Soal 31
Perhatikan!
(1) Tekan nomor telepon yang dituju.
(2) Jika sudah terhubung, mulailah berbicara.
(3) Tunggu nomor yang dituju terhubung.
(4) Angkat gagang pesawat telepon.
Urutan pemakaian pesawat telepon di atas yang benar adalah ....
- (4) – (1) – (3) – (2)
- (4) – (2) – (3) – (1)
- (4) – (1) – (2) – (3)
- (1) – (2) – (3) – (4)
Jawaban & Analisis
Kunci: A
Logika urutan langkah: Pemakaian telepon mengikuti urutan sebab-akibat yang paling alami: \(\text{angkat gagang} \rightarrow \text{tekan nomor} \rightarrow \text{tunggu tersambung} \rightarrow \text{berbicara}\).
Kenapa A benar: A memuat tepat urutan tersebut: (4) angkat gagang, (1) tekan nomor, (3) tunggu terhubung, (2) jika sudah terhubung mulai bicara. Ini urutan yang paling sistematis dan tidak ada langkah yang melompat.
Analisis opsi lain:
- B salah: menempatkan “mulailah berbicara” (2) sebelum “tekan nomor” (1). Tidak mungkin berbicara sebelum menghubungi.
- C salah: menaruh “berbicara” (2) sebelum “tunggu terhubung” (3), padahal berbicara terjadi setelah tersambung. Jadi (2) harus setelah (3), bukan \(\lt\).
- D salah: memulai dengan menekan nomor (1) sebelum mengangkat gagang (4), urutannya terbalik.
Soal 32
Perhatikan!
SD Negeri Budi Mulia akan mengadakan kegiatan kebersihan lingkungan sekolah. Kegiatan direncanakan pada hari Jumat, 12 Maret 2010. Semua siswa diharapkan membawa peralatan kebersihan.
Kalimat yang tepat untuk mengawali pengumuman berdasarkan informasi di atas adalah ....
- Diumumkan kepada seluruh siswa untuk datang ke sekolah pada hari Jumat, 12 Maret 2010.
- Diberitahukan kepada seluruh siswa untuk datang ke SD mengerjakan alat kebersihan.
- Dimohon kepada seluruh siswa agar merencanakan kegiatan kebersihan.
- Diharapkan kepada seluruh siswa untuk membawa peralatan kebersihan.
Jawaban & Analisis
Kunci: A
Inti informasi: Ada kegiatan kebersihan sekolah, waktunya Jumat 12 Maret 2010, dan siswa diminta membawa peralatan kebersihan.
Kenapa A benar: Kalimat pembuka pengumuman yang baik biasanya memuat informasi penting awal: adanya pemberitahuan resmi + sasaran (seluruh siswa) + waktu. A sudah memuat “diumumkan” dan tanggal kegiatan, sehingga cocok sebagai kalimat pembuka.
Analisis opsi lain:
- B tidak efektif dan salah struktur: frasa “mengerjakan alat kebersihan” tidak tepat (alat dibawa, bukan dikerjakan).
- C kurang tepat: “merencanakan kegiatan” bukan inti isi pengumuman; yang direncanakan oleh sekolah, bukan diminta siswa merencanakan.
- D kurang tepat sebagai pembuka: ini lebih cocok sebagai isi/penutup pengumuman (permintaan membawa alat), bukan kalimat pengantar.
Soal 33
Pengumuman
Diberitahukan kepada semua siswa kelas VI SDN Tunasbangsa, agar melaksanakan kerja bakti pada hari Sabtu, tanggal 12 Juni 2010. Diharapkan semua para siswa membawa alat-alat kebersihan.
Agar efektif kalimat berikut bersifat harus diubah menjadi ....
- Diharapkan semua siswa membawa alat-alat kebersihan.
- Diharapkan semua siswa membawa alat kebersihan.
- Dimohon para siswa-siswa membawa alat-alat kebersihan.
- Diharapkan semua siswa-siswa membawa alat kebersihan.
Jawaban & Analisis
Kunci: B
Prinsip kalimat efektif: Hindari pemborosan kata (redundansi) dan penggunaan bentuk jamak ganda. Pada kalimat asal ada “semua” + “para” + “siswa” (redundan) dan “alat-alat” padahal sudah dinyatakan jamak oleh konteks.
Kenapa B benar: B paling ringkas, jelas, dan efektif:
- “semua siswa” sudah menunjukkan jamak, jadi tidak perlu “para”.
- “alat kebersihan” sudah cukup; pengulangan “alat-alat” membuat kalimat kurang efektif.
Analisis opsi lain:
- A masih kurang efektif: “alat-alat” tetap ada padahal “semua siswa” sudah jamak, sehingga bentuk jamaknya berlebihan.
- C salah: “para siswa-siswa” jelas tidak baku dan berlebihan (jamak ganda).
- D salah: “siswa-siswa” jamak ganda dan tidak efektif.
Soal 34
Kepada para hadirin harap bapak dan ibu-ibu sekalian kami mohon untuk berdiri.
Perbaikan kalimat tersebut agar menjadi kalimat efektif adalah ....
- Hadirin sekalian, kami mohon untuk berdiri.
- Hadirin dan bapak-ibu, kami mohon untuk berdiri.
- Hadirin, kami mohon untuk berdiri.
- Bapak dan ibu, kami mohon untuk berdiri.
Jawaban & Analisis
Kunci: A
Masalah kalimat asal: terlalu banyak sapaan yang bertumpuk: “kepada para hadirin”, “bapak dan ibu-ibu sekalian”, lalu “kami mohon”. Ada pemborosan dan susunan kurang rapi.
Kenapa A benar: “Hadirin sekalian, kami mohon untuk berdiri.” sudah mencakup semua audiens (bapak-ibu termasuk hadirin). Kalimat lebih ringkas, sopan, dan jelas. Efektivitas A \(\gt\) kalimat asal karena menghilangkan sapaan ganda.
Analisis opsi lain:
- B kurang efektif: memisahkan “hadirin” dan “bapak-ibu” sehingga terkesan ganda (padahal bapak-ibu adalah bagian dari hadirin).
- C kurang sopan konteks acara: terlalu singkat tanpa penegasan “sekalian” yang lazim dalam sapaan resmi.
- D terlalu sempit: seolah hanya untuk bapak dan ibu, padahal hadirin bisa lebih luas.
Soal 35
Amir mampu mengerjakan sepuluh soal bahasa Indonesia dalam waktu sepuluh menit.
Kalimat yang bermakna sama dengan kalimat di atas adalah ....
- Amir anak yang pandai berbahasa Indonesia sehingga pandai mengerjakan soal.
- Amir anak pandai, sehingga mampu mengerjakan sepuluh soal bahasa Indonesia dengan waktu cepat.
- Amir anak yang selalu menggunakan bahasa Indonesia sehingga dia dapat mengerjakan soal.
- Amir menyelesaikan sepuluh soal bahasa Indonesia karena sehari-hari selalu berbahasa Indonesia.
Jawaban & Analisis
Kunci: B
Makna kalimat asal: Informasi utamanya adalah kemampuan (mengerjakan 10 soal) dan waktu (10 menit). Jadi, kalimat padanannya harus mempertahankan dua unsur itu: jumlah soal dan kecepatan waktu.
Kenapa B benar: B masih menyatakan Amir mampu mengerjakan 10 soal bahasa Indonesia dengan cepat (waktu cepat \(\approx\) 10 menit). Ini paling dekat menjaga makna pokok: kemampuan + waktu.
Analisis opsi lain:
- A bergeser makna: menyebut “pandai berbahasa” tanpa menegaskan 10 soal dalam 10 menit.
- C bergeser makna: mengaitkan kebiasaan berbahasa Indonesia sebagai sebab, padahal kalimat asal hanya menyatakan kemampuan dan waktu.
- D menambah sebab baru: “karena sehari-hari…” tidak ada pada kalimat asal, sehingga maknanya berubah.
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia Tahun 2010
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2010 – Paket 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2010 – Paket 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2010 – Paket 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2010 – Paket 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2010 – Paket 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2010 – Paket 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2010 – Paket 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2010 – Paket 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2010 – Paket 9
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2010 – Paket 10