Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 36

Interaksi \( 2 \) gen terjadi pada jengger ayam. Gen \( R \) mengatur jengger ros, gen \( P \) mengatur jengger pea. Bila gen \( R \) dan \( P \) bertemu terbentuk fenotip walnut. Bila gen \( r \) dan \( p \) bertemu terbentuk fenotip single. Disilangkan ayam ros \( (RRpp) \) dengan ayam pea \( (rrPP) \) menghasilkan ayam walnut \( (RrPp) \).

Bila sesama \( F1 \) disilangkan, perbandingan fenotip pada \( F2 \) adalah ....

A. \( 3 \) walnut : \( 1 \) pea
B. \( 12 \) walnut : \( 3 \) ros : \( 1 \) pea
C. \( 9 \) walnut : \( 3 \) ros : \( 4 \) pea
D. \( 9 \) walnut : \( 3 \) ros : \( 3 \) pea : \( 1 \) single
E. \( 15 \) walnut : \( 1 \) single

Jawaban & Analisis

Kunci: D

Analisis: Persilangan awal \( RRpp \times rrPP \) menghasilkan \( F1 = RrPp \) (walnut) karena ada alel dominan \( R \) dan \( P \).

Jika \( F1 \) disilangkan sesamanya, \( RrPp \times RrPp \), maka fenotip ditentukan oleh kombinasi alel:

- Walnut: \( R\_P\_ \)
- Ros: \( R\_pp \)
- Pea: \( rrP\_ \)
- Single: \( rrpp \)

Pola dihibrid memberi rasio \( 9:3:3:1 \), sehingga \( F2 \) adalah \( 9 \) walnut : \( 3 \) ros : \( 3 \) pea : \( 1 \) single. Secara jumlah, \( 9 \gt 3 \) dan \( 1 \lt 3 \), sesuai opsi D.


Soal 37

Pigmentasi warna kulit pada manusia ditentukan oleh gen yang terpaut autosom dan diturunkan oleh orang tua pada keturunannya. Sepasang suami istri yang berkulit normal karier akan memiliki keturunan dengan sifat ....

A. semua normal seperti orang tuanya
B. \( \frac{1}{4} \) bagian dari anaknya normal karier
C. \( \frac{1}{4} \) bagian anaknya albino
D. \( \frac{1}{2} \) bagian anaknya albino
E. \( \frac{3}{4} \) bagian anaknya normal homozigot

Jawaban & Analisis

Kunci: C

Analisis: Albino umumnya diwariskan secara autosomal resesif. Misalkan alel normal \( A \) (dominan) dan albino \( a \) (resesif). “Normal karier” berarti heterozigot \( Aa \).

Persilangan: \( Aa \times Aa \) menghasilkan peluang genotipe \( AA : Aa : aa = 1:2:1 \).

- \( AA \): normal (bukan karier) \( = \frac{1}{4} \)
- \( Aa \): normal karier \( = \frac{1}{2} \)
- \( aa \): albino \( = \frac{1}{4} \)

Jadi peluang anak albino \( = \frac{1}{4} \), sehingga jawaban yang tepat adalah C.


Soal 38

Stanley Miller melakukan percobaan tentang teori Evolusi Kimia dengan menggunakan senyawa yang analog dengan senyawa atmosfer purba pada alat percobaannya. Kesimpulan dari hasil percobaannya adalah ....

A. senyawa organik sederhana dapat terbentuk dari senyawa anorganik dengan energi tinggi
B. makhluk hidup dapat muncul secara spontan dari benda mati
C. asam amino dan nukleotida merupakan penyusun protein
D. tubuh makhluk hidup dibangun oleh unsur \( C \), \( H \), \( O \), dan \( N \)
E. zat-zat kimia dapat tumbuh menjadi makhluk hidup secara spontan

Jawaban & Analisis

Kunci: A

Analisis: Percobaan Miller (Miller-Urey) menunjukkan bahwa bila campuran gas sederhana (analog atmosfer purba) diberi sumber energi (misalnya percikan listrik), dapat terbentuk senyawa organik sederhana (misalnya asam amino) dari bahan anorganik.

Pilihan B dan E menyatakan “spontan menjadi makhluk hidup”, itu bukan kesimpulan percobaan. Pilihan C keliru karena nukleotida menyusun asam nukleat, bukan protein. Pilihan D benar sebagai fakta umum, tetapi bukan inti kesimpulan percobaan.


Soal 39

Kejadian-kejadian yang terdapat di alam, antara lain:

\( (1) \) Banyak ditemukan Biston betularia hitam di Inggris setelah revolusi industri.
\( (2) \) Paruh burung menjadi lebih pendek karena mencari biji di antara batuan.
\( (3) \) Kaki kuda bertambah panjang karena digunakan untuk berlari.
\( (4) \) Ditemukan lebih banyak belalang hijau di lapangan rumput.
\( (5) \) Leher jerapah bertambah panjang karena digunakan untuk menjangkau dahan yang tinggi.

Kejadian yang merupakan hasil proses adaptasi dan seleksi alam adalah ....

A. \( 1 \) dan \( 2 \)
B. \( 1 \) dan \( 4 \)
C. \( 2 \) dan \( 3 \)
D. \( 2 \) dan \( 4 \)
E. \( 3 \) dan \( 5 \)

Jawaban & Analisis

Kunci: B

Analisis: Seleksi alam terjadi ketika variasi yang sudah ada dalam populasi “dipilih” oleh lingkungan, sehingga individu yang paling sesuai lebih banyak bertahan dan menghasilkan keturunan.

Kejadian \( (1) \) (melanisme industri) adalah contoh seleksi alam: ngengat berwarna gelap lebih tersamar pada lingkungan yang menghitam, sehingga lebih banyak bertahan hidup.

Kejadian \( (4) \) juga sesuai: belalang hijau lebih tersamar di lapangan rumput, sehingga peluang bertahan hidupnya lebih tinggi dibanding yang kurang tersamar.

Kejadian \( (2) \), \( (3) \), dan \( (5) \) memakai pola “karena digunakan menjadi berubah”, ini ciri Lamarck, bukan seleksi alam.


Soal 40

Cermati pernyataan-pernyataan berikut!

\( 1. \) Fosil terkubur dalam lapisan bawah bumi.
\( 2. \) Fosil yang ditemukan tidak pernah utuh.
\( 3. \) Umur fosil tidak dapat diketahui.
\( 4. \) Fosil tidak menggambarkan urutan filogeni yang utuh.
\( 5. \) Fosil tidak menggambarkan informasi masa lalu.

Kelemahan fosil sebagai bukti evolusi yang dikemukakan Charles Darwin ditunjukkan oleh nomor ....

A. \( 1 \) dan \( 2 \)
B. \( 1 \) dan \( 3 \)
C. \( 1 \) dan \( 5 \)
D. \( 2 \) dan \( 4 \)
E. \( 2 \) dan \( 5 \)

Jawaban & Analisis

Kunci: D

Analisis: Darwin menekankan bahwa catatan fosil tidak lengkap. Dua bentuk kelemahan yang relevan dari daftar adalah:

\( (2) \) Fosil sering ditemukan tidak utuh, sehingga informasi morfologi bisa terputus.
\( (4) \) Catatan fosil tidak menggambarkan urutan filogeni yang utuh (banyak bentuk transisi tidak ditemukan), sehingga rangkaian perubahan tidak selalu terlihat lengkap.

Pernyataan \( (3) \) tidak tepat karena umur fosil dapat diperkirakan dengan metode penanggalan. Pernyataan \( (5) \) juga tidak tepat karena fosil justru memberikan informasi masa lalu. Karena itu, pasangan yang sesuai adalah \( 2 \) dan \( 4 \), yaitu opsi D, dengan \( 4 \gt 2 \) dalam hal “kunci kelemahan” karena menekankan ketidaklengkapan urutan evolusi.