17.
Aulia memiliki adik, mereka tidak pernah bertengkar, bahkan dalam beberapa hal mereka memiliki banyak persamaan. Mereka berdua sangat cocok.
Pertanyaan: Peribahasa yang sesuai untuk menggambarkan Aulia dan adiknya adalah ....
- Seperti pinang dibelah dua.
- Seperti pungguk merindukan bulan.
- Seperti tikus dengan kucing.
- Seperti cincin dan permata.
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis Opsi A
- “Seperti pinang dibelah dua” berarti sangat mirip (sifat, kebiasaan, atau penampilan) dan cocok.
- Teks menegaskan: “banyak persamaan” dan “sangat cocok”.
- Ketepatan A \gt opsi lain karena paling tepat menggambarkan kemiripan dan kecocokan.
Analisis Opsi B
- “Seperti pungguk merindukan bulan” bermakna mengharapkan sesuatu yang sulit/nyaris mustahil tercapai.
- Teks tidak membahas harapan yang tidak mungkin, jadi B \lt A.
Analisis Opsi C
- “Seperti tikus dengan kucing” menggambarkan tidak akur/selalu bermusuhan.
- Padahal Aulia dan adiknya “tidak pernah bertengkar”. Jadi C berlawanan dengan isi.
Analisis Opsi D
- “Seperti cincin dan permata” menggambarkan pasangan yang serasi/saling melengkapi.
- Masih mungkin cocok, tetapi inti teks menonjolkan “banyak persamaan” (kemiripan), sehingga D \lt A.
18.
Ketika Pak Guru masuk ke dalam kelas, beliau langsung marah karena melihat salah satu meja di kelas itu penuh dengan coretan. Yang berbuat hanya Ucok tetapi seluruh siswa dimarahi.
Pertanyaan: Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
- Seekor kerbau menanduk sekelompok anak.
- Kerbau punya susu, sapi punya nama.
- Seekor kerbau berkubang, semua kena lumpurnya.
- Induk kerbau menanduk anak sendiri.
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis inti
- Situasinya: yang bersalah satu orang (Ucok), tetapi yang terkena marah semua siswa.
- Ini sama maknanya dengan “satu berbuat, banyak yang kena dampaknya”.
Analisis Opsi C
- “Seekor kerbau berkubang, semua kena lumpurnya” berarti perbuatan satu orang membuat banyak orang ikut terkena akibat.
- Paling pas dengan kejadian: Ucok mencoret, seluruh kelas dimarahi.
- Ketepatan C \gt A, B, dan D.
Analisis Opsi A
- Maknanya cenderung harfiah/keras (kerbau menanduk) dan tidak tepat sebagai peribahasa untuk “satu salah semua kena”.
- A \lt C.
Analisis Opsi B
- “Kerbau punya susu, sapi punya nama” berarti orang lain yang berbuat, orang lain yang mendapat nama/pujian/hasil (atau sebaliknya).
- Ilustrasi ini bukan soal “yang lain mendapat nama”, melainkan soal banyak orang ikut kena akibat. Maka B \lt C.
Analisis Opsi D
- “Induk kerbau menanduk anak sendiri” biasanya menggambarkan orang dekat menyakiti/mencelakakan pihak sendiri.
- Tidak sesuai dengan konteks siswa dan perbuatan satu orang. D \lt C.
19.
Karena terjadi perbedaan pendapat, dua kelompok pemuda itu berbantah-bantahan tidak ada ujung pangkalnya.
Pertanyaan: Ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ....
- rapuh mulut
- terang mulut
- cepat mulut
- riang mulut
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis Opsi C
- “cepat mulut” menggambarkan orang yang cepat menyahut/cepat membantah, sehingga mudah terjadi adu mulut.
- Ilustrasi menyebut “berbantah-bantahan” dan “tidak ada ujung pangkalnya”, cocok dengan sifat cepat membalas omongan.
- Ketepatan C \gt A, B, dan D.
Analisis Opsi A
- “rapuh mulut” tidak lazim digunakan untuk menggambarkan orang yang suka membantah; maknanya tidak jelas mengarah ke debat.
- A \lt C.
Analisis Opsi B
- “terang mulut” lebih dekat ke makna suka bicara terang-terangan/ceplas-ceplos, bukan khusus “berdebat tanpa ujung”.
- B \lt C untuk konteks ini.
Analisis Opsi D
- “riang mulut” bermakna suka bercanda/berbicara gembira, bukan bertengkar debat.
- Jelas tidak sesuai, jadi D \lt C.
20.
Pantun:
Petani bekerja di sawah luas
Sawah dibajak tanahpun subur
Jangan cepat merasa puas
Tetap belajar agar negeri makmur
Pertanyaan: Pesan yang terkandung dalam pantun tersebut adalah ....
- bekerja keras di sawah luas
- membajak sawah agar subur
- belajar terus untuk membangun negeri
- sawah subur negeri makmur
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis inti
- Dua baris pertama lebih sebagai sampiran (tentang petani dan sawah).
- Isi/pesan utama ada pada dua baris terakhir: “Jangan cepat merasa puas” dan “Tetap belajar agar negeri makmur”.
- Jadi pesan yang ditarik: terus belajar demi kemajuan/kemakmuran negeri.
Analisis Opsi C
- Opsi C merangkum langsung isi pantun: tetap belajar dengan tujuan negeri makmur.
- Ketepatan C \gt A, B, dan D.
Analisis Opsi A
- Itu hanya mengambil baris sampiran, bukan amanat/pesan.
- A \lt C.
Analisis Opsi B
- Juga hanya mengambil bagian sampiran, bukan inti nasihatnya.
- B \lt C.
Analisis Opsi D
- Masih berkaitan, tetapi tidak memuat pesan “jangan cepat puas” dan “tetap belajar”.
- D terlalu umum dan lebih mengulang kata akhir, sehingga D \lt C.
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 9
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 10