Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 42

Pertanyaan: Kata yang mengalami perluasan makna terdapat dalam kalimat .......

  1. Guru fisika kami, pindah ke Kalimantan.
  2. Ibu Halim membuka seminar “Kecantikan untuk Remaja”.
  3. Sampah yang berada di dekat rumahnya benar-benar bau.
  4. Pekerjaan sehari-harinya berdagang beras di kota.
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

  • Perluasan makna terjadi ketika sebuah kata yang semula bermakna lebih sempit, kemudian dipakai lebih luas.
  • Kata seminar dulu cenderung dipakai untuk pertemuan ilmiah/akademik. Dalam kalimat B, “seminar” dipakai untuk tema kecantikan remaja, sehingga pemakaiannya menjadi lebih luas (maknanya meluas).
  • A (guru), C (sampah), dan D (berdagang) tidak menunjukkan perluasan makna yang menonjol pada kata kuncinya.

Soal 43

Kalimat:

  1. “Sudah lama, Sam?” sapa Yusa dengan sikapnya yang hangat.
  2. Gerakan Sam terhenti.
  3. Ia menoleh ke belakang.
  4. “Lumayan,” jawabnya kemudian dibarengi senyuman manis.

Pertanyaan: Kalimat yang menggunakan kata bersinestesia adalah .......

  1. (1) dan (2)
  2. (1) dan (3)
  3. (1) dan (4)
  4. (2) dan (3)
Jawaban & Analisis

Jawaban: C

  • Sinestesia adalah pemakaian kata yang seolah-olah memindahkan tanggapan satu indra ke indra lain (atau ke rasa batin), misalnya “senyuman manis”.
  • Kalimat (1) memakai kata hangat (rasa suhu/indra peraba) untuk menggambarkan sikap (rasa batin), ini sinestesia.
  • Kalimat (4) memakai ungkapan senyuman manis (rasa/indra pengecap) untuk sesuatu yang dilihat (senyuman), ini sinestesia.
  • Kalimat (2) dan (3) bersifat denotatif (tidak memindahkan indra).

Soal 44

Pertanyaan: Kalimat-kalimat berikut ini yang menggunakan kata bersinestesia adalah .......

  1. Daerah itu pemandangannya sungguh menakjubkan.
  2. Banyak preman berkeliaran di kota metropolitan.
  3. Sang editor itu sedang melakukan penyuntingan.
  4. Tutur kata anak itu halus dan enak didengar.
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

  • Pada pilihan D ada sinestesia:
    • halus (indra peraba) dipakai untuk tutur kata (bunyi/ucapan),
    • enak (indra pengecap) dipakai untuk didengar (indra pendengaran).
  • A, B, C tidak memindahkan tanggapan indra (maknanya lugas).

Soal 45

Pertanyaan: Kalimat yang menyatakan cara adalah .......

  1. Dengan mengangsur setiap bulan, Bu Soma membayar hutangnya.
  2. Polisi tidak akan berhasil mengungkap tanpa bantuan masyarakat.
  3. Memotong kayu lebih cepat dilakukan dengan gergaji listrik.
  4. Dengan pipet minyak wangi itu dipindahkan ke botol lain.
Jawaban & Analisis

Jawaban: C

  • Keterangan cara menerangkan bagaimana suatu tindakan dilakukan, sering ditandai “dengan ... (alat/cara)”.
  • C jelas menyatakan cara: memotong kayu dilakukan dengan gergaji listrik (alat/cara).
  • A lebih kuat sebagai cara pembayaran (mengangsur), tetapi soal biasanya menuntut contoh cara yang langsung pada tindakan kerja dengan alat/prosedur.
  • B menyatakan syarat/ketergantungan (tanpa bantuan), bukan cara.
  • Dbentuknya pasif dan kurang efektif (subjek pelaku/objek tidak jelas), sehingga bukan pilihan terbaik dibanding C.

Soal 46

Paragraf: Kentongan berbunyi berkali-kali, dan sekali lagi kentongan yang lain bergema, mengirimkan gelombang suara yang meliputi tanah kosong. Mereka menyandang cangkul di pundaknya dan mereka pergi, berjalan santai menuju pekerjaan, mengantuk dan ogah-ogahan. Mereka selalu berjalan beriringan. Sosok-sosok hitam di awal hari yang hitam. Di atas kepala di langit yang semakin pucat, bintang-bintang memudar, melenyap dalam cahaya yang bertambah kuat memancar dari ufuk timur.

Pertanyaan: Sudut pandang pengarang pada paragraf tersebut adalah .......

  1. orang pertama pelaku utama
  2. orang pertama pelaku sampingan
  3. orang ketiga pelaku utama
  4. orang ketiga di luar cerita
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

  • Paragraf memakai kata ganti mereka dan tidak memakai “aku/saya”.
  • Pencerita tidak tampil sebagai tokoh, hanya mengamati dari luar dan menceritakan suasana serta tindakan tokoh-tokoh (“mereka”).
  • Itu ciri orang ketiga di luar cerita.

Soal 47

Penggalan puisi:

Pancaran Hidup
Di pagi hari
Aku berangkat kerja
Tampak olehku seorang lelaki
Ngorek-ngorek tong mencari nasi
Oleh: Amal Hamzah

Pertanyaan: Sudut pandang pengarang pada penggalan puisi tersebut adalah .......

  1. orang ketiga pelaku utama
  2. orang ketiga pelaku sampingan
  3. orang pertama pelaku sampingan
  4. orang pertama pelaku utama
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

  • Puisi memakai kata ganti “Aku” (“Aku berangkat kerja”, “tampak olehku ...”). Ini sudut pandang orang pertama.
  • “Aku” menjadi pusat penceritaan (yang mengalami dan menyaksikan), sehingga pelaku utama dalam sudut pandang.