Soal 32
SLTP Tunas Bhakti terletak di sebelah selatan Jalan Melati. Sekolah tersebut memiliki ruangan perpustakaan yang letaknya diapit oleh ruang laboratorium dan koperasi, tepatnya berada di sebelah timur ruang guru dan ruang BK.
Denah yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….
Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis:
- “Terletak di sebelah selatan Jalan Melati” berarti seluruh bangunan sekolah harus berada di bawah tulisan/garis “JALAN MELATI”.
- “Perpustakaan diapit oleh laboratorium dan koperasi” berarti ruang 2 berada di antara ruang 1 dan ruang 3 pada denah (susunan 1–2–3 tanpa disela ruang lain).
- “Perpustakaan berada di sebelah timur ruang guru dan ruang BK” berarti posisi ruang 2 harus berada di kanan (timur) ruang 5 dan ruang 4. Dalam notasi posisi mendatar dapat ditulis: \(x_2 \gt x_5\) dan \(x_2 \gt x_4\).
- Pada opsi A:
- Bangunan berada di selatan “JALAN MELATI”.
- Ruang 1, 2, 3 tersusun berurutan sehingga ruang 2 benar-benar diapit oleh 1 dan 3.
- Ruang 5 (guru) dan ruang 4 (BK) terletak di barat ruang 2 sehingga perpustakaan berada di sebelah timur keduanya.
- Opsi B dan D menempatkan bangunan di utara “JALAN MELATI”, sehingga tidak sesuai.
- Opsi C tidak menempatkan ruang 2 sebagai posisi yang tepat “di timur” ruang guru dan BK sesuai susunan yang ditunjukkan pada ilustrasi soal.
Soal 33
Ia berperilaku kebarat-baratan sehingga tak disenangi oleh teman-temannya.
Makna kata ulang yang sama dengan kalimat di atas adalah ….
- Buku-buku itu telah kusimpan dalam lemari.
- Halaman rumahku penuh dengan pohon-pohon.
- Sikap yang kekanak-kanakannya masih tampak.
- Wati tampak kurus karena sakit-sakitan.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis:
- Kata ulang pada kalimat soal adalah kebarat-baratan.
- Bentuk “X-X-an” pada kata itu bermakna menyerupai/bergaya seperti X (berlagak seperti orang Barat).
- Opsi yang memiliki pola makna serupa adalah kekanak-kanakan pada pilihan C, yang bermakna bersikap seperti anak-anak (menyerupai sifat anak).
- A dan B memakai kata ulang untuk menyatakan jamak (banyak buku, banyak pohon), bukan “bergaya seperti”.
- D “sakit-sakitan” bermakna sering sakit, bukan “bergaya/menyerupai” seperti kata pada soal.
Soal 34
(1) Akhir-akhir ini kita sering menyaksikan berbagai unjuk rasa lewat layar kaca. (2) Akibatnya di berbagai kota yang dijadikan ajang berunjuk rasa terganggu kelancaran arus lalu-lintasnya. (3) Penyebab unjuk rasa itu sangat kompleks. (4) Jika unjuk rasa terus menerus terjadi niscaya, stabilitas keamanan, yang sangat didambakan setiap orang akan semakin tidak menentu.
Kalimat yang berupa pendapat pada paragraf di atas adalah nomor ….
- (4)
- (3)
- (2)
- (1)
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Analisis:
- Kalimat pendapat biasanya mengandung penilaian/ungkapan subjektif seperti “sangat”, “kompleks”, “menurut”, “diperkirakan”, dan sejenisnya.
- Kalimat (3) berbunyi: “Penyebab unjuk rasa itu sangat kompleks.” Frasa “sangat kompleks” merupakan penilaian, sehingga termasuk pendapat.
- Kalimat (1) dan (2) lebih berupa pernyataan informasi (menyaksikan unjuk rasa; lalu lintas terganggu).
- Kalimat (4) berisi kemungkinan/akibat yang dipaparkan sebagai konsekuensi, tetapi yang paling jelas bernuansa penilaian (opini) adalah kalimat (3).
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 1
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 2
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 3
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 4
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 5
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 6
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 7
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 8
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 9
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 10