Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.
  • Soal 11

    Screenshot_16-1-2026_14241__20260116_142435.jpeg

    Pernyataan yang sesuai isi bagan tersebut adalah ...

    PilihanPernyataan
    AWakasek Ur. Kurikulum dan Wakasek Ur. Kesiswaan (Humas) saling berkoordinasi.
    BKepala sekolah hanya membawahi Tata Usaha, Wakasek Ur. Kurikulum dan Wakasek Ur. Kesiswaan.
    CDalam melaksanakan tugas, antardewan tidak perlu berkoordinasi.
    DDalam melaksanakan kegiatan, dewan guru berkoordinasi dengan Tata Usaha.
    Analisis & Jawaban

    Pada bagan terlihat adanya garis putus-putus (koordinasi) antara Wakasek Ur. Kurikulum dan Wakasek Ur. Kesiswaan (Humas). Artinya, keduanya saling berkoordinasi.

    Opsi B keliru karena memakai kata “hanya” (padahal bagan juga menampilkan unsur lain seperti dewan guru, wali kelas, dan sebagainya dalam struktur kerja sekolah).

    Opsi C jelas tidak sesuai dengan prinsip bagan yang justru menunjukkan adanya hubungan kerja/koordinasi.

    Opsi D tidak ditunjukkan secara tegas oleh garis koordinasi pada bagan.

    Jawaban: A.

  • Soal 12

    Bacalah kutipan cerpen berikut dengan saksama (untuk soal 12–14)!
    Malam itu tiba-tiba Subroto muncul. Di samping membutuhkan dana, dia juga ditugasi mencari tenaga-tenaga baru. Laskar Elang akhir-akhir ini kehilangan banyak sekali anggota. Aksi mereka yang berani bahkan kadang-kadang nekat memang sangat merepotkan pihak Jepang. Berkali-kali mereka berhasil menyusup ke daerah pertahanan lawan. Berkali-kali pula mereka berhasil membuat banyak kerusakan, meskipun tidak dapat disangkal bahwa setiap keberhasilan aksi selalu disertai hilangnya anggota terbaik mereka.

    Nama Laskar Elang selama ini menjadi buah bibir penduduk kawasan itu. Kalau ada gudang makanan milik Jepang kena rampok, orang segera yakin bahwa pelakunya adalah Laskar Elang. Kalau ada gudang mesiu tiba-tiba meledak, siapa lagi pelakunya kalau bukanlah Laskar Elang.

    “Aku ingin menjual beberapa perhiasan peninggalan ayah dan ibu untuk laskar,” begitu kata Subroto.

    Kartono yang terkejut juga gembira melihat kakaknya pulang. Kartono langsung mengangguk, menyetujui rencana kakak satu-satunya ini.

    Latar pada kutipan cerpen tersebut adalah ....

    PilihanJawaban
    Adi toko perhiasan pada pagi hari
    Bdi rumah pada malam hari
    Cdi medan perang pada senja hari
    Ddi gudang mesiu pada siang hari
    Analisis & Jawaban

    Latar waktu tampak jelas dari kalimat awal: “Malam itu ...” sehingga waktunya adalah malam hari.

    Latar tempat yang paling sesuai adalah rumah, karena ada situasi kakak pulang dan adik (Kartono) menyambut serta menyetujui rencana (“Kartono ... melihat kakaknya pulang”).

    Pilihan lain tidak cocok: tidak ada petunjuk suasana toko perhiasan, siang hari, atau senja hari; “gudang mesiu” hanya disebut sebagai peristiwa yang pernah terjadi, bukan tempat kejadian dialog saat ini.

    Jawaban: B.

  • Soal 13

    Bukti yang menunjukkan watak tokoh Subroto seorang dermawan adalah ....

    PilihanRujukan
    Aparagraf pertama kalimat ketiga
    Bparagraf pertama kalimat keempat
    Ckalimat pertama paragraf kedua
    Dkalimat pertama paragraf ketiga
    Analisis & Jawaban

    Watak dermawan berarti rela berkorban/menyumbang untuk kepentingan bersama.

    Bukti paling tegas ada pada kalimat: “Aku ingin menjual beberapa perhiasan peninggalan ayah dan ibu untuk laskar.”

    Kalimat tersebut terletak pada paragraf ketiga, kalimat pertama (bagian dialog Subroto).

    Jawaban: D.

  • Soal 14

    Cara pengarang menggambarkan watak tokoh Subroto pemberani dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....

    PilihanJawaban
    Atindakan tokoh
    Bdialog antartokoh
    Cdiceritakan tokoh lain
    Ddiceritakan pengarang
    Analisis & Jawaban

    Dalam kutipan, keberanian Laskar Elang (yang terkait dengan Subroto) tampak melalui uraian tindakan: menyusup ke daerah pertahanan lawan, membuat kerusakan, dan aksi yang berani bahkan nekat.

    Jadi, watak pemberani digambarkan terutama melalui tindakan/perbuatan tokoh (dan kelompoknya), bukan sekadar pujian tokoh lain atau dialog.

    Jawaban: A.

  • Soal 15

    Bacalah kutipan cerpen berikut!

    “Ah, kan cuma sehari! Papamu tentu tidak akan keberatan,” kata Linda.
    “Sehari juga tetap tidak akan diizinkan,” kata Vera.
    “Aku jadi ragu, nih,” kata Mita.
    “Papamu benar punya telepon genggam? Jangan-jangan itu hanya karanganmu saja.”

    “Tentu saja Papa punya! Memangnya aku pembohong?” kata Vera melotot.
    “Yah, siapa tahu. Kita kan belum melihat buktinya. Betul, kan teman-teman?” Mita memandang yang lainnya. Dikerdipkannya sebelah matanya.

    “He-eh,” angguk Eko. “Jangan cuma omong saja. Buktinya mana?” Dipanas-panasi begitu, Vera menjadi tersinggung juga.

    “Baik, baik. Akan aku buktikan. Lihat saja nanti!” katanya.
    “Begitu dong!” senyum Mia. Dia senang sekali siasatnya berhasil.

    Amanat cerita anak tersebut adalah ...

    PilihanAmanat
    AJangan berani meminjam milik orang tua!
    BJangan mudah terpancing siasat orang lain!
    CPerlu mempengaruhi teman yang sombong!
    DKekayaan harus ditunjukkan kepada orang lain!
    Analisis & Jawaban

    Di akhir kutipan tertulis jelas: “Dia senang sekali siasatnya berhasil.” Artinya, Vera terpancing oleh provokasi teman-temannya (“Buktinya mana?”, “Jangan cuma omong”).

    Amanat yang paling tepat: jangan mudah terpancing oleh siasat/provokasi orang lain agar tidak bertindak gegabah hanya demi pembuktian.

    Jawaban: B.