Soal 36
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
|
Sajak Kita Di, pagi kita cerah Akankah hari ini kita indah Dik, jika senja kita merah .... Mungkinkah malam benderang dengan sinar mentari Dik, rimbak kita gersang Sanggupkah kita menadah hujan-Nya Kelak kita Dia curahkan diam-diam. Sutoyo |
Kalimat yang bermajas untuk melengkapi bagian rumpang puisi tersebut adalah ....
A. Malam begitu indah
B. Cinta kita selalu ada
C. Pasti bahagia dan derita tetap ada
D. Jangan lupa hidup ini sementara
E. Adakah rumah yang ramah untuk kita.
Jawaban & Analisis Soal 36
Jawaban: E
Petunjuk dari teks: setelah rumpang, larik berikutnya berbentuk pertanyaan retoris: “Mungkinkah malam benderang dengan sinar mentari”. Jadi, larik rumpang idealnya juga bernuansa puitis dan (lebih kuat) berbentuk pertanyaan yang menyambung suasana renungan.
E bermakna kias dan puitis. “Adakah rumah yang ramah untuk kita.” memanfaatkan citra “rumah” sebagai simbol tempat aman/teduh dalam kehidupan (majas simbolik), lalu selaras dengan pertanyaan retoris sesudahnya. E \( \gt \) opsi lain karena paling “bermajas” dan paling nyambung.
Opsi lain \( \lt \) E: A–D cenderung pernyataan langsung dan kurang menjadi jembatan menuju pertanyaan retoris berikutnya.
soal 37
Bacalah kutipan surat undangan berikut!
Dengan hormat,
Dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu guru kesenian SMA untuk menghadiri pentas seni SMA Nasional Bandung yang akan diselenggarakan pada ...
Pemerian yang tepat untuk melengkapi isi surat undangan tersebut adalah ....
A. hari/tanggal : Kamis, \(25\) Agustus \(2005\)
tempat : SMA Nasional Bandung
waktu : Pukul \(10.00\) s/d \(14.00\)
B. hari : Kamis
tanggal : \(25\) Agustus \(2005\)
waktu : Pukul \(10.00\) s/d \(14.00\)
C. hari,tanggal : Kamis, \(25\) Agustus \(2005\)
tempat : SMA Nasional Bandung
acara : Pentas Seni
D. hari,tanggal : Kamis, \(25\) Agustus \(2005\)
tempat : SMA Nasional Bandung
waktu : Pukul \(10.00\) s.d. \(14.00\)
E. hari/tanggal : Kamis, \(25\) Agustus \(2005\)
tempat : SMA Nasional Bandung
acara : Pentas Seni
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa: Bagian setelah kata “pada ...” pada surat undangan umumnya diisi rincian waktu pelaksanaan, yaitu hari/tanggal, tempat, dan waktu (jam). Karena pada kalimat undangan sudah disebutkan kegiatannya “menghadiri pentas seni”, maka tidak wajib mengulang “acara”. Opsi A memuat tiga unsur penting itu dengan jelas.
A. Tepat: ada hari/tanggal, tempat, dan waktu sehingga informasi undangan lengkap.
B. Kurang: tidak mencantumkan tempat sehingga penerima undangan belum tahu lokasi.
C. Kurang: tidak mencantumkan waktu (jam). Selain itu “acara” mengulang informasi yang sudah disebut dalam kalimat undangan.
D. Hampir sama dengan A, tetapi bentuk baku lazimnya “s/d” atau “s.d.” harus konsisten; pada pilihan ini penulisan “s.d.” bisa benar, namun opsi A lebih sesuai format yang umum dipakai pada opsi lain (konsistensi gaya).
E. Kurang: tidak mencantumkan waktu (jam), dan “acara” mengulang informasi.
Catatan simbol wajib: informasi lengkap \(\gt\) informasi tidak lengkap, dan informasi tidak lengkap \(\lt\) informasi lengkap.
soal 38
Cermati iklan berikut ini!
DIBUTUHKAN SEGERA
Perusahaan industri komponen otomotif roda \(2\) dan \(4\) yang berkembang pesat membutuhkan tenaga kerja, sebagai berikut:
Salesman Sepeda Motor Box
a. Pria max. \(27\) th SMU/sederajat memiliki Sim C.
b. Menyukai tugas lapangan & pengalaman bid. Consumer Goods/Med. Rep/Sparepart min. \(1\) thn.
Ruko Cempaka Mas blok Q - 5
Jl. Letjend Suprapto Jakarta Pusat f
Paling lambat \(10\) hari setelah iklan ini dimuat.
Kompas, \(27\) Mei \(2005\)
Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang sesuai dengan iklan tersebut adalah ....
A. Dengan surat ini, saya melamar pekerjaan di iklan yang dimuat di harian Kompas, \(27\) Mei \(2005\).
B. Berdasarkan penjelasan iklan di harian Kompas, \(27\) Mei \(2005\), saya mengajukan lamaran terhadap Saudara.
C. Sesuai dengan iklan, \(27\) Mei \(2005\) tersebut, saya ingin sekali bekerja di perusahaan ini. Maka saya menulis lamaran pekerjaan.
D. Iklan di harian Kompas, \(27\) Mei \(2005\) telah menarik keinginan saya untuk bekerja di perusahaan Saudara, oleh sebab itu saya mengajukan lamaran kerja.
E. Sehubungan dengan iklan yang dimuat pada harian Kompas, \(27\) Mei \(2005\), dengan ini saya mengajukan lamaran kerja pada perusahaan Saudara.
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Analisa: Kalimat pembuka surat lamaran yang baik biasanya langsung menyebut rujukan lowongan (sumber dan tanggal) lalu menyatakan maksud “mengajukan lamaran”. Opsi E adalah bentuk yang paling baku dan formal: “Sehubungan dengan iklan ... dengan ini saya mengajukan lamaran kerja ...”.
A. Masih dapat dipahami, tetapi kurang baku karena frasa “melamar pekerjaan di iklan” tidak efektif.
B. Kurang tepat karena “mengajukan lamaran terhadap Saudara” tidak lazim; yang lazim “kepada perusahaan/instansi”.
C. Terlalu lisan (“ingin sekali”) dan kurang formal untuk pembuka surat lamaran.
D. Makna benar, tetapi struktur kalimatnya lebih panjang dan kurang ringkas dibanding format baku.
E. Tepat: rujukan jelas (koran dan tanggal), maksud jelas (mengajukan lamaran), ragam bahasa resmi.
Catatan simbol wajib: bentuk pembuka baku \(\gt\) bentuk pembuka kurang baku, dan kurang baku \(\lt\) baku.
soal 39
Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Sifat manusia ibarat padi. Ketika manusia itu meraih kepandaian, kebesaran, dan kekayaan. Seharusnya sifatnya seperti padi, menjadi rendah hati. Seperti padi yang berisi. Tangkainya akan merunduk. Sebaliknya, jika tidak berilmu, ia akan sombong, menegakkan kepalanya. Apabila padi itu kosong, ia akan berdiri tegak. Demikianlah manusia yang tidak berilmu ...
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A. Sebaliknya, manusia menyadari terhadap kemampuan dan kelebihan yang dimilikinya.
B. Seharusnya manusia itu dapat menuntut ilmu setinggi-tingginya.
C. Setiap orang harus bisa menghargai kepandaian dan kelebihan orang lain.
D. Manusia harus sadar bahwa dirinya tidak punya kekuatan apa-apa.
E. Jadi, kita sebagai manusia apabila diberi kepandaian hendaknya meniru sifat padi yang berisi.
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Analisa: Paragraf membangun perbandingan padi berisi (merunduk) dengan padi kosong (tegak) untuk menasihati manusia: semakin berilmu seharusnya semakin rendah hati, bukan sombong. Kalimat penutup yang tepat adalah simpulan/anjuran yang langsung mengikat seluruh isi paragraf, yaitu meniru padi berisi ketika diberi kepandaian. Opsi E paling sesuai karena berbentuk kesimpulan (“Jadi”) dan isinya tepat sasaran.
A. Kalimatnya kurang tepat secara struktur dan tidak menutup gagasan perbandingan padi kosong vs padi berisi.
B. Masih relevan, tetapi lebih berupa anjuran mencari ilmu, bukan simpulan utama tentang kerendahan hati saat berilmu.
C. Umum dan tidak langsung menutup analogi “padi berisi merunduk”.
D. Tidak sejalur dengan analogi padi; paragraf menekankan rendah hati vs sombong, bukan soal “tidak punya kekuatan”.
E. Tepat: merangkum isi paragraf menjadi anjuran yang logis sesuai perbandingan padi.
Catatan simbol wajib: rendah hati \(\gt\) sombong (dalam nilai yang dianjurkan), dan sombong \(\lt\) rendah hati.
soal 40
Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Cara menutup cerita membuat pembaca mengulang kembali agar dapat mengerti dan menikmati cerita yang disampaikan. Pembaca bertanya-tanya tentang akhir cerita selanjutnya. Banyaknya bahasa Melayu dan bahasa Belanda yang digunakan membuat pembaca tidak mengerti. Pemakaian ungkapan dan kiasan dalam kalimat menjadikan cerita agak terasa berat. Untuk dapat memahami cerita ini pembaca terpaksa berpikir lebih dalam.
Kalimat resensi yang menyatakan kelemahan novel dalam petikan tersebut adalah ....
A. Perlu pemikiran dan konsentrasi untuk memahami cerita.
B. Ungkapan yang sering digunakan menjenuhkan pembaca.
C. Cerita kurang dapat dipahami karena jalan cerita tidak jelas.
D. Terdapatnya bahasa yang kurang dipahami pada cerita ini.
E. Cerita ini perlu berkali-kali dibaca untuk dapat memahaminya.
Jawaban dan Analisa
Jawaban: D
Analisa: Petikan secara langsung menyebut kelemahan: “Banyaknya bahasa Melayu dan bahasa Belanda yang digunakan membuat pembaca tidak mengerti.” Ini persis sejalan dengan opsi D, yakni adanya bahasa yang kurang dipahami dalam cerita tersebut. Opsi lain ada yang masih mungkin, tetapi tidak sejelas dan tidak setepat kalimat dalam petikan.
A. Ada dalam petikan (pembaca terpaksa berpikir lebih dalam), tetapi itu lebih berupa akibat umum; inti kelemahan yang paling eksplisit adalah penggunaan bahasa yang membuat pembaca tidak mengerti.
B. Tidak disebut “menjenuhkan” pada petikan.
C. Tidak ada pernyataan bahwa “jalan cerita tidak jelas”; yang dibahas adalah bahasa dan gaya ungkapan.
D. Tepat: sesuai langsung dengan kalimat tentang bahasa Melayu dan Belanda yang membuat pembaca tidak mengerti.
E. Ada nuansa “mengulang kembali”, tetapi alasan utamanya di petikan adalah bahasa yang tidak dipahami; opsi D paling tepat dan spesifik.
Catatan simbol wajib: hambatan bahasa \(\gt\) hambatan lain (pada petikan ini), dan hambatan lain \(\lt\) hambatan bahasa.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10