-
In the study of social deviance, researchers need a clear conceptual framework to explain abnormal behavior in society.
Dalam kajian penyimpangan sosial, peneliti butuh kerangka konsep yang jelas untuk menjelaskan perilaku yang tidak normal di masyarakat.
-
Sociologists often compare different forms of deviant behavior across cultural contexts to identify structural influences.
Sosiolog sering membandingkan berbagai bentuk perilaku menyimpang di berbagai konteks budaya untuk melihat pengaruh strukturnya.
-
During data analysis, scholars delete unreliable records that could distort conclusions about deviance patterns.
Saat menganalisis data, peneliti menghapus catatan yang tidak bisa dipercaya karena bisa mengacaukan kesimpulan tentang pola penyimpangan.
-
Theoretical models give explanations of how social norms influence individual conformity and violation.
Model teori memberikan penjelasan tentang bagaimana norma sosial memengaruhi kepatuhan seseorang dan pelanggarannya.
-
Some individuals struggle to adapt to societal expectations and consequently fail to conform to dominant norms.
Sebagian orang kesulitan menyesuaikan diri dengan tuntutan sosial dan akhirnya gagal mengikuti norma yang dominan.
-
Through empirical research, analysts find that deviance can be shaped by both social and economic factors.
Lewat riset empiris, analis menemukan bahwa penyimpangan bisa dibentuk oleh faktor sosial maupun ekonomi.
-
Over time, individuals may pick up deviant behaviors when exposed to environments that normalize rulebreaking and try to justify such actions.
Seiring waktu, seseorang bisa meniru perilaku menyimpang saat berada di lingkungan yang menganggap pelanggaran aturan itu biasa, lalu mencoba membenarkan tindakannya.
-
Certain social conditions can disconnect individuals from mainstream values, leading them to want alternative forms of social recognition.
Kondisi sosial tertentu bisa memisahkan seseorang dari nilai-nilai umum, sehingga mereka ingin bentuk pengakuan sosial yang lain.
-
Researchers focus on identifying causal mechanisms and set analytical boundaries to study deviance systematically.
Peneliti fokus mencari mekanisme penyebab dan menetapkan batas analisis untuk mengkaji penyimpangan secara sistematis.
-
In longitudinal studies, scholars wait for sufficient evidence before they admit the limitations of existing theories on deviant behavior.
Dalam studi jangka panjang, peneliti menunggu bukti yang cukup sebelum mengakui keterbatasan teori yang ada tentang perilaku menyimpang.