Tabel untuk soal nomor 17 dan 18
KUALIFIKASI TENAGA PENDIDIK DI INDONESIA TAHUN 2002/2003
| No | Jenjang Pendidikan | Jumlah Guru | Ijazah Tertinggi | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| < D1 (%) | D1 (%) | D2 (%) | D3 (%) | Sarjana (%) | S2/S3 (%) | |||
| 1 | TK | 137069 | 90,57 | 5,55 | - | - | 3,88 | - |
| 2 | SLB | 8304 | 47,58 | - | 5,62 | - | 46,35 | 0,45 |
| 3 | SD | 1234927 | 49,33 | 40,14 | 2,17 | - | 8,30 | 0,05 |
| 4 | SMP | 466748 | 11,23 | 21,33 | 25,10 | 42,03 | - | 0,31 |
| 5 | SMA | 452255 | 2,06 | 1,86 | 26,37 | - | 69,39 | 0,32 |
| 6 | SMK | 147559 | 3,54 | 1,89 | 30,18 | - | 64,16 | 0,23 |
| 7 | Perguruan Tinggi | 236286 | - | - | - | - | 56,54 | 43,46 |
Soal 17. Pernyataan yang sesuai dengan tabel tersebut adalah …
| A | Berdasarkan ijazah tertinggi, tenaga pendidik SMA lebih sedikit yang berijazah sarjana daripada tenaga pendidik SMK. |
| B | Sebagian besar tenaga pendidik sekolah dasar hanya memiliki ijazah tertinggi. |
| C | Tenaga pendidik SMK berijazah tertinggi D3 lebih sedikit daripada tenaga pendidik pada sekolah dasar. |
| D | Berdasarkan persentase ijazah tertinggi, seluruh tenaga pendidik pada perguruan tinggi berijazah sarjana dan pascasarjana. |
| E | Berdasarkan jumlah guru, tenaga pendidik SMP lebih sedikit berijazah sarjana daripada tenaga pendidik SMK. |
Lihat Jawaban & Analisis Nomor 17
Jawaban: D
Analisis opsi A: Pada SMA, persentase sarjana adalah \(69,39\%\), sedangkan pada SMK \(64,16\%\). Jadi sarjana SMA justru \( \gt \) sarjana SMK, sehingga pernyataan A salah.
Analisis opsi B: Kalimat “hanya memiliki ijazah tertinggi” tidak sesuai dengan informasi tabel karena tabel memuat sebaran ijazah (misalnya SD memiliki beberapa kategori: \(49,33\%\) (\(\lt\)D1), \(40,14\%\) (D1), \(2,17\%\) (D2), \(8,30\%\) (sarjana), \(0,05\%\) (S2/S3)). Pernyataan B tidak tegas merujuk kategori tertentu dan tidak ditopang data secara langsung, sehingga tidak tepat.
Analisis opsi C: Kolom D3 untuk SD bernilai “-” (tidak tercatat), dan kolom D3 untuk SMK juga “-”. Jadi tidak bisa dinyatakan SMK D3 lebih sedikit daripada SD D3 (keduanya tidak tercantum). Pernyataan C tidak sesuai.
Analisis opsi D: Pada perguruan tinggi, hanya ada dua persentase yang tercantum: sarjana \(56,54\%\) dan S2/S3 \(43,46\%\). Keduanya berjumlah \(56,54 + 43,46 = 100\%\). Artinya seluruh tenaga pendidik perguruan tinggi berada pada kategori sarjana dan pascasarjana. Pernyataan D sesuai.
Analisis opsi E: Di SMP, kolom sarjana bernilai “-” (tidak tercatat), sedangkan di SMK sarjana \(64,16\%\). Secara makna, SMP memang lebih sedikit sarjana daripada SMK. Namun pernyataan E memakai frasa “berdasarkan jumlah guru” yang menuntut pembuktian berbasis hitungan jumlah sarjana (bukan sekadar ada/tidak ada pada kolom). Opsi D adalah yang paling langsung dan tepat sesuai tabel.
Soal 18. Simpulan isi tabel tersebut yang tepat adalah …
| A | Tenaga pendidik pada SMK tidak ada yang memiliki ijazah S3. |
| B | Jumlah guru untuk SLB tidak berbeda dengan jumlah guru TK. |
| C | Jumlah guru SLTP paling banyak di Indonesia. |
| D | Ijazah S3 paling banyak dimiliki oleh guru SLTP. |
| E | Tenaga pendidik pada SMA paling banyak memiliki ijazah sarjana. |
Lihat Jawaban & Analisis Nomor 18
Jawaban: E
Analisis opsi A: Tabel menggabungkan S2 dan S3 dalam satu kolom “S2/S3”. Untuk SMK nilainya \(0,23\%\), tetapi tidak bisa disimpulkan itu pasti tanpa S3. Jadi A tidak dapat dibuktikan.
Analisis opsi B: Jumlah guru TK \(137069\) sedangkan SLB \(8304\). Jelas \(8304 \lt 137069\). Jadi B salah.
Analisis opsi C: Jumlah guru SMP (SLTP) \(466748\), tetapi SD jauh lebih banyak yaitu \(1234927\). Jadi C salah.
Analisis opsi D: Sama seperti opsi A, karena data S3 tidak dipisah dari S2, klaim “S3 paling banyak” tidak bisa ditentukan. Jadi D tidak dapat dibuktikan.
Analisis opsi E: Persentase sarjana SMA \(69,39\%\) lebih tinggi daripada SMK \(64,16\%\), perguruan tinggi \(56,54\%\), SLB \(46,35\%\), SD \(8,30\%\), TK \(3,88\%\), dan SMP tidak tercatat sarjana (“-”). Jadi SMA adalah jenjang dengan persentase sarjana paling tinggi. E benar.
Soal 19. Bacalah paragraf deskripsi berikut dengan saksama!
Udara berkabut. Dingin menusuk kulit, sunyi dan sepi sekali. Pepohonan pun terlihat tidak bergerak. Terdengar sayup-sayup dari radio nyanyian Mozart Night mengalun lambat beriba-iba …
Kalimat yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …
| A | Pelan-pelan air mata meluncur membasahi pipinya. |
| B | Udara membawa kristal, menebar di sepanjang halaman. |
| C | Lantas ia menarik gorden, memandang keluar jendela. |
| D | Salju menaburi jalanan asrama mahasiswa yang tegak di tengah kota. |
| E | Ia tersenyum ketika mengingat saat-saat indah. |
Lihat Jawaban & Analisis Nomor 19
Jawaban: D
Analisis opsi A: Paragraf membangun suasana alam (kabut, dingin, sunyi, pepohonan, musik radio). Opsi A menggeser fokus tiba-tiba ke emosi tokoh (air mata) tanpa penghubung, sehingga kesinambungan deskripsi kurang kuat.
Analisis opsi B: “Udara membawa kristal” cenderung metaforis dan kurang jelas konteksnya. Walau masih terkait cuaca, frasa ini tidak setegas gambaran nyata yang sudah dibangun pada paragraf.
Analisis opsi C: Opsi C memperkenalkan tindakan tokoh (menarik gorden) sehingga sudut pandang berubah dari deskripsi lingkungan menjadi naratif tindakan. Bisa saja, tetapi tidak sekuat kelanjutan deskripsi cuaca yang konsisten.
Analisis opsi D: Opsi D melanjutkan suasana dingin dan sunyi secara logis dengan detail visual yang konkret (salju menaburi jalanan). Ini paling selaras dengan kata kunci “dingin”, “kabut”, dan nuansa muram dari musik yang “mengalun lambat”.
Analisis opsi E: Opsi E mengubah suasana menjadi hangat dan nostalgik (tersenyum, saat-saat indah), bertentangan dengan nuansa sepi dan dingin yang dominan.
Soal 20. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Warung internet (warnet) di Tokyo sudah menjadi alternatif tempat tinggal baru. Dengan …, harga sewa yang lebih murah daripada hotel, sejumlah warnet dilengkapi dengan kursi nyaman yang bisa direbahkan sandarannya untuk tidur. Selain itu, tersedia pula microwave dan shower. Selain mirip tempat tinggal, warnet tersebut juga … ratusan buku komik.
Kata berimbuhan yang tepat untuk mengisi bagian rumpang dalam paragraf tersebut adalah …
| A | ditawaran, penyajian |
| B | ditawarkan, penyajian |
| C | penawaran, tersaji |
| D | menawarkan, tersaji |
| E | menawarkan, menyajikan |
Lihat Jawaban & Analisis Nomor 20
Jawaban: E
Analisis bagian rumpang 1: Pola kalimatnya “Dengan …, harga sewa yang lebih murah …”. Yang paling tepat adalah bentuk verba aktif yang menyatakan tindakan warnet, yaitu “dengan menawarkan harga sewa yang lebih murah …”. Bentuk ini membuat hubungan sebab-akibat jelas: karena menawarkan harga murah, warnet jadi alternatif tempat tinggal.
Analisis bagian rumpang 2: Kalimatnya “warnet tersebut juga … ratusan buku komik.” Subjeknya “warnet tersebut” (pelaku), sehingga kata kerja yang tepat adalah bentuk aktif “menyajikan” (warnet menyajikan/menyediakan bacaan). Bentuk “tersaji” cenderung membuat subjek pasif sehingga kurang tepat.
Uji opsi lain secara cepat: Opsi A salah karena “ditawaran” bukan bentuk baku. Opsi B salah karena “penyajian” tidak pas untuk posisi verba pada kalimat kedua. Opsi C salah karena “penawaran” (nomina) tidak tepat setelah kata “dengan” untuk membangun struktur tindakan yang jelas, dan “tersaji” kurang cocok karena subjeknya warnet sebagai pelaku. Opsi D salah karena “tersaji” tetap kurang sesuai pada kalimat kedua.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA 11