Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.
  1. Economists often try to explain the complex relationship between inflation and unemployment using macroeconomic models.

    Para ekonom sering mencoba menjelaskan hubungan rumit antara inflasi dan pengangguran dengan memakai model makroekonomi.

  2. Policy analysts give theoretical frameworks to clarify how price stability influences labor market conditions.

    Analis kebijakan memberikan kerangka teori untuk menjelaskan bagaimana kestabilan harga memengaruhi kondisi pasar tenaga kerja.

  3. Researchers frequently compare inflation rates and unemployment levels across countries to identify structural differences.

    Peneliti sering membandingkan tingkat inflasi dan tingkat pengangguran antarnegara untuk melihat perbedaan strukturnya.

  4. In empirical studies, scholars sometimes disconnect shortterm price fluctuations from longterm employment trends.

    Dalam studi empiris, peneliti kadang memisahkan fluktuasi harga jangka pendek dari tren ketenagakerjaan jangka panjang.

  5. Governments set monetary targets but may struggle to control both inflation and unemployment simultaneously.

    Pemerintah menetapkan target moneter, tapi bisa kesulitan mengendalikan inflasi dan pengangguran secara bersamaan.

  6. Economic policies can fail to achieve desired outcomes when inflation be persistent under weak labor demand.

    Kebijakan ekonomi bisa gagal mencapai hasil yang diinginkan ketika inflasi terus bertahan saat permintaan tenaga kerja lemah.

  7. After evaluating outcomes, policymakers may admit limitations in addressing unemployment during periods of rising prices.

    Setelah mengevaluasi hasil, pembuat kebijakan bisa mengakui keterbatasan dalam mengatasi pengangguran saat harga-harga naik.

  8. Over time, labor markets can pick up as inflation stabilizes and investment confidence improves.

    Seiring waktu, pasar tenaga kerja bisa membaik ketika inflasi stabil dan kepercayaan investasi meningkat.

  9. During data analysis, economists delete anomalous observations and focus on longterm inflation–unemployment patterns.

    Saat menganalisis data, ekonom menghapus data yang janggal dan fokus pada pola inflasi–pengangguran jangka panjang.

  10. Households and governments want effective solutions, find sustainable policy options, need coordinated strategies, and wait for economic adjustments to take effect.

    Rumah tangga dan pemerintah ingin solusi yang efektif, mencari pilihan kebijakan yang berkelanjutan, butuh strategi yang terkoordinasi, dan menunggu penyesuaian ekonomi benar-benar terasa dampaknya.