Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

31.

Perbedaan antara reaksi terang dan reaksi gelap ...

Reaksi Terang Reaksi Gelap
A. menggunakan energi kimia tidak menggunakan energi kimia
B. berlangsung di stroma berlangsung di grana
C. menghasilkan ATP dan NADPH menghasilkan glukosa
D. terbentuk ATP dan glukosa terbentuk H2 dan O2
E. melalui siklus calvin melalui fotofosforilase
Jawaban & Analisis

Kunci: C

Reaksi terang (di grana/tilakoid) menghasilkan ATP dan NADPH serta membebaskan O2. Reaksi gelap (siklus Calvin di stroma) memanfaatkan ATP dan NADPH untuk membentuk karbohidrat (glukosa). Jadi pasangan perbedaan yang tepat adalah C.

A salah karena reaksi terang memakai energi cahaya (bukan “energi kimia” sebagai input utama). B salah karena lokasi terbalik. D salah karena glukosa bukan hasil langsung reaksi terang, dan H2 tidak menjadi hasil akhir reaksi gelap. E salah karena siklus Calvin adalah reaksi gelap, sedangkan fotofosforilasi adalah bagian reaksi terang.


32.

Diketahui salah satu rantai DNA dengan urutan basa N- \( \text{GCTAGGCTA} \). Urutan basa N yang terdapat pada RNA yang dibentuk oleh DNA tersebut di atas adalah ...

A. \( \text{GCTAGGCTA} \)
B. \( \text{CGATCCGAT} \)
C. \( \text{CGAUCCGAU} \)
D. \( \text{CUAGGCAU} \)
E. \( \text{TAGCTTAGG} \)

Jawaban & Analisis

Kunci: C

Pada transkripsi, pasangan basa: \( \text{G} \leftrightarrow \text{C} \), \( \text{C} \leftrightarrow \text{G} \), \( \text{T} \leftrightarrow \text{A} \), dan \( \text{A} \leftrightarrow \text{U} \) (pada RNA). Dari \( \text{GCTAGGCTA} \) diperoleh RNA \( \text{CGAUCCGAU} \).


33.

Syaraf parasimpatik berpengaruh terhadap aktivitas beberapa organ tubuh, kecuali ...

A. kontraksi pembuluh darah
B. pengecilan pupil
C. peningkatan sekresi kelenjar saliva
D. pengecilan bronkus
E. kontraksi dinding usus

Jawaban & Analisis

Kunci: A

Sistem parasimpatik (“rest and digest”) umumnya menyebabkan: pupil mengecil, sekresi saliva meningkat, bronkus menyempit, dan gerak/peristaltik usus meningkat (kontraksi dinding usus). Kontraksi pembuluh darah lebih identik dengan pengaruh saraf simpatik, sehingga menjadi pilihan “kecuali”.


34.

Pada Drosophila melanogester normal, tubuh warna kelabu, sayap panjang dominan terhadap warna tubuh hitam, sayap pendek. Dalam suatu eksperimen, diperoleh keturunan sebagai berikut:

• Tubuh kelabu, sayap panjang \( (206) \)
• Tubuh hitam, sayap pendek \( (185) \)
• Tubuh hitam, sayap panjang \( (965) \)
• Tubuh kelabu, sayap pendek \( (944) \)

Maka nilai pindah silang-nya adalah ...

A. \( 17\% \)
B. \( 41\% \)
C. \( 42\% \)
D. \( 58\% \)
E. \( 83\% \)

Jawaban & Analisis

Kunci: A

Kelas terbanyak adalah \( 965 \) (hitam, panjang) dan \( 944 \) (kelabu, pendek) sehingga itu dianggap tipe parental. Kelas yang lebih kecil \( 206 \) (kelabu, panjang) dan \( 185 \) (hitam, pendek) adalah rekombinan.

Jumlah rekombinan \( = 206 + 185 = 391 \).
Jumlah total \( = 206 + 185 + 965 + 944 = 2300 \).
Nilai pindah silang \( = \dfrac{391}{2300} \times 100\% = 17\% \). Karena \( 391 \lt 2300 \), hasil persentasenya wajar berada di bawah \( 100\% \).


35.

Warna kuku pada kelinci ditentukan oleh alela ganda dengan urutan dominasi \( C \gt C^{ch} \gt C^{h} \gt c \), dimana: \( C \) = kelabu, \( C^{ch} \) = chinchila, \( C^{h} \) = himalaya, \( c \) = albino. Perkawinan kelinci kelabu \( (Cc) \) dengan chinchila \( (C^{ch}c) \) akan menghasilkan keturunan ...

A. kelabu : chinchila : albino \( = 1 : 2 : 1 \)
B. kelabu : chinchila : albino \( = 1 : 1 : 2 \)
C. kelabu : chinchila : albino \( = 2 : 1 : 1 \)
D. kelabu : albino \( = 3 : 1 \)
E. kelabu : chinchila \( = 3 : 1 \)

Jawaban & Analisis

Kunci: C

Gamet \( Cc \) adalah \( C \) dan \( c \). Gamet \( C^{ch}c \) adalah \( C^{ch} \) dan \( c \). Kombinasi keturunan:

\( C \times C^{ch} \rightarrow CC^{ch} \) (kelabu, karena \( C \gt C^{ch} \))
\( C \times c \rightarrow Cc \) (kelabu)
\( c \times C^{ch} \rightarrow C^{ch}c \) (chinchila)
\( c \times c \rightarrow cc \) (albino)

Jadi perbandingan fenotip: kelabu : chinchila : albino \( = 2 : 1 : 1 \).