Teks untuk Soal 5 dan 6
Cermati paragraf berikut untuk menjawab soal nomor 5 dan 6!
(1) Obesitas yang disebabkan oleh mengonsumsi makanan berlemak yang berlebihan menjadi ancaman besar terutama di negara-negara berkembang. (2) Menambahkan alginat pada roti dari air es awal menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. (3) Komponen alginat dari rumput laut bisa menekan proses pencernaan lemak di dalam usus. (4) Meskipun tidak dianggap sebagai makanan yang cukup lezat, serat alami yang ditemukan dalam rumput laut bisa menjadi kunci keberhasilan penurunan berat badan. (5) Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food Chemistry menunjukkan bahwa salah satu tipe alginat menurunkan penyerapan lemak hingga \(75\%\).
Soal 5
Kalimat fakta dalam paragraf tersebut terdapat pada kalimat nomor ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Jawaban dan Analisis
Jawaban: E
Analisis: Kalimat fakta adalah kalimat yang dapat dibuktikan kebenarannya secara objektif (misalnya berbasis data, hasil penelitian, angka, rujukan jurnal). Kalimat (5) memuat rujukan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food Chemistry serta angka kuantitatif \(75\%\), sehingga bersifat paling objektif dan dapat diverifikasi.
Uji opsi:
A (1) mengandung generalisasi “ancaman besar” yang cenderung evaluatif (tidak spesifik data pada paragraf).
B (2) memuat penilaian “sangat menggembirakan”, ini bahasa evaluatif (opini).
C (3) memang informatif, tetapi tidak sekuat (5) karena tidak menyertakan rujukan/angka pada kalimat itu.
D (4) memuat “cukup lezat” dan “kunci keberhasilan” yang bernuansa penilaian.
E (5) paling jelas faktual karena ada sumber publikasi + data numerik.
Kalimat dengan data terukur bobotnya \( \gt \) kalimat yang bersifat penilaian, maka (5) paling tepat.
Soal 6
Simpulan yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah ...
A. Hasil penelitian yang dipublikasikan jurnal Food Chemistry belum teruji.
B. Komponen alginat dalam rumput laut bisa menyebabkan obesitas.
C. Salah satu cara menurunkan berat badan adalah mengonsumsi rumput laut.
D. Menambahkan alginat pada roti, dari air es awal menunjukkan rasa enak.
E. Melakukan uji klinis untuk mengetahui efektivitas alginat bila dimakan.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: C
Analisis: Paragraf menjelaskan bahwa alginat (serat dari rumput laut) dapat menekan pencernaan lemak, membantu penurunan berat badan, dan bahkan menurunkan penyerapan lemak hingga \(75\%\). Simpulan yang paling sesuai adalah gagasan umum yang merangkum: rumput laut (melalui alginat) dapat membantu penurunan berat badan.
Uji opsi:
A tidak didukung; paragraf justru menyebut “dipublikasikan” dan hasilnya, bukan “belum teruji”.
B bertentangan; alginat disebut menekan penyerapan lemak, bukan menyebabkan obesitas.
C sesuai: rumput laut (alginatnya) berpotensi membantu penurunan berat badan.
D salah fokus; paragraf tidak menyimpulkan “rasa enak”.
E adalah saran tindakan baru (di luar isi simpulan paragraf), bukan simpulan dari informasi yang ada.
Teks untuk Soal 7 dan 8
Cermati paragraf berikut untuk menjawab soal nomor 7 dan 8!
Bayi harus memperoleh gizi dan nutrisi yang baik sejak dalam kandungan. Kebutuhan gizi dan nutrisi bayi semakin disempurnakan hingga usia lima tahun. Pertumbuhan organ tubuh, terutama otak, sangat didukung oleh penyerapan gizi dan nutrisi. Bayi yang tidak memperoleh gizi dan nutrisi yang baik pada usia itu akan terhambat pertumbuhannya. Anak yang gemuk bukan merupakan penanda tercukupinya kebutuhan gizi dan nutrisi. Sebaliknya, anak yang kurus tidak berarti kekurangan gizi dan nutrisi. Yang harus diperhatikan adalah memastikan kebutuhan gizi dan nutrisi sesuai dengan tinggi tubuh dan berat badan anak.
Soal 7
Mengapa gizi dan nutrisi yang baik harus dipenuhi sejak bayi dalam kandungan?
A. Mendukung pertumbuhan organ tubuh dan otak bayi.
B. Pemberian gizi yang baik adalah pada usia \(1\)–\(5\) tahun.
C. Agar bayi tubuhnya menjadi gemuk dan sangat sehat.
D. Menghindari bayi jangan sampai lemah dan tidak kurus.
E. Membiasakan bayi memakan makanan yang mengandung gizi.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: A
Analisis: Teks menegaskan bahwa pertumbuhan organ tubuh, terutama otak, sangat didukung oleh penyerapan gizi dan nutrisi. Karena itu, pemenuhan gizi sejak kandungan bertujuan mendukung pertumbuhan organ dan otak.
Uji opsi:
A sesuai langsung dengan kalimat “pertumbuhan organ tubuh, terutama otak”.
B menyempitkan ke usia \(1\)–\(5\) tahun, padahal teks menekankan sejak kandungan hingga usia lima tahun.
C salah karena teks menolak “gemuk” sebagai penanda gizi cukup.
D tidak menjadi alasan utama yang dinyatakan teks.
E tidak relevan untuk “sejak dalam kandungan”.
Soal 8
Tujuan penulis yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah ...
A. Mengimbau untuk memperhatikan pertumbuhan otak bayi sampai usia lima tahun.
B. Menjelaskan pertumbuhan organ tubuh dan otak bayi didukung oleh gizi dan nutrisi.
C. Mendeskripsikan berbagai faktor yang mempengaruhi tinggi dan berat badan bayi.
D. Menjelaskan bahwa kegemukan pada anak dipengaruhi oleh faktor genetika.
E. Memaparkan kembali tentang pemberian kebutuhan energi dan nutrisi secara tepat.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: B
Analisis: Isi paragraf berfokus pada penjelasan hubungan gizi-nutrisi dengan pertumbuhan (organ tubuh dan otak), serta koreksi pemahaman bahwa gemuk/kurus bukan satu-satunya indikator. Tujuan utamanya adalah menjelaskan peran gizi dan nutrisi terhadap pertumbuhan.
Uji opsi:
A terlalu sempit (hanya otak), padahal mencakup organ tubuh dan indikator gizi.
B paling tepat karena merangkum inti penjelasan paragraf.
C tidak dibahas (faktor-faktor tinggi/berat tidak diuraikan rinci).
D genetika tidak disebutkan.
E terdengar umum dan tidak sepresisi isi paragraf.
Soal 9
Cermati kutipan biografi berikut!
Ramadhan, anak ketujuh dari sepuluh bersaudara dari pasangan Raden Edjeh Kartahadidjaja dan Sadiah. Sejak kecil sudah akrab dengan dunia sastra dan tulis-menulis. Dia sudah mulai produktif menulis sejak masih SMA. Hingga akhir hayatnya, sastrawan Angkatan 66 telah menulis lebih dari tiga puluh judul buku. Salah satu karyanya berupa kumpulan puisi yang diterbitkan dalam buku berjudul Priangan Si Djelita (\(1956\)), ditulis saat Ramadhan kembali ke Indonesia dari perjalanan di Eropa \(1954\). Kala itu, ia menyaksikan tanah kelahirannya (Jawa Barat) sedang bergolak akibat berbagai peristiwa separatis. Kekecewaan sosial politik itu mengilhami menulis puisi-puisi dalam buku tersebut.
Hal yang dapat diteladani dari tokoh Ramadhan yang sesuai dengan isi teks adalah ...
A. Sejak kecil Ramadhan sudah akrab dengan dunia sastra dan tulis-menulis.
B. Ramadhan menulis buku kumpulan puisi Priangan Si Djelita berdasarkan perjalanan dari Eropa \(1954\).
C. Ramadhan menulis buku kumpulan puisi berdasarkan gejolak akibat berbagai peristiwa separatis di Jawa Barat.
D. Ramadhan menulis puisi Priangan Si Djelita hingga merupakan buku terbaik yang pernah diterbitkan di Indonesia.
E. Ramadhan mengungkapkan pengalamannya sebagai sastrawan Angkatan 66.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: C
Analisis: “Diteladani” mengarah pada sikap/keteladanan yang dapat ditiru, misalnya kemampuan menjadikan kondisi sosial sebagai inspirasi karya. Teks menegaskan gejolak separatis di Jawa Barat dan kekecewaan sosial-politik mengilhami Ramadhan menulis puisi. Itu menunjukkan keteladanan: peka terhadap realitas dan produktif berkarya.
Uji opsi:
A lebih berupa fakta biografis, bukan nilai teladan yang ditegaskan sebagai tindakan kreatif.
B benar secara informasi, tetapi “perjalanan Eropa” bukan inti keteladanan yang ditekankan.
C tepat karena memuat inti proses kreatif: realitas sosial \(\rightarrow\) inspirasi \(\rightarrow\) karya.
D klaim “buku terbaik” tidak ada pada teks.
E tidak relevan dengan keteladanan; teks tidak menyebut ia “mengungkapkan pengalaman”.
Teks untuk Soal 10 dan 11
Cermati tajuk rencana berikut untuk menjawab soal nomor 10 dan 11!
Penggunaan jasa penerbangan tentu berharap semua maskapai mencapai standar keselamatan yang excellent. Berbeda dengan bus kota yang boleh mogok di tengah jalan, bagi transportasi udara, kerusakan mesin dan kecelakaan sistem pascalepas landas adalah dosa besar. Maskapai penerbangan tidak boleh terjebak dalam perang tarif. Liberalisasi dalam pasar bebas tidak berarti kebebasan dalam mematikan pesaing dalam menerapkan tarif serendah-rendahnya. Karena kalau itu yang terjadi, dan standar keselamatan dikorbankan, maskapai penerbangan sejatinya telah mematikan pengguna jasa dalam arti harfiah.
Soal 10
Opini penulis yang terungkap dalam kutipan tajuk rencana tersebut adalah ...
A. Maskapai penerbangan harus memiliki standar keselamatan dan tidak boleh terjebak dalam perang tarif.
B. Transportasi udara yang mengalami kerusakan mesin merupakan bencana dan dosa besar.
C. Maskapai penerbangan tidak boleh melakukan liberalisasi dalam pasar bebas.
D. Jika standar keselamatan dikorbankan sejatinya telah menerapkan tarif serendah-rendahnya.
E. Selama ini maskapai penerbangan terus-menerus menyeramkan bagi pengguna jasa.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: A
Analisis: Opini (pendapat) biasanya berupa ajakan/penilaian normatif seperti “harus”, “tidak boleh”, atau penegasan sikap penulis. Teks secara eksplisit menyatakan: “Maskapai penerbangan tidak boleh terjebak dalam perang tarif” dan menekankan standar keselamatan. Opsi A merangkum dua gagasan opini utama itu.
Uji opsi:
A sesuai langsung dengan kalimat-kalimat normatif di tajuk rencana.
B lebih berupa ilustrasi/hiperbola “dosa besar”, tetapi bukan inti opini kebijakan yang ditekankan.
C salah karena penulis tidak menolak liberalisasi; penulis menolak penyalahgunaannya untuk mematikan pesaing.
D kalimatnya tidak runtut sebagai opini; juga bukan ringkasan yang tepat.
E tidak didukung oleh teks.
Ringkasan yang memuat inti normatif penulis bobotnya \( \gt \) kalimat yang hanya mengambil satu contoh, sehingga A paling tepat.
Soal 11
Keberpihakan penulis dalam kutipan tajuk rencana adalah kepada ...
A. maskapai penerbangan
B. pengusaha penerbangan
C. pengguna jasa penerbangan
D. pemerintah
E. pengelola penerbangan
Jawaban dan Analisis
Jawaban: C
Analisis: Tajuk rencana menekankan harapan “penggunaan jasa penerbangan” agar keselamatan excellent, dan mengingatkan bahwa jika keselamatan dikorbankan maka “mematikan pengguna jasa”. Fokus perlindungan dan kepentingan yang dibela adalah keselamatan penumpang/pengguna jasa.
Alasan opsi lain kurang tepat:
A dan B justru dikritik agar tidak terjebak perang tarif.
D tidak menjadi pusat pembahasan.
E tidak disebut sebagai pihak yang dibela; yang ditekankan adalah keselamatan pengguna.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10