Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 26

Bacalah teks berikut!

(1) Hari Kemerdekaan ke-\(70\) RI diperingati di pelosok-pelosok Nusantara.
(2) Berbagai kegiatan diadakan, seperti panjat pinang.
(3) Mereka menganggap kegiatan tersebut menumbuhkan sikap cinta tanah air.
(4) Namun, ada yang menganggap bahwa kegiatan itu boros karena menghabiskan banyak uang.

Kalimat yang menyatakan mendukung persoalan terdapat pada nomor ….

  1. (1)
  2. (2)
  3. (3)
  4. (4)
Jawaban

C

Analisis

“Persoalan” pada teks muncul karena ada dua pandangan: satu pihak mendukung, pihak lain menolak (ditandai kata “Namun” pada kalimat (4)). Kalimat yang mendukung persoalan adalah kalimat yang berisi alasan positif bahwa kegiatan itu bermanfaat.

(1) hanya menyatakan fakta peristiwa (diperingati di pelosok Nusantara), bukan dukungan/penolakan.

(2)hanya memberi contoh kegiatan, belum menunjukkan sikap mendukung.

(3)menyatakan dukungan: kegiatan dianggap menumbuhkan cinta tanah air (alasan positif).

(4)menyatakan penolakan: kegiatan dianggap boros karena menghabiskan banyak uang.


Soal 27

Bacalah kalimat berikut!

Banyak buku-buku di perpustakaan itu yang belum dibaca.

Penggunaan kata banyak pada kalimat tersebut salah karena ….

  1. kata ulang buku-buku bermakna banyak
  2. kalimat tidak dapat didahului oleh kata bilangan
  3. kata banyak tidak menunjukkan jumlah yang pasti
  4. kata banyak tidak dapat diletakkan di awal kalimat
Jawaban

A

Analisis

Kesalahan terletak pada pemakaian ganda penanda jamak: banyak sudah menyatakan jumlah jamak, sedangkan buku-buku (bentuk ulang) juga menyatakan jamak. Akibatnya terjadi pemborosan kata.

A benar: pengulangan buku-buku sudah bermakna jamak, sehingga banyak menjadi tidak efektif.

B salah: kalimat boleh diawali kata bilangan/kuantitas (mis. “Tiga siswa datang …”).

C salah: ketidakpastian jumlah bukan alasan salah; yang salah adalah pemborosan karena dobel jamak.

D salah: kata banyak bisa diletakkan di awal kalimat (mis. “Banyak siswa hadir.”).


Soal 28

Bacalah teks berikut!

Tiara : “Pak, kata Pak guru, sastra termasuk karya seni. Adakah persamaannya dengan lukisan?”
Pak Hasan : “Betul kata gurumu karena keduanya memiliki nilai keindahan.”

Pernyataan yang sesuai dengan teks tersebut adalah ….

  1. Karya sastra dan lukisan keduanya memiliki nilai keindahan.
  2. Persamaan karya sastra dan lukisan adalah karya seni.
  3. Keindahan karya sastra terlihat pada tulisan.
  4. Keindahan lukisan terletak pada rupanya.
Jawaban

A

Analisis

Pak Hasan menjawab persamaan sastra dan lukisan dengan alasan “keduanya memiliki nilai keindahan.” Pernyataan yang paling tepat harus sama dengan isi jawaban tersebut.

A benar: sama persis dengan makna jawaban Pak Hasan.

B kurang tepat: teks menegaskan sastra termasuk karya seni, tetapi persamaan yang ditanyakan lalu dijawab adalah pada “nilai keindahan”, bukan label “karya seni”.

C salah: tidak disebutkan dalam teks.

D salah: tidak disebutkan dalam teks.


Soal 29

Bacalah kalimat berikut!

Ibu Nola Margaretha Direktur Utama PT Grafika meminta sekretarisnya untuk membeli \(500\) paket alat tulis.

Penggunaan tanda baca yang tepat pada kalimat tersebut adalah ….

  1. mencantumkan tanda hubung (-) setelah kata Margaretha dan alat
  2. mencantumkan tanda titik dua (:) setelah kata Grafika dan membeli
  3. mencantumkan tanda koma (,) setelah kata Margaretha dan Grafika
  4. mencantumkan tanda titik koma (;) setelah kata utama dan sekretarisnya
Jawaban

C

Analisis

Nama orang diikuti keterangan jabatan/penjelas yang panjang perlu dipisahkan dengan koma agar jelas. Pada kalimat ini, setelah “Ibu Nola Margaretha” perlu koma sebelum rangkaian jabatan, dan setelah “PT Grafika” juga perlu koma karena keterangan jabatan/instansi selesai, lalu masuk predikat “meminta …”.

Kalimat efektifnya menjadi:

Ibu Nola Margaretha, Direktur Utama PT Grafika, meminta sekretarisnya untuk membeli \(500\) paket alat tulis.

A salah: tanda hubung tidak digunakan untuk memisahkan nama dan jabatan, juga tidak tepat pada “alat tulis”.

B salah: tanda titik dua dipakai untuk perincian/penjelasan setelah pernyataan, bukan pada posisi itu.

C benar: koma dipakai untuk menyisipkan keterangan jabatan/aposisi.

D salah: titik koma untuk memisahkan unsur setara yang kompleks, bukan untuk struktur kalimat ini.


Soal 30

Bacalah kalimat berikut!

(1) Sesampainya di lokasi, penghuni Panti Asuhan gembira menyambut kami.
(2) Tepat pukul \(07.00\) kami berangkat dengan bus.
(3) Minggu, \(30\) September \(2012\), kami berkunjung ke Panti Asuhan.
(4) Setelah \(60\) menit kami dalam perjalanan lalu tibalah di lokasi.
(5) Semua siswa yang ikut, berkumpul di sekolah pukul \(06.00\).
(6) Setelah pukul \(06.30\), peserta diberi pengarahan oleh ketua panitia.

Susunan kalimat laporan tersebut yang tepat adalah ….

  1. (3), (1), (4), (5), (6), (2)
  2. (3), (5), (6), (2), (4), (1)
  3. (5), (6), (3), (2), (4), (1)
  4. (5), (2), (4), (6), (1), (3)
Jawaban

B

Analisis

Urutan laporan perjalanan harus runtut waktu: dimulai dari pernyataan kegiatan (hari/tanggal), lalu persiapan, berangkat, perjalanan, sampai tiba dan kejadian di lokasi.

Urutan yang paling padu:

  • (3) menyatakan waktu dan kegiatan utama: Minggu \(30\) September \(2012\) berkunjung ke Panti Asuhan.
  • (5) sebelum berangkat, peserta berkumpul pukul \(06.00\).
  • (6) setelah \(06.30\), diberi pengarahan.
  • (2) pukul \(07.00\) berangkat dengan bus.
  • (4) setelah \(60\) menit perjalanan, tiba di lokasi.
  • (1) setiba di lokasi, disambut gembira.

A salah: (5) dan (6) (kegiatan sebelum berangkat) justru diletakkan setelah (4).

B benar: runtut dan logis dari pengantar sampai kejadian di lokasi.

C kurang tepat: (3) seharusnya menjadi pembuka sebelum rincian jam \(06.00\), \(06.30\), \(07.00\) agar konteks laporan jelas sejak awal.

D salah: urutan waktu kacau; (6) (pengarahan \(06.30\)) diletakkan setelah berangkat dan perjalanan.