Soal 26
Perhatikan bagan respirasi anaerob berikut!

Glukosa mengalami glikolisis hingga terbentuk 2 piruvat, kemudian direduksi menjadi 2 laktat. Pada tahap awal terjadi pembentukan ATP dari ADP (berlabel X) dan pada tahap reduksi terjadi perubahan NADH menjadi NAD+ (berlabel Y). Berdasarkan bagan tersebut, jumlah ATP dan NAD yang berlabel X dan Y adalah ....
A. 6 ATP dan 2 NAD
B. 4 ATP dan 4 NAD
C. 3 ATP dan 2 NAD
D. 2 ATP dan 2 NAD
E. 1 ATP dan 1 NAD
Jawaban & Analisis
Kunci: D
Pada glikolisis, 1 molekul glukosa menghasilkan \( 2 \) ATP bersih. Jadi jumlah ATP pada label X adalah \( 2 \).
Pada proses reduksi 2 piruvat menjadi 2 laktat, dibutuhkan \( 2 \) NADH yang kemudian berubah menjadi \( 2 \) NAD+. Jadi jumlah NAD pada label Y adalah \( 2 \).
Jumlah ATP respirasi anaerob \( \lt \) respirasi aerob karena tidak melalui siklus Krebs dan rantai transpor elektron.
Soal 27
Pada peristiwa asimilasi karbon, faktor yang berperan dalam anabolisme karbohidrat adalah ....
A. CO2, H2O, dan klorofil
B. CO2, H2O, dan RuBP
C. CO2, O2, dan klorofil
D. CO2, H2O, dan ATP
E. C6H12O6, O2, dan klorofil
Jawaban & Analisis
Kunci: B
Asimilasi karbon terjadi pada siklus Calvin, yaitu pengikatan CO2 oleh RuBP (Ribulosa bifosfat) dengan bantuan enzim Rubisco.
Air berperan sebagai sumber elektron dalam fotosintesis. Oksigen bukan bahan pembentuk karbohidrat.
CO2 direduksi menjadi karbohidrat sehingga kadar CO2 dalam daun menjadi \( \lt \) sebelum proses berlangsung.
Soal 28
Perhatikan pernyataan berikut:
(1) dapat menduplikasikan diri pada saat membelah
(2) mengandung informasi genetik
(3) kadarnya berubah-ubah berdasarkan sintesis protein
(4) membentuk rantai tunggal yang panjang
Pernyataan yang merupakan ciri-ciri DNA adalah ....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4
Jawaban & Analisis
Kunci: A
DNA dapat bereplikasi saat pembelahan sel dan mengandung informasi genetik.
DNA berbentuk rantai ganda, bukan tunggal. Kadar DNA relatif tetap dalam sel somatik sehingga pernyataan (3) tidak tepat.
Jumlah DNA dalam inti sel normal tidak berubah kecuali saat fase S, sehingga stabilitas DNA \( \gt \) RNA.
Soal 29
Di bawah ini tahap-tahap pada sintesis protein:
(1) asam amino berderet sesuai kode pembentukan protein
(2) dRNA meninggalkan inti menuju ribosom
(3) tRNA mengangkut asam amino sesuai kode genetik
(4) DNA melakukan transkripsi sehingga terbentuk dRNA
(5) protein yang terbentuk merupakan enzim pengatur metabolisme sel
Urutan tahapan sintesis protein adalah ....
A. (1)–(2)–(3)–(4)–(5)
B. (2)–(3)–(1)–(4)–(5)
C. (3)–(2)–(1)–(5)–(4)
D. (4)–(2)–(1)–(3)–(5)
E. (4)–(2)–(3)–(1)–(5)
Jawaban & Analisis
Kunci: E
Urutan sintesis protein dimulai dari transkripsi DNA menjadi mRNA (4), mRNA keluar inti (2), tRNA membawa asam amino (3), asam amino dirangkai (1), lalu terbentuk protein fungsional (5).
Proses translasi terjadi di ribosom dengan ketepatan pasangan kodon–antikodon yang menyebabkan kesalahan sintesis \( \lt \) jika pasangan tepat.
Soal 30
Pada pengembangan tanaman melon, gen B (licin) dominan terhadap b (kasar) dan gen K (kuning) dominan terhadap k (hijau). Penyilangan antara induk galur murni berbeda menghasilkan F1 heterozigot untuk dua karakter. Jika F1 disilangkan sesamanya, rasio fenotip yang dihasilkan adalah ....
A. 9 kuning-licin : 3 hijau-licin : 3 kuning-kasar : 1 hijau-kasar
B. 9 kuning-licin : 3 hijau-licin : 3 hijau-kasar : 1 kuning-kasar
C. 9 kuning-licin : 3 hijau-licin : 4 kuning-kasar
D. 15 kuning-licin : 1 kuning-kasar
E. 12 kuning-licin : 3 kuning-kasar : 1 hijau-kasar
Jawaban & Analisis
Kunci: A
Induk galur murni: \( BBKK \times bbkk \).
F1: \( BbKk \).
Persilangan sesama F1: \( BbKk \times BbKk \).
Rasio dihibrid klasik adalah \( 9:3:3:1 \).
Jumlah fenotip dominan ganda \( \gt \) fenotip resesif ganda karena peluang kombinasi alel dominan lebih besar.