Soal 44
Perhatikan teks percakapan berikut!
Rosi : “Ira, kamu pernah dengar belum?”
Tiara : “Apa itu, Ros?”
Rosi : “Kata orang, energi fosil di bumi kita ini sudah hampir habis.”
Tiara : “Lantas, mau apa?”
Rosi : “...”
Tiara : “Ayo!”
Kalimat yang tepat untuk melengkapi percakapan tersebut adalah ....
- Mari kita perbarui energi fosil!
- Mari kita menambah energi fosil!
- Mari kita menghemat energi fosil!
- Mari kita cegah penggunaan energi fosil!
Lihat jawaban & analisis
Jawaban: C
Analisis: Masalah yang dibicarakan adalah “energi fosil ... sudah hampir habis”. Respons yang paling wajar adalah tindakan yang bisa dilakukan bersama dan masuk akal, yaitu menghemat energi fosil. Kalimat ini juga cocok ditutup dengan ajakan “Ayo!”
- A. Tidak tepat: “memperbarui energi fosil” tidak lazim dan tidak jelas maksudnya.
- B. Tidak tepat: “menambah energi fosil” tidak realistis karena energi fosil justru terbatas.
- C. Tepat: hemat energi fosil adalah langkah masuk akal ketika persediaan hampir habis.
- D. Kurang tepat: “cegah penggunaan” terlalu mutlak (0 pemakaian), sedangkan percakapan hanya menekankan solusi yang realistis. Menghemat lebih logis (\(\text{hemat} \gt \text{melarang total}\)).
Soal 45
Perhatikan gambar berikut!
(Gambar tidak digambar ulang. Gunakan gambar pada soal.)
Kalimat yang sesuai untuk mendeskripsikan gambar tersebut adalah ....
- Ada pohon pisang, batangnya lunak, dan tidak bercabang.
- Ada pohon pisang, buahnya bertandan, dan memiliki tunas.
- Ada pohon pisang, batangnya berpelepah, dan berbuah manis.
- Ada pohon pisang, buahnya kuning, dan berkembang biak dengan tunas.
Lihat jawaban & analisis
Jawaban: B
Analisis: Gambar menunjukkan tanaman pisang yang tampak memiliki buah bertandan dan tampak pula tunas/anakan di sekitar rumpun. Ini paling sesuai dengan opsi B.
- A. Benar secara umum (pisang tidak bercabang), tetapi kurang spesifik terhadap ciri yang tampak jelas pada gambar (tandan dan tunas).
- B. Tepat: menyebut dua ciri yang mudah dikenali pada gambar, yaitu bertandan dan tunas.
- C. “Berbuah manis” tidak bisa dipastikan hanya dari gambar, sehingga deskripsinya kurang tepat.
- D. “Buahnya kuning” tidak selalu tampak (bisa masih hijau). Jadi klaim ini berisiko tidak sesuai. Karena itu, B lebih kuat (\(\text{sesuai bukti gambar} \gt \text{asumsi warna buah}\)).
Soal 46
Ketika pelajaran olahraga, Tono jatuh dan lututnya berdarah saat memraktikkan loncat tinggi. Nita mencari daun obat merah di area apotek hidup.
Kesalahan penggunaan ejaan pada paragraf tersebut adalah ....
- olahraga
- memraktikkan
- apotek hidup
- loncat tinggi
Lihat jawaban & analisis
Jawaban: B
Analisis: Bentuk baku kata kerja dari “praktik” adalah mempraktikkan, bukan memraktikkan. Jadi kesalahan ejaan ada pada kata tersebut.
- A. “olahraga” sudah tepat.
- B. Tepat: seharusnya mempraktikkan.
- C. “apotek hidup” lazim dipakai sebagai frasa (kebun tanaman obat).
- D. “loncat tinggi” masih dapat diterima dalam konteks SD (meski sering juga ditulis “lompat tinggi”). Kesalahan yang paling jelas tetap pada B (\(\text{jelas salah} \gt \text{variasi pemakaian}\)).
Soal 47
“Hai, bisa kan kamu berlari cepat!”, kata Hanif.
Kesalahan penggunaan tanda baca pada kalimat tersebut adalah ....
- tanda petik (")
- tanda koma (,)
- tanda seru (!)
- tanda titik (.)
Lihat jawaban & analisis
Jawaban: B
Analisis: Tanda koma setelah tanda seru di akhir kalimat langsung tidak diperlukan. Bentuk yang lebih tepat: “Hai, bisa kan kamu berlari cepat!” kata Hanif. (tanpa koma setelah tanda seru).
- A. Tanda petik sudah tepat untuk mengapit kalimat langsung.
- B. Benar: koma setelah “!” tidak tepat dalam susunan ini.
- C. Tanda seru tepat karena menunjukkan seruan/semangat.
- D. Tanda titik di akhir kalimat juga tepat sebagai penutup kalimat tidak langsung setelah keterangan pembicara.
Soal 48
Sudah satu minggu anak-anak berlibur di desa.
Penulisan ejaan yang benar pada kalimat tersebut adalah ....
- Sudah satu minggu anak-anak berlibur di desa.
- Sudah satu minggu, anak-anak berlibur di desa.
- Sudah satu minggu, anak-anak berlibur di Desa.
- Sudah satu minggu, anak-anak berlibur di Desa.
Lihat jawaban & analisis
Jawaban: B
Analisis: “Sudah satu minggu” adalah keterangan di awal kalimat, sehingga lazim dipisahkan dengan koma. Kata “desa” tidak perlu huruf kapital karena bukan nama diri.
- A. Kurang tepat: tidak memberi koma setelah keterangan awal.
- B. Tepat: koma setelah “Sudah satu minggu,” dan “desa” huruf kecil.
- C. Salah: “Desa” tidak perlu kapital (bukan nama tempat khusus).
- D. Salah: alasan sama dengan C, dan opsi ini juga tidak lebih tepat daripada B. Huruf kapital hanya dipakai untuk nama diri, jadi \( \text{desa} \lt \text{Nama Desa X} \).
Soal 49
Ibu membeli sayuran (...) bayam (...) cabai (...) dan tomat (...)
Penulisan tanda baca yang tepat pada kalimat tersebut adalah ....
- (:);(-);(,);(.)
- (:);(,);(,);(.)
- (:);(,);(,);(-)
- (:);(,);(;);(.)
Lihat jawaban & analisis
Jawaban: B
Analisis: Setelah kata sayuran seharusnya ada tanda titik dua untuk memperkenalkan daftar. Antara unsur daftar dipisahkan koma, lalu sebelum “dan” tetap ada koma (karena daftar lebih dari dua unsur), dan kalimat ditutup titik.
Kalimat yang benar: Ibu membeli sayuran: bayam, cabai, dan tomat.
- B sesuai pola daftar: : lalu , dan , lalu .
- Opsi lain memakai tanda yang tidak sesuai (misalnya bukan koma atau bukan titik penutup).
Catatan: tanda “:” berfungsi sebagai pengantar rincian, sehingga penggunaannya lebih tepat daripada tanda lain (\( : \gt - \)).
Soal 50
Ibu berkata Kerjakan dulu semua tugasmu Nak
Tanda baca yang tepat untuk kalimat tersebut adalah ....
- Ibu berkata, "Kerjakan dulu semua tugasmu, Nak."
- Ibu berkata: "Kerjakan dulu semua tugasmu, Nak!"
- Ibu berkata "Kerjakan dulu semua tugasmu, Nak!"
- Ibu berkata, "Kerjakan dulu semua tugasmu, Nak!"
Lihat jawaban & analisis
Jawaban: D
Analisis: Kalimat langsung harus diapit tanda petik. Setelah “Ibu berkata” sebagai pengantar, digunakan koma. Kata sapaan “Nak” dipisahkan dengan koma. Karena isinya perintah (imperatif), tanda seru paling tepat dan diletakkan di dalam tanda petik.
- A. Hampir benar, tetapi tanda titik kurang kuat untuk kalimat perintah.
- B. Salah pada penggunaan “:” setelah kata kerja ujaran; yang tepat koma.
- C. Kurang tepat karena tidak memakai koma setelah “Ibu berkata”.
- D. Paling tepat: lengkap dan sesuai kaidah tanda baca.
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 9
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 10