Soal 06
Kalimat di bawah ini yang menggunakan kata berhomonim adalah ....
A. Pemerintah menaikkan bahan bakar minyak di antaranya bensin, minyak tanah, solar.
B. Kita tahu bahwa tahu adalah makanan bergizi.
C. Bisa ular bisa mematikan seseorang.
D. Pukul berapa ia kena pukul?
E. Syarat menjadi guru teladan harus sarat pengalaman.
Lihat Jawaban & Analisa
Jawaban: D
Konsep: Homonim adalah kata yang bentuknya sama (tulisan/ucapan sama), tetapi maknanya berbeda.
D benar: “Pukul” pertama bermakna penunjuk waktu, sedangkan “pukul” kedua bermakna tindakan memukul. Bentuk sama, makna berbeda.
A: Hanya daftar jenis BBM, tidak ada kata yang dipakai dengan makna berbeda.
B: “tahu” (mengerti) dan “tahu” (makanan) memang bisa homonim, tetapi yang paling tegas dalam satu kalimat tanya-jawab adalah D.
C: “bisa” (mampu) dan “bisa” (racun) juga homonim, namun konteks “ular” membuat sebagian siswa mudah menebak tanpa memahami konsep.
E: “syarat” dan “sarat” bukan homonim karena beda ejaan dan beda bunyi.
Catatan perbandingan simbol: \(1 \lt 2\) dan \(2 \gt 1\).
Soal 07
Kita nanti makan angin saja.
Makna ungkapan makan angin di atas adalah ....
A. berjalan-jalan untuk mencari angin segar
B. duduk-duduk sekadar menghabiskan waktu
C. diam tenang tidak mengganggu orang lain
D. bergembira sambil menghirup udara bersih
E. mengajak teman untuk bersenang-senang
Lihat Jawaban & Analisa
Jawaban: A
Konsep: Ungkapan bermakna kias; artinya tidak sama dengan makna kata per kata. “Makan angin” berarti berjalan-jalan/keluar rumah untuk mencari udara segar.
A benar: Tepat menyatakan kegiatan mencari angin segar (udara segar).
B: Hanya duduk-duduk; tidak menekankan mencari udara segar.
C: Tidak berhubungan dengan udara segar.
D: Menambah unsur “bergembira” yang tidak wajib ada dalam makna ungkapan.
E: Terlalu umum (sekadar bersenang-senang).
Simbol latihan: \(3 \gt 2\) dan \(2 \lt 3\).
Soal 08
Kata yang mengalami penyempitan makna terdapat pada kalimat ....
A. Wanita Indonesia sudah maju di segala bidang.
B. Gadis cantik itu menjadi simpanan oknum pejabat.
C. Setelah lulus pendidikan, ia pergi berlayar ke manca negara.
D. Sarjana pendidikan harus mengabdikan diri pada bidang pendidikan.
E. Berhati-hatilah bergaul dengan dia, karena kata-katanya manis.
Lihat Jawaban & Analisa
Jawaban: B
Konsep: Penyempitan makna adalah perubahan dari makna yang luas menjadi makna yang lebih khusus.
B benar: Kata “simpanan” secara luas berarti sesuatu yang disimpan (misalnya simpanan uang). Dalam kalimat B, “simpanan” menyempit menjadi makna khusus dalam hubungan sosial (perempuan yang dipelihara/selingkuhan).
A: Tidak menunjukkan perubahan makna khusus.
C: “manca negara” adalah frasa umum, bukan penyempitan makna satu kata.
D: Tidak menunjukkan penyempitan makna suatu kata.
E: “manis” di sini kiasan (konotatif), bukan penyempitan makna.
Simbol latihan: \(10 \gt 5\) dan \(5 \lt 10\).
Soal 09
Hujan turun dengan deras. Aku segera berlindung di balik jaket parasitku yang warnanya sudah tidak cemerlang.
Makna imbuhan her- dalam wacana di atas adalah ....
A. mempunyai atau memiliki
B. mempergunakan atau memakai
C. mengerjakan sesuatu atau mengadakan sesuatu
D. perbuatan mengenai diri sendiri atau refleksi
E. memperoleh atau menghasilkan sesuatu
Lihat Jawaban & Analisa
Jawaban: B
Catatan: Pada kata “berlindung”, imbuhannya adalah ber- (bukan “her-”). Jadi yang dinilai adalah makna ber- pada “berlindung”.
B benar: “Berlindung” berarti menggunakan sesuatu sebagai pelindung atau memakai perlindungan (misalnya berlindung di balik jaket/di bawah atap).
A: “ber-” bermakna memiliki (misalnya berkaki) tidak cocok untuk “berlindung”.
C: Tidak tepat karena fokusnya bukan “mengadakan sesuatu”.
D: Bukan tindakan refleksi diri.
E: Bukan bermakna memperoleh/ menghasilkan.
Simbol latihan: \(7 \gt 4\) dan \(4 \lt 7\).
Soal 10
Penggunaan kata ulang yang benar terdapat dalam kalimat ....
A. Perpustakaan desa penunjang gerakan IBM itu memiliki banyak buku-buku bacaan dari berbagai bidang.
B. Sehingga tidak mengherankan bila beberapa anak dari desa tersebut terkenal sangat pandai-pandai di kelasnya.
C. Di kalangan mereka telah tumbuh kebiasaan membaca, dan kebiasaan tukar-menukar buku bacaan, baik buku pinjaman maupun buku pribadi.
D. Karena petugas tahu mengetahui pengaturan tugasnya, maka tidak pernah terjadi saling tuding-menuding di antara mereka bila ada kesalahan.
E. Kini sekitar sepuluh ribu buku-buku secara bergiliran mengisi rak-rak di Perpustakaan Desa tersebut membuat anak-anak merasa betah tinggal di sana.
Lihat Jawaban & Analisa
Jawaban: C
Konsep: Kata ulang dipakai untuk makna tertentu (misalnya “saling”: tukar-menukar), tetapi bisa salah jika membuat kalimat tidak efektif (misalnya “banyak buku-buku”).
C benar: “tukar-menukar” adalah kata ulang yang benar untuk menyatakan kegiatan saling menukar.
A salah: “banyak buku-buku” berlebihan; “banyak” sudah menyatakan jamak.
B salah: “pandai-pandai” tidak tepat untuk makna “sangat pandai” dalam ragam baku.
D salah: “tahu mengetahui” tidak tepat, dan “saling tuding-menuding” menjadi tidak efektif karena “saling” + bentuk saling sudah dobel.
E salah: “sepuluh ribu buku-buku” berlebihan; angka sudah menyatakan jamak.
Simbol latihan: \(9 \gt 1\) dan \(1 \lt 9\).
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 11
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 12