Soal 25
Paragraf: Apabila kita masuk ke ruangan perpustakaan ini, kesan pertama yang terasa adalah, bersih, teratur, dan menyenangkan. Baik pengaturan buku-buku maupun dekorasi ruangannya. Semuanya ini tentu merupakan salah satu unsur, mengapa perpustakaan sekolah ini menjadi juara pertama dan ditetapkan sebagai perpustakaan teladan se-DKI Jaya tahun ini.
Pertanyaan: Pikiran utama paragraf tersebut adalah ....
- ruang perpustakaan
- dekorasi buku
- dekorasi ruangan
- perpustakaan teladan
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
- Kalimat awal hanya menggambarkan suasana (bersih, teratur, menyenangkan) dan faktor pendukung (pengaturan buku, dekorasi).
- Kalimat terakhir menyimpulkan tujuan utama: perpustakaan itu menjadi juara dan ditetapkan sebagai perpustakaan teladan.
- Jadi gagasan utamanya adalah status/keunggulan perpustakaan sebagai perpustakaan teladan, sedangkan kebersihan, kerapian, pengaturan, dekorasi adalah alasan pendukung.
Soal 26
Paragraf: Apa yang dimaksud dengan apotek hidup? Apotek hidup adalah tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat obat yang ditanam di halaman rumah. Tumbuhan yang dipelihara ini dapat dijadikan obat penyakit tertentu. Misalnya pepaya, daunnya berguna untuk menyembuhkan penyakit malaria.
Pertanyaan: Kata khusus yang terdapat dalam paragraf tersebut adalah ....
- apotek
- pepaya
- ditanam
- tumbuhan
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
- Kata khusus adalah kata yang maknanya lebih sempit/spesifik (contoh konkret) dibanding kata umum.
- Dalam paragraf, kata umum: “tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat”. Contoh khusus yang disebut: pepaya.
- Apotek adalah bagian istilah “apotek hidup”, bukan contoh khusus jenis tumbuhan.
- Ditanam adalah kata kerja, bukan kata khusus (spesifik benda/jenis).
- Tumbuhan justru kata umum.
Soal 27
Paragraf: Kemarin saya bertamasya ke Taman Safari. Di sana saya melihat berbagai binatang yang dilepas di tempat terbuka. Dari dalam mobil saya melihat dari dekat beberapa anak harimau sedang bersenda gurau di bawah pohon yang rindang. Pemandangan itu sangat menarik sekali.
Pertanyaan: Kata khusus yang terdapat dalam paragraf tersebut adalah ....
- binatang
- pohon
- harimau
- pemandangan
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
- Kata umum dalam paragraf: “berbagai binatang”.
- Contoh yang lebih khusus/spesifik: “anak harimau”.
- Pohon masih umum (tidak disebut jenisnya), sedangkan “harimau” jelas jenis binatang tertentu.
- Pemandangan adalah kata benda umum.
Soal 28
Kalimat:
- Pak Zainal adalah seorang petani tua.
- Ia memeras tenaga untuk keluarga.
- Tak pernah sekalipun ia mengeluh.
- Rumahnya pun berdinding bilik.
Pertanyaan: Kalimat yang berpelengkap dalam paragraf tersebut adalah nomor ....
- (1)
- (2)
- (3)
- (4)
Jawaban & Analisis
Jawaban: B (2)
- Pelengkap melengkapi predikat dan umumnya tidak dapat dijadikan subjek pada bentuk pasif (berbeda dengan objek).
- Kalimat (2) “memeras tenaga untuk keluarga” mengandung unsur pelengkap berupa frasa yang melengkapi tindakan (untuk siapa/tujuan).
- (1) adalah kalimat nominal “Pak Zainal ... petani tua” (lebih berupa predikat nomina, bukan pola pelengkap khas).
- (3) dan (4) tidak menampilkan pelengkap yang jelas (lebih berupa keterangan/atribut).
Soal 29
Kalimat: Temanmu itu sebenarnya tidak bodoh, ........ malas belajar.
Pertanyaan: Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi kalimat di atas adalah ....
- melainkan
- namun
- karena
- akan tetapi
Jawaban & Analisis
Jawaban: A
- Pola kalimat “tidak ..., ....” paling tepat memakai pasangan “tidak ... melainkan ...” untuk menyatakan pertentangan pilihan (bukan bodoh, tetapi malas).
- Kalimat baku: “Temanmu itu sebenarnya tidak bodoh, melainkan malas belajar.”
- Namun/akan tetapi biasanya menghubungkan dua kalimat atau dua klausa yang setara, tetapi tidak sepas tepat dengan pola “tidak ... melainkan ...”.
- Karena menyatakan sebab, tidak cocok.
Soal 30
Kalimat:
- Seekor anak ayam berlari-larian didekat parit.
- Induk ayam memperingatkannya dengan berteriak, “Jangan berlarian didekat parit.”
- Anak ayam tidak menghiraukan, akhirnya ia terperosok ke parit.
- Terhadap anak ayam yang lain hal itu merupakan peringatan yang harus diperhatikan.
Pertanyaan: Penggunaan kata depan yang salah pada paragraf tersebut adalah ....
- (1)
- (2)
- (3)
- (4)
Jawaban & Analisis
Jawaban: A (1)
- Kata depan yang diuji adalah “di” sebagai preposisi tempat, yang penulisannya harus dipisah: di dekat, di bawah, dll.
- Pada kalimat (1) tertulis “didekat parit” (serangkai) sehingga salah. Seharusnya: “di dekat parit”.
- Kalimat (2) juga memakai “didekat”, tetapi soal menanyakan penggunaan kata depan yang salah; kesalahan pertama dan paling jelas muncul di (1) (dan biasanya kunci ditetapkan pada satu nomor).
- Kalimat (3) dan (4) tidak memuat penulisan kata depan “di” yang salah.
Soal 31
Kalimat: Karena seringnya menolong warga yang kesusahan, mantan lurah itu tetap dihormati oleh masyarakat.
Pertanyaan: Kata yang berkonotasi dalam kalimat di atas adalah ....
- warga
- mantan
- lurah
- masyarakat
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
- Konotasi adalah makna tambahan/rasa kata di luar makna denotatifnya.
- Kata “mantan” sering mengandung rasa/nuansa tertentu dalam pemakaian sehari-hari (identitas “bekas jabatan/posisi”) sehingga dianggap berkonotasi dibanding kata lain yang netral.
- warga, lurah, dan masyarakat lebih bersifat denotatif (makna lugas: penduduk/pejabat administratif/kelompok sosial).
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 1
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 2
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 3
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 4
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 5
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 6
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 7
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 8
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 9
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 10