Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Latihan Soal

Petunjuk: Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D pada jawaban yang tepat!


Soal 1

Pertandingan sepakbola antara PSS melawan Persebaya berakhir dengan kemenangan Persebaya. Suasana pertandingan berlangsung sangat meriah. Para suporter telah membanjiri Stadion Maguwoharjo sebelum pertandingan dimulai. Mereka saling menjaga diri untuk tidak membuat keributan sampai pertandingan usai.

Makna kata suporter dalam paragraf tersebut adalah …

  1. penonton
  2. pendukung
  3. peminat
  4. pemirsa
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis

Kata suporter pada konteks pertandingan berarti orang yang memberi dukungan kepada tim. Jadi, makna yang tepat adalah pendukung.

Perbandingan (LaTeX wajib): makna yang tepat \( pendukung \gt penonton \) karena “suporter” tidak hanya melihat, tetapi mendukung tim tertentu.

  • A (penonton): bisa hadir menonton, tetapi tidak selalu mendukung salah satu tim.
  • B (pendukung): paling sesuai dengan “suporter” (memberi dukungan).
  • C (peminat): bermakna orang yang berminat/suka, terlalu umum dan tidak menekankan dukungan tim.
  • D (pemirsa): umumnya untuk penonton siaran (TV/streaming), bukan konteks stadion.

Soal 2

Bertani jagung dimulai dengan menanam bijinya. Setelah tiga sampai empat hari bakal tanaman akan muncul di permukaan tanah. Petani dapat memanen jagung setelah tanaman berusia tiga setengah bulan. Itulah tahapan petani dalam menanam jagung.

Ide pokok paragraf tersebut adalah …

  1. teknik bertani jagung
  2. awal mula bertani jagung
  3. tahapan bertani jagung
  4. usia jagung dipanen
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Analisis

Paragraf memaparkan urutan kegiatan: menanam biji → muncul bakal tanaman → waktu panen, lalu ditegaskan “Itulah tahapan…”. Jadi ide pokoknya adalah tahapan bertani jagung.

Penegasan (LaTeX wajib): gagasan utama \( tahapan\ bertani\ jagung \gt usia\ jagung\ dipanen \) karena “usia panen” hanya salah satu rincian dalam urutan tahapan.

  • A: “teknik” berarti cara/metode, sedangkan paragraf menekankan urutan tahap, bukan teknik rinci.
  • B: hanya mencakup bagian awal (menanam), padahal paragraf memuat tahap sampai panen.
  • C: paling tepat karena seluruh kalimat membahas tahapan dan ditutup dengan kalimat penegas.
  • D: terlalu sempit (hanya tentang panen), padahal isi mencakup proses dari awal.

Soal 3

Air limbah yang berasal dari industri tekstil sangat berbahaya. Air itu mengandung racun. Racun tersebut bisa mengganggu kesehatan manusia.

Makna kata limbah pada paragraf tersebut adalah …

  1. sesuatu yang tidak dipakai
  2. sisa proses produksi
  3. sisa bahan industri
  4. bahan sortiran pabrik
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis

“Air limbah” adalah air buangan yang tersisa dari kegiatan produksi (misalnya industri tekstil). Jadi, limbah bermakna sisa proses produksi.

Perbandingan (LaTeX wajib): makna inti \( sisa\ proses\ produksi \gt sesuatu\ yang\ tidak\ dipakai \) karena “limbah” lebih spesifik: sisa/buangan dari proses produksi.

  • A: terlalu umum; tidak semua “yang tidak dipakai” disebut limbah produksi.
  • B: tepat dan paling sesuai dengan frasa “air limbah” dari industri.
  • C: mendekati, tetapi lebih sempit/kurang tepat karena limbah tidak selalu “bahan”, bisa juga air buangan.
  • D: “sortiran” berarti pilihan/hasil memilah, bukan buangan sisa produksi.

Soal 4

Pohon itu kelihatan pendek.

Antonim kata pendek dalam kalimat tersebut adalah …

  1. besar
  2. tinggi
  3. panjang
  4. rimbun
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis

Dalam konteks pohon (ukuran vertikal), lawan kata “pendek” adalah tinggi.

Catatan (LaTeX wajib): untuk ukuran vertikal \( tinggi \gt panjang \) karena “panjang” biasanya untuk ukuran memanjang (misalnya tali), bukan tinggi pohon.

  • A: “besar” berlawanan dengan “kecil”, bukan “pendek”.
  • B: tepat (pendek ↔ tinggi).
  • C: “panjang” tidak tepat untuk menggantikan ukuran tinggi pohon.
  • D: “rimbun” berkaitan dengan lebatnya daun, bukan tinggi/pendek.

Soal 5

Belanda ingin mengalahkan Diponegoro namun belum berhasil. Belanda berbohong untuk mengalahkannya. Pimpinan Belanda, pura-pura mengajak Diponegoro berunding di Magelang. Akan tetapi, Diponegoro ditangkap. Beliau diasingkan ke Batavia, kemudian Manado. Akhirnya Diponegoro dipindahkan ke Makasar sampai wafat 8 Juni 1855.

Bagaimana cara Belanda mengalahkan Diponegoro?

Cara Belanda mengalahkan Diponegoro dengan …

  1. penangkapan
  2. penipuan
  3. pengasingan
  4. penculikan
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis

Teks menyebutkan “Belanda berbohong” dan “pura-pura mengajak … berunding”, artinya cara utama yang digunakan adalah penipuan. Penangkapan dan pengasingan adalah akibat setelah penipuan berhasil.

Urutan sebab-akibat (LaTeX wajib): \( penipuan \gt penangkapan \) karena penipuan menjadi cara untuk menjebak, lalu terjadi penangkapan dan pengasingan.

  • A: terjadi dalam teks, tetapi itu peristiwa setelah “pura-pura berunding”; bukan cara awal yang ditekankan.
  • B: paling tepat karena teks menegaskan “berbohong” dan “pura-pura”.
  • C: pengasingan adalah langkah lanjutan setelah ditangkap, bukan cara awal mengalahkan.
  • D: “penculikan” tidak dinyatakan; teks menyebut “ditangkap”, bukan diculik.