Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 21

1. Adik menulis surat.
2. Kakak membaca buku.

Kedua kalimat tersebut jika disusun menjadi kalimat majemuk adalah ....

  1. Adik menulis surat maka kakak membaca buku.
  2. Adik menulis surat karena kakak membaca buku.
  3. Adik menulis surat sehingga kakak membaca buku.
  4. Adik menulis surat sedangkan kakak membaca buku.
Jawaban & Analisis

Kunci: D

Inti soal: Dua kalimatnya berdiri sendiri dan tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat atau akibat. Maka penggabungan yang paling tepat adalah hubungan pertentangan/perbandingan kegiatan (dua tindakan berbeda dilakukan oleh dua orang berbeda).

Kenapa D benar: Kata hubung sedangkan dipakai untuk menggabungkan dua peristiwa yang terjadi bersamaan/berbeda pelaku dan menunjukkan perbandingan: adik melakukan A, sedangkan kakak melakukan B.

Analisis opsi lain:

  • A tidak tepat: maka menunjukkan akibat/konsekuensi. Tidak ada bukti bahwa kakak membaca buku sebagai akibat adik menulis surat.
  • B tidak tepat: karena menyatakan sebab. Tidak logis “adik menulis surat karena kakak membaca buku”.
  • C tidak tepat: sehingga menyatakan akibat. Tidak ada hubungan sebab-akibat pada dua kalimat itu.

Catatan logika: Karena tidak ada relasi kausal, pilihan dengan relasi kausal harus ditolak. Relasi “sedangkan” paling netral dan benar.


Soal 22

Penggunaan tanda baca pada kalimat tersebut yang benar terlihat pada ....

  1. Wah, bagus sekali lukisan itu!
  2. Wah, bagus sekali lukisan itu?
  3. Wah bagus sekali, lukisan itu!
  4. Wah bagus sekali itu!
Jawaban & Analisis

Kunci: A

Logika tanda baca: Kalimat ini adalah kalimat seru (ekspresi kagum). Maka akhir kalimat memakai tanda seru \(\gt\) tanda tanya. Selain itu, kata seru “Wah” dipisahkan dengan koma dari kalimat inti.

Kenapa A benar: A menuliskan koma setelah “Wah,” lalu kalimat diakhiri tanda seru “!” sehingga tepat sebagai kalimat seru.

Analisis opsi lain:

  • B salah: memakai tanda tanya “?” padahal bukan pertanyaan.
  • C salah: koma diletakkan setelah “sekali” sehingga memecah unsur yang tidak perlu dipisah; “Wah” seharusnya diikuti koma, bukan tanpa koma.
  • D salah: menghilangkan kata “lukisan” sehingga struktur kalimat berubah dan tidak sesuai.

Soal 23

Soal itu harus dikerjakan secara teliti.

Sinonim kata teliti pada kalimat tersebut adalah ....

  1. cermat
  2. ceroboh
  3. cepat
  4. ringkas
Jawaban & Analisis

Kunci: A

Makna kata: Teliti berarti hati-hati, saksama, tidak sembarangan. Sinonim yang paling dekat adalah cermat.

Analisis opsi:

  • A benar: cermat = teliti (makna berdekatan).
  • B salah: ceroboh adalah antonim teliti.
  • C salah: cepat tidak sama dengan teliti; teliti bisa butuh waktu.
  • D salah: ringkas berarti singkat, bukan teliti.

Soal 24

Hingga kini banyak masyarakat Indonesia yang mengalami kekurangan gizi.

Antonim kata banyak pada kalimat tersebut adalah ....

  1. sedikit
  2. kecil
  3. rendah
  4. sempit
Jawaban & Analisis

Kunci: A

Makna kata: Banyak menunjukkan jumlah yang besar. Antonimnya adalah sedikit (jumlah kecil).

Analisis opsi:

  • A benar: sedikit adalah lawan kata banyak.
  • B salah konteks: kecil biasanya untuk ukuran, bukan jumlah orang.
  • C salah konteks: rendah untuk tingkat/kadar, bukan jumlah.
  • D salah konteks: sempit untuk ruang, bukan jumlah.

Soal 25

Pengendara sepeda motor wajib ... helm untuk melindungi kepalanya jika terjadi kecelakaan.

Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ....

  1. membawa
  2. mengenakan
  3. menyediakan
  4. menyiapkan
Jawaban & Analisis

Kunci: B

Logika kalimat: Helm berfungsi melindungi kepala jika dipakai. Maka kata kerja yang tepat adalah “mengenakan” (memakai di tubuh/kepala), bukan sekadar membawa atau menyiapkan.

Kenapa B benar: “Pengendara sepeda motor wajib mengenakan helm” adalah bentuk baku dan maknanya tepat: helm dipakai agar melindungi kepala.

Analisis opsi lain:

  • A kurang tepat: membawa helm belum tentu dipakai, sehingga tidak menjamin melindungi.
  • C kurang tepat: menyediakan helm artinya menyiapkan untuk ada, bukan memakainya.
  • D kurang tepat: menyiapkan helm juga belum berarti dipakai.