-
In biodiversity conservation, ecosystem management aims to reduce species loss and turn degraded habitats into sustainable ecological systems.
Dalam konservasi keanekaragaman hayati, pengelolaan ekosistem bertujuan mengurangi hilangnya spesies dan mengubah habitat yang rusak menjadi sistem ekologi yang berkelanjutan.
-
Scientists often replace destructive practices with conservation strategies and continuously monitor population dynamics to maintain biodiversity stability.
Ilmuwan sering mengganti praktik yang merusak dengan strategi konservasi dan terus memantau dinamika populasi agar keanekaragaman hayati tetap stabil.
-
To understand species interactions, researchers separate ecological variables and create models that explain patterns of biodiversity distribution.
Untuk memahami interaksi antarspecies, peneliti memisahkan variabel ekologi dan membuat model yang menjelaskan pola sebaran keanekaragaman hayati.
-
Conservation policies be made based on scientific evidence and use biodiversity indicators as benchmarks for environmental health.
Kebijakan konservasi dibuat berdasarkan bukti ilmiah dan menggunakan indikator keanekaragaman hayati sebagai patokan kesehatan lingkungan.
-
Biodiversity education can help communities protect ecosystems without touch sensitive habitats that are critical for endemic species.
Pendidikan tentang keanekaragaman hayati bisa membantu masyarakat melindungi ekosistem tanpa menyentuh habitat sensitif yang penting bagi spesies endemik.
-
Biodiversity loss may mean reducing ecosystem resilience, and this situation can happen rapidly when human activities are unmanaged.
Hilangnya keanekaragaman hayati bisa berarti ketahanan ekosistem berkurang, dan kondisi ini bisa terjadi cepat ketika aktivitas manusia tidak dikelola.
-
Species often move across habitats, have many ecological functions, and are call keystone species when their role is essential for ecosystem balance.
Spesies sering berpindah antarhabitat, memiliki banyak fungsi ekologis, dan disebut spesies kunci ketika perannya penting bagi keseimbangan ekosistem.
-
Environmental pressures change genetic variation and make some species more vulnerable to extinction.
Tekanan lingkungan dapat mengubah variasi genetik dan membuat beberapa spesies lebih rentan punah.
-
Ecological processes run continuously, charge nutrient cycles with energy, and build up biodiversity over long evolutionary periods.
Proses ekologi terus berjalan, mengisi siklus hara dengan energi, dan membangun keanekaragaman hayati selama periode evolusi yang panjang.
-
In certain ecosystems, organisms rub against each other for interaction and stick to specific niches to survive and reproduce effectively.
Di ekosistem tertentu, organisme bisa saling bergosokan saat berinteraksi dan bertahan pada relung tertentu agar bisa hidup dan berkembang biak dengan efektif.