Soal 1
Di rumah sakit A terdapat kasus dua anak perempuan yang tertukar, yaitu anak perempuan berkulit putih (X) dan anak perempuan berkulit sawo matang (Y). Dua keluarga mengaku X sebagai anak kandungnya karena kedua orang tua dari dua keluarga tersebut merasa memiliki kulit putih. Untuk mencari solusi dari kasus tersebut, kita dapat merujuk pada ahli di bidang ...
A. fisiologi
B. histologi
C. genetika
D. biokimia
E. embriologi
Jawaban & Analisa
Jawaban: C
Analisa: Kasus “anak tertukar” dan pembuktian hubungan keturunan paling tepat diselesaikan melalui kajian pewarisan sifat dan uji kekerabatan (misalnya berbasis DNA). Bidang ilmu yang mempelajari pewarisan sifat serta dasar molekuler kekerabatan adalah genetika, bukan fisiologi (fungsi organ), histologi (jaringan), biokimia (reaksi kimia), atau embriologi (perkembangan embrio).
Soal 2
Perhatikan tabel berikut!
| No. | Nama Penyakit | Bagian Tubuh yang Diserang |
|---|---|---|
| (1) | Rakhitis | Paru-paru |
| (2) | Polio | Saraf dan otak |
| (3) | Hepatitis | Sel-sel hati |
| (4) | AIDS | Alat reproduksi |
Pasangan yang benar antara nama penyakit dan bagian tubuh yang diserang terdapat pada nomor ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (4)
Jawaban & Analisa
Jawaban: C
Analisa: Hepatitis menyerang hati, sehingga pasangan (3) “Hepatitis – sel-sel hati” benar. Polio menyerang sistem saraf (dapat menyebabkan kelumpuhan), sehingga pasangan (2) “Polio – saraf dan otak” dianggap benar pada konteks soal sekolah.
Analisa opsi tabel: (1) salah karena rakhitis terutama berkaitan dengan kelainan tulang akibat kekurangan vitamin D, bukan paru-paru. (4) salah karena AIDS terutama merusak sistem kekebalan (sel-sel imun), bukan khusus alat reproduksi.
Soal 3
Ciri-ciri jamur:
(1) hifa bercabang-cabang dan tidak bersekat
(2) pembiakan terjadi secara seksual dan aseksual
(3) menghasilkan spora dalam askus
(4) mempunyai hifa bersekat-sekat
(5) spora dibentuk dalam basidium
(6) membentuk spora berdinding tebal yang disebut zigospora
Ciri-ciri yang dimiliki oleh jamur pada gambar adalah ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (6)
C. (3), (4), dan (5)
D. (3), (4), dan (6)
E. (4), (5), dan (6)
Jawaban & Analisa
Jawaban: B
Analisa: Gambar menunjukkan jamur tipe Rhizopus (Zygomycota). Zygomycota memiliki hifa tidak bersekat (koenositik) sehingga sesuai dengan (1). Jamur ini dapat bereproduksi aseksual (sporangiospora) dan seksual sehingga sesuai (2). Pada reproduksi seksual terbentuk zigospora berdinding tebal sehingga sesuai (6). Pernyataan (3) (askus) milik Ascomycota, (5) (basidium) milik Basidiomycota, dan (4) hifa bersekat tidak sesuai untuk Rhizopus.
Soal 4
Kedua hewan pada gambar dimasukkan dalam kelompok karnivora karena ....
A. memiliki kemampuan berlari kencang
B. memiliki gigi taring yang tajam dan kuat
C. menyusui anak-anaknya setelah melahirkan
D. tubuhnya tertutup bulu berwarna-warni
E. jantungnya beruang \(4\) dengan peredaran darah tertutup
Jawaban & Analisa
Jawaban: B
Analisa: Ciri yang paling khas untuk kelompok karnivora adalah adaptasi untuk memangsa, terutama gigi taring yang tajam dan kuat untuk merobek daging. Opsi lain lebih umum pada mamalia (menyusui, jantung beruang \(4\), peredaran darah tertutup) atau tidak spesifik untuk karnivora (lari kencang).
Soal 5
Usaha pencegahan paling tepat yang harus dilakukan untuk menghindari kerugian terhadap lingkungan akibat pendirian pabrik atau proyek baru adalah ....
A. melakukan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) sebelum memulai pembangunan
B. mewajibkan pabrik mengolah limbah hingga menjadi bentuk yang tidak membahayakan lingkungan
C. mendorong penggunaan teknologi modern untuk mengolah limbah yang berbahaya menjadi aman
D. membuat undang-undang dan peraturan-peraturan yang mencegah pencemaran lingkungan
E. melakukan analisis efek bahaya limbah yang dibuang ke lingkungan
Jawaban & Analisa
Jawaban: A
Analisa: Kata kunci “pencegahan paling tepat” dan “sebelum pendirian pabrik/proyek baru” mengarah pada tindakan preventif sejak tahap perencanaan. AMDAL dilakukan sebelum pembangunan untuk memprediksi dampak, menyiapkan langkah mitigasi, serta menentukan kelayakan lingkungan sehingga kerugian bisa dicegah sejak awal. Opsi B, C, D, dan E lebih bersifat pengendalian umum atau penanganan, tetapi bukan langkah utama yang secara spesifik dilakukan sebelum proyek dimulai.