Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 36

Perhatikan gambar percobaan Spallanzani berikut ini.

Screenshot_20-2-2026_115244__20260220_115337.jpeg

Interpretasi pada gambar nomor \(4\) adalah air kaldu menjadi keruh dan mengandung mikroba. Hal ini membuktikan bahwa ....

A.air kaldu yang dipanaskan belum mematikan mikroba
B.mikroba dalam air kaldu berasal dari udara
C.air kaldu keruh karena pemanasan terlalu lama
D.air kaldu yang terbuka dapat berubah menjadi organisme
E.makhluk hidup berasal dari benda mati
Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Analisa: Pada percobaan Spallanzani, kaldu yang sudah dipanaskan (steril) akan tetap jernih bila tidak terkontaminasi. Ketika kondisi dibuat terbuka, mikroorganisme dari udara dapat masuk ke dalam kaldu, berkembang biak, dan menyebabkan kaldu keruh. Jadi, keruhnya kaldu pada kondisi terbuka membuktikan mikroba berasal dari udara (kontaminasi), bukan muncul spontan dari kaldu.

A. Tidak sesuai: bila pemanasan tidak mematikan mikroba, kaldu seharusnya keruh juga meskipun tidak dibuka.

B. Tepat: mikroba masuk dari udara ketika wadah dibuka.

C. Pemanasan lama tidak membuat kaldu “keruh berisi mikroba”; justru pemanasan bertujuan mensterilkan.

D. Ini mendukung generatio spontanea, padahal hasil percobaan justru menolak konsep itu.

E. Sama seperti D, ini adalah kesimpulan “makhluk hidup dari benda mati” yang tidak didukung oleh percobaan Spallanzani.


Soal 37

Manakah pernyataan yang tepat dari DNA dan RNA?

Keterangan DNA RNA
A Letak sitoplasma nukleus
B Struktur fosfat, gula deoksiribosa, basa nitrogen fosfat, gula ribosa, basa nitrogen
C Fungsi sintesis protein sintesis protein dan penurunan sifat
D Kadar dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein tidak dipengaruhi oleh aktivitas sintesis protein
E Rantai pendek dan tunggal panjang dan ganda
Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Pernyataan yang benar adalah pada baris B (Struktur). DNA tersusun atas fosfat, gula deoksiribosa, dan basa nitrogen. RNA tersusun atas fosfat, gula ribosa, dan basa nitrogen. Perbedaan utama terletak pada jenis gula: DNA menggunakan deoksiribosa, sedangkan RNA menggunakan ribosa.

Analisa tiap opsi:

A salah, karena DNA terutama berada di nukleus (pada sel eukariot), sedangkan RNA banyak berperan di sitoplasma dan juga di nukleus.

B benar, karena komponen kimia yang dituliskan sesuai dengan struktur nukleotida DNA dan RNA.

C salah, karena fungsi utama DNA adalah menyimpan dan mewariskan informasi genetik, sedangkan RNA berperan dalam sintesis protein.

D salah, karena kadar RNA sangat dipengaruhi aktivitas sintesis protein, sedangkan kadar DNA relatif tetap.

E salah, karena DNA berantai panjang dan ganda, sedangkan RNA umumnya tunggal dan lebih pendek.


Soal 38

Tumpahan minyak di lautan dapat menyebabkan terputusnya rantai makanan. Jenis bioteknologi yang dapat diterapkan untuk mengatasi tumpahan minyak tersebut adalah ....

A.hibridoma
B.transplantasi inti
C.rekombinasi gen
D.kloning bakteri
E.bioremediasi
Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Analisa: Bioremediasi adalah pemanfaatan organisme (terutama mikroorganisme) untuk menguraikan/menetralisasi pencemar lingkungan, termasuk minyak. Mikroba tertentu mampu memecah hidrokarbon sehingga tumpahan minyak dapat berkurang dan dampak ekologis menurun.

A. Hibridoma terkait produksi antibodi monoklonal, bukan pembersihan tumpahan minyak.

B. Transplantasi inti terkait kloning, bukan penanganan pencemaran laut.

C. Rekombinasi gen adalah teknik umum; yang diminta adalah penerapan spesifik untuk pencemaran minyak (bioremediasi).

D. Kloning bakteri bukan istilah utama untuk pemecahan minyak; yang tepat adalah pemanfaatan mikroba pengurai (bioremediasi).

E. Tepat: bioremediasi digunakan untuk mengatasi pencemaran minyak oleh mikroorganisme pengurai.


Soal 39

Tanaman transgenik umumnya memiliki sifat-sifat unggul yang diinginkan, tetapi ternyata tanaman tersebut dapat merusak ekosistem, misalnya penanaman tanaman transgenik tahan hama dapat menyebabkan ....

A.tanaman di sekitarnya yang berbeda jenis tumbuh kerdil karena tanaman transgenik banyak menyerap unsur hara
B.hewan yang mengonsumsi tanaman transgenik menjadi mandul karena terkontaminasi gen asing
C.populasi kupu-kupu yang membantu proses penyerbukan musnah dan produksi tanaman menurun
D.tubuh tanaman transgenik tidak dapat diuraikan oleh bakteri sehingga menjadi limbah pertanian
E.dalam waktu yang lama hama menjadi kebal sehingga perlu menggunakan pestisida dosis tinggi
Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Analisa: Jika tanaman transgenik tahan hama digunakan luas dan lama, akan ada tekanan seleksi pada populasi hama. Hama yang memiliki ketahanan akan bertahan dan berkembang biak, sehingga lama-kelamaan muncul populasi hama yang kebal/resisten. Dampaknya, pengendalian hama bisa kembali bergantung pada pestisida dengan dosis lebih tinggi atau strategi lain.

A. Tidak spesifik akibat “tahan hama”; penyerapan unsur hara bukan ciri khas utama transgenik tahan hama.

B. Klaim “menjadi mandul” karena gen asing terlalu ekstrem dan bukan dampak ekologi yang umum dijadikan contoh di materi dasar.

C. Dampak pada serangga non-target bisa dibahas, tetapi opsi ini terlalu spesifik dan tidak menjadi contoh utama yang paling umum dibanding resistensi hama.

D. Tanaman tetap bahan organik yang dapat diuraikan; bukan menjadi “tidak dapat diuraikan oleh bakteri” secara umum.

E. Tepat: tekanan seleksi dapat memunculkan hama resisten sehingga pengendalian makin sulit dan bisa memicu penggunaan pestisida dosis tinggi.


Soal 40

Prinsip dasar yang membedakan antara bioteknologi modern dan konvensional adalah ....

Konvensional Modern
A produk digunakan di bidang industri produk hanya untuk pembuatan makanan
B ada yang menggunakan enzim tidak pernah menggunakan enzim sebagai katalisator
C memanfaatkan mikroorganisme secara langsung memanfaatkan mikroorganisme yang direkayasa
D selalu melalui penelitian ilmiah tidak pernah menggunakan mikroorganisme
E dilakukan dalam kondisi steril menggunakan teknik fermentasi
Jawaban & Analisa

Jawaban: C

Perbedaan prinsip dasar terletak pada tingkat rekayasa biologisnya. Bioteknologi konvensional memanfaatkan mikroorganisme secara langsung, seperti fermentasi dalam pembuatan tempe atau yoghurt. Bioteknologi modern memanfaatkan mikroorganisme atau sel yang telah direkayasa secara genetika untuk menghasilkan sifat atau produk tertentu.

Analisa tiap opsi:

A salah, karena kedua jenis bioteknologi dapat digunakan di industri maupun pangan.

B salah, karena bioteknologi modern justru banyak menggunakan enzim sebagai katalis.

C benar, karena inilah pembeda prinsip utama: konvensional tanpa rekayasa genetik, modern menggunakan rekayasa.

D salah, karena bioteknologi modern tetap menggunakan mikroorganisme.

E salah, karena fermentasi adalah contoh bioteknologi konvensional, bukan pembeda dengan modern.