soal 11. Bacalah penggalan naskah drama berikut!
|
Ella: “Mengapa Ella tidak punya ayah, Tante? Ayah Ella nggak meninggal kan, Tante?” Tante Sara: “Setahu tante tidak.” Ella: “Lalu kenapa Eyang dan Tante tidak mencari Ayah?” (Ella menatap penuh harap) Tante Sara: “Tante dan Eyang betul-betul tidak tahu di mana Ayah Ella sekarang. Betul-betul tidak tahu.” Ella: “Waktu Ella lahir ayah sudah hilang?” Tante Sara: “Sudah.” Ella: “Waktu Ella diperut Ibu?” |
Konflik dalam naskah drama tersebut adalah ....
| A. | Tante Sara tidak tahu keberadaan ayah Ella. |
| B. | Eyang tidak mau mencari ayah Ella. |
| C. | Ayah Ella menghilang saat Ella belum lahir. |
| D. | Ayah Ella meninggalkan Tante Sara. |
| E. | Ella ingin mengetahui keberadaan ayahnya. |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Konflik utama adalah konflik batin tokoh Ella yang ingin mengetahui keberadaan ayahnya. Hal ini tampak dari rangkaian pertanyaan yang terus diajukan Ella dengan penuh harap. Pilihan lain hanya berupa latar atau fakta pendukung, bukan inti konflik.
Catatan format: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).
soal 12. Cermatilah paragraf berikut!
| (1) Kota Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar. (2) Alamnya indah dan budayanya sangat subur. (3) Di kota itu banyak terdapat lembaga pendidikan, baik lembaga pendidikan menengah maupun lembaga pendidikan tinggi, baik negeri maupun swasta. (4) Banyak pemuda yang datang ke sana untuk melanjutkan pendidikan. (5) Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia, bahkan dari luar negeri. |
Kalimat penjelas yang tidak padu adalah ....
| A. | (1) |
| B. | (2) |
| C. | (3) |
| D. | (4) |
| E. | (5) |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: B
Gagasan utama paragraf adalah Yogyakarta sebagai kota pelajar. Kalimat (2) membahas keindahan alam dan budaya yang tidak berhubungan langsung dengan pendidikan, sehingga tidak padu dengan kalimat lainnya.
Catatan format: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).
soal 13. Kalimat utama paragraf tersebut adalah ....
| A. | (1) |
| B. | (2) |
| C. | (3) |
| D. | (4) |
| E. | (5) |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Kalimat (1) menyatakan gagasan umum tentang Yogyakarta sebagai kota pelajar, sedangkan kalimat lainnya berfungsi sebagai penjelas.
Catatan format: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).
soal 14. Cermatilah teks gurindam berikut!
|
Keaiban orang jangan dibuka Keaiban sendiri hendaklah sangka |
Maksud isi gurindam tersebut adalah ....
| A. | Tidak baik membicarakan kesalahan orang lain di hadapan umum. |
| B. | Tidak baik membuka kesalahan diri sendiri dan usahakan memperbaikinya. |
| C. | Lebih baik mengoreksi diri sendiri daripada membicarakan kejelekan orang lain. |
| D. | Hindarkan sifat ingin mengetahui kekurangan orang lain. |
| E. | Kejelakan diri sendiri tidak pantas dibicarakan dengan orang lain. |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Gurindam menasihatkan agar tidak membuka aib orang lain dan lebih mengutamakan introspeksi diri.
Catatan format: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).
soal 15. Cermati pantun berikut!
|
Kalau ada jarum yang patah Jangan dimasukkan ke dalam peti Kalau ada kataku yang salah Jangan dimasukkan ke dalam hati |
Maksud isi pantun tersebut adalah ....
| A. | Jangan melakukan kesalahan dalam berbicara. |
| B. | Jangan berkata kasar kepada orang lain. |
| C. | Permintaan maaf janganlah terlambat. |
| D. | Permintaan maaf jika ada kesalahan. |
| E. | Perasaan sedih atas kesalahan seseorang. |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: D
Pantun berisi permohonan agar kesalahan ucapan dimaafkan dan tidak disimpan dalam hati.
Catatan format: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10