Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 11

\(CO_2\) dapat menyebabkan efek rumah kaca jika kadarnya di atmosfer meningkat dan menyebabkan peningkatan suhu bumi yang disebut pemanasan global. Efek rumah kaca ini dapat ditanggulangi dengan cara ....

A.membuka lahan pertanian baru
B.pembakaran hutan
C.penebangan hutan
D.penghijauan
E.penggunaan freon
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Efek rumah kaca meningkat ketika kadar \(CO_2\) meningkat. Cara menanggulangi yang paling tepat adalah mengurangi \(CO_2\) di atmosfer, salah satunya dengan penghijauan (menanam/menambah vegetasi) karena tumbuhan melakukan fotosintesis yang menyerap \(CO_2\).

A. Tidak tepat: pembukaan lahan pertanian baru sering berarti pembukaan hutan/lahan, berpotensi meningkatkan emisi \(CO_2\).

B. Salah: pembakaran hutan justru menambah \(CO_2\) ke atmosfer.

C. Salah: penebangan hutan mengurangi penyerap \(CO_2\) sehingga memperburuk efek rumah kaca.

D. Tepat: penghijauan meningkatkan jumlah tumbuhan penyerap \(CO_2\).

E. Salah: freon lebih terkait penipisan ozon dan juga gas rumah kaca, bukan solusi penanggulangan.


Soal 12

Perhatikan model percobaan osmosis berikut!

Screenshot_20-2-2026_141717__20260220_141805.jpeg

Peristiwa yang menunjukkan keadaan sel darah pada gambar di atas adalah ....

A.\(X\) mengalami krenasi
B.\(Y\) mengalami plasmolisis
C.\(Z\) mengalami krenasi
D.\(X\) dan \(Y\) mengalami dialisis
E.\(X\) dan \(Z\) mengalami krenasi
Jawaban & Analisa

Jawaban: C

Analisa: Pada larutan hipertonis (\(Z\)), air keluar dari sel darah merah sehingga sel menyusut dan berkeriput (krenasi). Pada larutan hipotonis (\(X\)), air masuk ke sel sehingga sel membengkak bahkan bisa pecah (hemolisis), bukan krenasi. Pada larutan isotonis (\(Y\)), bentuk sel relatif normal.

A. Salah: \(X\) hipotonis menyebabkan pembengkakan/hemolisis, bukan krenasi.

B. Salah: plasmolisis terjadi pada sel tumbuhan (ada dinding sel), bukan istilah utama untuk sel darah.

C. Tepat: \(Z\) hipertonis menyebabkan krenasi.

D. Salah: dialisis adalah pemisahan zat melalui membran semipermeabel, bukan perubahan bentuk sel darah pada osmosis ini.

E. Salah: yang krenasi hanya pada \(Z\), bukan \(X\).


Soal 13

Perhatikan gambar struktur sel berikut!

Screenshot_20-2-2026_141724__20260220_141813.jpeg

Nama dan fungsi organel \(X\) adalah ....

A.lisosom untuk respirasi sel
B.mitokondria untuk respirasi sel
C.sentrosom untuk pusat pembelahan sel
D.retikulum endoplasma untuk transportasi intrasel
E.mitokondria untuk pembentukan enzim pencernaan
Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Analisa: Organel \(X\) pada gambar berbentuk oval/“kacang” dengan lipatan membran dalam (krista) yang khas mitokondria. Fungsi utama mitokondria adalah tempat respirasi sel untuk menghasilkan energi dalam bentuk \(ATP\).

A. Salah: lisosom berfungsi pencernaan intrasel, bukan respirasi.

B. Tepat: mitokondria adalah tempat respirasi sel.

C. Tidak sesuai: sentrosom biasanya digambar sebagai dua sentriol dan berperan pada pembelahan sel, bukan organel oval berkrista.

D. Retikulum endoplasma berperan dalam sintesis/transport, tetapi bentuk yang ditunjuk bukan jaringan membran berlipat menyebar.

E. Salah: enzim pencernaan terkait ribosom-\(RE\) kasar-\(badan\) Golgi/ lisosom, bukan fungsi utama mitokondria.


Soal 14

Suatu jaringan tumbuhan memiliki sifat-sifat: merupakan jaringan dasar, tersusun dari sel hidup, mempunyai struktur morfologi yang bervariasi, masih dapat membelah, dan berfungsi dalam pembentukan tunas. Jaringan tumbuhan yang dimaksud adalah ....

A.epidermis
B.xilem
C.kolenkim
D.parenkim
E.sklerenkim
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Jaringan parenkim adalah jaringan dasar, tersusun dari sel hidup, bentuknya bervariasi, dan masih dapat membelah (bersifat meristematik kembali pada kondisi tertentu). Parenkim juga dapat berperan dalam regenerasi dan pembentukan tunas.

A. Epidermis adalah jaringan pelindung, bukan jaringan dasar pembentuk tunas.

B. Xilem umumnya tersusun dari sel mati (unsur trakea) dan berfungsi mengangkut air-mineral.

C. Kolenkim adalah jaringan penguat dari sel hidup, tetapi ciri “jaringan dasar” dan “pembentukan tunas” lebih tepat pada parenkim.

D. Tepat: parenkim memenuhi seluruh ciri pada soal.

E. Sklerenkim umumnya sel mati dengan dinding tebal berlignin, berfungsi penguat.


Soal 15

Perhatikan gambar mekanisme gerak otot berikut!

Screenshot_20-2-2026_141734__20260220_141819.jpeg

Zona H Zona Z
A memendek memanjang
B memanjang memendek
C memanjang tidak berubah
D memendek memendek
E memanjang memanjang
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Saat kontraksi otot, filamen aktin bergeser ke arah pusat sarkomer sehingga tumpang tindih antara aktin dan miosin meningkat. Akibatnya:

Bagian Perubahan Saat Kontraksi Alasan Biologis
Zona \(H\) Memendek Zona \(H\) adalah daerah yang hanya berisi filamen miosin. Saat kontraksi, aktin masuk ke daerah ini sehingga luasnya mengecil.
Garis \(Z\) Memendek (jarak antar \(Z\) menyempit) Garis \(Z\) adalah batas sarkomer. Saat kontraksi, jarak antar garis \(Z\) menjadi lebih dekat karena sarkomer memendek.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah opsi D karena baik zona \(H\) maupun jarak antar garis \(Z\) mengalami pemendekan.

Analisa tiap opsi:

A salah, karena garis \(Z\) tidak memanjang saat kontraksi.

B salah, karena zona \(H\) tidak memanjang, melainkan memendek.

C salah, karena zona \(H\) tidak memanjang dan panjang sarkomer tidak tetap.

D benar, karena zona \(H\) memendek dan jarak antar garis \(Z\) juga memendek.

E salah, karena kontraksi tidak menyebabkan keduanya memanjang.