Soal 1
Perhatikan siklus hidup Fasciola hepatica berikut!

Fase yang hidup pada inang sementara dari cacing tersebut adalah ....
A. 1 dan 2
B. 2 dan 4
C. 3 dan 4
D. 5 dan 6
E. 6 dan 7
Jawaban & Analisis
Kunci: C
Inang sementara (perantara) Fasciola hepatica adalah siput air. Di dalam tubuh siput, larva berkembang berturut-turut menjadi sporokista lalu redia sebelum akhirnya menghasilkan serkaria yang keluar dari siput.
Pada gambar, tahap yang berada di siput ditunjukkan oleh nomor 3 (sporokista) dan 4 (redia). Karena keduanya merupakan tahap perkembangan di inang sementara, jawaban yang tepat adalah 3 dan 4.
Jumlah tahap di inang sementara pada opsi benar adalah \( 2 \), sehingga \( 2 \gt 0 \).
Soal 2
Perhatikan gambar-gambar hewan berikut (kadal, ular, ikan salem, ikan tuna)!

Apakah ciri yang sama yang terdapat pada semua hewan di atas?
A. Jantung beruang tiga.
B. Fertilisasi eksternal.
C. Kulit tubuh licin.
D. Poikiloterm.
E. Homoioterm.
Jawaban & Analisis
Kunci: D
Kadal dan ular (reptil) serta ikan salem dan ikan tuna (ikan) sama-sama termasuk hewan berdarah dingin (ektoterm), sehingga suhu tubuhnya cenderung mengikuti suhu lingkungan (poikiloterm).
Pilihan lain tidak cocok untuk semuanya: jantung beruang tiga tidak berlaku untuk semua ikan, fertilisasi eksternal tidak berlaku untuk semua reptil, dan kulit licin bukan ciri reptil. Homoioterm adalah ciri burung dan mamalia.
Pada poikiloterm, perubahan suhu tubuh relatif mengikuti lingkungan, sehingga selisih suhu tubuh terhadap lingkungan bisa \( \lt \) pada homoioterm dalam kondisi tertentu.
Soal 3
Perhatikan metagenesis lumut berikut!

Bagian yang bertanda X dan Y secara berurutan adalah ....
A. protalium dan anteridium
B. sporofit dan anteridium
C. protalium dan arkegonium
D. protonema dan anteridium
E. protonema dan arkegonium
Jawaban & Analisis
Kunci: D
Pada lumut, spora berkecambah membentuk protonema, lalu berkembang menjadi gametofit. Jadi X adalah protonema.
Gametofit menghasilkan alat kelamin: anteridium (menghasilkan spermatozoid) dan arkegonium (menghasilkan ovum). Pada bagan, Y berada pada cabang yang menuju pembentukan gamet jantan (yang kemudian membuahi ovum), sehingga Y adalah anteridium.
Dengan demikian urutan X lalu Y adalah protonema dan anteridium, sehingga \( 1 \gt 0 \) pasangan yang benar.
Soal 4
Perhatikan diagram penampang putik berikut!

Embrio terbentuk bila terjadi fertilisasi antara nomor ....
A. 1 dan 4
B. 1 dan 5
C. 2 dan 4
D. 3 dan 4
E. 3 dan 5
Jawaban & Analisis
Kunci: E
Pada tumbuhan berbunga terjadi pembuahan ganda. Embrio terbentuk dari peleburan satu inti sperma dengan sel telur (ovum).
Pada diagram penampang putik, nomor 3 menunjukkan inti sperma yang berasal dari serbuk sari melalui tabung serbuk sari, sedangkan nomor 5 menunjukkan sel telur (ovum) yang terdapat di dalam bakal biji.
Karena embrio berasal dari peleburan sperma dan ovum, maka pasangan yang benar adalah \( 3 \) dan \( 5 \).
Jika fertilisasi berhasil, pembelahan zigot akan berlangsung sehingga jumlah sel zigot bertambah dan akhirnya menjadi embrio. Setelah fertilisasi, jumlah sel embrio \( \gt \) 1 akibat proses pembelahan mitosis.
Soal 5
Kelompok organisme di bawah ini yang bukan merupakan keanekaragaman hayati tingkat jenis adalah ....
A. padi, jagung, dan gandum
B. kelapa, aren, dan pinang
C. jambu biji, jambu air, dan jambu monyet
D. mawar ungu, mawar merah, dan mawar putih
E. jeruk keprok, jeruk nipis, dan jeruk Bali
Jawaban & Analisis
Kunci: D
Keanekaragaman hayati tingkat jenis menunjukkan perbedaan antar spesies yang berbeda.
Pilihan A, B, C, dan E masing-masing terdiri dari spesies yang berbeda walaupun masih dalam satu kelompok besar.
Pilihan D (mawar ungu, mawar merah, mawar putih) hanya menunjukkan perbedaan warna bunga dalam satu spesies mawar. Itu termasuk keanekaragaman tingkat gen, bukan tingkat jenis.
Perbedaan warna tersebut disebabkan variasi gen dalam satu spesies, sehingga jumlah spesies tetap \( 1 \) dan \( 1 \lt 2 \) jenis berbeda.