Soal 11
Nilai rata-rata 10 siswa pada mata pelajaran matematika adalah 80. Budi, Diah, Gani, dan Fani memperoleh nilai 75. Cinta, Heri, dan Eni memperoleh nilai yang sama dengan nilai rata-rata. Yanuar dan Indah memperoleh nilai 5 lebih tinggi dari nilai rata-rata. Anggun memperoleh nilai 5 lebih rendah dari nilai Budi.
| No. | Nama | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Anggun | (1) | |
| 2 | Budi | 75 | |
| 3 | Cinta | (2) | |
| 4 | Diah | 75 | |
| 5 | Eni | 80 | |
| 6 | Fani | 75 | |
| 7 | Gani | 75 | |
| 8 | Heri | 80 | |
| 9 | Indah | (3) | |
| 10 | Yanuar | 85 |
Nilai yang tepat untuk mengisi (1), (2), dan (3) berturut-turut adalah ....
- 70, 80, 85
- 80, 70, 85
- 70, 85, 70
- 80, 85, 85
Jawaban & Analisa
Kunci: A
Langkah analisa:
- Rata-rata 10 siswa = 80, maka jumlah nilai seluruh siswa \( = 10 \times 80 = 800 \).
-
Dari teks:
- Budi, Diah, Gani, Fani = 75.
- Cinta, Heri, Eni = sama dengan rata-rata = 80.
- Yanuar, Indah = 5 lebih tinggi dari rata-rata = \(80 + 5 = 85\).
- Anggun = 5 lebih rendah dari Budi = \(75 - 5 = 70\).
-
Maka isian:
- (1) Anggun = 70
- (2) Cinta = 80
- (3) Indah = 85
Analisa opsi:
- A. 70, 80, 85 → sesuai semua informasi pada teks.
- B. 80, 70, 85 → menukar Anggun dan Cinta; Anggun seharusnya 70, bukan 80.
- C. 70, 85, 70 → Cinta seharusnya 80, Indah seharusnya 85.
- D. 80, 85, 85 → Anggun dan Cinta tidak sesuai (Anggun seharusnya 70, Cinta 80).
Soal 12
Siswa SD Hebat sedang belajar di dalam kelas. Tiba-tiba terdengar suara sirine. Anak-anak segera berlindung di kolong meja sambil melindungi kepala bagian belakang. Bapak dan ibu guru juga melakukan hal yang sama. Sesaat kemudian terdengar bunyi sirine kedua. Anak-anak segera ke luar kelas menuju halaman. Hari itu semua warga SD Hebat sedang mengikuti simulasi gempa.
Mengapa siswa SD Hebat masuk ke kolong meja ketika mendengar sirene pertama?
- takut mendengar sirene berbunyi
- mengikuti perintah bapak dan ibu guru
- mengikuti tanda simulasi terjadinya gempa
- ingin melindungi badan dan kepala
Jawaban & Analisa
Kunci: D
Analisa singkat: Kalimat kunci: “berlindung di kolong meja sambil melindungi kepala bagian belakang.” Jadi alasan utamanya adalah perlindungan tubuh dan kepala.
- A → Tidak dinyatakan; teks tidak menyebut mereka takut, tetapi melakukan tindakan perlindungan.
- B → Guru melakukan hal yang sama, namun teks tidak menyebut “perintah”.
- C → Benar bahwa itu simulasi gempa, tetapi pertanyaan menanyakan alasan tindakan masuk kolong meja; teks menekankan perlindungan kepala.
- D → Paling tepat karena sesuai tindakan yang dijelaskan secara langsung.
Soal 13
Teks cerita berikut untuk menjawab soal nomor 13 dan 14
|
Iftan adalah seorang putri raja yang cantik jelita. Usianya tiga belas tahun. Ia memiliki kelinci peliharaan, Humbun namanya.
Mereka bagai saudara, sahabat karib. Hampir setiap hari, mereka bermain di tepi Hutan Wanajti. Suatu ketika, Iftan sakit. Menurut Tabib, Iftan bisa sembuh apabila mendapat ramuan Kutanglang yang tumbuh di Hutan Wanajti. Namun, tidak mudah mencari Kutanglang itu di hutan Wanajti yang terkenal angker. Akhirnya, ia berlum dengan Kutanglang. Ia menceritakan sakitnya Iftan sambil menangis. Kutanglang pun terharu. Kutanglang berkata, “Tenanglah, Iftan. Bumbun ingin menolongmu.” Kutanglang lalu menyarankan Iftan agar merawat Kutanglang sampai ia mengeluarkan tunas baru. Bumbun sangat gembira. Keesokan harinya, Sang Raja berkenan atas kebaikan putrinya. Sang Raja pun menjadi hangat, seperti hangatnya sinar matahari di waktu fajar. |
Latar waktu yang terdapat dalam cerita tersebut adalah ....
- pagi
- siang
- sore
- malam
Jawaban & Analisa
Kunci: A
Analisa singkat: Teks menyebut “waktu fajar”. Fajar adalah waktu pagi (awal hari), sehingga jawabannya “pagi”.
- A. pagi → sesuai “fajar”.
- B. siang → tidak sesuai dengan “fajar”.
- C. sore → fajar bukan sore.
- D. malam → fajar terjadi setelah malam, menuju pagi.
Soal 14
Watak Bumbun dalam cerita tersebut adalah ....
- setia kawan
- sangat cerdik
- panjang akal
- suka menghibur
Jawaban & Analisa
Kunci: A
Analisa singkat: Bumbun digambarkan ingin menolong Iftan saat sakit, ikut berusaha mencari jalan agar Iftan sembuh. Itu menunjukkan sikap teman yang setia dan peduli.
- A. setia kawan → tepat, karena Bumbun ingin menolong dan tetap bersama Iftan.
- B. sangat cerdik → tidak ada bukti Bumbun ditonjolkan karena kecerdikannya.
- C. panjang akal → tidak ditunjukkan dengan strategi rumit; yang ditonjolkan adalah kesetiaan membantu.
- D. suka menghibur → tidak menjadi fokus watak Bumbun pada cerita.
Soal 15
Ahsan sering melerai temannya yang berselisih. Saat temannya ada yang bertengkar, Ahsan mampu meredakan kemarahan mereka. Ahsan bagaikan air bagi teman-temannya.
Makna air dalam cerita tersebut adalah ....
- penyejuk
- penyegar
- pembasuh
- pembasah
Jawaban & Analisa
Kunci: A
Analisa singkat: Konteksnya Ahsan “meredakan kemarahan” dan “melerai”. Air diibaratkan sesuatu yang menyejukkan, menenangkan suasana panas (marah). Jadi maknanya “penyejuk”.
- A. penyejuk → paling sesuai dengan fungsi menenangkan kemarahan.
- B. penyegar → makna ini lebih ke memberi semangat/menyegarkan badan, bukan meredakan konflik.
- C. pembasuh → berarti untuk mencuci kotoran; tidak sesuai konteks emosi/pertengkaran.
- D. pembasah → sekadar membuat basah, bukan makna kiasan yang dimaksud.
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia Tahun 2018
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2018 – Soal 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2018 – Soal 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2018 – Soal 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2018 – Soal 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2018 – Soal 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2018 – Soal 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2018 – Soal 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2018 – Soal 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2018 – Soal 9