Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 06

Sudah semestinyalah pemimpin Amerika tersebut mengambil langkah tegas seperti itu. Kalau tidak, bukan saja kepentingan rakyat Amerika yang akan dirugikan, tetapi lebih besar lagi kepentingan ekonomi Amerika dalam kaitannya dengan kepercayaan asing yang akan dirugikan.

Dengan langkah baru seperti yang diumumkan oleh Presiden Bush, kelak tindak korupsi akan disiarkan ke publik dan dihukum. Akuntansi perusahaan juga akan ditarik keluar sistem, yang kurang terbuka (out of the shadows). Dengan langkah itu pula, kepentingan investor kecil dan pemegang pensiun akan dilindungi.

Pandangan redaksi pada tajuk rencana terdapat dalam kalimat....

A. Kepentingan ekonomi AS dirugikan cukup besar gara-gara skandal akuntansi yang dilakukan presiden.
B. Perusahaan akuntansi akan ditarik dari sistem yang kurang terbuka (out of the shadows).
C. Dengan keterbukaan, kepentingan investor kecil dan pemegang pensiun akan dilindungi.
D. Sudah semestinya pemimpin AS mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang korupsi.
E. Kelak, tindak korupsi akan disiarkan ke publik dan dihukum sebagai langkah awal dari presiden.

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Inti konsep: “Pandangan redaksi” pada tajuk rencana adalah opini/penilaian penulis editorial (bersifat normatif: menyarankan, menilai, menyimpulkan), bukan sekadar fakta atau informasi. Ciri umumnya tampak pada kata seperti “seharusnya”, “sudah semestinya”, “patut”, “perlu”.

D benar: Kalimat “Sudah semestinya pemimpin AS mengambil tindakan tegas...” jelas merupakan penilaian dan anjuran (normatif), sehingga tepat sebagai pandangan redaksi.

A salah: Isi A tidak sesuai wacana; teks tidak mengatakan skandal dilakukan presiden. Ini menyimpang dari bacaan.
B dan C: Ini berupa informasi/akibat kebijakan (paparan isi kebijakan), bukan opini redaksi.
E: Masih berupa uraian rencana/akibat kebijakan (“kelak ...”), bukan kalimat penilaian normatif seperti D.

Catatan simbol: kalimat opini lebih “menilai” daripada kalimat fakta, seperti \(2 \gt 1\) dan bukan \(1 \lt 2\).


Soal 07

Doktor Mumu Sutisno dari Bandung telah menemukan hormon yang bisa mengembangkan produksi padi sampai 200%. Mumu Sutisno menamakan hormon temuannya ini Bioregulator (Bioreg). Dengan penyemprotan hormon itu pada tanaman padi muda, menurut Mumu, rumpun padi akan cepat beranak. Rumpun padi normal pada umumnya berisi sekitar 35 anakan. Bioreg, kata Mumu pula, membuat jumlah anakan pada tiap rumpun meningkat menjadi 60 - 70 batang per rumpun. Sawah makin rimbun, produksi berlipat. “Penambahan gabah panen mencapai 55 - 220%,” ujar Mumu.

Konsep yang tepat sesuai dengan wacana di atas adalah....

A. Bioregulator adalah hormon temuan Doktor Mumu.
B. Bioregulator merupakan hormon yang dapat meningkatkan produksi padi sampai dua kali lipat.
C. Bioregulator dapat meningkatkan rumpun padi sampai 60 - 70%.
D. Bioregulator dapat menjadi sawah makin rimbun.
E. Doktor Mumu Sutisno adalah penemu hormon bioregulator yang dapat meningkatkan produksi padi.

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Inti konsep: “Konsep yang tepat” harus merangkum isi wacana secara akurat dan lengkap, tanpa mengubah angka/keterangan penting. Wacana memuat: penemu (Doktor Mumu), nama hormon (Bioregulator/Bioreg), serta efek (meningkatkan anakan dan produksi).

E paling tepat: E memuat subjek utama (Doktor Mumu Sutisno sebagai penemu) dan inti manfaat (hormon bioregulator meningkatkan produksi padi), sesuai dengan seluruh wacana.

A kurang lengkap: Benar bahwa Bioregulator adalah hormon temuan Doktor Mumu, tetapi tidak memuat inti dampak (peningkatan produksi) yang menjadi fokus wacana.
B tidak akurat: Wacana menyebut bisa sampai 200% dan rentang 55–220%, bukan “dua kali lipat” saja (dua kali lipat = 100%). Jadi B mengecilkan informasi.
C keliru: Wacana menyebut jumlah anakan meningkat menjadi 60–70 batang per rumpun, bukan “60–70%”. Ini salah satuan/jenis data.
D tidak baku/kurang jelas: “dapat menjadi sawah makin rimbun” tidak tepat susunan maknanya dan hanya mengambil bagian kecil dari wacana.

Catatan simbol: pernyataan yang paling lengkap biasanya lebih kuat daripada yang parsial, seperti \(2 \gt 1\) dan bukan \(1 \lt 2\).


Soal 08

Pihak pengacara terdakwa akhirnya mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung. Istilah kasasi berarti....

A. terdakwa menyetujui vonis yang dijatuhkan hakim.
B. keberatan jaksa atas pembelaan pengacara.
C. permohonan terdakwa agar hakim berlaku adil.
D. pembatalan atau pernyataan tidak sah.
E. persetujuan pihak pengacara atas vonis hakim

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Inti konsep: Kasasi adalah upaya hukum ke Mahkamah Agung untuk memeriksa penerapan hukum pada putusan pengadilan sebelumnya. Dalam praktik kebahasaan di soal-soal sekolah, “kasasi” sering dipadankan dengan upaya meminta pembatalan putusan karena dianggap salah penerapan hukum.

D paling sesuai: “pembatalan atau pernyataan tidak sah” paling dekat dengan tujuan kasasi, yaitu meminta putusan dibatalkan/ditiadakan karena alasan hukum tertentu.

A dan E salah: Kasasi bukan persetujuan, justru biasanya bentuk keberatan terhadap putusan.
B salah: Itu bukan definisi kasasi, juga subjeknya jaksa terhadap pembelaan, bukan upaya hukum ke MA.
C kurang tepat: Kasasi bukan sekadar “minta hakim adil”, tetapi prosedur hukum spesifik untuk menilai penerapan hukum.

Catatan simbol: kasasi lebih dekat pada “membatalkan” daripada “menyetujui”, seperti \(2 \gt 1\) dan bukan \(1 \lt 2\).


Soal 09

Makna imbuhan men-kan pada kalimat “Ayah membelikan saya sepatu baru.” sama dengan makna imbuhan men-kan yang terdapat pada kalimat....

A. Dia mengambilkan ayah kaca mata.
B. Tono memasukkan sepeda motornya ke garasi.
C. Saya menyerahkan surat-surat kepada kepala sekolah.
D. Nita meletakkan tasnya di meja.
E. Dia menjahitkan baju kepada Bu Rini.

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: A

Inti konsep: Bentuk “membelikan” bermakna melakukan tindakan untuk orang lain (benefaktif), yaitu “membeli untuk saya”. Jadi kita mencari kalimat yang imbuhannya menunjukkan “melakukan sesuatu untuk orang lain”.

A benar: “mengambilkan ayah kaca mata” bermakna “mengambil untuk ayah” (benefaktif), sama pola maknanya dengan “membelikan saya sepatu”.

B, C, D salah: Lebih menunjukkan memindahkan/menempatkan/menyerahkan objek, bukan “melakukan untuk orang lain” sebagai penerima manfaat utama.
E terlihat mirip, tetapi kurang tepat dibanding A: “menjahitkan baju kepada Bu Rini” bisa bermakna membuatkan untuk orang lain, namun struktur “kepada” membuat fokusnya bisa terbaca sebagai tujuan pemberian, sedangkan contoh utama “membelikan saya ...” langsung menandai penerima manfaat. Pilihan A paling langsung sejajar: verba + -kan + penerima manfaat.

Catatan simbol: kecocokan makna yang paling langsung lebih kuat daripada yang samar, seperti \(2 \gt 1\) dan bukan \(1 \lt 2\).


Soal 10

Berdasarkan perkiraan kami, pengunjung konser itu pasti melimpah.

Imbuhan per-an dalam kata perkiraan mempunyai makna....

A. tempat/lokasi
B. hal perbuatan
C. hasil perbuatan
D. alat perbuatan
E. cara melakukan

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Inti konsep: Bentuk per-an dapat membentuk nomina yang bermakna “hal/urusan/keadaan yang berkaitan dengan kata dasar”. Dalam “perkiraan”, kata dasar “kira” menjadi nomina “perkiraan” yang berarti hal memperkirakan (kegiatan/urusan memperkirakan).

B benar: “perkiraan” pada kalimat itu bermakna “hal memperkirakan” (urusan/kegiatan membuat perkiraan), bukan tempat, alat, atau cara.

C kurang tepat: “hasil perbuatan” akan mengarah ke “hasil yang sudah pasti”, sedangkan “perkiraan” menekankan proses/hal memperkirakan (sesuatu yang belum tentu benar).
A, D, E salah: Tidak menunjukkan lokasi, alat, atau cara.

Catatan simbol: “hal perbuatan” lebih sesuai daripada “hasil perbuatan” pada kata ini, seperti \(2 \gt 1\) dan bukan \(1 \lt 2\).