Untuk menjawab soal no 26–27 bacalah paragraf berikut!
(1) Memberikan “asupan” makanan yang sehat dan seimbang adalah cara yang baik untuk memastikan tumbuh kembang serta menjaga tubuh tetap sehat dan kuat. (2) Pola makan yang dianjurkan adalah yang mengandung tiga kelompok zat nutrisi, yaitu sumber zat tenaga, pembangun, dan pengatur. (3) Makanan yang tergolong dalam sumber zat tenaga adalah nasi, tepung-tepungan, umbi-umbian, gula, dan minyak. (4) Sumber zat pembangun terdapat pada makanan seperti ikan, telur, susu, daging ayam, daging sapi, dan kacang-kacangan. (5) Sedang sumber zat pengatur banyak terdapat pada sayur dan buah, terutama yang berwarna hijau dan kuning.
Soal 26. Ide pokok paragraf tersebut adalah ....
A. cara yang baik untuk memberikan asupan makanan
B. cara menjaga tubuh agar tetap sehat dan kuat
C. asupan makanan, sehat dan seimbang
D. asupan makanan yang sehat untuk berkembang
E. makanan yang sehat dan seimbang pada sayur dan buah
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis:
Ide pokok adalah gagasan inti yang menjadi payung bagi seluruh kalimat penjelas. Kalimat (1) menyatakan inti pembahasan: pentingnya “asupan” makanan yang sehat dan seimbang. Kalimat (2) sampai (5) kemudian menjelaskan rincian “sehat dan seimbang” melalui pembagian zat nutrisi (tenaga, pembangun, pengatur) beserta contoh makanannya.
Opsi C paling tepat karena merangkum inti paragraf dalam bentuk ringkas: asupan makanan yang sehat dan seimbang.
Uji opsi lain:
A terlalu umum dan menekankan “cara” tanpa menyebut inti “sehat dan seimbang”.
B lebih menonjolkan tujuan (tetap sehat dan kuat), bukan gagasan utama tentang pola asupan seimbang tiga zat nutrisi.
D menyempitkan pada “berkembang”, padahal paragraf juga menekankan “sehat dan kuat”.
E hanya mengambil salah satu bagian (zat pengatur pada sayur dan buah), bukan gagasan utama keseluruhan paragraf.
Soal27. Kalimat yang berisi fakta pada paragraf tersebut adalah ....
A. (1), (2) dan (3)
B. (1), (3) dan (4)
C. (2), (3) dan (4)
D. (2), (4) dan (5)
E. (3), (4) dan (5)
Jawaban & Analisis
Jawaban: E
Analisis:
Kalimat fakta adalah kalimat yang isinya dapat dibuktikan (misalnya berupa klasifikasi/daftar/penjelasan objektif), bukan penilaian atau anjuran.
Kalimat (3), (4), dan (5) berisi daftar contoh sumber zat tenaga, pembangun, dan pengatur. Isi ketiga kalimat itu bersifat informatif dan dapat diverifikasi, sehingga termasuk fakta.
Kalimat (1) dan (2) mengandung unsur anjuran/penilaian, misalnya “cara yang baik” dan “pola makan yang dianjurkan”, sehingga lebih dekat ke opini/anjuran daripada fakta murni.
Paragraf berikut untuk soal nomor 28 dan 29.
Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
(1) Keadaan ekonomi di berbagai daerah di Indonesia menyebabkan banyak pencari kerja yang rela melakukan apa saja agar dapat bekerja di Malaysia, Singapura, dan Thailand. (2) Mereka rela mengeluarkan uang puluhan juta agar berangkat ke negara tujuan. (3) Sesampainya di negara tujuan memang dengan mudah mereka memperoleh pekerjaan. (4) Akhirnya, pemalsuan paspor, visa, dan identitas mereka lakukan agar mudah memasuki negara tujuan tersebut. (5) Banyak para pekerja itu yang meminta upah melebihi kemampuan kerjanya.
Soal 28. Kalimat utama paragraf tersebut adalah ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis:
Kalimat utama memuat gagasan paling umum yang dijelaskan oleh kalimat-kalimat lainnya. Kalimat (1) menyatakan sebab dan gambaran umum: kondisi ekonomi mendorong pencari kerja melakukan berbagai cara untuk bekerja di luar negeri (Malaysia, Singapura, Thailand).
Kalimat (2)–(5) merupakan rincian/contoh perilaku yang mendukung gagasan (1): mengeluarkan uang besar, mudah mendapat kerja, memalsukan dokumen, dan meminta upah berlebih. Karena itu, kalimat utama adalah (1).
Soal 29. Kalimat yang tidak padu pada paragraf tersebut adalah ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis:
Kepaduan paragraf menuntut semua kalimat mendukung gagasan utama dan memiliki hubungan logis yang serasi. Gagasan utama (1) menonjolkan “pencari kerja rela melakukan apa saja” akibat keadaan ekonomi. Kalimat (2) mendukung dengan contoh pengorbanan uang besar. Kalimat (4) mendukung dengan tindakan melanggar hukum (pemalsuan dokumen) sebagai wujud “rela melakukan apa saja”. Kalimat (5) juga mendukung dengan perilaku negatif terkait pekerjaan (meminta upah melebihi kemampuan).
Kalimat (3) menyatakan “dengan mudah memperoleh pekerjaan” di negara tujuan. Isi ini justru melemahkan alur “rela melakukan apa saja” (seolah tidak perlu tindakan ekstrem bila memperoleh pekerjaan dengan mudah), dan transisinya tidak padu karena setelah (3) langsung ke (4) “akhirnya” seakan-akan akibat yang logis, padahal jika sudah mudah memperoleh pekerjaan, alasan melakukan pemalsuan dokumen menjadi tidak jelas di dalam paragraf.
Karena itu, kalimat yang tidak padu adalah (3), sehingga jawabannya opsi C.
Teks untuk soal nomor 30 s.d. 32.
Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Seperti halnya mata, mulut juga merupakan jendela bagi kesehatan tubuh kita secara keseluruhan. Keadaan gigi, lidah, dan bibir dapat menentukan bagaimana kita berbicara maupun makan sesuatu. Salah satu masalah yang sering terjadi di mulut adalah gangguan gusi. Gangguan gusi terjadi karena adanya infeksi pada jaringan pendukung gigi. Ketika plak gigi muncul, bakteri akan mengiritasi gusi dan menyebabkan gusi menjadi bengkak.
Soal 30. Mengapa gusi dapat membengkak?
Jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut adalah ....
A. Mengalami gangguan gusi.
B. Sedang tumbuh jaringan pendukung gigi.
C. Terdapat plak gigi.
D. Bakteri mengiritasi gusi.
E. Bakteri bersarang di gusi.
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis:
Kalimat terakhir menyatakan sebab langsung pembengkakan: “bakteri akan mengiritasi gusi dan menyebabkan gusi menjadi bengkak”. Jadi, penyebab gusi bengkak adalah bakteri yang mengiritasi gusi, sesuai opsi D.
Opsi C hanya pemicu awal (plak muncul), namun teks menegaskan bengkak terjadi karena iritasi bakteri. Opsi lain tidak menyebut sebab langsung sesuai teks.
Soal 31. Simpulan paragraf tersebut yang tepat adalah ....
A. Masalah yang sering terjadi di mulut adalah gangguan gusi.
B. Kesehatan mulut dan mata harus diperhatikan karena mudah terkena penyakit.
C. Gangguan gusi terjadi karena adanya infeksi di sekitar mulut dan gigi.
D. Keadaan gigi, lidah, dan bibir dapat menentukan cara berbicara.
E. Bakteri menyebabkan gusi menjadi bengkak dan sering terinfeksi berat.
Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis:
Simpulan harus merangkum isi paragraf. Paragraf mengenalkan mulut sebagai indikator kesehatan, lalu fokus pada satu masalah yang sering terjadi, yaitu gangguan gusi, beserta penyebab dan prosesnya. Pernyataan yang merangkum inti tersebut adalah opsi A.
Opsi B memasukkan klaim tentang “mata mudah terkena penyakit” yang tidak dibahas. Opsi C kurang tepat karena teks menyebut infeksi pada jaringan pendukung gigi, bukan “di sekitar mulut dan gigi” secara umum. Opsi D hanya mengambil informasi awal. Opsi E menambahkan “sering terinfeksi berat” yang tidak disebutkan.
Soal 32. Arti istilah yang bercetak miring pada kalimat keempat paragraf tersebut adalah ....
A. pembengkakan akibat cedera.
B. penyebaran benih penyakit.
C. kemasukan bibit penyakit.
D. bibit penyakit yang sudah dilemahkan.
E. binatang kecil penyebab penyakit.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis:
Istilah miring pada kalimat keempat adalah infeksi. Maknanya adalah masuknya bibit penyakit (kuman/bakteri) ke dalam jaringan sehingga menimbulkan gangguan. Ini sesuai dengan opsi C “kemasukan bibit penyakit”.
Opsi A menjelaskan bengkak, bukan infeksi. Opsi B menekankan penyebaran, bukan peristiwa masuknya bibit penyakit. Opsi D merujuk pada vaksin (bibit dilemahkan). Opsi E menyebut makhluk penyebab, bukan peristiwa infeksi itu sendiri.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10