Soal 41–45
Soal 41
“Tingkat keamanan pengguna jalan harus diperhatikan terutama mengenai aksi-aksi pembegalan yang terus terjadi. Salah satu langkah yang dapat mengurangi jumlah peristiwa pembegalan adalah dengan membangun pos polisi di daerah-daerah rawan dan pengendara disarankan waspada saat melintasi daerah yang sepi”, demikian tegas Kapolsek.
Tuliskan dua cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah peristiwa pembegalan!
Jawaban & Analisis
Jawaban (2 cara):
- Membangun/menambah pos polisi serta meningkatkan patroli di daerah rawan.
- Mengimbau pengendara untuk lebih waspada, terutama saat melintasi jalan yang sepi (misalnya memilih rute ramai dan tidak berkendara sendirian pada jam rawan).
Analisis:
- Teks sudah memberi contoh solusi “membangun pos polisi di daerah rawan”, maka itu jawaban yang paling kuat karena langsung disebutkan.
- Teks juga menyarankan “pengendara waspada saat melintasi daerah yang sepi”, sehingga bentuk tindakan pencegahan dari sisi pengendara juga termasuk jawaban tepat.
- Keduanya saling melengkapi: tindakan aparat (pencegahan & pengawasan) + tindakan individu (kewaspadaan).
Soal 42
Buatlah paragraf deskripsi yang berkaitan dengan menjaga kebersihan lingkungan sekolah antara 3–5 kalimat! Perhatikan penggunaan ejaan dan tata kalimatnya!
Jawaban & Analisis
Jawaban (contoh paragraf 4 kalimat):
Lingkungan sekolah yang bersih membuat kegiatan belajar terasa nyaman dan sehat. Setiap pagi, siswa dapat memungut sampah di sekitar kelas lalu membuangnya ke tempat sampah sesuai jenisnya. Halaman sekolah disapu agar tidak ada daun kering yang menumpuk dan menjadi sarang serangga. Dengan kebiasaan sederhana ini, sekolah terlihat rapi dan semua warga sekolah ikut menjaga kebersihan.
Analisis:
- Jumlah kalimat memenuhi syarat: \(n \gt 2\) dan \(n \lt 6\) (artinya 3–5 kalimat).
- Paragraf bersifat deskriptif: menggambarkan keadaan (bersih, nyaman, rapi) dan kegiatan (memungut sampah, membuang, menyapu).
- Ejaan dan tanda baca digunakan wajar (kapital di awal kalimat, titik di akhir kalimat).
Soal 43
Urutan petunjuk penggunaan helm yang disusun secara acak:
| No. | Kalimat |
|---|---|
| (1) | Pegang tombol kancing helm hingga bunyi klik. |
| (2) | Pastikan helm terbuka dan dalam posisi bersih. |
| (3) | Pasangkan helm di atas kepala dengan benar. |
| (4) | Selanjutnya siap berpergian dengan aman. |
| (5) | Tutup kaca helm dengan benar. |
Tulislah kalimat-kalimat petunjuk penggunaan helm dengan urutan dan tepat!
Jawaban & Analisis
Jawaban (urutan yang tepat):
- Pastikan helm terbuka dan dalam posisi bersih.
- Pasangkan helm di atas kepala dengan benar.
- Pegang tombol kancing helm hingga bunyi klik.
- Tutup kaca helm dengan benar.
- Selanjutnya siap berpergian dengan aman.
Analisis:
- Langkah awal logis adalah mengecek kondisi helm (bersih/siap pakai).
- Setelah itu helm dipasang di kepala, baru dikunci sampai terdengar “klik” (tanda terkunci).
- Menutup kaca helm dilakukan setelah helm terpasang dan terkunci.
- Kalimat “siap berpergian dengan aman” adalah penutup karena menyatakan hasil akhir setelah semua langkah selesai.
Soal 44
Sumber energi dari fosil dapat menyebabkan pencemaran udara. Untuk itu perlu dikembangkan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Salah satu sumber energi alternatif ramah lingkungan adalah energi panas yang dihasilkan dan tersimpan di dalam bumi. Pemanfaatan geo thermal diyakini dapat mengurangi terjadinya pencemaran udara.
Tuliskan kesalahan penggunaan kata baku pada paragraf tersebut, kemudian tuliskan perbaikannya!
Jawaban & Analisis
Jawaban:
- Kata tidak baku: geo thermal / geothermal
- Kata baku: geotermal
Perbaikan paragraf:
Sumber energi dari fosil dapat menyebabkan pencemaran udara. Untuk itu perlu dikembangkan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Salah satu sumber energi alternatif ramah lingkungan adalah energi panas yang dihasilkan dan tersimpan di dalam bumi. Pemanfaatan geotermal diyakini dapat mengurangi terjadinya pencemaran udara.
Analisis:
- Soal menanyakan “kata baku”, sehingga fokusnya pada bentuk kata yang sesuai ejaan/istilah baku bahasa Indonesia.
- Bentuk “geo thermal/geothermal” adalah bentuk serapan/asing yang sering dipakai, sedangkan bentuk bakunya dalam bahasa Indonesia adalah “geotermal”.
Soal 45
Pada suatu pagi sebelum pelajaran dimulai, Candra dan Dimas bercakap-cakap tentang kegiatan les. Candra bertanya, “bagaimana dimas, kamu jadi ikut les?” “sudah, sama bu ti,” jawab dimas.
Tuliskan perbaikan kesalahan penggunaan huruf kapital pada kalimat langsung yang bercetak miring tersebut!
Jawaban & Analisis
Jawaban (perbaikan huruf kapital):
- “Bagaimana Dimas, kamu jadi ikut les?”
- “Sudah, sama Bu Ti,” jawab Dimas.
Analisis:
- Awal kalimat langsung harus huruf kapital: “Bagaimana …” dan “Sudah …”.
- Nama orang harus kapital: Dimas.
- Sapaan + nama (gelar “Bu” + nama “Ti”) ditulis kapital: Bu Ti.
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Halaman 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Halaman 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Halaman 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Halaman 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Halaman 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Halaman 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Halaman 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Halaman 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Halaman 9