Latihan Soal (1–7)
1)
Hasil dari \( -25 \times (8 - (-9)) : (2 - 7) \) adalah ....
- \(-5\)
- \(-3\)
- \(2\)
- \(5\)
Jawaban & Analisis
Hasil hitungnya:
- \(8 - (-9) = 8 + 9 = 17\)
- \(-25 \times 17 = -425\)
- \(2 - 7 = -5\)
- \(-425 : (-5) = 85\)
Kesimpulan: Nilai ekspresi adalah \(85\). Namun angka \(85\) tidak ada pada pilihan A–D, sehingga opsi yang tersedia tidak memuat jawaban yang benar.
Cek opsi:
- A \(-5\): terlalu kecil, bukan hasil operasi pembagian \(-425 : -5\).
- B \(-3\): tidak sesuai hasil akhir.
- C \(2\): tidak sesuai hasil akhir.
- D \(5\): tidak sesuai hasil akhir.
2)
Suhu di dalam kulkas sebelum dihidupkan \(25^\circ\text{C}\). Setelah dihidupkan selama 4 jam suhunya menjadi \(-9^\circ\text{C}\). Perbedaan suhu dalam kulkas sebelum dan sesudah dihidupkan adalah ....
- \(-31^\circ\text{C}\)
- \(-16^\circ\text{C}\)
- \(16^\circ\text{C}\)
- \(34^\circ\text{C}\)
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Perbedaan suhu (selisih) dari \(25^\circ\text{C}\) ke \(-9^\circ\text{C}\) adalah:
\(25 - (-9) = 25 + 9 = 34^\circ\text{C}\)
Cek opsi:
- A \(-31^\circ\text{C}\): salah tanda dan salah nilai.
- B \(-16^\circ\text{C}\): itu muncul jika salah hitung \( -9 - 7 \) atau semacamnya, bukan selisih yang benar.
- C \(16^\circ\text{C}\): salah, selisihnya bukan 16.
- D \(34^\circ\text{C}\): benar, karena selisih \(25\) dan \(-9\) adalah 34.
3)
Operasi “\(\Delta\)” berarti kalikan bilangan pertama dengan bilangan kedua, kemudian tambahkan hasilnya dengan bilangan kedua. Hasil dari \(-5 \Delta 4\) adalah ....
- \(11\)
- \(-16\)
- \(-40\)
- \(-80\)
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Definisi operasi: \(a \Delta b = (a \times b) + b\).
\(-5 \Delta 4 = (-5 \times 4) + 4 = -20 + 4 = -16\).
Cek opsi:
- A \(11\): tidak mungkin karena hasil perkalian \(-5 \times 4\) sudah negatif besar.
- B \(-16\): sesuai definisi operasi.
- C \(-40\): itu hanya \(-5 \times 8\) atau salah menambah/mengalikan.
- D \(-80\): terlalu jauh, seperti mengalikan lagi tanpa aturan.
4)
Dalam kompetisi matematika, setiap jawaban benar diberi skor \(4\), salah \(-2\) dan tidak dijawab \(-1\). Dari 50 soal yang diberikan, Budi menjawab benar 39 dan salah 4. Skor yang diperoleh Budi adalah ....
- \(127\)
- \(130\)
- \(141\)
- \(161\)
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Jumlah tidak dijawab: \(50 - (39 + 4) = 7\).
Skor total:
- Benar: \(39 \times 4 = 156\)
- Salah: \(4 \times (-2) = -8\)
- Kosong: \(7 \times (-1) = -7\)
Total \(= 156 - 8 - 7 = 141\).
Cek opsi:
- A \(127\): terlalu kecil, biasanya muncul jika salah menghitung jumlah kosong/penalti.
- B \(130\): bukan hasil kombinasi skor yang sesuai data.
- C \(141\): benar sesuai perhitungan.
- D \(161\): terlalu besar (bahkan melebihi skor jika penalti diabaikan).
5)
Hasil dari \(5 + [(-2) \times 4]\) adalah ....
- \(-13\)
- \(-3\)
- \(3\)
- \(13\)
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Dahulukan perkalian:
\((-2) \times 4 = -8\), lalu \(5 + (-8) = -3\).
Cek opsi:
- A \(-13\): seolah \(5 - 18\), bukan hasil dari \(-8\).
- B \(-3\): benar.
- C \(3\): terjadi jika salah tanda \(-8\) dianggap \(+8\).
- D \(13\): salah, seperti menjumlahkan 5 dan 8 tanpa tanda.
6)
Hasil dari \((-20) + 8 \times 5 - 18 : (-3)\) adalah ....
- \(-26\)
- \(-14\)
- \(14\)
- \(26\)
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Kerjakan sesuai urutan operasi:
- \(8 \times 5 = 40\)
- \(18 : (-3) = -6\)
Substitusi:
\((-20) + 40 - (-6) = -20 + 40 + 6 = 26\).
Cek opsi:
- A \(-26\): salah tanda pada pembagian atau salah menggabungkan operasi.
- B \(-14\): biasanya muncul jika \( -20 + 40 - 34 \) (keliru) atau salah baca \(-6\).
- C \(14\): sering terjadi jika \(-(-6)\) dianggap \(-6\).
- D \(26\): benar.
7)
Hasil dari \((16 : 2) + (-5 \times 2) - (-3)\) adalah ....
- \(-5\)
- \(1\)
- \(15\)
- \(24\)
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Urutan operasi:
- \(16 : 2 = 8\)
- \((-5) \times 2 = -10\)
Gabungkan:
\(8 + (-10) - (-3) = -2 + 3 = 1\).
Cek opsi:
- A \(-5\): terlalu kecil, biasanya jika \(-(-3)\) keliru dihitung.
- B \(1\): benar.
- C \(15\): seolah menjumlahkan nilai absolut tanpa tanda.
- D \(24\): tidak sesuai struktur operasi.
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.