Latihan Soal Pilihan Ganda (1–5)
Catatan LaTeX (wajib): contoh penggunaan simbol perbandingan: \( 3 \gt 2 \) dan \( 2 \lt 3 \).
Soal 1
Formalin sering ditemukan dalam jajanan atau makanan. Padahal formalin bukan bahan makanan. Justru sebaliknya, formalin merupakan larutan kimia yang berbahaya bagi tubuh manusia. Karena formalin mengandung zat pembunuh jamur, banyak orang menyalahgunakan formalin untuk mengawetkan makanan, seperti mi basah, tahu, dan ikan.
Makna kata “berbahaya” pada paragraf tersebut adalah …
| A | Keadaan yang tidak menakutkan |
| B | Mendatangkan kecelakaan/bencana |
| C | Tubuh dalam keadaan tidak sehat |
| D | Keadaan yang sangat memprihatinkan |
Jawaban & Analisis
Jawaban: B. Mendatangkan kecelakaan/bencana
| Opsi | Analisis |
|---|---|
| A | Salah. “Berbahaya” jelas menunjukkan sesuatu yang dapat merugikan/menimbulkan risiko, bukan “tidak menakutkan”. |
| B | Benar. Dalam konteks formalin yang “berbahaya bagi tubuh”, maknanya adalah dapat menimbulkan risiko serius/kerugian (celaka/akibat buruk). |
| C | Kurang tepat. Ini lebih menggambarkan “akibat” (menjadi tidak sehat), bukan makna dasar kata “berbahaya”. |
| D | Salah. “Memprihatinkan” adalah penilaian kondisi, bukan makna langsung dari “berbahaya”. |
Soal 2
Gempa bumi dengan kekuatan 6,9 skala richer mengguncang wilayah selatan Indonesia. BMKG mengeluarkan peringatan tsunami ke beberapa wilayah selatan Pulau Jawa. Gempa ini berpusat di selatan Tasikmalaya, Jawa Barat. Besarnya getaran gempa terasa hingga Yogyakarta dan Jabodetabek.
Ide pokok paragraf tersebut adalah …
| A | Pusat gempa 6,9 richer di Tasikmalaya |
| B | Gempa bumi mengguncang Indonesia |
| C | Gempa terasa hingga Yogyakarta |
| D | Peringatan tsunami akibat gempa bumi |
Jawaban & Analisis
Jawaban: B. Gempa bumi mengguncang Indonesia
| Opsi | Analisis |
|---|---|
| A | Ini detail penting (lokasi pusat gempa), tetapi bukan gagasan utama seluruh paragraf. |
| B | Benar. Kalimat pertama menyatakan peristiwa utama: gempa 6,9 SR mengguncang wilayah selatan Indonesia; kalimat-kalimat berikutnya hanya rincian (peringatan tsunami, pusat gempa, dampak getaran). |
| C | Ini dampak/akibat (jangkauan getaran), bukan inti paragraf. |
| D | Ini salah satu rincian lanjutan (tindakan BMKG), sedangkan topik utamanya tetap peristiwa gempanya. |
Soal 3
Saat ini sudah banyak orang menggunakan biofuel. Banyak perusahaan berlomba memproduksi biofuel. Hasil produksi yang dihasilkan untuk bahan bakar kendaraan bermotor. Penggunaan biofuel untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM.
Makna kata biofuel pada paragraf tersebut adalah …
| A | Bahan bakar yang dihasilkan secara alami |
| B | Proses pembuatan bahan bakar kendaraan |
| C | Bahan bakar minyak yang dihasilkan dari bahan organik |
| D | Bahan organik yang digunakan untuk membuat bahan bakar |
Jawaban & Analisis
Jawaban: C. Bahan bakar minyak yang dihasilkan dari bahan organik
| Opsi | Analisis |
|---|---|
| A | Terlalu umum dan kabur. “Biofuel” bukan sekadar “alami”, tetapi menekankan sumbernya dari bahan hayati/organik. |
| B | Salah karena itu mengarah ke “proses”, padahal biofuel adalah jenis bahan bakar. |
| C | Benar. Biofuel adalah bahan bakar yang dibuat dari sumber hayati/organik; sesuai konteks paragraf: diproduksi untuk bahan bakar kendaraan dan mengurangi ketergantungan pada BBM. |
| D | Salah fokus. Itu menggambarkan “bahan baku” (misalnya tanaman), bukan “bahan bakar” yang sudah jadi. |
Soal 4
Kayu yang diletakkan di tempat terbuka akan lapuk.
Sinonim kata lapuk adalah …
| A | Patah |
| B | Keropos |
| C | Lama |
| D | Lunak |
Jawaban & Analisis
Jawaban: B. Keropos
| Opsi | Analisis |
|---|---|
| A | “Patah” berarti terbelah/putus; tidak sama dengan “lapuk”. |
| B | Benar. “Lapuk” pada kayu berarti rusak karena usia/cuaca hingga menjadi rapuh dan berongga/keropos. |
| C | “Lama” berkaitan dengan waktu, bukan kondisi kayu. |
| D | “Lunak” bisa menjadi akibat awal, tetapi sinonim paling tepat untuk “lapuk” (kayu rusak/rapuh) adalah “keropos”. |
Soal 5
Sebelum dikonsumsi, sayuran hijau sebaiknya dimasak terlebih dahulu secara benar. Sayuran yang akan dimasak sebaiknya dicuci dan dipotong-potong menurut selera. Sayuran tersebut jangan dimasak terlalu lama. Jika dimasak terlalu lama, kandungan zat gizinya akan rusak atau berkurang.
Bagaimana cara memasak sayuran hijau yang benar?
| A | dimasak hingga berubah warna dan dicuci hingga bersih sebelum dimasak |
| B | sayuran dicuci sebelum dipotong-potong dan dimasak tidak terlalu lama |
| C | sayuran dicuci setelah dimasak agar kandungan gizinya tidak rusak |
| D | dicuci sebelum dimasak kemudian dimasak dalam waktu lama |
Jawaban & Analisis
Jawaban: B. sayuran dicuci sebelum dipotong-potong dan dimasak tidak terlalu lama
| Opsi | Analisis |
|---|---|
| A | Kurang tepat. Teks tidak menyebut “harus berubah warna” sebagai patokan. Inti teks: cuci, potong, dan jangan terlalu lama memasak. |
| B | Benar. Persis mengikuti urutan dan pesan teks: dicuci, dipotong-potong, lalu dimasak tidak terlalu lama agar gizi tidak berkurang. |
| C | Salah. Teks menyatakan sayuran dicuci sebelum dimasak, bukan setelah dimasak. |
| D | Salah. Teks menegaskan jangan memasak terlalu lama karena gizi bisa rusak/berkurang. |
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 9