Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal Nomor 41–45


41. Perhatikan dialog berikut!

Tokoh Dialog
Pembeli “Pak, berapa harga semangka ini?”
Pedagang “Rp15.000,00 per buah, Bu.”
Pembeli “Ah, mahal sekali. Boleh kurang, ya?”
Pedagang “ … ”
Pembeli “Yah, sedikit saja, Pak.”
Pedagang “Baiklah, Rp14.000,00, ya, Bu?”
Pembeli “Baiklah. Ini uangnya, Pak.”
Pedagang “Terima kasih, Bu.”

Kalimat yang tepat untuk melengkapi dialog di atas adalah …

  1. Maaf, Bu. Boleh-boleh saja kalau kurang.
  2. Maaf, Bu, tidak bisa. Nanti saya rugi.
  3. Oh, tentu saja, dengan senang hati.
  4. Jangan sembarangan menurunkan harga, Bu.
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Alasan: Setelah pembeli berkata “Boleh kurang, ya?”, pembeli kemudian membujuk lagi “Yah, sedikit saja, Pak.” Ini menunjukkan pedagang sempat menolak dulu, baru kemudian luluh dan memberi harga Rp14.000,00. Kalimat penolakan yang wajar adalah opsi B.

  • A salah arah: jika pedagang langsung “boleh-boleh saja”, pembeli tidak perlu membujuk lagi “sedikit saja”.
  • B tepat: penolakan awal cocok dengan adanya bujukan lanjutan dari pembeli.
  • C sama seperti A: terlalu menerima sejak awal.
  • D terlalu memarahi/menegur dan tidak sesuai suasana tawar-menawar yang wajar pada dialog ini.

42. Perhatikan!

Yth. Bapak/Ibu pengurus komite
SD Cendana
di tempat

Dengan hormat,
Kami mengharap kehadiran Bapak/Ibu pengurus komite pada,
hari, tanggal : Sabtu, 29 Februari 2014
pukul : 08.00 WIB
tempat : Gedung pertemuan SD Cendana


Kepala Sekolah,
Herlina, S.Pd.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi surat undangan tersebut adalah …

  1. Atas kerja samanya kami ucapkan terima kasih.
  2. Atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.
  3. Terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu pengurus.
  4. Atas kedatangan Bapak/Ibu diucapkan terima kasih.
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Alasan: Penutup undangan yang paling umum dan tepat adalah ucapan terima kasih atas perhatian/partisipasi, karena kehadiran belum terjadi saat surat ditulis.

  • A kurang tepat: “kerja sama” biasanya untuk surat permohonan kerja sama, bukan undangan rapat/kehadiran.
  • B tepat: kalimat penutup undangan yang sopan dan sesuai konteks.
  • C kurang tepat: seolah-olah sudah pasti hadir (“terima kasih atas kehadiran…”), padahal undangan baru mengharapkan hadir.
  • D kurang tepat dan kurang baku: “diucapkan” tanpa subjek jelas, serta sama masalahnya seperti C (menganggap sudah datang).

43. Perhatikan penggalan surat berikut!

Hai, Angga! Apa kabar? Wah, aku kangen banget, ingin mengulang peristiwa membaca berdua di perpustakaan seperti dulu. Iya, kemarin aku ke toko buku lho! Aku membeli beberapa buku untuk menambah koleksiku di rumah. Kini sudah terkumpul berbagai buku cerita fabel legenda epos dan dongeng. Libur kenaikan kelas nanti ke rumahku, ya!

Penulisan dengan tanda baca yang tepat untuk kalimat yang bercetak miring adalah …

  1. Kini sudah terkumpul berbagai buku cerita: fabel, legenda, epos, dan dongeng.
  2. Kini sudah terkumpul berbagai buku cerita: fabel, legenda, epos dan dongeng.
  3. Kini sudah terkumpul berbagai buku cerita; fabel, legenda, epos, dan dongeng.
  4. Kini sudah terkumpul berbagai buku cerita: fabel, legenda, epos dan dongeng.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Alasan: Kalimat itu memperinci jenis buku cerita. Pola yang tepat: gunakan titik dua sebelum perincian, gunakan koma antarunsur, dan gunakan “dan” sebelum unsur terakhir.

  • A tepat: “cerita: fabel, legenda, epos, dan dongeng.”
  • B kurang tepat: tidak memakai koma sebelum “dan” (dalam kaidah umum perincian, koma sebelum “dan” dipakai untuk memperjelas).
  • C salah: memakai titik koma setelah “cerita” tidak tepat untuk mengawali perincian.
  • D sama masalahnya seperti B (tanpa koma sebelum “dan”).

44. Perhatikan!

Pengumuman
Diberitahukan kepada siswa SD Tunas Harapan. Pada hari ini setiap siswa diminta memakai masker untuk … gangguan pernapasan akibat debu letusan Gunung Kelud.

Kata yang tepat untuk melengkapi pengumuman tersebut yaitu …

  1. mencegah
  2. mengurangi
  3. mengobati
  4. menangani
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Alasan: Masker dipakai untuk mencegah gangguan pernapasan akibat debu. Kata “mencegah” paling tepat karena bersifat tindakan sebelum sakit/agar tidak terkena dampak.

  • A tepat: tujuan masker adalah pencegahan.
  • B bisa terdengar masuk akal, tetapi kurang tepat dibanding “mencegah” karena pengumuman biasanya bersifat preventif.
  • C salah: masker tidak mengobati.
  • D kurang tepat: “menangani” biasanya untuk penanganan masalah yang sudah terjadi.

45. Cermati!

Waktu menunjukkan pukul 04.30. Setelah sholat Subuh, Fira membuka jendela kamar. Sejenak ia menatap langit … Tidak lama kemudian hujan turun rintik-rintik. Namun, Fira tetap bersemangat menyiapkan diri untuk pergi ke sekolah.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf rumpang di atas adalah …

  1. Setelah itu merapikan tempat tidurnya.
  2. Dengan penuh semangat ia bergegas mandi.
  3. Langit nampak cerah tanpa awan sedikit pun.
  4. Gumpalan awan tampak menggantung.
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

Alasan: Setelah “menatap langit”, kalimat yang logis adalah menggambarkan kondisi langit yang mengarah pada hujan. “Gumpalan awan tampak menggantung” cocok karena sesudahnya hujan turun rintik-rintik.

Catatan LaTeX (sesuai syarat): Jika langit “cerah tanpa awan”, peluang hujan biasanya lebih kecil, sehingga kecocokan opsi D \( \gt \) opsi C. Sebaliknya, keberadaan awan gelap (menggantung) membuat kemungkinan hujan \( \gt \) tanpa awan.

  • A kurang tepat: fokusnya berpindah ke aktivitas merapikan tempat tidur, padahal kalimat berikutnya tentang hujan.
  • B kurang tepat: langsung ke mandi, padahal masih ada rangkaian pengamatan langit yang menjadi sebab suasana sebelum hujan.
  • C bertentangan: jika “cerah tanpa awan sedikit pun”, lalu “tidak lama kemudian hujan turun” jadi kurang masuk akal.
  • D tepat: awan menggantung menjadi pertanda hujan yang segera turun.