soal 26
Yoga: Kamu sudah dengar berita tentang Rury?
Johan: Belum, memang ada apa dengan Rury?
Yoga: Kemarin ia jatuh dari pohon mangga, kakinya patah dan sekarang dirawat di rumah sakit.
Danu: Ah, biarkan saja; Biar dia tahu rasa karena mengambil manggsa orang, ya?
Watak tokoh Yoga pada kutipan drama tersebut adalah ...
- tidak peduli
- masa bodoh
- pencuriga
- perhatian
Analisa & Jawaban
Petunjuk watak Yoga: Yoga memulai percakapan dengan menanyakan kabar (“sudah dengar berita...”), lalu memberi informasi kondisi Rury (jatuh, patah, dirawat). Ini menunjukkan ia peduli dan ingin orang lain mengetahui keadaan Rury.
A dan B kebalikannya: yang masa bodoh justru Danu (“biarkan saja”).
C tidak ada tanda mencurigai seseorang; Yoga hanya menyampaikan berita.
D paling sesuai karena Yoga menunjukkan kepedulian terhadap keadaan Rury.
Jawaban: D
soal 27
Munawarti: Tolooong..., ada yang mau jahat kepada saya!
Orang-orang: Mana ... mana orangnya?
Dudi: Ayo kita hajar biar kapok!
Kurdi: Jangan, ...jangan! Kita tak boleh main hakim sendiri.
Bukti watak Kurdi pada kutipan drama tersebut bijaksana adalah...
- Dia mau membantu orang yang berbuat jahat.
- Dia memberitahukan orang yang berbuat jahat.
- Dia mengajak orang-orang untuk menghajar perampok.
- Dia mengingatkan orang-orang untuk tidak main hakim sendiri.
Analisa & Jawaban
Bijaksana berarti mampu menahan emosi, berpikir benar, dan bertindak sesuai aturan.
Pada kutipan, Kurdi melarang tindakan massa yang ingin menghajar (“kita tak boleh main hakim sendiri”). Itu adalah sikap bijaksana.
A salah makna dan tidak didukung teks.
B tidak tampak pada dialog.
C justru tindakan Dudi, bukan Kurdi.
D tepat dan sesuai langsung dengan ucapan Kurdi.
Jawaban: D
soal 28
Hari ini tanggal \(17\) Agustus \(2006\), tim kamu akan menerima hadiah dan piala penghargaan dari Bapak Walikota karena kamu dan teman-teman memenangkan lomba musikalisasi puisi sebagai juara I. Catatan buku harian yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
- Kami menerima bingkisan dari walikota hadiah lomba musikalisasi puisi.
- Oh, asyiknya, aku mendapat hadiah dari walikota karena menang lomba.
- Tanggal \(17\) Agustus aku menerima piala dari walikota sebagai juara lomba.
- Tanggal \(17\) Agustus \(2006\) tim musikalisasi puisi kami terima hadiah dari walikota. Alangkah senangnya.
Analisa & Jawaban
Catatan buku harian yang sesuai harus memuat inti peristiwa (hadiah + piala dari walikota karena juara), dan paling baik jika memuat tanggal sesuai ilustrasi.
A tidak jelas (struktur kalimat rancu) dan tidak memuat piala/juara dengan tepat.
B memakai “aku” dan menyatakan menang lomba, tetapi tidak memuat piala dan tanggal sesuai ilustrasi.
C memuat tanggal dan piala, tetapi tidak lengkap karena tidak memuat tahun dan tidak menegaskan “hadiah” (hanya piala).
D paling lengkap: memuat tanggal \(17\) Agustus \(2006\), subjek “tim kami”, peristiwa menerima hadiah dari walikota, dan nuansa buku harian (“Alangkah senangnya”).
Jawaban: D
soal 29
Direktur sebuah perusahaan menulis pesan kepada wakilnya. Dia memberikan perintah agar menyiapkan rapat pembentukan panitia malam amal penggalangan dana untuk Gerakan Orang Tua Asuh (GNOTA) di ruang pertemuan.
Pesan singkat yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ...
- Tolong, siapkan rapat GNOTA di ruang pertemuan.
- Tolong, Saudara wakil menyiapkan rapat GNOTA.
- Silakan, Saudara-saudara menyiapkan rapat di ruang pertemuan.
- Silakan, siapkan rapat pembentukan panitia malam amal.
Analisa & Jawaban
Isi perintah: (1) kepada wakil direktur, (2) menyiapkan rapat pembentukan panitia malam amal penggalangan dana GNOTA, (3) tempat: ruang pertemuan.
A menyebut “rapat GNOTA” dan tempat “ruang pertemuan”, paling mendekati inti instruksi dan tetap singkat. Walau tidak menyebut “pembentukan panitia malam amal”, unsur GNOTA dan tempatnya sudah tepat.
B menyebut sasaran “wakil”, tetapi tidak menyebut tempat dan kurang efektif.
C ditujukan kepada banyak orang (“Saudara-saudara”), padahal ilustrasi ditujukan kepada wakil.
D menyebut “pembentukan panitia malam amal”, tetapi tidak menyebut GNOTA dan tidak menyebut tempat.
Jawaban: A
soal 30
(1) Setelah puas berkeliling, kami berkumpul untuk makan siang bersama.
(2) Meskipun kelelahan, kami merasa puas karena sudah melihat Kebun Raya Bogor secara langsung.
(3) Tepat pukul \(15.00\) kami bersiap pulang ke Jakarta.
(4) Sebelum berangkat, kami mendapat pengarahan.
(5) Kami berangkat bersama dari sekolah.
(6) Sesampainya di Kebun Raya Bogor, kami melihat-lihat tanaman langka.
Kalimat-kalimat tersebut akan menjadi laporan yang sistematis bila disusun dengan urutan ...
- \(4, 5, 6, 1, 3, 2\)
- \(5, 4, 6, 3, 1, 2\)
- \(4, 6, 5, 3, 1, 2\)
- \(5, 6, 4, 1, 3, 2\)
Analisa & Jawaban
Prinsip laporan sistematis: urutan peristiwa dari awal keberangkatan sampai penutup.
Awal yang logis: (5) berangkat dari sekolah. Namun sebelum berangkat biasanya ada pengarahan, sehingga bisa (4) lalu (5) jika (4) dianggap terjadi tepat sebelum (5). Setelah itu tiba di lokasi dan kegiatan: (6) melihat-lihat. Lalu makan siang: (1). Setelah selesai, waktu pulang: (3). Terakhir simpulan/penutup perasaan puas: (2).
Urutan yang paling rapi: (4) \(\rightarrow\) (5) \(\rightarrow\) (6) \(\rightarrow\) (1) \(\rightarrow\) (3) \(\rightarrow\) (2).
A tepat dan runtut.
B menempatkan (3) sebelum (1) sehingga pulang terjadi sebelum makan siang (tidak logis).
C menempatkan (5) setelah (6) sehingga berangkat terjadi setelah sampai (tidak mungkin).
D menempatkan (4) setelah (6) (pengarahan setelah tiba), tidak runtut.
Jawaban: A
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 1Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 2
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 3
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 4
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 5
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 6
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 7
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 8
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 9
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 10