E.


Kesimpulan:

Simpulan bacaan tersebut adalah bahwa peningkatan jumlah Pelopor Perdamaian menjadi hal penting dalam mengatasi bencana alam dan sosial.


No 35

Masih seringnya konflik sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. (2) Pembentukan Pelopor Perdamaian juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial. (3) Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian. (5) Saat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang tersebar hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (6) Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan.

Kalimat yang paling tepat untuk melengkapi informasi dalam paragraf kedua adalah ....

AKemensos berharap bahwa sinergitas dan kolaborasi bahu-membahu antara Pelopor Perdamaian dan Tagana tersebut dapat membantu masyarakat dalam menangani korban bencana alam dan korban bencana sosial.
BHarapannya adalah keberadaan Pelopor Perdamaian dapat membantu pemerintah daerah, masyarakat, dan semua pihak terkait dalam menangani korban bencana alam, korban bencana sosial, dan fakir miskin.
CKemensos berharap bahwa sinergitas dan kolaborasi bahu-membahu antara Pelopor Perdamaian, relawan, dan petugas dinas terkait dapat membantu masyarakat dalam menangani korban bencana alam, korban bencana sosial, dan fakir miskin.
DKemensos berharap bahwa sinergitas dan kolaborasi bahu-membahu antara Pelopor Perdamaian dan pemerintah daerah tersebut dapat membantu masyarakat dalam menangani korban bencana alam, korban bencana sosial, dan fakir miskin.
EKemensos berharap bahwa sinergitas dan kolaborasi bahu-membahu antara Pelopor Perdamaian, Tagana, dan Pendamping Program Keluarga Harapan dapat membantu masyarakat dalam menangani korban bencana alam, korban bencana sosial, dan fakir miskin.
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: E

Kita gunakan konsep kelengkapan informasi dan koherensi paragraf (materi SMA).

Rumus Koherensi Paragraf:

\( 1 \) Kalimat tambahan harus selaras dengan informasi sebelumnya.

\( 2 \) Rujukan kata harus jelas.

\( 3 \) Jika informasi baru ≠ sesuai konteks paragraf, maka tidak tepat.


Analisis Paragraf Kedua:

Paragraf kedua membahas satuan relawan Kemensos, yaitu:

  • Pelopor Perdamaian
  • Taruna Siaga Bencana (Tagana)
  • Pendamping Program Keluarga Harapan

Artinya, kalimat pelengkap harus menyebut ketiganya agar informasi lengkap.

Secara skema logika:

\( \text{Relawan yang disebut} \rightarrow \text{Harapan kolaborasi mereka} \)


Analisis Pilihan:

A → hanya menyebut Pelopor Perdamaian dan Tagana (tidak lengkap).

B → terlalu umum, tidak menyebut unsur-unsur yang sudah dijelaskan.

C → menyebut relawan dan petugas dinas (tidak spesifik sesuai teks).

D → menyebut pemerintah daerah (tidak disebut dalam paragraf).

E → menyebut Pelopor Perdamaian, Tagana, dan Pendamping Program Keluarga Harapan (lengkap sesuai teks).

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) kesesuaian informasi pada pilihan E, maka jawaban yang tepat adalah E.


Kesimpulan:

Kalimat yang paling tepat untuk melengkapi paragraf kedua adalah pilihan E karena mencakup seluruh unsur relawan yang telah disebutkan dalam bacaan.


No 36

Menurut salah satu penelitian tahun 2017, partisipasi masyarakat usia 19–24 tahun dalam pendidikan tinggi masih didominasi oleh kelas menengah atas dan 2,6% sisanya baru diisi oleh kelas menengah bawah. (2) Hal ini menunjukkan ketidakmerataan akses yang nyata dalam pendidikan serta ketimpangan sosial. (3) Ide pemerintah perihal kredit pendidikan sebagai solusi mengatasi ketidakmerataan akses dan ketimpangan sosial direspons berbagai kalangan. (4) Baru-baru ini ada pula respons positif yang dilontarkan oleh dua peneliti dari suatu lembaga riset. (5) Dalam tulisannya, mereka memaparkan banyak data dan temuan pendukung. (6) Bahkan, rumusan implementasi kredit pendidikan hingga saat ini belum secara gamblang diuraikan oleh pemerintah. (7) Mereka menekankan bahwa pemerintah dalam pelaksanaan kredit pendidikan perlu menerapkan orientasi khusus. (8) Kebijakan itu tentunya tidak menyasar kalangan menengah bawah, terutama perempuan. (9) Beban pembayaran kredit dapat diatur untuk mengurangi risiko menunggak. (Sumber: https://kumparan.com)

Gagasan utama bacaan di atas adalah ....

Apenelitian tentang pendidikan
Bketidakmerataan akses pendidikan
Cketimpangan sosial terjadi
Dkebijakan di bidang pendidikan
Eimplementasi kredit pendidikan
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: E

Kita gunakan konsep menentukan gagasan utama (materi SMA).

Rumus Menentukan Gagasan Utama:

\( 1 \) Gagasan utama mencakup seluruh isi paragraf.

\( 2 \) Gagasan utama ≠ hanya detail pendukung.

\( 3 \) Jika ide awal → berkembang → diarahkan pada satu fokus, maka fokus itulah gagasan utama.


Analisis Struktur Paragraf:

Kalimat (1)–(2) → Data penelitian tentang ketidakmerataan akses pendidikan.

Kalimat (3)–(9) → Fokus pada kebijakan kredit pendidikan sebagai solusi serta implementasinya.

Artinya, penelitian hanya menjadi pengantar masalah.

Fokus utama paragraf adalah pembahasan tentang implementasi kredit pendidikan sebagai solusi.

Secara skema:

\( \text{Masalah ketimpangan} \rightarrow \text{Solusi kredit pendidikan} \rightarrow \text{Implementasi kebijakan} \)


Analisis Pilihan:

A → hanya bagian awal (detail pengantar).

B → hanya masalah, bukan fokus utama.

C → terlalu umum.

D → terlalu luas (semua kebijakan pendidikan).

E → sesuai dengan pembahasan dominan paragraf.

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) kesesuaian antara fokus bacaan dan pilihan E, maka jawaban yang tepat adalah E.


Kesimpulan:

Gagasan utama bacaan adalah implementasi kredit pendidikan sebagai solusi ketidakmerataan akses pendidikan.


No 37

Menurut salah satu penelitian tahun 2017, partisipasi masyarakat usia 19–24 tahun dalam pendidikan tinggi masih didominasi oleh kelas menengah atas dan 2,6% sisanya baru diisi oleh kelas menengah bawah. (2) Hal ini menunjukkan ketidakmerataan akses yang nyata dalam pendidikan serta ketimpangan sosial. (3) Ide pemerintah perihal kredit pendidikan sebagai solusi mengatasi ketidakmerataan akses dan ketimpangan sosial direspons berbagai kalangan. (4) Baru-baru ini ada pula respons positif yang dilontarkan oleh dua peneliti dari suatu lembaga riset. (5) Dalam tulisannya, mereka memaparkan banyak data dan temuan pendukung. (6) Bahkan, rumusan implementasi kredit pendidikan hingga saat ini belum secara gamblang diuraikan oleh pemerintah. (7) Mereka menekankan bahwa pemerintah dalam pelaksanaan kredit pendidikan perlu menerapkan orientasi khusus. (8) Kebijakan itu tentunya tidak menyasar kalangan menengah bawah, terutama perempuan. (9) Beban pembayaran kredit dapat diatur untuk mengurangi risiko menunggak.

Kalimat utama dalam paragraf kedua di atas terdapat pada kalimat ....

A(4)
B(5)
C(6)
D(7)
E(8)
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: C (6)

Kita gunakan konsep menentukan kalimat utama (materi SMA).

Rumus Menentukan Kalimat Utama:

\( 1 \) Kalimat utama berisi gagasan pokok paragraf.

\( 2 \) Kalimat lain berfungsi sebagai penjelas.

\( 3 \) Jika satu kalimat dapat menaungi makna kalimat lain, maka itulah kalimat utama.


Analisis Paragraf Kedua (Kalimat 4–9):

Kalimat (4) dan (5) → Respons positif dan data pendukung.

Kalimat (6) → Menyatakan inti masalah: implementasi kredit pendidikan belum dijelaskan secara gamblang.

Kalimat (7), (8), (9) → Penjelasan dan rincian tentang pelaksanaan kebijakan.

Artinya, kalimat (6) menjadi pusat pembahasan paragraf kedua.

Secara skema:

\( \text{Inti gagasan} \rightarrow \text{Penjelasan dan rincian} \)

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) hubungan yang menunjukkan kalimat (6) menaungi kalimat lain, maka jawabannya adalah C.


Kesimpulan:

Kalimat utama dalam paragraf kedua terdapat pada kalimat (6).


No 38

Menurut salah satu penelitian tahun 2017, partisipasi masyarakat usia 19–24 tahun dalam pendidikan tinggi masih didominasi oleh kelas menengah atas dan 2,6% sisanya baru diisi oleh kelas menengah bawah. (2) Hal ini menunjukkan ketidakmerataan akses yang nyata dalam pendidikan serta ketimpangan sosial. (3) Ide pemerintah perihal kredit pendidikan sebagai solusi mengatasi ketidakmerataan akses dan ketimpangan sosial direspons berbagai kalangan. (4) Baru-baru ini ada pula respons positif yang dilontarkan oleh dua peneliti dari suatu lembaga riset. (5) Dalam tulisannya, mereka memaparkan banyak data dan temuan pendukung. (6) Bahkan, rumusan implementasi kredit pendidikan hingga saat ini belum secara gamblang diuraikan oleh pemerintah. (7) Mereka menekankan bahwa pemerintah dalam pelaksanaan kredit pendidikan perlu menerapkan orientasi khusus. (8) Kebijakan itu tentunya tidak menyasar kalangan menengah bawah, terutama perempuan. (9) Beban pembayaran kredit dapat diatur untuk mengurangi risiko menunggak.

Kalimat yang tidak berhubungan dengan isi bacaan di atas adalah kalimat ....

A(5)
B(6)
C(7)
D(8)
E(9)
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: D (8)

Kita gunakan konsep koherensi paragraf (materi SMA).

Rumus Koherensi:

\( 1 \) Semua kalimat harus mendukung gagasan utama.

\( 2 \) Jika satu kalimat ≠ mendukung fokus pembahasan, maka kalimat tersebut tidak koheren.

\( 3 \) Jika terdapat \( 1 \gt 0 \) kalimat yang menyimpang, maka itulah jawaban.


Analisis Isi Paragraf:

Fokus bacaan adalah:

\( \text{Ketidakmerataan akses pendidikan} \rightarrow \text{Solusi kredit pendidikan} \rightarrow \text{Implementasi kebijakan} \)

Kalimat (5) → mendukung respons dan data pendukung.

Kalimat (6) → menjelaskan implementasi belum jelas.

Kalimat (7) → menjelaskan perlunya orientasi khusus.

Kalimat (9) → menjelaskan mekanisme pembayaran kredit.

Kalimat (8) menyatakan:

"Kebijakan itu tentunya tidak menyasar kalangan menengah bawah, terutama perempuan."

Kalimat ini bertentangan dengan tujuan kebijakan kredit pendidikan yang justru ingin mengatasi ketidakmerataan akses pendidikan bagi kalangan menengah bawah.

Secara logika:

\( \text{Tujuan kebijakan} \neq \text{tidak menyasar menengah bawah} \)

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) ketidaksesuaian dengan fokus bacaan, maka kalimat (8) tidak berhubungan dengan isi bacaan.


Kesimpulan:

Kalimat yang tidak berhubungan dengan isi bacaan adalah kalimat (8).


No 39

Menurut salah satu penelitian tahun 2017, partisipasi masyarakat usia 19–24 tahun dalam pendidikan tinggi masih didominasi oleh kelas menengah atas dan 2,6% sisanya baru diisi oleh kelas menengah bawah. (2) Hal ini menunjukkan ketidakmerataan akses yang nyata dalam pendidikan serta ketimpangan sosial. (3) Ide pemerintah perihal kredit pendidikan sebagai solusi mengatasi ketidakmerataan akses dan ketimpangan sosial direspons berbagai kalangan. (4) Baru-baru ini ada pula respons positif yang dilontarkan oleh dua peneliti dari suatu lembaga riset. (5) Dalam tulisannya, mereka memaparkan banyak data dan temuan pendukung. (6) Bahkan, rumusan implementasi kredit pendidikan hingga saat ini belum secara gamblang diuraikan oleh pemerintah. (7) Mereka menekankan bahwa pemerintah dalam pelaksanaan kredit pendidikan perlu menerapkan orientasi khusus. (8) Kebijakan itu tentunya tidak menyasar kalangan menengah bawah, terutama perempuan. (9) Beban pembayaran kredit dapat diatur untuk mengurangi risiko menunggak.

Masalah yang dibahas dalam bacaan di atas adalah ....

Akredit di bidang pendidikan
Bmasalah di bidang pendidikan
Ckebijakan di bidang penelitian
Dpenelitian di bidang pendidikan
Epartisipasi di bidang pendidikan
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: B

Kita gunakan konsep menentukan masalah dalam bacaan (materi SMA).

Rumus Menentukan Masalah:

\( 1 \) Masalah biasanya muncul pada bagian awal paragraf.

\( 2 \) Masalah adalah keadaan yang perlu diatasi.

\( 3 \) Jika suatu pilihan hanya merupakan solusi, maka ≠ masalah utama.


Analisis Bacaan:

Kalimat (1)–(2) menyatakan bahwa partisipasi pendidikan tinggi masih didominasi kelas menengah atas.

Artinya terdapat:

\( \text{ketidakmerataan akses pendidikan} \rightarrow \text{ketimpangan sosial} \)

Masalah utamanya adalah ketidakmerataan akses dalam bidang pendidikan.

Kredit pendidikan hanyalah solusi terhadap masalah tersebut.


Analisis Pilihan:

A → kredit pendidikan (itu solusi, bukan masalah).

B → masalah di bidang pendidikan (paling sesuai dengan isi bacaan).

C → kebijakan penelitian (tidak sesuai).

D → penelitian (hanya pengantar).

E → partisipasi (terlalu sempit, bukan inti masalah).

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) kesesuaian antara isi bacaan dan pilihan B, maka jawaban yang tepat adalah B.


Kesimpulan:

Masalah yang dibahas dalam bacaan adalah masalah di bidang pendidikan, khususnya ketidakmerataan akses pendidikan.


No 40

Menurut salah satu penelitian tahun 2017, partisipasi masyarakat usia 19–24 tahun dalam pendidikan tinggi masih didominasi oleh kelas menengah atas dan 2,6% sisanya baru diisi oleh kelas menengah bawah. (2) Hal ini menunjukkan ketidakmerataan akses yang nyata dalam pendidikan serta ketimpangan sosial. (3) Ide pemerintah perihal kredit pendidikan sebagai solusi mengatasi ketidakmerataan akses dan ketimpangan sosial direspons berbagai kalangan. (4) Baru-baru ini ada pula respons positif yang dilontarkan oleh dua peneliti dari suatu lembaga riset. (5) Dalam tulisannya, mereka memaparkan banyak data dan temuan pendukung. (6) Bahkan, rumusan implementasi kredit pendidikan hingga saat ini belum secara gamblang diuraikan oleh pemerintah. (7) Mereka menekankan bahwa pemerintah dalam pelaksanaan kredit pendidikan perlu menerapkan orientasi khusus. (8) Kebijakan itu tentunya tidak menyasar kalangan menengah bawah, terutama perempuan. (9) Beban pembayaran kredit dapat diatur untuk mengurangi risiko menunggak.

Inti bacaan di atas adalah ....

Aketidakadilan pendidikan
Bpemberlakuan kredit pendidikan
Crespons positif pendidikan
Dorientasi khusus kebijakan
Eketidakmerataan pendidikan
Jawaban dan Pembahasan (Klik untuk membuka)

Jawaban: E

Kita gunakan konsep menentukan inti bacaan (materi SMA).

Rumus Menentukan Inti Bacaan:

\( 1 \) Inti bacaan mencerminkan masalah utama yang dibahas.

\( 2 \) Jika suatu pilihan hanya bagian solusi atau rincian, maka ≠ inti bacaan.

\( 3 \) Inti bacaan harus mencakup gagasan dari awal hingga akhir paragraf.


Analisis Bacaan:

Kalimat (1)–(2) menyatakan adanya ketidakmerataan akses pendidikan dan ketimpangan sosial.

Kalimat (3)–(9) membahas solusi berupa kredit pendidikan untuk mengatasi ketidakmerataan tersebut.

Artinya, seluruh pembahasan berawal dari:

\( \text{ketidakmerataan akses pendidikan} \)

Solusi kredit pendidikan hanyalah respon terhadap masalah tersebut.


Analisis Pilihan:

A → ketidakadilan pendidikan (tidak disebut secara eksplisit).

B → kredit pendidikan (itu solusi).

C → respons positif (hanya bagian kecil).

D → orientasi khusus (rincian teknis).

E → ketidakmerataan pendidikan (sesuai inti masalah).

Karena terdapat \( 1 \gt 0 \) kesesuaian antara isi bacaan dan pilihan E, maka jawabannya adalah E.


Kesimpulan:

Inti bacaan tersebut adalah ketidakmerataan pendidikan.

UTUL UGM Bahasa Inggris

Text:

The widespread innovations in modern digital technology have accumulated over 50 million tons of electronics waste (e-waste) globally every year. It is obviously a (41) ____ downside to these innovations. This waste is (42) ____ than all of the world’s commercial airliners ever made, or enough Eiffel Towers to fill the borough of Manhattan in New York city, warns a new report (43) ____ at the World Economic Forum (WEF) in Davos, January 24. Currently only 20% of e-waste – including desktop computers, cell phones, laptops, televisions sets, printers, and (44) ____ household electrical appliances normally recycled. If nothing (45) ____, the United Nations University (UNU), one of the authors of the report, predicts e-waste could nearly triple to 120 million tons by 2050.

The study says it is difficult to gauge how many electrical goods are produced annually. (46) ____, just taking account of devices connected (47) ____ the internet, they now number more than humans, whose total world population now stands at over 7.7 billion. The joint report titled “A New Circular Vision for Electronics – Time for Global Reboot”, and (48) ____ by seven UN agencies, points out (49) ____ rapid innovation and lowering costs (50) ____ access to electronic products and digital technology, with many benefits.


41.

Adevastated
Bdevastation
Cdevastative
Ddevastator
Edevastating

42.

Agreater in weight
Bits weight is greater
Cthe greater the weight
Da greater weight
Ethe greater its weight

43.

Areleasing
Breleased
Creleases
Dwhich releases
Ethat releases

44.

Aa variety of wide
Bvarious wide
Ca wide variety of
Dvary widely
Ewidely vary

45.

Awill change
Bhad changed
Cchanges
Dcould have changed
Ewould change

46.

AHowever
BAdditionally
CUnless
DMoreover
EFurthermore

47.

Aby
Bin
Cwith
Dto
Efrom

48.

Abacks
Bbacked
Cbacking
Dback
Eto back

49.

Athe
Bthis
Cthose
Dthat
Ethese

50.

Aare dramatic increases
Bhave dramatically been increased
Chave a dramatic increase
Ddramatically increased
Ehave dramatically increased
Jawaban dan Pembahasan Lengkap (Klik untuk membuka)

41. E (devastating)

Rumus: \( \text{Article + adjective + noun} \). Karena sebelum kata downside dibutuhkan adjective, maka pilih devastating.

42. A (greater in weight)

Rumus comparative: \( \text{be + comparative + than} \). Kalimat sudah memiliki "is ... than", maka pilih bentuk perbandingan yang tepat.

43. B (released)

Rumus reduced clause: \( \text{report + released at...} \). Bentuk passive participle digunakan untuk menjelaskan report.

44. C (a wide variety of)

Rumus noun phrase: \( \text{a wide variety of + noun} \).

45. C (changes)

Rumus conditional type 1: \( \text{If + present tense, will + V1} \). Maka gunakan changes.

46. A (However)

Digunakan untuk menunjukkan kontras.

47. D (to)

Rumus: \( \text{connected to} \).

48. B (backed)

Reduced passive clause: \( \text{report, backed by seven UN agencies} \).

49. E (these)

Rujukan ke dua hal sebelumnya: rapid innovation and lowering costs. Karena plural, gunakan these.

50. E (have dramatically increased)

Rumus present perfect: \( \text{have + V3} \). Menunjukkan dampak sampai sekarang.


Jawaban Akhir:

41 E 42 A 43 B 44 C 45 C 46 A 47 D 48 B 49 E 50 E

Study the passage and choose the best answer to the questions that follow.

Last January, a study in Nature Climate Change showed that the world’s glaciers are the smallest they have been in human history, revealing radiocarbon material that has not been exposed for 40,000 years. Now, new research published in Nature quantifies how much the world’s lost glaciers have contributed to rising sea levels.

From 1961, when reliable record keeping began, to 2016, the ocean crawled up 27 millimeters as a result of ice sloughing off the world’s non-polar glaciers. Scientists had known that melting glaciers contribute to sea-level rise, but the new study takes a comprehensive look at how much and how quickly they are melting. They found mountain glaciers contribute roughly a third of measured sea-level rise — the same contribution as the Greenland ice sheet and more than the contribution of the Antarctic ice sheet. The research also highlighted that of the world’s glaciers may disappear in the next century. In total, NASA estimates that sea levels rise by three millimeters each year.

As oceans warm further, scientists estimate thermal expansion will force sea levels up even more.

The study looked at 19 geologically distinct regions that had been previously segmented by the Randolph Glacier Inventory. For each of these regions, they relied on field data from the World Glacier Monitoring Service. In any of these regions, field measurements are generally only available for one or two glaciers.

To get a more detailed analysis, the researchers used data collected from airborne and satellite surveys to calculate changes in a glacier’s volume. Not only did they find that sea levels have risen as much as 27 millimeters in the past 50 years, they also calculated change in glacial mass from 2006 to 2016, finding that sea level roughly increased one millimeter each year. Their data showed that in the 1960s and 1970s, glaciers had predictable seasonal changes, losing mass in the summer and regaining it in the winter. In the 1980s, data showed more was lost than regained, and by the 1990s, all the glaciers they measured showed they were losing more volume than they could replace.

To see how much of that contribution sea levels were rising, the researchers then divided the total mass lost from glaciers by the surface of the ocean. Coastal towns are already beginning to feel the impacts of sea-level rise. In the Outer Banks in North Carolina, neighborhoods that once looked over the ocean have begun to fall into it. Major cities like Miami are developing adaptation plans for when, not if, seas rise.


51. What is the topic of the text?

(A)Seasonal changes of glaciers
(B)Analysis of glaciers’ volumes
(C)The smallest glaciers in human history
(D)Contribution of melting glaciers to sea-level rise
(E)Disappearance of glaciers in human history

52. It can be inferred from the text that

(A)Glaciers can last for 40,000 years
(B)Melting glaciers are not the only factor causing sea-level rise
(C)Sea-level rise is a result of seasonal changes
(D)It is impossible to predict changes in a glacier’s volume in the past
(E)Glaciers could always replace the losing mass

53. Which of the following is closest in meaning to the word “highlighted”?

(A)explored
(B)bold
(C)underlined
(D)uncovered
(E)colored

54. The pronoun “they” refers to

(A)data
(B)changes
(C)airborne and satellite surveys
(D)field measurements
(E)researchers

55. Where in the text does the author mention the size of sea-level rise in the past five decades?

(A)Lines 1–3
(B)Lines 4–6
(C)Lines 9–10
(D)Lines 15–17
(E)Lines 18–19

56. The text states all the following, EXCEPT

(A)Researchers used radiocarbon to measure changes in glacial mass
(B)The Greenland ice sheet also contributed to sea-level rise
(C)Satellite surveys were used to study glacier changes
(D)Mountain glaciers contributed more to sea-level rise than Antarctic ice sheet
(E)The World Glacier Monitoring Service provided data

57. Which of the following is TRUE according to the text?

(A)Sea levels rise by three millimeters each decade
(B)Glaciers can be found only at Earth’s poles
(C)Glaciers lost mass in summer but could not fully regain it in winter after the 1990s
(D)NASA conducted a glacier research at the Greenland ice sheet
(E)Nature published NASA’s study

58. Which of the following best describes the organization of the text?

(A)Spatial order
(B)Chronological order
(C)Cause and effect order
(D)Definition and example
(E)General to specific order

59. It can be inferred from the text that about 5 decades ago a glacier’s volume

(A)was relatively stable
(B)was unpredictable
(C)did not change in summer and winter
(D)increased significantly per year
(E)decreased in the winter

60. What is the purpose of the text?

(A)To describe works conducted by NASA researchers
(B)To present an alarming fact about possible disappearance of glaciers
(C)To explain scientific findings about changes in a glacier’s volume
(D)To predict changes in glacial mass in the next 50 years
(E)To provide an actual measurement of glaciers
Jawaban dan Pembahasan Lengkap (Klik untuk membuka)

51. D
Topik utama membahas kontribusi pencairan gletser terhadap kenaikan permukaan laut.

52. B
Teks menyebutkan thermal expansion juga menyebabkan kenaikan permukaan laut.

53. C
“Highlighted” berarti menekankan → sinonimnya “underlined”.

54. E
“They” merujuk pada researchers.

55. D
Bagian menyebutkan “27 millimeters in the past 50 years.”

56. A
Radiocarbon hanya disebut untuk usia, bukan untuk mengukur massa gletser.

57. C
Setelah 1990-an, gletser kehilangan lebih banyak volume daripada yang bisa diganti.

58. C
Teks menunjukkan hubungan sebab-akibat (pencairan → kenaikan laut).

59. A
1960–1970 menunjukkan pola musiman yang stabil.

60. C
Tujuan teks adalah menjelaskan temuan ilmiah tentang perubahan volume gletser.


Jawaban Akhir:

51 D 52 B 53 C 54 E 55 D 56 A 57 C 58 C 59 A 60 C

file:///G:/soal_soal_sbmptn/KUMPULAN%20LATSOL,%20PLAYLIST,%20&%20EBOOK%20UJIAN%20MANDIRI/UGM/UM%20UGM/2019-20250615T103251Z-1-001/2019/2019_UTUL%20UGM_Tes%20Kemampuan%20Dasar%20Umum%20Kode%20934.pdf