Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 36

Perhatikan dengan saksama paragraf berikut!

Taufik adalah seorang perantau di Malaysia. Ia mendapat pekerjaan yang cukup baik karena ia tamatan SMA dan pandai menyesuaikan diri sehingga majikannya menyenanginya. Pulang ke kampung ia membawa tabungan yang cukup banyak. Selain tinggal bersama orang tuanya, ia kerap kali mengunjungi saudara-saudaranya. Ternyata saudara-saudaranya ada yang kurang beruntung hidupnya. Ia mengatakan bahwa saya tidak bisa ... melihat mereka seperti itu. “Saya akan memberdayakan mereka” tekad Taufik.

Ungkapan yang tepat untuk mengisi bagian rumpang paragraf di atas adalah ....

A. berpanjang tangan

B. bertangan dingin

C. meninjau jarak

D. lepas tangan

E. mengulurkan tangan

Jawaban dan Analisis

Jawaban: D

Analisis: Rumpang berada pada kalimat: “Ia mengatakan bahwa saya tidak bisa ... melihat mereka seperti itu.” Ungkapan yang dibutuhkan harus bermakna “tidak bisa membiarkan/menelantarkan” sehingga selaras dengan tekad menolong: “Saya akan memberdayakan mereka.”

Ungkapan lepas tangan berarti “tidak mau ikut campur/menyerahkan urusan kepada orang lain/menelantarkan tanggung jawab.” Jika dipakai dalam bentuk negasi, menjadi tepat: “tidak bisa lepas tangan melihat mereka seperti itu” artinya “tidak tega membiarkan begitu saja”.

Uji opsi:

A “berpanjang tangan” bukan ungkapan baku yang tepat untuk konteks ini.

B “bertangan dingin” berarti pandai/berhasil menangani sesuatu; tidak cocok dengan pola “tidak bisa ... melihat”.

C “meninjau jarak” tidak sesuai konteks idiomatik kalimat.

D cocok karena dengan negasi membentuk makna “tidak tega membiarkan”.

E “mengulurkan tangan” berarti menolong, tetapi strukturnya janggal: “tidak bisa mengulurkan tangan melihat ...” justru logikanya terbalik (mengulurkan tangan adalah tindakan menolong, bukan sesuatu yang “tidak bisa” dilakukan pada saat itu).

Kepaduan makna idiom “lepas tangan” dengan negasi bobotnya \( \gt \) opsi yang tidak pas struktur atau makna, maka D paling tepat.


Soal 37

Bacalah kalimat-kalimat berikut dengan saksama!

(1) Kebiasaan masyarakat membuang sampah ke selokan dan memanfaatkan lahan selokan untuk lahan usaha pun sulit dihindari.
(2) Akhirnya, tersebutlah saluran menuju sungai sebagai tujuan akhir aliran air.
(3) Misalnya, kesadaran masyarakat masih rendah terhadap kebersihan lingkungan.
(4) Banyak sekali penyebab banjir di Surabaya yang sering diperdebatkan dan belum mencapai jalan keluar yang memuaskan.
(5) Di sisi lain, semakin berkurangnya lahan kosong yang merupakan lahan peresapan air hujan, menyebabkan melimpahnya air hujan ke saluran yang tidak seimbang dengan besarnya curah hujan.

Urutan kalimat tersebut yang tepat untuk dijadikan paragraf adalah nomor ....

A. (1), (2), (3), (4), dan (5)

B. (1), (2), (4), (5), dan (3)

C. (4), (3), (5), (1), dan (2)

D. (4), (3), (1), (5), dan (2)

E. (4), (2), (3), (5), dan (1)

Jawaban dan Analisis

Jawaban: D

Analisis: Paragraf yang baik biasanya dimulai dengan kalimat umum/topik, lalu diikuti penjelasan/penyebab, dan ditutup dengan akibat atau simpulan proses.

Kalimat (4) paling tepat menjadi kalimat pembuka karena memperkenalkan topik umum: “penyebab banjir di Surabaya” yang diperdebatkan. Setelah itu, kalimat (3) masuk sebagai penjelas dengan penanda contoh “Misalnya” (berarti ia harus mengikuti pernyataan umum yang sudah ada). Ini membuat urutan awal (4) \(\rightarrow\) (3) menjadi padu.

Berikutnya, kalimat (1) masih satu rumpun penyebab (perilaku masyarakat terhadap selokan). Lalu kalimat (5) menambah faktor lain dengan penanda “Di sisi lain” (maka ia tepat diletakkan setelah beberapa sebab disebut). Terakhir, kalimat (2) diawali “Akhirnya,” sehingga logis sebagai penutup (hasil/ujung aliran air).

Pemeriksaan opsi:

A dan B salah karena (4) tidak boleh diletakkan setelah detail sebab; (4) harus membuka topik.

C kurang tepat karena (5) (di sisi lain) muncul sebelum sebab utama (1) dan tidak ditutup oleh “Akhirnya” secara runut.

D tepat: (4) topik \(\rightarrow\) (3) contoh \(\rightarrow\) (1) sebab perilaku \(\rightarrow\) (5) sebab lain \(\rightarrow\) (2) penutup “Akhirnya”.

E salah karena (2) “Akhirnya” terlalu dini (seharusnya penutup).

Keteraturan topik \(\rightarrow\) contoh \(\rightarrow\) sebab-sebab \(\rightarrow\) akibat/penutup bobotnya \( \gt \) urutan yang melompat-lompat, maka D paling tepat.


Soal 38

Perhatikan topik dan kalimat penjelas berikut dengan saksama!

Topik: Negara Indonesia terus membangun

Kalimat penjelas:
(1) Usia Indonesia yang sudah \(63\) tahun dianggap usia dewasa tetapi tetap terus berbenah diri.
(2) Daerah-daerah di Indonesia menyimpan banyak sejarah.
(3) Pembangunan di setiap daerah harus mengacu pada potensi daerah dan rencana nasional.
(4) Tahun-tahun terakhir ini pariwisata mengalami kemerosotan pengunjung karena adanya teroris.
(5) Sumber daya manusia Indonesia harus terus ditingkatkan menjadi profesional.

Kalimat penjelas yang sesuai dengan topik terdapat pada ....

A. (1), (2), dan (4)

B. (1), (3), dan (5)

C. (2), (3), dan (4)

D. (2), (4), dan (5)

E. (3), (4), dan (5)

Jawaban dan Analisis

Jawaban: B

Analisis: Topik “Negara Indonesia terus membangun” membutuhkan kalimat penjelas yang berhubungan langsung dengan proses pembangunan/berbenah.

(1) relevan karena menyatakan Indonesia terus berbenah diri (gagasan kemajuan/pembangunan).
(3) relevan karena membahas prinsip pembangunan di daerah yang mengacu pada potensi dan rencana nasional.
(5) relevan karena peningkatan SDM menjadi profesional adalah bagian penting dari pembangunan.

(2) lebih membahas sejarah, bukan pembangunan. (4) membahas kemerosotan pariwisata karena teroris; itu isu khusus yang tidak menjelaskan topik pembangunan secara langsung.

Relevansi langsung pada pembangunan bobotnya \( \gt \) informasi sejarah atau isu khusus, maka pilihan B paling tepat.


Soal 39

Cermatilah paragraf berikut!

Saudara-saudara!
Banyak di antara kita menghabiskan waktu untuk menonton tayangan televisi yang semakin menarik dan bervariasi. Menurut penelitian, ada pelajar yang lebih dari lima jam sehari menghabiskan waktunya untuk menonton televisi. Bila hal itu berlanjut terus, tentulah waktu untuk membaca, mengulang pelajaran, dan mengerjakan PR tinggal sedikit sekali. Hal ini tentu akan berpengaruh pada prestasi dan cita-cita masa depan bangsa ....

Kalimat ajakan yang tepat untuk melengkapi pidato tersebut adalah ....

A. Saudara-saudara, hendaknya meninggalkan kebiasaan berlama-lama menonton televisi sejak sekarang.

B. Mari kita menggunakan waktu secara efektif dan efisien dalam belajar untuk mencapai prestasi.

C. Jelaslah, tayangan televisi telah mengganggu waktu belajar kita di rumah dan lingkungan sekolah.

D. Mari kita kurangi menonton televisi dan waktu yang tersedia kita gunakan untuk mengulangi pelajaran.

E. Oleh karena itu, kita harus berjuang dan bekerja keras untuk meraih cita-cita masa depan kita.

Jawaban dan Analisis

Jawaban: D

Analisis: Paragraf pidato memaparkan masalah (kebiasaan menonton televisi berlebihan) dan akibatnya (waktu belajar berkurang, prestasi terganggu). Kalimat penutup yang diminta adalah “kalimat ajakan”, sehingga bentuknya paling tepat berupa ajakan langsung (misalnya “mari kita ...”) yang spesifik sesuai masalah.

Opsi D paling sesuai karena: (1) langsung menyasar masalah utama (mengurangi menonton televisi), dan (2) memberi pengganti yang tepat (mengulangi pelajaran). Ini menutup pidato dengan ajakan yang konkret.

Uji opsi:

A memang ajakan, tetapi kurang memberi arah kegiatan pengganti yang selaras dengan uraian “membaca, mengulang pelajaran, mengerjakan PR”.

B ajakan umum, tidak menyinggung penyebab utama (TV berlebihan).

C bukan ajakan, melainkan kesimpulan/penegasan.

D ajakan paling spesifik dan runtut dengan isi paragraf.

E ajakan terlalu umum dan tidak mengikat pada masalah TV.

Ajakan yang paling spesifik dan langsung menjawab masalah bobotnya \( \gt \) ajakan umum, maka D paling tepat.


Soal 40

Judul Karya Tulis: Bahasa Remaja dalam Majalah Remaja

Latar belakang yang sesuai dengan judul karya tulis tersebut adalah ...

A. Para penerbit majalah remaja menggunakan tata bahasa yang tidak baku untuk menarik perhatian dan minat para remaja dalam membaca.

B. Bahasa Indonesia yang digunakan anak remaja di Indonesia cenderung memilih ragam santai, begitu pula dalam majalah remaja saat ini.

C. Karya tulis ini akan menguraikan masalah tata bahasa remaja dalam majalah remaja yang cenderung menggunakan tata bahasa nonbaku.

D. Para remaja menggunakan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk menambah perbendaharaan kata melalui bacaan remaja.

E. Tata bahasa baku sebenarnya cukup penting dan tepat untuk mendidik para remaja agar berbahasa dengan sopan.

Jawaban dan Analisis

Jawaban: A

Analisis: “Latar belakang” adalah alasan/uraian awal yang menjelaskan mengapa topik itu penting diteliti/dibahas, serta menggambarkan fenomena yang melatarinya.

Pilihan A menyajikan fenomena yang relevan dan memunculkan alasan kajian: penerbit majalah remaja memakai bahasa/tata bahasa tidak baku untuk menarik minat remaja. Ini langsung berkaitan dengan judul “Bahasa Remaja dalam Majalah Remaja” karena menjelaskan konteks penggunaan bahasa remaja di media majalah.

Uji opsi:

B hanya pernyataan umum, kurang menunjukkan “alasan masalah” yang mendorong penulisan.

C lebih cocok sebagai tujuan/rumusan isi karya, bukan latar belakang.

D bertentangan dengan realitas judul (bahasa remaja sering nonbaku) dan tidak memunculkan masalah.

E bersifat nasihat normatif, tidak spesifik pada majalah remaja sebagai konteks.

Latar belakang yang menampilkan fenomena + alasan kajian bobotnya \( \gt \) kalimat tujuan atau nasihat umum, maka A paling sesuai.