Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 20

Melihat kondisi Ica, Rini amat prihatin. “Baiknya uang tabunganku untuk membeli sepeda atau membantu pengobatan Ica ya?” tanya Rini dalam hati.

Konflik batin yang dialami Rini adalah …

  1. Bimbang antara membeli sepeda atau membantu Ica
  2. Prihatin karena sahabatnya sakit keras
  3. Sedih karena tidak bisa membantu Ica
  4. Bimbang karena sepeda impian
Jawaban & Analisis

Kunci: A

Analisis: Konflik batin adalah pertentangan di dalam diri tokoh ketika harus memilih dua pilihan. Pada teks, Rini menimbang: uang tabungan dipakai untuk membeli sepeda atau membantu pengobatan Ica. Itu pertentangan pilihan yang jelas. Pilihan B dan C hanya menggambarkan perasaan (prihatin/sedih), bukan pertentangan keputusan. Pilihan D terlalu sempit karena hanya menyebut sepeda, padahal konflik muncul karena ada dua pilihan yang saling “berebut”.

Pilihan Penilaian Alasan
A Benar Teks menunjukkan pilihan ganda: membeli sepeda vs membantu pengobatan Ica.
B Salah Itu emosi “prihatin”, bukan konflik keputusan yang bertentangan.
C Salah Dalam teks Rini masih mempertimbangkan pilihan, bukan menyatakan “tidak bisa membantu”.
D Salah Hanya menyebut sepeda; konflik batin muncul karena ada dua pilihan yang bersaing.

Bacaan untuk Soal 21 dan 23

Rumah Indra dan Andri berdampingan. Hampir setiap hari, di mana pun, mereka pasti berdua. Usia mereka hanya selisih satu bulan. Banyak orang menyangka mereka anak kembar. Wajah mereka mirip. Rambut mereka pun sama-sama rapi. Dari kecil hingga kini, menjelang usia 12 tahun, tidak pernah berselisih. Bila terjadi perbedaan, salah satu dari mereka pasti mengalah. Masalah makanan, mereka tidak pernah berebut. Mereka saling berbagi makanan yang dibawanya. Bahkan, tidak jarang Indra sering mengalah kepada Andri. Kini mereka sama-sama duduk di kelas enam.


Soal 21

Tema teks tersebut adalah …

  1. Tolong menolong
  2. Persahabatan
  3. Budi pekerti
  4. Pendidikan
Jawaban & Analisis

Kunci: B

Analisis: Isi bacaan menekankan hubungan Indra dan Andri: selalu bersama, tidak pernah berselisih, saling mengalah, tidak berebut makanan, dan saling berbagi. Semua itu menggambarkan persahabatan yang akrab dan harmonis. “Budi pekerti” memang tampak sebagai nilai, tetapi tema (gagasan utama) yang menaungi seluruh teks adalah hubungan persahabatan mereka.

Pilihan Penilaian Alasan
A Salah Tolong-menolong tidak dibahas secara jelas; yang dominan adalah kebersamaan dan hubungan akrab.
B Benar Seluruh teks menggambarkan kedekatan dan keharmonisan hubungan Indra–Andri.
C Salah Nilai budi pekerti muncul, tetapi itu lebih sebagai pesan/keteladanan, bukan tema utama.
D Salah Pendidikan hanya disebut sekilas (kelas enam), bukan fokus bacaan.

Soal 22

Keteladanan yang terdapat dalam teks tersebut adalah …

  1. Bersedia mengalah
  2. Sering berbagi makanan
  3. Tidak pernah memaksakan kehendak
  4. Tidak pernah berebut hak milik orang lain
Jawaban & Analisis

Kunci: A

Analisis: Teks menyatakan: “Bila terjadi perbedaan, salah satu dari mereka pasti mengalah” dan “Bahkan, tidak jarang Indra sering mengalah kepada Andri.” Ini bukti paling tegas tentang keteladanan bersedia mengalah. Pilihan B juga ada dalam teks, tetapi posisinya sebagai rincian perilaku; inti keteladanan yang paling menonjol dan dinyatakan berulang adalah mengalah. Pilihan C dan D tidak dinyatakan eksplisit dalam bacaan.

Pilihan Penilaian Alasan
A Benar Disebut jelas: saat beda pendapat, salah satu mengalah; Indra sering mengalah.
B Salah Ada perilaku berbagi, tetapi keteladanan yang paling ditekankan adalah mengalah (diulang dan ditegaskan).
C Salah Maknanya bisa tersirat, namun tidak disebut langsung sehingga kurang kuat dibanding bukti “mengalah”.
D Salah Tidak dibahas soal “hak milik orang lain”; teks hanya menyinggung tidak berebut makanan.

Soal 23

Kejahatan … banyak menimpa truk pembawa barang di jalan Pantura.

Istilah yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …

  1. Babi ngepet
  2. Kutu loncat
  3. Tikus loncat
  4. Bajing loncat
Jawaban & Analisis

Kunci: D

Analisis: Istilah “bajing loncat” merujuk pada pelaku kejahatan yang melompat ke kendaraan (biasanya truk) untuk mencuri barang saat kendaraan berjalan atau berhenti. Karena kalimat menyebut “truk pembawa barang di jalan Pantura”, istilah yang paling tepat adalah bajing loncat. Pilihan lain tidak sesuai makna: “babi ngepet” berkaitan mitos pencurian, “kutu loncat” bukan istilah kejahatan truk, dan “tikus loncat” tidak umum sebagai istilah baku untuk kasus ini.

Pilihan Penilaian Alasan
A Salah Istilah mitos/cerita rakyat, tidak spesifik pada pencurian di truk Pantura.
B Salah Umumnya bukan istilah untuk kejahatan truk pembawa barang.
C Salah Tidak lazim sebagai istilah baku; konteks yang dikenal luas adalah “bajing loncat”.
D Benar Istilah tepat untuk pencurian yang menimpa truk pembawa barang (melompat ke truk).

Soal 24

Bapakku seorang tentara. Masalah disiplin sudah … dalam hati.

Ungkapan yang tepat untuk melengkapi pernyataan adalah …

  1. Menjantung hati
  2. Mendarah daging
  3. Menulang sumsum
  4. Menulang punggung
Jawaban & Analisis

Kunci: B

Analisis: Ungkapan “mendarah daging” berarti sudah menyatu, melekat kuat, menjadi kebiasaan yang sangat kuat pada diri seseorang. Kalimat “Masalah disiplin sudah … dalam hati” menunjukkan disiplin sudah tertanam kuat pada bapak yang tentara. Maka ungkapan paling tepat adalah mendarah daging. Pilihan lain bukan ungkapan yang lazim untuk makna itu.

Pilihan Penilaian Alasan
A Salah Bukan ungkapan baku yang bermakna “melekat kuat sebagai kebiasaan”.
B Benar Ungkapan baku untuk sesuatu yang sudah tertanam kuat/menjadi kebiasaan.
C Salah Tidak lazim digunakan sebagai ungkapan untuk kebiasaan/karakter.
D Salah “Tulang punggung” bermakna penopang/andalan keluarga, bukan tentang kebiasaan disiplin.