Soal 31–35
-
Perhatikan cuplikan teks pidato berikut!
Kita akan melaksanakan pembelajaran di luar kelas. Kita belajar membajak sawah dan menanam padi. Kegiatan tersebut akan dipandu oleh bapak dan ibu pemandu….
Kalimat yang tepat untuk melengkapi pidato tersebut adalah ….
- Ciptakan lingkungan yang hijau dengan bercocok tanam di sawah
- Mari kita melaksanakan kegiatan tersebut sesuai arahan pemandu
- Mari kegiatan bercocok tanam ini kita lakukan dengan senang hati
- Ayo menanam padi dengan sungguh-sungguh agar hasil panen melimpah
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Alasan umum: Kalimat sebelum titik-titik menyatakan kegiatan dipandu oleh pemandu. Maka kalimat pelengkap paling tepat adalah ajakan untuk mengikuti arahan pemandu (bukan menambah tujuan baru atau slogan lain).
Opsi Penilaian Analisis A Kurang tepat Lebih berupa slogan/imbauan umum “ciptakan lingkungan hijau”, tidak langsung menutup gagasan “dipandu oleh pemandu”. B Paling tepat Selaras dengan konteks “kegiatan dipandu…”, sehingga ajakan yang logis adalah mengikuti arahan pemandu. C Kurang tepat Ajakan “dengan senang hati” tidak menanggapi inti informasi tentang adanya pemandu. D Kurang tepat Menekankan hasil panen, padahal bagian yang rumpang membutuhkan transisi/ajakan terkait pemandu. -
Puting beliung telah porak poranda beberapa rumah warga.
Perbaikan penggunaan kata porak poranda yang tepat adalah ….
- Memporak porandakan
- Memporakiporandakan
- Memorak porandakan
- Memporakporandakan
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Alasan umum: Pada kalimat tersebut, frasa “porak poranda” seharusnya dibentuk menjadi verba (kata kerja) yang menyatakan tindakan puting beliung terhadap rumah warga: “telah memporakporandakan…”. Di antara pilihan yang ada, bentuk verba yang paling mendekati kaidah adalah bentuk serangkai pada opsi D.
Opsi Penilaian Analisis A Kurang tepat Bentuknya terpisah menjadi dua kata (“memporak porandakan”), padahal bentuk verba yang diharapkan berupa satu kesatuan. B Salah Ada sisipan huruf “i” yang tidak sesuai bentuk kata. C Salah Awalan dasar “memorak” keliru (seharusnya “memporak…”). D Paling tepat Paling mendekati pembentukan verba dari “porak poranda” untuk konteks “puting beliung telah … beberapa rumah”. -
Bacalah kalimat-kalimat berikut!
- Oleh karena itu, kita harus memperhatikan kebersihan makanan dan minuman.
- Gangguan ini dapat disebabkan oleh bakteri.
- Bakteri masuk ke mulut melalui makanan dan minuman yang tercemar.
- Diare adalah gangguan kesehatan yang menyerang pencernaan.
Urutan kalimat tersebut bila disusun menjadi paragraf padu adalah …
- 4 – 2 – 3 – 1
- 2 – 3 – 4 – 1
- 3 – 4 – 2 – 1
- 4 – 3 – 2 – 1
Jawaban & Analisis
Jawaban: A (4 – 2 – 3 – 1)
Alasan umum: Paragraf padu biasanya dimulai dari definisi/topik (4), dilanjutkan penjelasan sebab (2), mekanisme/penjelas rinci (3), lalu ditutup simpulan/imbauan (1).
Catatan logika urutan: Kalimat (1) memakai penanda simpulan “Oleh karena itu”, jadi wajar diletakkan paling akhir. Secara posisi, (1) berada setelah penjelasan, sehingga urutan penjelasan harus datang dulu; jadi (1) tidak mungkin berada di awal. Posisi akhir ini membuat (1) “lebih belakang” daripada kalimat lain, misalnya dapat dipandang sebagai \(1 \gt 4\) dalam urutan kemunculan (bukan nilai angka), dan (4) berada lebih awal (\(4 \lt 1\)).
Opsi Penilaian Analisis A Paling tepat (4) definisi → (2) sebab → (3) cara bakteri masuk → (1) simpulan/imbauan. B Tidak padu Memulai dari “Gangguan ini…” (2) tanpa menyebut dulu apa “ini”-nya; definisi (4) seharusnya muncul lebih awal. C Tidak padu Kalimat (3) langsung membahas bakteri masuk, padahal belum ada pengenalan topik diare secara jelas. D Kurang tepat (4) lalu (3) langsung mekanisme, baru (2) sebab; alurnya terasa melompat (sebab lebih logis sebelum mekanisme rinci). -
Perhatikan percakapan berikut!
Felo : “Fi, kamu merasakan gempa tadi malam, tidak?”
Fiya : “Iya, besar sekali, ya?”
Felo : “Benar. Menurut berita dari BMKG, sebesar 7,3 skala richter.”
Fiya : “…”
Felo : “Berita awal memang seperti itu. Namun setelah itu, BMKG meralat adanya potensi tsunami.”
Kalimat yang tepat untuk melengkapi percakapan tersebut adalah …
- Terjadi tsunami, ya?
- Potensi tsunami, ya?
- Wah, banyak korbannya, ya?
- Wah, sangat besar, ya?
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Alasan umum: Setelah Felo menyebut berita gempa, respons Fiya yang paling nyambung dengan kalimat Felo berikutnya (“BMKG meralat adanya potensi tsunami”) adalah pertanyaan tentang potensi tsunami, bukan memastikan tsunami sudah terjadi atau membahas korban.
Catatan LaTeX: Besaran 7,3 lebih besar dari 7,0, sehingga dapat ditulis \(7{,}3 \gt 7{,}0\). Simbol \(\gt\) dan \(\lt\) dipakai untuk perbandingan.
Opsi Penilaian Analisis A Kurang tepat Menyatakan “terjadi tsunami” (fakta sudah terjadi), padahal Felo menegaskan “potensi tsunami” (kemungkinan/ancaman). B Paling tepat Persis menanggapi informasi lanjutan Felo tentang ralat “potensi tsunami”. C Kurang tepat Topik korban tidak muncul pada dialog; Felo juga tidak menanggapi korban, tetapi menanggapi ralat BMKG. D Kurang tepat Fiya sudah menilai “besar sekali”; respons ini berulang dan tidak menjembatani ke “potensi tsunami”. -
Perhatikan gambar berikut!
(Gambar tidak ditampilkan ulang sesuai instruksi.)
Kalimat yang sesuai dengan gambar tersebut adalah …
- Hewan berekor kecil, bertanduk dua, dan bersuara mengembik
- Hewan berbulu tebal, berwarna putih, dan makan rumput
- Hewan berkaki empat dan memiliki dua tanduk di kepala
- Hewan berkaki empat dan memiliki suara yang keras
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Alasan umum: Pada gambar terlihat hewan (kambing/domba) berwarna putih dengan bulu cukup tebal dan sedang berada di area berumput. Kalimat pada opsi B memuat ciri yang paling sesuai dan paling “terlihat” dari gambar.
Opsi Penilaian Analisis A Kurang tepat “Bersuara mengembik” tidak bisa dipastikan dari gambar (tidak ada informasi suara). B Paling tepat Warna putih dan bulu tebal tampak, serta konteks hewan pemakan rumput selaras dengan lingkungan berumput. C Kurang tepat “Dua tanduk” tidak selalu tampak jelas pada gambar; fokus gambar lebih kuat pada warna/bulu. D Kurang tepat “Suara yang keras” tidak dapat disimpulkan dari visual.
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Paket 9