Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

soal 16

Wok Karto tahu bahwa dalam serangan remang-remang dini hari, mata Buyung yang muda lebih tajam dari matanya.

Kata lebih tajam dalam kalimat di atas bermakna ….

Aruncing
Bawas
Cgalak
Dnyata
Enyata
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis konteks: Frasa “lebih tajam” muncul pada situasi “remang-remang dini hari”, sehingga yang dimaksud adalah ketajaman penglihatan (lebih peka/lebih jeli melihat), bukan bentuk fisik benda.

Analisis opsi A: “runcing” lebih cocok untuk benda (ujung pisau/pensil), bukan untuk kemampuan mata dalam melihat.

Analisis opsi B: “awas” bermakna tajam penglihatan/waspada dan peka menangkap keadaan. Dalam remang-remang, mata yang “lebih tajam” = lebih awas (lebih jeli melihat).

Analisis opsi C: “galak” berkaitan dengan sikap/ekspresi, bukan kemampuan melihat.

Analisis opsi D dan E: “nyata” tidak sejalan dengan makna ketajaman penglihatan. Selain itu, pilihan D dan E sama, sehingga makin tidak relevan terhadap konteks makna.

Penegasan: Makna yang tepat harus terkait penglihatan: “awas” \( \gt \) “runcing/galak/nyata”.


soal 17

Maksud pernyataan “Setinggi-tingginya ia menjadi perhiasan, menjadi permainan yang dimulia-muliakan selagi disukai, tetapi dibuang dan ditukar apabila telah kabur cahayanya, telah hilang sarinya”, sejalan dengan peribahasa ….

ASepandai-pandai tupai melompat, sekali gagal juga.
BHabis manis sepah dibuang.
CBunga gugur putik pun gugur.
DTak ada gading yang tak retak.
ESudah jatuh tertimpa tangga.
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis makna pernyataan: Pernyataan itu menekankan pola: saat masih disukai/berkilau, dimuliakan; ketika “kabur cahayanya” dan “hilang sarinya”, lalu dibuang dan diganti. Ini persis “dipakai ketika bermanfaat, ditinggalkan ketika tidak menguntungkan lagi”.

Analisis opsi A: Membahas kepandaian yang tetap bisa gagal, tidak terkait tema “dibanggakan lalu dibuang”.

Analisis opsi B: “Habis manis sepah dibuang” bermakna setelah manfaat/kenikmatan habis, sesuatu (atau seseorang) ditinggalkan. Paling sejalan dengan “dimuliakan selagi disukai” lalu “dibuang dan ditukar”.

Analisis opsi C: Lebih mengarah pada sebab-akibat beruntun (gugurnya sesuatu diikuti yang lain), bukan soal ditinggalkan setelah habis manfaat.

Analisis opsi D: Menekankan tidak ada yang sempurna, bukan soal perlakuan orang yang berubah karena manfaat hilang.

Analisis opsi E: Maknanya tertimpa musibah bertubi-tubi, tidak sesuai.

Penegasan: Pola “disanjung saat berguna” \( \gt \) “dibuang saat tidak berguna” = opsi B.


soal 18

Jam satu malam: cuaca gulita dan murung, hujan turun selembut embun namun cukup membasahkan. Hati-hati Kasim memimpin anak buahnya menuruni tebing yang curam dan licin. Ia sendiri berjalan sangat hati-hati, menggendong bayi pada punggungnya, sebelah kiri.

(Sungai, Nugroho Notosusanto)

Penggalan cerpen di atas menunjukkan unsur intrinsik ….

Atema
Balur
Clatar
Dpenokohan
Eamanat
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Analisis: Penggalan tersebut dominan menggambarkan tempat dan suasana: “jam satu malam”, “cuaca gulita dan murung”, “hujan… membasahkan”, “tebing yang curam dan licin”. Ini adalah penanda latar waktu, latar suasana, dan latar tempat.

Analisis opsi A: Tema adalah gagasan besar cerita. Kutipan belum menyatakan gagasan besar, hanya melukiskan keadaan.

Analisis opsi B: Alur adalah rangkaian peristiwa. Di sini belum tampak urutan konflik yang berkembang, lebih berupa situasi latar.

Analisis opsi C: Tepat karena berisi rincian waktu dan keadaan lingkungan (malam, hujan, tebing licin) yang menjadi panggung peristiwa.

Analisis opsi D: Ada sikap “hati-hati”, tetapi fokus utama bukan watak tokoh; yang paling kuat justru gambaran situasi.

Analisis opsi E: Amanat adalah pesan moral; kutipan belum mengarah ke pesan.

Penegasan: Dominasi penanda waktu/tempat/suasana \( \gt \) unsur latar.


soal 19

Diumumkan bagi seluruh peserta ekstrakurikuler bola voli besok hari Rabu tanggal \(16\) Juli \(1999\) mengadakan latihan jam \(15.000\) di halaman sekolah. Latihan ini untuk persiapan turnamen se SMU Kodya. Terimakasih

Ditinjau dari cara penyampaiannya pengumuman di atas telah menggunakan ragam bahasa ….

Aformal
Btidak baku
Ckedinasan
Dpersuratkabaran
Ekelembagaan
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: E

Analisis bentuk teks: Teks itu adalah pengumuman untuk lingkungan sekolah (peserta ekstrakurikuler), berisi informasi resmi kegiatan: sasaran, waktu, tempat, dan tujuan kegiatan. Ragam seperti ini lazim disebut ragam kelembagaan karena dipakai dalam komunikasi resmi sebuah lembaga/instansi (sekolah) kepada anggotanya.

Analisis opsi A: “formal” terlalu umum. Pengumuman ini memang resmi, tetapi kategori yang lebih tepat (sesuai pilihan) adalah ragam kelembagaan karena konteksnya komunikasi internal lembaga.

Analisis opsi B: Ada bagian yang tidak rapi (misalnya “Terimakasih”), tetapi tujuan dan formatnya tetap pengumuman resmi, bukan ragam santai.

Analisis opsi C: “kedinasan” biasanya untuk urusan dinas pemerintahan/administrasi formal kenegaraan; pengumuman kegiatan sekolah lebih tepat masuk kelembagaan.

Analisis opsi D: “persuratkabaran” berkaitan dengan bahasa media massa/berita, bukan pengumuman internal.

Penegasan: Karena pengumuman berasal dari lingkungan sekolah (lembaga) dan ditujukan ke anggotanya, maka E \( \gt \) opsi lain.


soal 20

Untuk menghasilkan … baru, diperlukan waktu satu setengah dasawarsa jika kita menggunakan teknik penyilangan tradisional. Istilah biologi yang tepat untuk menyempurnakan kalimat di atas adalah ….

Avarietas
Bvarises
Cvaskuler
Dvariabel
Evaksinasi
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis konteks: “teknik penyilangan tradisional” adalah metode pemuliaan (breeding) untuk menghasilkan jenis/varian baru dalam satu spesies, terutama pada tanaman/ternak. Istilah biologi yang tepat untuk “hasil pemuliaan” semacam itu adalah varietas.

Analisis opsi A: “varietas” = ragam/jenis hasil budidaya/pemuliaan dalam satu spesies (misalnya varietas padi, jagung). Ini paling pas untuk mengisi bagian rumpang.

Analisis opsi B: “varises” adalah istilah medis (pelebaran pembuluh darah vena), tidak terkait pemuliaan.

Analisis opsi C: “vaskuler” berkaitan dengan pembuluh/peredaran, tidak cocok sebagai hasil penyilangan.

Analisis opsi D: “variabel” istilah umum dalam matematika/statistika/eksperimen, bukan istilah hasil pemuliaan.

Analisis opsi E: “vaksinasi” adalah pemberian vaksin untuk kekebalan, tidak terkait penyilangan.

Penegasan: Penyilangan tradisional menghasilkan “varietas baru” \( \gt \) opsi A paling tepat.