Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Cerita untuk soal nomor 22–28

Induk Ayam dan Burung Elang hidup berdampingan dengan rukun. Keduanya saling menolong dalam kebaikan. Suatu hari Induk Ayam mendatangi Elang. Malam itu, Induk Ayam mendapat undangan pesta. Ia bermaksud meminjam cincin yang indah milik Elang. Sambil menemaninya makan, Elang berpesan, “Hati-hati, benda ini sangat berharga bagiku. Kalau hilang, nyawa anak-anakmu sebagai jaminannya.”

Induk Ayam sangat menikmati pesta yang meriah itu. Ia menjadi pusat perhatian kaum ayam. Semua mengagumi cincin yang dipakainya. Ia malam itu mengukir alunan musik bersama teman-temannya. Semarak suasana membuat Induk Ayam lupa pada anak-anaknya yang masih kecil di cakarnya. Karena lelah, ia tertidur.

Keesokan hari, ia teringat pada cincin Burung Elang. Induk Ayam membongkar kainnya. “Aah, celaka aku!” Dengan panik, ia berkeliling setiap gundukan tanah. Ia mencari-cari cincin itu. Karena lelah, akhirnya ia melapor kepada Burung Elang. Burung Elang sangat marah. Ia mengancam akan mengambil anak-anaknya. Sampai kini, Induk Ayam masih terus mengais tanah. Ia berusaha melindungi anak-anaknya dari burung elang.


Soal 22

Kesimpulan cerita tersebut adalah …

PilihanJawaban
Aburung elang berhasil memburu anak-anak ayam
Bkedua sahabat itu saling mengingkari perjanjiannya
Cinduk ayam sudah tidak mencari cincin milik burung elang
Dpersahabatan keduanya tercerai akibat ulah induk ayam
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: D

Analisis: Cerita dimulai dengan hubungan rukun dan saling menolong, tetapi berubah menjadi konflik karena cincin hilang. Akhir cerita menunjukkan ancaman, kemarahan, dan Induk Ayam berjuang melindungi anak-anaknya. Artinya, hubungan persahabatan yang semula baik menjadi rusak akibat tindakan Induk Ayam yang meminjam lalu kehilangan cincin.

  • A salah: cerita belum menyatakan elang “berhasil memburu” anak ayam; yang ada baru ancaman dan upaya melindungi.
  • B kurang tepat: pusat masalahnya bukan “keduanya saling mengingkari”, melainkan cincin hilang dan ancaman elang.
  • C salah: justru ditegaskan Induk Ayam “masih terus mengais tanah” (masih mencari).
  • D benar: peristiwa kehilangan cincin memicu kemarahan dan ancaman sehingga persahabatan memburuk.

Soal 23

Induk Ayam menengok kainnya, “Aah, celaka aku!” Maksud pernyataan dan penggalan cerita tersebut adalah …

PilihanJawaban
Ainduk ayam mengalami kehilangan saat pesta malam itu
Bcincin yang dipakai induk ayam hilang dari cakarnya
Cinduk ayam terkejut karena cincin yang dipakainya musnah
Dburung elang mengancam induk ayam yang menghilangkan cincin
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: B

Analisis: Kalimat “Aah, celaka aku!” muncul tepat setelah Induk Ayam membongkar kainnya dan mendapati cincin tidak ada. Jadi maksudnya adalah cincin yang sedang dipakai hilang.

  • A kurang tepat: ia sadar setelah pesta (keesokan hari), bukan saat pesta berlangsung.
  • B benar: sesuai urutan cerita—menengok kainnya lalu panik karena cincin tidak ada.
  • C salah/berlebihan: teks tidak mengatakan “musnah”, hanya “hilang”.
  • D tidak tepat untuk penggalan itu: ancaman elang muncul setelah ia melapor, bukan pada saat ia menengok kainnya.

Soal 24

Hal yang akan terjadi jika induk ayam tidak pergi ke pesta malam itu adalah …

PilihanJawaban
Ainduk ayam tidak perlu melindungi anaknya
Bcincin burung elang menjadi milik induk ayam
Cpesta kaum ayam tidak akan meriah malam itu
Dinduk ayam tidak meminjam cincin burung elang
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: D

Analisis: Induk Ayam meminjam cincin karena hendak menghadiri pesta. Jika ia tidak pergi ke pesta, alasan meminjam cincin tidak ada, sehingga kejadian peminjaman (dan kehilangan) tidak terjadi.

  • A tidak pasti: tanpa pesta memang konflik bisa tidak terjadi, tetapi teks tidak menjamin tidak ada ancaman lain.
  • B salah: tidak ada peristiwa “cincin menjadi milik” Induk Ayam.
  • C tidak didukung: cerita tidak membahas pesta bergantung pada Induk Ayam.
  • D benar: sebab-akibat langsung dari “tidak pergi pesta” adalah “tidak meminjam cincin”.

Soal 25

Awal konflik cerita tersebut adalah …

PilihanJawaban
Ainduk ayam dan burung elang hidup berdampingan
Binduk ayam mendapat undangan pesta pada malam itu
Cinduk ayam menghilangkan cincin yang indah milik elang
Dinduk ayam meminjam cincin milik elang dengan perjanjian
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: C

Analisis: Konflik muncul ketika cincin hilang—itulah pemicu kemarahan elang dan ancaman pada anak-anak ayam. Sebelum itu, cerita masih damai: hidup rukun, ada undangan, ada peminjaman dengan pesan hati-hati.

  • A adalah latar awal yang damai, bukan konflik.
  • B hanya peristiwa pengantar, belum menimbulkan pertentangan.
  • C benar: kehilangan cincin memulai pertentangan.
  • D masih tahap kesepakatan; ancaman memang ada, tetapi pertengkaran/ketegangan nyata terjadi setelah cincin hilang.

Soal 26

Amanat yang terkandung pada cerita tersebut adalah …

PilihanJawaban
Akita harus menjaga dan bertanggung jawab terhadap barang pinjaman
Bberlebihan saat melakukan pesta akan menimbulkan malapetaka
Ckita harus mengutamakan persahabatan di atas segala-galanya
Dkita harus berusaha untuk menghindari undangan yang diterima
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: A

Analisis: Titik masalah adalah Induk Ayam meminjam cincin berharga lalu lalai hingga cincin hilang. Pesan paling kuat dari rangkaian sebab-akibat ini adalah tanggung jawab menjaga barang pinjaman. Secara “prioritas nilai”, menjaga amanah \gt kesenangan pesta.

  • A benar: paling sesuai dengan inti masalah (barang pinjaman hilang).
  • B kurang tepat: pesta memang membuat lalai, tetapi amanat utama cerita menekankan amanah/pertanggungjawaban atas pinjaman.
  • C salah: cerita justru menunjukkan persahabatan rusak ketika amanah dilanggar.
  • D salah: bukan soal “menghindari undangan”, melainkan bersikap bijak dan bertanggung jawab.

Soal 27

Tema cerita tersebut adalah …

PilihanJawaban
Abudi pekerti
Bkegemaran
Ckegiatan
Dhiburan
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: A

Analisis: Cerita menonjolkan nilai moral: amanah, tanggung jawab, dan akibat dari kelalaian. Ini selaras dengan tema budi pekerti, bukan sekadar aktivitas pesta atau hiburan.

  • A benar: berisi pelajaran moral/akhlak.
  • B salah: tidak membahas kesukaan/hobi tokoh.
  • C terlalu umum: memang ada kegiatan (pesta, mencari cincin), tetapi inti cerita adalah nilai moralnya.
  • D salah: cerita bukan bertujuan utama menghibur, melainkan memberi pelajaran.

Soal 28

Nilai moral positif tokoh induk ayam dalam penggalan cerita itu adalah …

PilihanJawaban
Ajujur atas segala kesalahan yang dilakukannya
Bmenepati perjanjian yang sudah disepakati
Cberusaha keras menyenangkan sahabatnya
Dsuka menjalin persahabatan dengan burung
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: A

Analisis: Setelah panik dan mencari, Induk Ayam akhirnya “melapor kepada Burung Elang”. Ini menunjukkan ia mengakui keadaan cincin yang hilang (tidak menutup-nutupi). Di bagian akhir, ia juga terus berusaha mencari dan melindungi anaknya, tetapi nilai positif yang paling jelas tampak dari tindakan eksplisit adalah keberaniannya melapor/mengakui masalah.

  • A benar: ia melapor kepada pemilik cincin setelah menyadari cincin hilang.
  • B tidak tepat: perjanjian justru terlanggar karena cincin hilang.
  • C kurang tepat: yang ditekankan adalah mencari cincin dan menghadapi akibat, bukan “menyenangkan sahabat”.
  • D terlalu umum dan tidak menjadi fokus nilai moral cerita.