No 1
Pelaksanaan referendum Timor-Timur pada masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie merupakan langkah berani dan bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan yang kompleks dan berlarut-larut. Sejak integrasi Timor-Timur ke Indonesia pada tahun 1975, banyak pengorbanan telah diberikan, termasuk subsidi yang besar dari pemerintah pusat untuk pembangunan dan kesejahteraan daerah tersebut. Namun, integrasi ini tidak pernah mendapatkan pengakuan internasional dan terus menjadi sorotan di berbagai forum dunia. Indonesia harus menghadapi kenyataan bahwa posisi negara sering kali dipojokkan oleh resolusi-resolusi PBB yang mendesak penyelesaian masalah Timor-Timur.
Opsi otonomi luas yang ditawarkan oleh Indonesia dalam perundingan tripartit sebenarnya sudah merupakan solusi yang masuk akal. Namun, pihak-pihak yang menolak integrasi tetap menginginkan referendum untuk menentukan nasib mereka, antara memilih otonomi atau kemerdekaan. Menyadari sulitnya mencapai perdamaian jika konflik terus berlanjut, pemerintah Indonesia akhirnya memilih untuk menyetujui pelaksanaan jajak pendapat.
Referendum berlangsung pada 30 Agustus 1999 dan hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas rakyat Timor-Timur, sebesar 78,5%, memilih kemerdekaan. Setelah referendum, meskipun terjadi kekerasan, Indonesia dengan bijaksana menyetujui pengiriman pasukan multinasional demi menjaga perdamaian. Sikap ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk menghormati hak asasi manusia dan memenuhi tanggung jawab internasionalnya.
Dengan menerima hasil referendum, pemerintah Habibie memberikan contoh bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis, menghargai hak setiap bangsa untuk merdeka, serta berperan sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab.
Berdasarkan bacaan di atas yang dimaksud dengan ”resolusi-resolusi PBB” adalah...
| (a) | Keputusan yang dibuat oleh pemerintah Indonesia untuk menjaga perdamaian |
| (b) | Tuntutan internasional yang mendesak penyelesaian masalah Timor-Timur |
| (c) | Seruan dari negara-negara anggota PBB agar Indonesia mengakui kedaulatan Timor-Timur |
| (d) | Pernyataan dukungan negara-negara anggota PBB terhadap integrasi Timor-Timur ke Indonesia |
| (e) | Seruan dari anggota Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan referendum di Timor-Timur |
Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap
Jawaban: (b)
Analisis berdasarkan PENALARAN LITERASI
Untuk memahami makna “resolusi-resolusi PBB”, kita harus melihat konteks kalimat dalam bacaan. Pada paragraf pertama tertulis: “Indonesia harus menghadapi kenyataan bahwa posisi negara sering kali dipojokkan oleh resolusi-resolusi PBB yang mendesak penyelesaian masalah Timor-Timur.”
Kata kunci dalam kalimat tersebut adalah “yang mendesak penyelesaian masalah Timor-Timur”. Artinya, resolusi-resolusi PBB dalam konteks bacaan adalah bentuk tekanan atau tuntutan internasional agar masalah Timor-Timur segera diselesaikan.
Analisis setiap pilihan berdasarkan bacaan:
(a) Keputusan yang dibuat oleh pemerintah Indonesia untuk menjaga perdamaian
Pilihan ini tidak sesuai karena resolusi-resolusi PBB bukan keputusan pemerintah Indonesia. Dalam bacaan, resolusi tersebut berasal dari PBB dan bahkan membuat posisi Indonesia “dipojokkan”.
(b) Tuntutan internasional yang mendesak penyelesaian masalah Timor-Timur
Pilihan ini sesuai langsung dengan kalimat dalam bacaan yang menyebutkan bahwa resolusi-resolusi PBB “mendesak penyelesaian masalah Timor-Timur”. Ini merupakan penjelasan makna yang paling tepat berdasarkan teks.
(c) Seruan dari negara-negara anggota PBB agar Indonesia mengakui kedaulatan Timor-Timur
Bacaan tidak menyebutkan secara spesifik tentang pengakuan kedaulatan Timor-Timur. Yang disebutkan hanyalah desakan penyelesaian masalah, bukan secara eksplisit pengakuan kedaulatan.
(d) Pernyataan dukungan negara-negara anggota PBB terhadap integrasi Timor-Timur ke Indonesia
Pilihan ini bertentangan dengan bacaan. Dalam teks disebutkan bahwa integrasi tidak pernah mendapatkan pengakuan internasional. Jadi, tidak mungkin resolusi-resolusi tersebut berisi dukungan terhadap integrasi.
(e) Seruan dari anggota Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan referendum di Timor-Timur
Bacaan tidak menyebutkan bahwa resolusi tersebut secara khusus menyerukan referendum. Referendum disebut sebagai hasil keputusan pemerintah Indonesia setelah mempertimbangkan berbagai kondisi.
Kesimpulan untuk siswa pemula:
Dalam soal literasi, makna istilah harus dicari dari konteks kalimatnya. Karena dalam bacaan disebutkan bahwa resolusi-resolusi PBB “mendesak penyelesaian masalah Timor-Timur”, maka maknanya adalah tuntutan internasional agar masalah tersebut segera diselesaikan. Jawaban yang tepat adalah (b).
No 2
Pada era Orde Baru, perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia mencapai tonggak penting dengan peluncuran Sistem Komunikasi Satelit Domestik Palapa (SKSD Palapa) pada 1976. Kebijakan ini mencerminkan visi pemerintah untuk menyatukan Nusantara melalui komunikasi yang efisien, mengingat luasnya wilayah dan banyaknya pulau-pulau terpencil yang membutuhkan akses komunikasi. Kehadiran SKSD Palapa menjawab tantangan tersebut dengan menyediakan jaringan komunikasi yang lebih luas dan merata.
Selain memperbaiki kualitas komunikasi domestik, satelit Palapa juga memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara tetangga, seperti negara ASEAN dan Papua Nugini, yang menyewa transponder dari Indonesia. Hal ini tak hanya mendatangkan pemasukan bagi pemerintah, tetapi juga memperluas jaringan komunikasi internasional. Teknologi ini memungkinkan penyiaran televisi dan radio menjangkau pelosok Indonesia, membantu penyebaran informasi, dan memperkuat persatuan nasional.
Di sektor keamanan, SKSD Palapa dimanfaatkan oleh Angkatan Bersenjata (ABRI) untuk memperkuat komunikasi dalam menjaga pertahanan negara. Keberhasilan satelit Palapa menjadikan Indonesia sebagai negara berkembang pertama yang mengembangkan satelit untuk berkomunikasi domestik dan membuktikan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan teknologi yang mendukung integrasi nasional serta hubungan internasional.
Istilah “integrasi nasional” dalam konteks peluncuran satelit Palapa bermakna ….
| (A) | penyatuan semua layanan komunikasi ke dalam satu sistem satelit |
| (B) | pembangunan jaringan komunikasi antara pemerintah dan swasta |
| (C) | penyatuan wilayah Indonesia melalui sistem komunikasi yang mencakup seluruh Nusantara |
| (D) | peningkatan kerja sama internasional melalui komunikasi satelit |
| (E) | penyatuan semua komponen teknologi informasi ke dalam satu sistem |
Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap
Jawaban yang tepat: (C) penyatuan wilayah Indonesia melalui sistem komunikasi yang mencakup seluruh Nusantara
Analisis berdasarkan PENALARAN LITERASI (berdasarkan isi bacaan):
Untuk memahami makna “integrasi nasional”, pembaca harus melihat konteks penggunaannya dalam bacaan. Pada paragraf pertama disebutkan:
“Kebijakan ini mencerminkan visi pemerintah untuk menyatukan Nusantara melalui komunikasi yang efisien…”
Kemudian pada paragraf terakhir tertulis bahwa teknologi tersebut “mendukung integrasi nasional serta hubungan internasional.”
Dari konteks tersebut, “integrasi nasional” berkaitan dengan upaya menyatukan wilayah Indonesia yang luas dan terdiri atas banyak pulau melalui sistem komunikasi yang merata. Jadi, makna yang tepat harus berhubungan dengan penyatuan wilayah Indonesia.
Analisis setiap pilihan:
(A) penyatuan semua layanan komunikasi ke dalam satu sistem satelit
Bacaan tidak menyebutkan penyatuan semua layanan komunikasi sebagai makna integrasi nasional. Fokus teks adalah penyatuan wilayah Nusantara, bukan penyatuan jenis layanan komunikasi. Karena tidak sesuai dengan konteks bacaan, pilihan ini tidak tepat.
(B) pembangunan jaringan komunikasi antara pemerintah dan swasta
Tidak ada informasi dalam bacaan yang membahas hubungan khusus antara pemerintah dan swasta dalam konteks integrasi nasional. Maka pilihan ini tidak didukung oleh teks.
(C) penyatuan wilayah Indonesia melalui sistem komunikasi yang mencakup seluruh Nusantara
Pilihan ini sesuai dengan kalimat “menyatukan Nusantara melalui komunikasi yang efisien” serta dukungan terhadap “integrasi nasional”. Artinya, integrasi nasional dalam konteks ini adalah penyatuan wilayah Indonesia melalui jaringan komunikasi yang luas dan merata. Jawaban ini didukung langsung oleh isi bacaan.
(D) peningkatan kerja sama internasional melalui komunikasi satelit
Walaupun bacaan menyebutkan hubungan internasional dan kerja sama dengan negara lain, hal itu berbeda dengan integrasi nasional. Integrasi nasional berkaitan dengan penyatuan dalam negeri, bukan hubungan luar negeri. Maka pilihan ini tidak tepat.
(E) penyatuan semua komponen teknologi informasi ke dalam satu sistem
Bacaan tidak membahas penyatuan komponen teknologi informasi sebagai makna integrasi nasional. Fokusnya adalah penyatuan wilayah dan komunikasi antarwilayah. Karena itu, pilihan ini tidak sesuai dengan konteks teks.
Kesimpulan Penalaran:
Makna istilah harus ditentukan berdasarkan konteks dalam bacaan. Karena integrasi nasional dikaitkan dengan upaya menyatukan Nusantara melalui sistem komunikasi yang luas dan merata, maka jawaban yang benar adalah (C).
No 3
Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) memberikan tantangan signifikan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan daya beli masyarakat yang masih rapuh, pengusaha UMKM dihadapkan pada dilema: menaikkan harga barang untuk menutup beban pajak atau mempertahankan harga dan menekan margin keuntungan. Pilihan ini berisiko menekan produksi, lapangan kerja, dan investasi sehingga menciptakan efek domino pada sektor ekonomi lainnya, seperti ritel modern dan manufaktur.
Lebih lanjut, kenaikan PPN dapat melemahkan daya saing produk lokal. Barang lokal yang lebih mahal akan sulit bersaing dengan produk impor yang lebih murah. Kebijakan ini, meskipun bertujuan meningkatkan penerimaan negara, berpotensi memperburuk kondisi ekonomi domestik jika tidak diimbangi langkah mitigasi yang tepat.
Untuk meminimalkan dampak tersebut, pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang berfokus pada pembelaan terhadap kelompok rentan dan sektor usaha kecil. Langkah pertama adalah memberikan pengecualian PPN untuk barang dan jasa esensial, seperti bahan pangan, kesehatan, dan pendidikan. Langkah ini akan melindungi daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau. Langkah kedua adalah memberikan insentif fiskal bagi UMKM yang harus diperkuat melalui keringanan pajak atau subsidi operasional. Dukungan ini tidak hanya menjaga keberlanjutan UMKM, tetapi juga memastikan stabilitas lapangan kerja dan kontribusi ekonomi sektor ini. Langkah ketiga adalah melakukan reformasi pajak yang lebih adil. Pemerintah perlu memperluas basis pajak dan mencegah penghindaran pajak untuk mendistribusikan beban secara merata sehingga kenaikan PPN tidak sepenuhnya membebani konsumen dan usaha kecil.
(Diadaptasi dari https://www.kompas.com/)
Istilah “insentif fiskal” pada bacaan memiliki makna ....
| (a) | menaikkan anggaran pemerintah untuk pembangunan infrastruktur |
| (b) | menurunkan tarif impor barang-barang esensial |
| (c) | meningkatkan penerimaan pemerintah melalui reformasi perpajakan |
| (d) | meringankan beban pajak atau membantu biaya produksi kelompok usaha tertentu |
| (e) | melindungi daya beli masyarakat melalui sistem pajak progresif |
Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap
Jawaban yang tepat: (d)
Analisis berdasarkan PENALARAN LITERASI (hanya dari bacaan):
Langkah 1: Menemukan konteks istilah dalam bacaan
Istilah “insentif fiskal” muncul dalam kalimat:
“Langkah kedua adalah memberikan insentif fiskal bagi UMKM yang harus diperkuat melalui keringanan pajak atau subsidi operasional.”
Dari kalimat ini terlihat bahwa:
- Insentif fiskal berkaitan dengan UMKM.
- Dijelaskan secara langsung dengan frasa “keringanan pajak atau subsidi operasional”.
Langkah 2: Menganalisis setiap pilihan berdasarkan isi bacaan
(a) menaikkan anggaran pemerintah untuk pembangunan infrastruktur
Dalam bacaan tidak ada pembahasan mengenai pembangunan infrastruktur. Istilah “insentif fiskal” dijelaskan sebagai keringanan pajak atau subsidi operasional, bukan peningkatan anggaran infrastruktur. Maka pilihan ini tidak sesuai dengan konteks teks.
(b) menurunkan tarif impor barang-barang esensial
Bacaan memang menyebut produk impor lebih murah, tetapi tidak menyebut penurunan tarif impor sebagai bagian dari insentif fiskal. Penjelasan langsung tentang insentif fiskal adalah keringanan pajak atau subsidi operasional bagi UMKM. Maka pilihan ini tidak didukung teks.
(c) meningkatkan penerimaan pemerintah melalui reformasi perpajakan
Reformasi pajak memang disebutkan dalam paragraf terakhir, tetapi itu merupakan langkah ketiga yang berbeda dari insentif fiskal. Reformasi pajak bertujuan mendistribusikan beban secara merata, bukan meringankan beban UMKM secara langsung. Maka pilihan ini tidak tepat.
(d) meringankan beban pajak atau membantu biaya produksi kelompok usaha tertentu
Pilihan ini sesuai dengan kalimat dalam bacaan yang menyatakan bahwa insentif fiskal diperkuat melalui keringanan pajak atau subsidi operasional. Artinya, insentif fiskal berarti memberikan keringanan beban pajak atau bantuan biaya operasional kepada UMKM. Ini langsung sejalan dengan isi teks.
(e) melindungi daya beli masyarakat melalui sistem pajak progresif
Melindungi daya beli masyarakat memang disebutkan pada langkah pertama (pengecualian PPN untuk barang dan jasa esensial). Namun itu bukan definisi insentif fiskal dalam konteks bacaan. Jadi pilihan ini tidak tepat.
Kesimpulan:
Makna “insentif fiskal” dalam bacaan adalah tindakan yang memberikan keringanan pajak atau subsidi operasional kepada UMKM. Oleh karena itu, jawaban yang paling sesuai dengan isi bacaan adalah (d).
No 4
Bacalah informasi berikut untuk nomor 13 sampai 16.
Mohammad Hatta, atau dikenal dengan sebutan Bung Hatta, salah satu proklamator kemerdekaan Indonesia, telah memberikan warisan pemikiran yang sangat berharga bagi perjalanan bangsa. Sebagai Bapak Koperasi, ia menanamkan nilai-nilai gotong royong dalam bidang ekonomi, yang menjadikan koperasi sebagai solusi atas ketimpangan sosial. Namun, pengaruh Bung Hatta tidak terbatas pada bidang ekonomi. Ia juga memiliki pandangan visioner tentang peran generasi muda, demokrasi, dan tanggung jawab kaum intelektual.
Bung Hatta menegaskan pentingnya hubungan timbal balik antargenerasi. Generasi sekarang harus menjaga dan memperbaiki warisan bangsa agar dapat diwariskan dalam kondisi yang lebih baik kepada generasi mendatang. Pesannya jelas: kerusakan yang dibiarkan hari ini akan menjadi beban di masa depan, sementara upaya perbaikan akan menjamin kesejahteraan jangka panjang.
Selain itu, ia mengkritik keras paham survival of the fittest, yang dianggap bertentangan dengan nilai gotong royong dan keadilan sosial yang menjadi inti masyarakat Indonesia. Dalam era globalisasi, pandangan Bung Hatta itu relevan untuk menjaga semangat kolektivitas di tengah persaingan. Bung Hatta juga memberikan tanggung jawab besar kepada kaum intelektual. Menurutnya, kaum intelektual harus menjadi pemimpin yang bermoral tinggi, memiliki keberanian, dan cinta pada keadilan. Bagi Bung Hatta, membangun bangsa yang adil dan makmur bukan hanya tugas, tetapi juga amanah yang harus diteruskan dari generasi ke generasi.
Pemikiran-pemikiran ini menjadi panduan abadi bagi bangsa Indonesia untuk tetap menjaga nilai-nilai luhur dalam membangun masa depan.
Berdasarkan bacaan, yang dimaksud dengan "survival of the fittest" adalah ....
(a) semangat gotong royong masyarakat Indonesia
(b) sistem yang menekankan kolektivitas dan keadilan
(c) paham yang membiarkan kemenangan pada yang terkuat
(d) pandangan yang mendukung pembangunan moral kaum intelektual
(e) ....
Jawaban dan Analisis
Jawaban: (c)
Analisis berdasarkan penalaran literasi (berdasarkan isi bacaan saja):
(a) semangat gotong royong masyarakat Indonesia
Dalam bacaan disebutkan bahwa survival of the fittest “bertentangan dengan nilai gotong royong dan keadilan sosial”. Artinya, paham tersebut bukanlah semangat gotong royong, melainkan kebalikannya. Karena bacaan secara eksplisit menyatakan adanya pertentangan, maka pilihan (a) tidak sesuai dengan isi teks.
(b) sistem yang menekankan kolektivitas dan keadilan
Bacaan menjelaskan bahwa Bung Hatta ingin menjaga “semangat kolektivitas” dan “keadilan sosial”. Namun, survival of the fittest justru dikritik karena bertentangan dengan nilai-nilai tersebut. Jadi, pilihan (b) tidak tepat karena menggambarkan nilai yang justru ingin dipertahankan Bung Hatta, bukan paham yang ia kritik.
(c) paham yang membiarkan kemenangan pada yang terkuat
Dalam teks disebutkan bahwa survival of the fittest adalah paham yang dikritik dan dianggap bertentangan dengan gotong royong dan keadilan sosial. Dari konteks kalimat tersebut, dapat dipahami bahwa paham ini mengarah pada persaingan di mana yang paling kuat yang bertahan atau menang. Ini sesuai dengan makna yang ditunjukkan dalam bacaan. Oleh karena itu, pilihan (c) paling tepat berdasarkan informasi dalam teks.
(d) pandangan yang mendukung pembangunan moral kaum intelektual
Bacaan membahas tanggung jawab kaum intelektual dalam paragraf terpisah, yang menekankan moral tinggi dan cinta keadilan. Tidak ada hubungan langsung antara survival of the fittest dengan pembangunan moral kaum intelektual. Maka, pilihan (d) tidak didukung oleh isi bacaan.
(e) ....
Pilihan ini tidak memuat informasi yang jelas (hanya berupa tanda titik). Karena tidak ada pernyataan yang bisa dibandingkan dengan isi bacaan, maka pilihan ini tidak dapat ditentukan berdasarkan teks dan tidak dapat menjadi jawaban yang tepat.
Kesimpulan Penalaran:
Melalui pemahaman konteks kalimat dalam bacaan, survival of the fittest dimaknai sebagai paham yang bertentangan dengan gotong royong dan keadilan sosial, sehingga paling sesuai dengan pilihan (c).
No 5
Bumi merupakan tempat tinggal umat manusia dan berbagai makhluk hidup lain. Bumi menyediakan lapisan atmosfer yang mendukung kehidupan dan keberlangsungan kehidupan. Lapisan atmosfer yang paling dekat dengan permukaan Bumi disebut troposfer. Tropos berarti perubahan dan sphere berarti ruangan. Kondisi dan cuaca di lapisan troposfer selalu mengalami perubahan dengan peredaran Bumi terhadap matahari. Lapisan troposfer memiliki ketebalan antara 8 hingga 14 km, tergantung pada ketinggian permukaan Bumi. Lapisan troposfer mengandung udara yang kita hirup, termasuk awan, merupakan lapisan atmosfer dengan kerapatan tertinggi, dan mengandung tiga perempat dari total massa atmosfer.
Lapisan troposfer berisi 78% gas nitrogen (N₂), 21% gas oksigen (O₂) dan 1% gas-gas lain, seperti gas karbon dioksida (CO₂), gas neon (Ne), dan gas argon (Ar). Gas nitrogen merupakan gas yang sangat stabil dan tidak reaktif. Sementara itu, gas oksigen adalah gas yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk respirasi, namun gas ini sangat mudah terbakar sehingga porsi 21% adalah porsi maksimal yang tidak membahayakan.
Nitrogen adalah unsur yang sangat dibutuhkan oleh tumbuh-tumbuhan, tetapi tumbuhan tidak dapat langsung mengambil gas nitrogen dari udara. Dalam kaitan ini, gas nitrogen perlu diubah lebih dahulu menjadi amonia (NH₃), yang dapat terjadi secara alami melalui aktivitas mikroba dalam tanah.
Gas nitrogen dapat bersenyawa dengan gas oksigen membentuk nitrogen oksida (NO₂). Dalam kimia atmosfer, NO₂ merupakan simbol yang menyatakan total konsentrasi nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO₂). Sejumlah besar NO₂ terbentuk secara alami oleh petir, dan dalam jumlah kecil melalui perantaraan bakteri di dalam tanah. NO₂ merupakan salah satu polutan utama yang menyebabkan polusi udara, menyebabkan pembentukan kabut asap, dan memengaruhi kadar ozon (O₃) di atmosfer. Gas dinitrogen oksida (N₂O) tidak termasuk dalam NO₂. Gas dinitrogen oksida adalah gas yang relatif inert dan bukan merupakan polutan, meskipun berkontribusi pada penipisan ozon dan terjadinya pemanasan global.
NO₂ juga banyak terbentuk dalam reaksi pembakaran, terutama dalam proses pembakaran bersuhu tinggi dengan bahan bakar yang mengandung nitrogen, seperti pada mesin mobil. Oleh sebab itu, di daerah dengan kepadatan lalu lintas tinggi, jumlah NO₂ yang dilepaskan ke udara umumnya meningkat secara signifikan.
Menurut bacaan, perbedaan sifat antara N₂O dengan NO₂ adalah ....
| A. | N₂O sangat dibutuhkan oleh tumbuhan untuk mendukung pertumbuhan |
| B. | N₂O berkontribusi secara signifikan pada penipisan lapisan ozon |
| C. | NO₂ mudah terbakar, namun tidak berkontribusi pada pemanasan global |
| D. | NO₂ merupakan gas inert yang tidak mudah bereaksi dengan oksigen |
| E. | NO₂ terbentuk dalam proses pembakaran bersuhu tinggi |
Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap
Jawaban yang tepat: E
Analisis berdasarkan PENALARAN LITERASI (berdasarkan bacaan saja):
Fokus pertanyaan: Perbedaan sifat antara N₂O dan NO₂. Artinya, kita harus menemukan informasi yang secara jelas membedakan kedua gas tersebut berdasarkan isi bacaan.
Pilihan A: N₂O sangat dibutuhkan oleh tumbuhan untuk mendukung pertumbuhan
Dalam bacaan disebutkan bahwa nitrogen dibutuhkan oleh tumbuhan, tetapi harus diubah menjadi amonia (NH₃). Tidak ada pernyataan bahwa N₂O dibutuhkan oleh tumbuhan. Oleh karena itu, pernyataan ini tidak sesuai dengan isi bacaan dan tidak menunjukkan perbedaan sifat yang disebutkan secara eksplisit.
Kesimpulan: Tidak sesuai dengan bacaan.
Pilihan B: N₂O berkontribusi secara signifikan pada penipisan lapisan ozon
Dalam bacaan tertulis bahwa gas dinitrogen oksida (N₂O) “berkontribusi pada penipisan ozon dan terjadinya pemanasan global.” Namun tidak disebutkan bahwa kontribusinya signifikan. Kata “signifikan” tidak muncul dalam bacaan untuk N₂O.
Kesimpulan: Tidak sepenuhnya sesuai dengan teks karena ada tambahan makna yang tidak disebutkan secara eksplisit.
Pilihan C: NO₂ mudah terbakar, namun tidak berkontribusi pada pemanasan global
Bacaan tidak menyebutkan bahwa NO₂ mudah terbakar. Sifat mudah terbakar dalam bacaan disebutkan untuk O₂, bukan NO₂. Selain itu, bacaan juga tidak menyatakan bahwa NO₂ tidak berkontribusi pada pemanasan global.
Kesimpulan: Tidak sesuai dengan isi bacaan.
Pilihan D: NO₂ merupakan gas inert yang tidak mudah bereaksi dengan oksigen
Dalam bacaan disebutkan bahwa N₂O adalah gas yang relatif inert. Tidak ada pernyataan bahwa NO₂ bersifat inert. Justru NO₂ dijelaskan sebagai polutan utama dan terbentuk dari reaksi dengan oksigen.
Kesimpulan: Bertentangan dengan isi bacaan.
Pilihan E: NO₂ terbentuk dalam proses pembakaran bersuhu tinggi
Pada paragraf terakhir tertulis: “NO₂ juga banyak terbentuk dalam reaksi pembakaran, terutama dalam proses pembakaran bersuhu tinggi...”
Di sisi lain, bacaan menjelaskan bahwa N₂O adalah gas yang relatif inert dan bukan polutan. Sementara NO₂ terbentuk dari pembakaran dan merupakan polutan utama. Ini menunjukkan perbedaan sifat yang jelas antara N₂O dan NO₂.
Kesimpulan: Sesuai secara langsung dengan bacaan dan menunjukkan perbedaan sifat yang dijelaskan dalam teks.
- LBI 2025 - no 1
- LBI 2025 - no 2
- LBI 2025 - no 3
- LBI 2025 - no 4
- LBI 2025 - no 5
- LBI 2025 - no 6
- LBI 2025 - no 7
- LBI 2025 - no 8
- LBI 2025 - no 9
- LBI 2025 - no 10
- LBI 2025 - no 11
- LBI 2025 - no 12
- LBI 2025 - no 13
- LBI 2025 - no 14
- LBI 2025 - no 15
- LBI 2025 - no 16
- LBI 2025 - no 17
- LBI 2025 - no 18
- LBI 2025 - no 19
- LBI 2025 - no 20
- LBI 2025 - no 21
- LBI 2025 - no 22
- LBI 2025 - no 23
- LBI 2025 - no 24
- LBI 2025 - no 25
- LBI 2025 - no 26
- LBI 2025 - no 27
- LBI 2025 - no 28
- LBI 2025 - no 29
- LBI 2025 - no 30