12 Daftar Makanan Khas Jambi yang Wajib Kamu Coba
Dirangkum dari e-book Kuliner Khas Jambi, Sedap Nian Oi yang diterbitkan oleh Kemendikbud pada tahun 2018, Provinsi Jambi dikenal memiliki kekayaan kuliner tradisional dengan cita rasa kuat, bumbu rempah melimpah, dan teknik pengolahan khas warisan budaya Melayu.
Jika kamu sedang berkunjung ke Jambi atau ingin mengenal lebih dekat kuliner Nusantara, berikut adalah 12 makanan khas Jambi yang paling populer dan layak dicicipi.
1. Tempoyak
Tempoyak merupakan makanan paling ikonik dari Jambi. Hidangan ini terbuat dari durian yang difermentasi selama sekitar 5–7 hari hingga menghasilkan aroma tajam dan rasa asam khas. Tempoyak biasa dijadikan lauk pendamping nasi atau bahan utama sambal dan gulai.
Nama tempoyak berasal dari kata poyak yang berarti mencabik daging durian. Selain di Jambi, tempoyak juga dikenal di Palembang, Lampung, dan Kalimantan, terutama saat musim durian.
2. Brengkes
Brengkes adalah olahan tempoyak khas Jambi yang dimasak dengan ikan patin dan bumbu rempah lengkap. Hidangan ini biasanya disajikan dalam acara penting seperti pernikahan atau hari besar adat.
Ikan dan tempoyak dibumbui, lalu dibungkus daun pisang dan dikukus, mirip dengan pepes. Selain ikan patin, variasi brengkes juga menggunakan ikan baung, lais, atau ikan air tawar lainnya.
3. Daging Masak Hitam
Daging masak hitam merupakan hidangan berkuah kental berwarna gelap dengan cita rasa manis dan gurih. Masakan ini menggunakan rempah seperti jintan, ketumbar, adas manis, kayu manis, dan santan, sehingga aromanya sangat kuat dan menggugah selera.
4. Gulai Tepek Ikan
Gulai tepek ikan adalah makanan khas Jambi berbahan dasar ikan gabus atau tenggiri yang dipipihkan dan dicampur tepung, mirip pempek. Sajian ini disiram kuah gulai dengan potongan nanas yang memberi rasa asam segar.
Dahulu, gulai tepek ikan hanya disajikan dalam acara adat, namun kini mudah ditemukan di rumah makan Jambi.
5. Rendang Cempedak
Rendang cempedak berasal dari Kabupaten Kerinci dan menggunakan buah cempedak sebagai bahan utama. Teksturnya mirip nangka sehingga cocok dimasak dengan bumbu rendang khas.
Keunikan rendang ini terletak pada proses memasaknya yang menggunakan kayu manis sebagai bahan bakar tungku, menghasilkan aroma khas. Meski lezat, makanan ini sebaiknya dikonsumsi secukupnya bagi penderita asam lambung.
6. Gulai Terjun
Gulai terjun memiliki kuah lebih encer dibanding gulai pada umumnya. Bahan utamanya bisa berupa daging sapi, kambing, atau kerbau. Hidangan ini sering disajikan dalam acara adat seperti pernikahan dan sunatan.
7. Kue Gandus
Kue gandus adalah kue tradisional khas Jambi yang terbuat dari campuran tepung beras dan sagu. Teksturnya lembut dengan rasa gurih dari bawang putih dan cabai.
Biasanya kue ini diberi topping ebi sangrai, abon ikan, atau daging cincang.
8. Kue Muso
Kue muso merupakan kudapan khas Jambi yang banyak dijumpai saat bulan Ramadan. Terbuat dari tepung beras, cokelat bubuk, dan srikaya pandan, kue ini memiliki rasa manis dan tekstur lembut.
9. Kue Putri Kandis
Kue putri kandis sering hadir dalam acara adat Jambi, khususnya prosesi belanjo. Kue ini berlapis-lapis dengan warna menarik dan rasa manis dari campuran gula dan telur.
10. Kue Padamaran
Kue padamaran terbuat dari tepung beras dan santan dengan warna hijau dari air suji. Bagian atas dan bawahnya diberi kinca gula merah yang menghasilkan rasa manis dan aroma khas.
11. Nasi Gemuk
Nasi gemuk adalah menu sarapan favorit masyarakat Jambi. Sekilas mirip nasi uduk, namun memiliki ciri khas sendiri. Nasi ini dimasak dengan santan dan rempah, lalu disajikan dengan telur, sambal, dan kerupuk.
12. Mie Celor
Mie celor merupakan hidangan mie berkuah santan yang disajikan dengan tauge, telur, daun sop, dan irisan daging. Kuahnya yang hangat dan gurih membuat mie celor cocok disantap kapan saja.