Teks untuk menjawab Soal 1 dan Soal 2
(1) Memberikan “asupan” makanan yang sehat dan seimbang adalah cara yang baik untuk memastikan tumbuh kembang serta menjaga tubuh tetap sehat dan kuat. (2) Pola makan yang dianjurkan adalah yang mengandung tiga kelompok zat nutrisi, yaitu sumber zat tenaga, pembangun, dan pengatur. (3) Makanan yang tergolong dalam sumber zat tenaga adalah nasi, tepung-tepungan, umbi-umbian, gula, dan minyak. (4) Sumber zat pembangun terdapat pada makanan seperti ikan, telur, susu, daging ayam, daging sapi, dan kacang-kacangan. (5) Sedang sumber zat pengatur banyak terdapat pada sayur dan buah, terutama yang berwarna hijau dan kuning.
Soal 1. Ide pokok paragraf tersebut adalah ....
A. cara yang baik untuk memberikan asupan makanan
B. cara menjaga tubuh agar tetap sehat dan kuat
C. asupan makanan, sehat dan seimbang
D. asupan makanan yang sehat untuk berkembang
E. makanan yang sehat dan seimbang pada sayur dan buah
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Ide pokok adalah gagasan paling umum yang menaungi seluruh rincian. Kalimat (1) menegaskan tujuan utama: memberi asupan makanan sehat dan seimbang untuk memastikan tumbuh kembang serta menjaga tubuh tetap sehat dan kuat. Setelah itu, kalimat (2)–(5) hanya merinci “kelompok zat nutrisi” (tenaga, pembangun, pengatur) beserta contohnya.
Pilihan D merangkum inti “asupan makanan sehat” yang berhubungan langsung dengan “tumbuh kembang”. Pilihan A dan B hanya mengambil sebagian (cara memberi asupan / menjaga tubuh), belum merangkum keseluruhan arah paragraf. Pilihan C terlalu umum dan tidak menegaskan fungsi “untuk berkembang”. Pilihan E terlalu sempit karena hanya menyorot sayur dan buah, padahal paragraf juga membahas zat tenaga dan pembangun. Karena itu, daya cakup D \( \gt \) opsi lain, sedangkan kelengkapan opsi lain terhadap keseluruhan isi \( \lt \) D.
Soal 2. Kalimat yang berisi fakta pada paragraf tersebut adalah ....
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (4)
C. (2), (3), dan (4)
D. (2), (4), dan (5)
E. (3), (4), dan (5)
Jawaban & Analisis
Jawaban: E
Kalimat fakta adalah kalimat yang bersifat objektif dan dapat diverifikasi. Kalimat (3), (4), dan (5) memuat klasifikasi yang jelas disertai contoh konkret:
(3) menyebut contoh makanan sumber zat tenaga (nasi, tepung-tepungan, umbi-umbian, gula, minyak).
(4) menyebut contoh makanan sumber zat pembangun (ikan, telur, susu, daging, kacang-kacangan).
(5) menyebut contoh sumber zat pengatur (sayur dan buah tertentu).
Sementara itu, (1) dan (2) lebih bernuansa anjuran/penjelasan umum (“cara yang baik”, “pola makan yang dianjurkan”), sehingga lebih dekat ke pendapat atau rekomendasi. Maka, pilihan E paling tepat. Ketegasan bukti-contoh pada E \( \gt \) pilihan lain, sedangkan opsi yang memasukkan (1) atau (2) \( \lt \) dalam sifat keterujiannya.
Teks untuk menjawab Soal 3 dan Soal 4
(1) Keadaan ekonomi di berbagai daerah di Indonesia menyebabkan banyak pencari kerja yang rela melakukan apa saja agar dapat bekerja di Malaysia, Singapura, dan Thailand. (2) Mereka rela mengeluarkan uang puluhan juta agar berangkat ke negara tujuan. (3) Sesampainya di negara tujuan memang dengan mudah mereka memperoleh pekerjaan. (4) Akhirnya, pemalsuan paspor, visa, dan identitas mereka lakukan agar mudah memasuki negara tujuan tersebut. (5) Banyak para pekerja itu yang meminta upah melebihi kemampuan kerjanya.
Soal 3. Kalimat utama paragraf tersebut adalah ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Kalimat utama adalah kalimat yang paling umum dan menjadi payung bagi kalimat-kalimat berikutnya. Kalimat (1) menyatakan sebab utama (keadaan ekonomi) dan dampak umum (banyak pencari kerja rela melakukan apa saja untuk bekerja ke luar negeri). Kalimat (2)–(5) kemudian berperan sebagai rincian/penjelas dari “rela melakukan apa saja” (mengeluarkan uang, memperoleh pekerjaan, melakukan pemalsuan, meminta upah tinggi).
Karena (1) mencakup sebab dan gambaran umum isi paragraf, posisinya paling sentral. Dengan demikian, (1) sebagai kalimat utama bernilai \( \gt \) kalimat lain yang hanya merinci, dan kalimat lain fungsinya \( \lt \) sebagai penjelas.
Soal 4. Kalimat yang tidak padu pada paragraf tersebut adalah ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Kepaduan paragraf menuntut alur penjelasan yang konsisten. Paragraf ini dibangun dari sebab ekonomi (1), pengorbanan biaya (2), lalu kondisi di negara tujuan (3). Pada titik ini, alur logisnya dapat bergerak ke akibat yang relevan: misalnya risiko, eksploitasi, atau perilaku pekerja (seperti (5)).
Kalimat (4) terasa “melompat” karena memperkenalkan tindakan pemalsuan dokumen sebagai cara masuk negara tujuan, padahal sebelumnya sudah disebut “mereka rela mengeluarkan uang ... agar berangkat” dan “sesampainya ... mudah memperoleh pekerjaan.” Jika mereka sudah berangkat dan sampai, penjelasan tentang “pemalsuan ... agar mudah memasuki” menjadi kurang selaras secara urutan logika (tampak seperti langkah yang seharusnya terjadi sebelum keberangkatan, bukan setelah sampai). Ketidakselarasan urutan ini membuat (4) menjadi bagian yang paling tidak padu.
Karena itu, D dipilih. Kepaduan paragraf tanpa (4) \( \gt \) dengan (4), sedangkan keberadaan (4) \( \lt \) dalam menjaga alur sebab-akibat yang rapi.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10