Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 4

Perhatikan tabel berikut yang memuat daftar perolehan NEM tertinggi, terendah, dan rata-rata NEM!

No Uraian Tahun Pelajaran
\(96/97\) \(97/98\) \(98/99\) \(99/00\) \(00/01\) \(01/02\)
\(1\) NEM Tertinggi \(51{,}12\) \(50{,}22\) \(51{,}93\) \(47{,}07\) \(53{,}34\) \(49{,}17\)
\(2\) NEM Terendah \(24{,}91\) \(25{,}27\) \(32{,}88\) \(27{,}39\) \(19{,}91\) \(30{,}36\)
\(3\) Rata-rata NEM \(39{,}84\) \(38{,}92\) \(40{,}00\) \(38{,}67\) \(39{,}90\) \(40{,}14\)
\(4\) Jumlah Siswa \(196\) \(208\) \(204\) \(196\) \(192\) \(232\)

Perbedaan nilai tertinggi dan terendah secara mendasar terlihat pada tahun pelajaran ….

  1. \(1997/1998\)
  2. \(1998/1999\)
  3. \(1999/2000\)
  4. \(2000/2001\)
Jawaban & Analisis

Kunci: D

Ide cara: “Perbedaan mendasar” pada tabel ini dapat dibaca sebagai selisih terbesar antara nilai tertinggi dan terendah pada tahun yang ditanya, yaitu \(\text{selisih} = \text{tertinggi} - \text{terendah}\).

Hitung selisih pada opsi:

  • Tahun \(1997/1998\) (kolom \(97/98\)): \(\,50{,}22 - 25{,}27 = 24{,}95\).
  • Tahun \(1998/1999\) (kolom \(98/99\)): \(\,51{,}93 - 32{,}88 = 19{,}05\).
  • Tahun \(1999/2000\) (kolom \(99/00\)): \(\,47{,}07 - 27{,}39 = 19{,}68\).
  • Tahun \(2000/2001\) (kolom \(00/01\)): \(\,53{,}34 - 19{,}91 = 33{,}43\).

Selisih terbesar adalah \(33{,}43\). Terbukti \(33{,}43 \gt 24{,}95\), \(33{,}43 \gt 19{,}68\), dan \(33{,}43 \gt 19{,}05\). Jadi perbedaan paling mencolok terjadi pada tahun \(2000/2001\).

Analisis tiap opsi:

  • A Salah, karena selisihnya \(24{,}95\) masih lebih kecil daripada \(33{,}43\).
  • B Salah, karena selisihnya \(19{,}05\) bukan yang terbesar.
  • C Salah, karena selisihnya \(19{,}68\) juga bukan yang terbesar.
  • D Benar, karena selisihnya \(33{,}43\) paling besar.

Soal 5

Perhatikan grafik berikut yang memuat data ketidakhadiran Siswa SLTP Melati Cawu I Tahun Pelajaran 2003/2004!

Screenshot_15-1-2026_125222__20260115_125512.jpeg

Pertanyaan yang jawabannya benar menurut isi grafik tersebut adalah ….

  1. Mengapa jumlah siswa yang tidak masuk pada bulan Agustus banyak?
  2. Apakah yang menyebabkan siswa tidak hadir pada bulan September?
  3. Berapa jumlah siswa yang tidak hadir pada bulan November?
  4. Bagaimana perasaan Kepala Sekolah pada bulan November berkaitan dengan ketidakhadiran siswa?
Jawaban & Analisis

Kunci: C

Analisis detail:

  • A Salah. Kata tanya “mengapa” menuntut alasan/penyebab. Grafik hanya menampilkan jumlah (data), bukan sebab.
  • B Salah. Ini juga menanyakan penyebab. Grafik tidak memuat informasi sebab ketidakhadiran.
  • C Benar. Ini menanyakan “berapa jumlah”, sehingga bisa dijawab dengan membaca titik pada bulan November. Dari grafik, titik bulan November berada di sekitar garis \(30\), sehingga jumlahnya \(\approx 30\) siswa.
  • D Salah. “Perasaan Kepala Sekolah” tidak dapat dibaca dari grafik karena bukan data kuantitatif yang ditampilkan.

Jadi, satu-satunya pertanyaan yang langsung dapat dijawab dari grafik (membaca nilai) adalah opsi C.


Soal 6

Bacalah paragraf berikut dengan saksama!

Kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, telah mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor. Kerusakan tersebut disebabkan oleh maraknya penebangan liar yang mengakibatkan menurunnya fungsi hutan sebagai resapan air. Kerusakan hutan tersebut juga disebabkan oleh pemilik Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dalam melakukan reboisasi.

Ringkasan isi paragraf tersebut adalah ….

  1. Penyebab kerusakan hutan di Indonesia.
  2. Bencana alam yang disebabkan oleh kerusakan hutan.
  3. Maraknya penebangan liar membuat kerusakan hutan.
  4. Lalainya pemilik HPH dalam melakukan reboisasi.
Jawaban & Analisis

Kunci: A

Patokan ringkasan yang baik: ringkasan harus memuat inti informasi paling penting dan mencakup keseluruhan isi, bukan hanya satu bagian. Paragraf ini menonjolkan sebab kerusakan hutan (penebangan liar dan masalah reboisasi oleh HPH), sedangkan banjir/longsor hanya disebut sebagai akibat.

Analisis tiap opsi:

  • A Benar. Ini merangkum inti paragraf secara menyeluruh karena mencakup dua penyebab utama yang disebutkan.
  • B Salah. Terlalu fokus pada akibat (banjir dan longsor), padahal paragraf lebih menjelaskan penyebab kerusakan hutan.
  • C Salah. Terlalu sempit karena hanya mengambil satu penyebab (penebangan liar), padahal paragraf juga menyebut penyebab lain (HPH dan reboisasi).
  • D Salah. Juga terlalu sempit karena hanya mengambil penyebab dari sisi HPH, padahal penebangan liar juga disebut sebagai penyebab.