Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 26

Jika makhluk di muka bumi lebih banyak melakukan katabolisme daripada anabilisme maka akan terjadi ...

A. Persediaan bahan makanan melimpah

B. Jumlah oksigen di atmosfer berlebihan

C. Makhluk herbivora lebih banyak daripada karnivora

D. suhu bumi meningkat karena kelebihan karbondioksida

E. energi yang dihasilkan mengakibatkan efek rumah kaca

Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Katabolisme adalah pemecahan senyawa organik untuk menghasilkan energi. Proses katabolisme (misalnya respirasi) cenderung menghasilkan \(CO_2\) dan menggunakan \(O_2\). Jika katabolisme lebih dominan daripada anabolisme, maka \(CO_2\) di lingkungan cenderung meningkat. Peningkatan \(CO_2\) memperkuat efek rumah kaca sehingga suhu bumi cenderung naik.

Analisa opsi: A salah (katabolisme bukan menambah bahan makanan). B salah (katabolisme justru memakai \(O_2\)). C tidak langsung berkaitan. D benar (lebih banyak katabolisme \(\rightarrow\) lebih banyak \(CO_2\)). E kurang tepat karena efek rumah kaca utamanya terkait gas rumah kaca (terutama \(CO_2\)), bukan “energi yang dihasilkan” secara langsung.


Soal 27

Berikut skema hubungan antara katabolisme karbohidrat, lemak dan protein:

Screenshot_22-2-2026_103056__20260222_104131.jpeg

Dari skema di atas, hasil pemecahan lemak yang akan masuk ke dalam jalur glikolisis adalah ...

A. asam amino

B. asam lemak

C. asam piruvat

D. asam lemak dan gliserol

E. gliserol

Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Analisa: Lemak (trigliserida) dipecah menjadi asam lemak dan gliserol. Gliserol dapat diubah menjadi senyawa antara yang masuk jalur glikolisis. Asam lemak umumnya dipecah melalui \(\beta\)-oksidasi menjadi Asetil KoA, sehingga masuknya lebih langsung ke tahap setelah glikolisis (menuju Siklus Krebs), bukan ke jalur glikolisis itu sendiri.

Analisa opsi: A salah (asam amino berasal dari protein). B salah (asam lemak masuk melalui Asetil KoA). C salah (piruvat adalah produk glikolisis). D salah karena hanya gliserol yang masuk ke glikolisis. E benar.


Soal 28

Perhatikan label kandungan gizi pada beberapa macam makanan dalam berat \(100\) gr di bawah ini!

No Jenis makanan KH (mg) Lemak (mg) Prot. (mg) Vit.A (UI) Vit.B (mg) Vit.C (mg)
A gado-gado \(60\) \(45\) \(28\) \(30\) \(1\) \(3{,}5\)
B singkong goreng \(35\) \(100\) \(1{,}2\) \(60{.}000\) \(0{,}06\) \(3{,}0\)
C tumis kangkung \(9\) \(1{,}3\) \(5{,}7\) \(6{.}300\) \(0{,}07\) \(3{,}2\)
D jagung rebus \(33{,}1\) \(1{,}3\) \(5{,}0\) \(435\) \(0{,}24\) \(8\)
E kue dari singkong \(40\) \(40\) \(13\) \(61{.}000\) \(0{,}17\) \(30\)

Berdasarkan label di atas, maka makanan yang rendah kalori adalah ...

A. gado-gado

B. singkong goreng

C. tumis kangkung

D. jagung rebus

E. kue dari singkong

Jawaban & Analisa

Jawaban: C

Analisa: Kalori terutama ditentukan oleh kandungan makronutrien: karbohidrat \(\approx\) \(4\) kkal per gram, protein \(\approx\) \(4\) kkal per gram, lemak \(\approx\) \(9\) kkal per gram. Dari data, “tumis kangkung” memiliki KH \(9\), lemak \(1{,}3\), dan protein \(5{,}7\) yang paling kecil dibanding pilihan lain, sehingga total kalorinya paling rendah.

Analisa opsi: A lebih tinggi karena lemak \(45\). B sangat tinggi karena lemak \(100\). C paling rendah karena semua makronutrien kecil. D lebih tinggi dari C karena KH \(33{,}1\). E lebih tinggi karena lemak \(40\) dan protein \(13\).


Soal 29

Gambar sepotong molekul ADN.

Screenshot_22-2-2026_103110__20260222_104155.jpeg

Satu nukleotida ditunjukkan oleh nomor ...

A. \(5\) – \(6\) – \(8\)

B. \(4\) – \(1\) – \(2\)

C. \(2\) – \(3\) – \(7\)

D. \(2\) – \(3\) – \(1\)

E. \(1\) – \(2\) – \(3\)

Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Analisa: Satu nukleotida tersusun atas fosfat + gula deoksiribosa + basa nitrogen. Pada gambar, nomor \(4\) menunjuk fosfat (bulatan), nomor \(1\) menunjuk gula (pentagon), dan nomor \(2\) menunjuk basa nitrogen (kotak). Jadi satu nukleotida adalah \(4\)–\(1\)–\(2\).

Analisa opsi: A tidak membentuk satu paket fosfat-gula-basa. C dan D mencampur basa dari dua sisi pasangan. E berisi gula dan basa berpasangan tetapi tidak memuat fosfat yang tepat sebagai satu unit nukleotida.


Soal 30

Berdasarkan gambar di atas, bentuk kromosom b dan d dinamakan ...

Screenshot_22-2-2026_103123__20260222_104223.jpeg

A. Metasentrik dan sub metasentrik

B. Metasentrik dan akrosentrik

C. Telosentrik dan sub metasentrik

D. Telosentrik dan akrosentrik

E. Sub metasentrik dan akrosentrik

Jawaban & Analisa

Jawaban: C

Analisa: Klasifikasi bentuk kromosom didasarkan pada letak sentromer. Kromosom sub metasentrik memiliki sentromer agak ke salah satu sisi sehingga lengan tidak sama panjang. Kromosom telosentrik memiliki sentromer sangat dekat ujung sehingga tampak seperti batang dengan “titik pertemuan” di ujung.

Pada gambar, kromosom b menunjukkan sentromer tidak tepat di tengah (lengan tidak sama) \(\rightarrow\) sub metasentrik. Kromosom d menunjukkan sentromer sangat dekat ujung \(\rightarrow\) telosentrik. Jadi pasangan b dan d adalah sub metasentrik dan telosentrik, yang pada pilihan dituliskan sebagai Telosentrik dan sub metasentrik.