Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

soal 41

Melihat lukisan itu ia terpesona.

Makna imbuhan ter- pada kalimat di atas sama dengan kalimat ....

A. Karangan yang terbaik yang mendapat hadiah.

B. Peti seberat itu terangkat juga olehku.

C. Bukunya terbawa oleh anak itu.

D. Dia mati terbunuh tadi malam.

E. Gadis itu tersenyum manis saat kusalami.

Jawaban dan Analisa

Jawaban: E

Analisa: Pada kalimat “ia terpesona”, imbuhan ter- menyatakan keadaan yang terjadi secara spontan/di luar kesengajaan (tiba-tiba masuk dalam keadaan “pesona”), bukan “paling” (superlatif) dan bukan “dapat/berhasil” secara kemampuan fisik.

A. terbaik menyatakan superlatif (paling baik). Ini berbeda dari terpesona yang bermakna keadaan.

B. terangkat umumnya bermakna “dapat diangkat/berhasil diangkat” (kemampuan atau hasil usaha). Bukan keadaan spontan seperti terpesona.

C. terbawa cenderung bermakna “ikut terbawa” (tanpa sengaja) dan mendekati, tetapi konteksnya lebih ke peristiwa “barang ikut terbawa” bukan keadaan batin. Soal meminta makna yang sama pada penggunaan yang paling sejenis sebagai keadaan/reaksi.

D. terbunuh menyatakan pasif “dibunuh” (peristiwa dialami), bukan keadaan spontan/reaksi.

E. tersenyum dapat dipahami sebagai reaksi spontan saat disalami (munculnya tindakan secara alami), sejalan dengan nuansa ter- pada terpesona yang menunjukkan keadaan/reaksi yang muncul.

Catatan simbol wajib (ilustrasi): reaksi spontan \(\gt\) reaksi dibuat-buat, dan dibuat-buat \(\lt\) spontan.


soal 42

Pak Hari saudara Pak Bambang seorang pengurus koperasi.

Pemenggalan frase yang tepat untuk kalimat bermakna “Pak Hari adalah saudara Pak Bambang dan ia seorang pengurus koperasi” ialah ....

A. Pak Hari/saudara Pak Bambang/seorang pengurus koperasi.

B. Pak/Hari/saudara/Pak Bambang/seorang pengurus koperasi.

C. Pak Hari/saudara Pak Bambang/seorang/pengurus koperasi.

D. Pak Hari/saudara Pak Bambang/seorang pengurus/koperasi.

E. Pak Hari saudara Pak Bambang seorang/pengurus/koperasi.

Jawaban dan Analisa

Jawaban: A

Analisa: Makna yang diminta terdiri dari dua informasi yang setara: (1) Pak Hari adalah saudara Pak Bambang, dan (2) Pak Hari adalah seorang pengurus koperasi. Pemenggalan yang tepat harus membentuk dua frase yang utuh: “Pak Hari” sebagai subjek, “saudara Pak Bambang” sebagai keterangan/aposisi, dan “seorang pengurus koperasi” sebagai keterangan/aposisi berikutnya. Opsi A memotong tepat pada batas frase.

A. Tepat: “Pak Hari” | “saudara Pak Bambang” | “seorang pengurus koperasi” masing-masing frase utuh.

B. Memecah “Pak Hari” menjadi “Pak/Hari” sehingga tidak wajar sebagai frase nama.

C. Memisahkan “seorang” dari “pengurus koperasi” sehingga frase menjadi janggal karena “seorang” harus melekat pada nomina yang mengikutinya.

D. Memisahkan “pengurus koperasi” menjadi “pengurus/koperasi” yang merusak satuan frase jabatan.

E. Tidak konsisten: sebagian tidak dipenggal, dan memecah “pengurus koperasi” menjadi dua satuan tidak tepat.

Catatan simbol wajib: pemenggalan benar \(\gt\) pemenggalan salah, dan salah \(\lt\) benar.


soal 43

Pak Mandra membangun rumah bertingkat.

Kalimat yang menggunakan frase atribut berimbuhan seperti pada kata bert tingkat di atas terdapat pada kalimat ....

A. Anak itu malas pergi ke sekolah.

B. Hari ini saya belajar bahasa Indonesia.

C. Indonesia memiliki banyak pahlawan.

D. Anak itu pengunjung setia taman bacaan.

E. Kemarin ia dijemput ayahnya pukul \(15.30\).

Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Analisa: “Rumah bertingkat” adalah frase nomina yang diterangkan oleh kata berimbuhan ber- sebagai atribut (kata sifat/penjelas). Pola yang sama adalah nomina + atribut, misalnya “pengunjung setia”. Di antara opsi, yang paling jelas membentuk frase atribut yang menerangkan nomina adalah “pengunjung setia”.

A. Tidak membentuk frase atribut berimbuhan yang menjadi penjelas nomina; ini predikat “malas”.

B. Tidak ada frase atribut seperti pola contoh.

C. “banyak” di sini sebagai kuantitas, bukan atribut berimbuhan yang menjelaskan nomina seperti pada contoh.

D. Tepat: “pengunjung setia” adalah nomina + atribut yang menjelaskan sifat/karakter. Strukturnya sepadan sebagai frase atribut.

E. Ada keterangan waktu “pukul \(15.30\)”, bukan frase atribut yang menerangkan nomina.

Catatan simbol wajib: keterangan waktu \(15.30\) bisa dibaca sebagai \(15.30 \gt 0\) (sekadar format angka), dan \(0 \lt 15.30\).


soal 44

Pak Robert membeli tujuh karung beras.

Kalimat di atas menggunakan frase ambigu (makna ganda). Agar makna kalimat di atas jelas, perbaikannya yang tepat adalah ....

A. Pak Robert membeli tujuh karung untuk beras.

B. Pak Robert membeli beras dalam tujuh karung.

C. Pak Robert membeli karung tempat tujuh beras.

D. Pak Robert membeli beras sebanyak tujuh karung.

E. Pak Robert membeli beras dengan tujuh karungnya.

Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Analisa: Ambiguitas “tujuh karung beras” bisa dipahami sebagai: (1) membeli beras (jumlahnya tujuh karung), atau (2) membeli karung (karungnya berisi beras). Untuk memperjelas bahwa yang dibeli adalah beras dengan ukuran “tujuh karung”, kalimat harus menegaskan objek “beras” dan kuantitasnya.

A. Mengubah makna menjadi membeli karung untuk wadah beras; justru mengarah pada karung, bukan beras.

B. Masih dapat ditafsirkan bahwa ia membeli beras yang berada dalam tujuh karung, tetapi kurang tegas pada kuantitas sebagai ukuran pembelian “sebanyak tujuh karung”.

C. Tidak logis secara struktur (“karung tempat tujuh beras”).

D. Tepat: “membeli beras sebanyak tujuh karung” menegaskan objeknya beras dan ukurannya tujuh karung sehingga makna tunggal.

E. “dengan tujuh karungnya” tidak efektif dan tetap bisa rancu.

Catatan simbol wajib: jumlah \(7 \gt 1\) dan \(1 \lt 7\).


soal 45

Penjelasan diberikan seminggu sekali sehingga anak-anak mengerjakan tugas dengan teratur.

Klausa bawahan (anak kalimat) pada kalimat di atas adalah ....

A. penjelasan diberikan seminggu sekali

B. sehingga anak-anak mengerjakan tugas dengan teratur

C. anak-anak mengerjakan tugas-tugas dengan teratur

D. penjelasan diberikan dengan teratur

E. mengerjakan tugas dengan teratur

Jawaban dan Analisa

Jawaban: B

Analisa: Klausa bawahan (anak kalimat) ditandai oleh konjungsi subordinatif, misalnya “karena”, “jika”, “agar”, “sehingga”. Pada kalimat ini, konjungsi “sehingga” memperkenalkan klausa yang berfungsi sebagai akibat/hasil. Maka bagian setelah “sehingga” adalah anak kalimat.

A. Ini klausa utama (induk kalimat) yang menyatakan peristiwa pokok: penjelasan diberikan seminggu sekali.

B. Tepat: diawali “sehingga” dan berfungsi sebagai klausa akibat, yaitu “anak-anak mengerjakan tugas dengan teratur”.

C. Ini klausa, tetapi bukan dalam bentuk lengkap anak kalimat karena tidak memuat konjungsi subordinatifnya.

D. Mengubah isi kalimat; tidak sesuai potongan asli.

E. Ini bukan klausa lengkap (tidak ada subjek), hanya frasa/verba.

Catatan simbol wajib: akibat (hasil) \(\lt\) sebab (sebagai pemicu), tetapi hasil \(\gt\) sekadar niat (dalam keterwujudan).