Soal 36
Apabila suami isteri memiliki golongan darah A, maka kemungkinan golongan darah anak-anaknya adalah ...
A. A dan O
B. AB
C. A
D. O
E. B dan O
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa inti: Golongan darah A dapat bergentotip \( I^A I^A \) atau \( I^A i \). Jika kedua orang tua bergolongan darah A, kemungkinan kombinasi yang dapat menghasilkan anak adalah:
\( I^A I^A \times I^A I^A \rightarrow \) anak hanya A.
\( I^A I^A \times I^A i \rightarrow \) anak hanya A.
\( I^A i \times I^A i \rightarrow \) anak A atau O, karena dapat muncul \( ii \).
Kesimpulan: Secara kemungkinan (dari seluruh kemungkinan genotip orang tua yang sama-sama tampak A), anak dapat bergolongan darah A dan dapat juga O.
Analisa opsi A: Benar, karena jika \( I^A i \times I^A i \) maka fenotip anak \( 3 \) A : \( 1 \) O.
Analisa opsi B: Salah, AB memerlukan alel \( I^B \), sedangkan kedua orang tua bergolongan A tidak membawa \( I^B \).
Analisa opsi C: Kurang tepat sebagai “kemungkinan” umum, karena O tetap mungkin jika kedua orang tua \( I^A i \).
Analisa opsi D: Salah, O tidak selalu terjadi; O hanya mungkin pada kasus \( I^A i \times I^A i \).
Analisa opsi E: Salah, golongan B memerlukan alel \( I^B \) yang tidak ada pada orang tua bergolongan A.
Soal 37
Pada Drosophila melanogaster, tubuh kelabu sayap panjang dominan terhadap tubuh hitam sayap pendek. Dalam suatu eksperimen diperoleh keturunan sebagai berikut:
Tubuh kelabu sayap pendek \( 944 \)
Tubuh hitam sayap panjang \( 965 \)
Tubuh hitam sayap pendek \( 185 \)
Tubuh kelabu sayap panjang \( 206 \)
Maka nilai pindah silangnya ...
A. \( 17\% \)
B. \( 41\% \)
C. \( 42\% \)
D. \( 58\% \)
E. \( 83\% \)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa inti: Pada uji pindah silang, dua kelas dengan jumlah terbesar adalah tipe parental, sedangkan dua kelas dengan jumlah terkecil adalah tipe rekombinan.
Tipe parental (terbesar): \( 965 \) (hitam sayap panjang) dan \( 944 \) (kelabu sayap pendek).
Tipe rekombinan (terkecil): \( 185 \) (hitam sayap pendek) dan \( 206 \) (kelabu sayap panjang).
Jumlah rekombinan: \( 185 + 206 = 391 \).
Jumlah total: \( 944 + 965 + 185 + 206 = 2300 \).
Nilai pindah silang: \( \frac{391}{2300} \times 100\% = 17\% \).
Analisa opsi A: Benar, hasil perhitungan \( 17\% \).
Analisa opsi B: Salah, tidak sesuai hasil perhitungan.
Analisa opsi C: Salah, tidak sesuai hasil perhitungan.
Analisa opsi D: Salah, tidak sesuai hasil perhitungan.
Analisa opsi E: Salah, tidak sesuai hasil perhitungan.
Soal 38
Berikut ini tahap-tahap pembentukan benda-benda di angkasa raya:
\( 1 \). hujan turun membentuk samudera
\( 2 \). terbentuk debu-debu nebula
\( 3 \). terbentuk kompleks tata surya
\( 4 \). terbentuk galaksi-galaksi
\( 5 \). bumi dalam keadaan panas
Urutan tepat proses di jagat raya yang mengawali pembentukan makhluk hidup pertama adalah ...
A. \( 2 \)–\( 3 \)–\( 4 \)–\( 5 \)–\( 1 \)
B. \( 2 \)–\( 4 \)–\( 3 \)–\( 5 \)–\( 1 \)
C. \( 3 \)–\( 2 \)–\( 4 \)–\( 5 \)–\( 1 \)
D. \( 3 \)–\( 4 \)–\( 5 \)–\( 2 \)–\( 1 \)
E. \( 4 \)–\( 2 \)–\( 3 \)–\( 5 \)–\( 1 \)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: B
Analisa inti: Secara runtut, materi awal di alam semesta membentuk nebula (debu dan gas), kemudian berkembang menjadi struktur besar (galaksi), lalu terbentuk sistem tata surya, setelah itu bumi pada awalnya panas, dan ketika mendingin terjadi hujan yang membentuk samudera.
Urutan logis: \( 2 \rightarrow 4 \rightarrow 3 \rightarrow 5 \rightarrow 1 \).
Analisa opsi A: Salah, menempatkan galaksi \( 4 \) setelah tata surya \( 3 \) pada urutan ini.
Analisa opsi B: Benar, sesuai urutan \( 2 \rightarrow 4 \rightarrow 3 \rightarrow 5 \rightarrow 1 \).
Analisa opsi C: Salah, memulai dari \( 3 \) padahal pembentukan nebula \( 2 \) mendahului pembentukan tata surya.
Analisa opsi D: Salah, penempatan \( 2 \) (nebula) terlalu akhir.
Analisa opsi E: Salah, galaksi \( 4 \) diletakkan sebelum nebula \( 2 \), padahal pada kerangka urutan soal ini \( 2 \) menjadi tahap awal.
Soal 39
Perhatikan model eksperimen Stanley Miller ini. Tempat air mendidih, sumber daya, dan air yang mengandung bahan organik secara berturut-turut adalah nomor ...
A. \( 1 \), \( 2 \), dan \( 4 \)
B. \( 1 \), \( 3 \), dan \( 5 \)
C. \( 2 \), \( 3 \), dan \( 4 \)
D. \( 2 \), \( 4 \), dan \( 5 \)
E. \( 3 \), \( 4 \), dan \( 5 \)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa inti: Pada rangkaian Miller, ada tiga bagian kunci:
\( 1 \) = labu berisi air yang dipanaskan hingga mendidih (penghasil uap air).
\( 2 \) = sumber energi berupa percikan listrik (simulasi petir).
\( 4 \) = penampung hasil (kondensat) yang mengandung senyawa organik yang terbentuk.
Analisa opsi A: Benar, urutan fungsi sesuai: air mendidih \( 1 \), sumber daya \( 2 \), penampung organik \( 4 \).
Analisa opsi B: Salah, nomor \( 3 \) pada gambar bukan sumber energi, dan urutannya tidak sesuai fungsi yang ditanya.
Analisa opsi C: Salah, tidak menempatkan labu pemanas sebagai tempat air mendidih.
Analisa opsi D: Salah, tidak menempatkan tempat air mendidih pada nomor yang tepat.
Analisa opsi E: Salah, tidak memuat tempat air mendidih yang menjadi awal proses.
Soal 40
Diketahui persentase orang normal (tidak albino) dalam suatu populasi penduduk adalah \( 64\% \), berarti frekuensi genotip \( AA : Aa : aa \) dalam populasi tersebut adalah ...
A. \( 48 : 36 : 16 \)
B. \( 36 : 16 : 48 \)
C. \( 16 : 48 : 36 \)
D. \( 36 : 48 : 16 \)
E. \( 16 : 36 : 48 \)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Analisa inti: Albino bersifat resesif, sehingga albino \( = aa \). Jika normal \( = 64\% \), maka albino \( = 100\% - 64\% = 36\% \). Jadi \( q^2 = 0.36 \) sehingga \( q = 0.6 \) dan \( p = 0.4 \).
Frekuensi genotip:
\( AA = p^2 = (0.4)^2 = 0.16 = 16\% \).
\( Aa = 2pq = 2(0.4)(0.6) = 0.48 = 48\% \).
\( aa = q^2 = (0.6)^2 = 0.36 = 36\% \).
Rasio: \( AA : Aa : aa = 16 : 48 : 36 \).
Analisa opsi A: Salah, urutan dan nilainya tidak sesuai \( p^2 \), \( 2pq \), \( q^2 \).
Analisa opsi B: Salah, urutan tidak sesuai.
Analisa opsi C: Benar, tepat \( 16 : 48 : 36 \).
Analisa opsi D: Salah, nilai \( Aa \) dan \( aa \) tertukar.
Analisa opsi E: Salah, nilai tidak sesuai.