Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.
  • Soal 46. Cermati naskah drama berikut!

    Setting saat musim hujan di rumah yang bocor
    (1) Ali : Kita tidur di mana, Mak?
    (2) Emak : Kita tidur bertiga di kamar simbok. (pergi menuju kamar tamu)
    (3) Ali : Mak, apa tiap musim hujan rumah kita bocor seperti ini terus?
    (4) Emak : (Menatap atap rumah) Maksudmu apa, Le!

    Petunjuk lakuan pada dialog nomor (2) yang benar adalah ....

    PilihanPetunjuk lakuan
    Apergi ke kamar tidur
    Bpergi ke kamar simbok
    Cpergi ke kamar mandi
    Dpergi ke kamar anak
    Analisis & Jawaban

    Pada dialog (2) Emak mengatakan akan tidur bertiga di kamar simbok. Maka petunjuk lakuan yang logis adalah menuju kamar simbok.

    Jawaban: B.

  • Soal 47. Bacalah kutipan naskah drama berikut!

    Mobil yang dinaiki Indra mulai berjalan lambat dan akhirnya berhenti di depan rumah neneknya. Sang nenek sedang menyapu.
    Indra : Nek! (keluar mobil dan berlari dan berteriak)
    Nenek : Hai cucuku! [...]
    Indra : Bapak dan Kak Ani ikut juga, Nek! (membenamkan kepala dalam pelukan hangat)
    Nenek : Ya, ya, dan teman-temanmu juga!

    Petunjuk lakuan yang tepat untuk melengkapi kutipan naskah drama tersebut adalah ....

    PilihanPetunjuk lakuan
    Amembuang sapu, berlari menuju mobil, bersalaman
    Bmeletakkan sapu, membentangkan tangan, dan memeluknya
    Cmemegang sapu, menoleh, memandang dengan senang
    Dmelemparkan sapu, mendekati mobil, memegang
    Analisis & Jawaban

    Nenek sedang menyapu dan menyambut cucunya dengan hangat. Lakuan yang wajar: meletakkan sapu, lalu membentangkan tangan dan memeluk.

    Jawaban: B.

  • Soal 48. Bacalah kutipan naskah drama berikut!

    Gelandangan : (masih ragu-ragu) Tapi aku tidak boleh menerima sesuatu dari orang lain yang belum aku kenal.
    Pemuda : [...] (1)
    Gelandangan : Kakakku.
    Pemuda : [...] (2)
    Gelandangan : Iya sudah dua hari ini aku belum makan nasi, terima kasih.

    Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang drama tersebut adalah ....

    PilihanDialog
    A (1) Mengapa begitu?
    (2) Kakakmu benar, mungkin agar kamu hati-hati.
    B (1) Ada yang melarangmu?
    (2) Tidak apa-apa, kamu lapar kan?
    C (1) Siapa yang melarangmu?
    (2) Kakakmu benar, agar kamu hati-hati. Tapi kamu lapar kan?
    D (1) Mengapa kamu dilarang?
    (2) Ambillah, tidak apa-apa, biar kamu nggak lapar.
    Analisis & Jawaban

    Setelah gelandangan menyebut “Kakakku”, respons yang tepat adalah mengakui nasihat kakak lalu menawarkan bantuan dengan empati karena ia lapar.

    Rangkaian paling padu terdapat pada opsi C.

    Jawaban: C.

  • Soal 49. Perhatikan kutipan puisi berikut!

    Di dalam suka di dalam duka
    Waktu bahagia waktu [...] (1)
    Masa tertawa masa [...] (2)
    Kami tetap mencintai-Mu.

    Kata yang tepat untuk melengkapi kutipan puisi tersebut agar memiliki kesamaan rima adalah ....

    PilihanKata
    A(1) gembira; (2) duka
    B(1) senang; (2) bahagia
    C(1) senang; (2) gembira
    D(1) menderita; (2) nestapa
    Analisis & Jawaban

    Rima akhir larik pertama dan kedua mengulang pasangan makna berlawanan (bahagia–duka). Pilihan yang menjaga rima dan makna kontras adalah (1) gembira dan (2) duka.

    Jawaban: A.

  • Soal 50. Bacalah kutipan puisi berikut!

    Tuhan telah menegurmu
    dengan menahan kesusahan
    lewat gempa bumi yang mengguncang
    [...]
    hujan dan badai yang melintang

    Larik bermajas untuk melengkapi puisi tersebut agar bermakna padu adalah ....

    PilihanLarik
    Aawan yang melintas cepat
    Bair yang mengalir deras
    Cangin yang meraung-raung
    Dapi yang berkobar-kobar
    Analisis & Jawaban

    Rangkaian bencana alam pada puisi: gempa, hujan, badai. Larik yang padu secara citraan dan majas adalah angin yang meraung-raung.

    Jawaban: C.